Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Hiperglikemia Reaktif pada Stroke Iskemik Fase Akut dengan Gangguan Motorik Terhadap Keluaran Pasien Stroke Berdasarkan Indeks Barthel di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang Savitri, Delfia; Irfana, Laily; Irawati, Detti Nur; Prahasanti, Kartika
MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.469 KB) | DOI: 10.26714/magnamed.7.1.2020.14-22

Abstract

The Relationship of Reactive Hyperglycemia in Acute Phase Ischemic Stroke with Motor Disorders on Outcome of Stroke Patients Based on the Barthel Index at Siti Khodijah Hospital Sepanjang Background: According to World Health Organization (WHO) data in 2012, stroke is the third leading cause of death worldwide after cancer and coronary heart disease and there are 6.2 million deaths caused by stroke. Hypertension, hyperglycemia and leukocytosis can be occurred in acute stroke. Blood sugar levels that increase in acute phase stroke patients without a history of diabetes are referred to reactive hyperglycemia. This condition can affect the mortality and morbidity of stroke patients. this condition is likely caused by a drastic increase in cortisol secretion in response to all types of stressful situations mediated by the arrangement of the central nervous system through increased activity of the hypothalamic-pituitary-adrenal axis system. This research was conducted to see the outcome of acute stroke patients who have reactive hyperglycemia and will be evaluated with the Barthel Index.Objective: To know the relationship between reactive hyperglycemia in acute stroke patients with outcome of stroke patients based on Barthel Index in Siti Khodijah Hospital.Method: Using cross sectional design with sampling from consecutive admission sampling technique that is, according to consecutive cases until the number of samples are fulfilled. This research began by taking a list of patients who had an ischemic stroke in the Emergency Department, then taking patient data in the inpatient room by looking at the patient's medical record file to see the random blood sugar value in the acute phase of a stroke, after five days evaluated the outcome with the Barthel Index.Results: Statistical test results using Contingency coeffisience obtained significant value P: 0.036 (p< 0.05)Conclusion: The results of this study indicate the relationship between reactive hyperglycemia in acute stroke patients with outcome of stroke patients based on Barthel Index in Siti Khodijah Hospital Sepanjang Sidoarjo Latar Belakang: Menurut data WHO tahun 2012, stroke merupakan penyakit yang menyebabkan kematian terbesar ketiga di seluruh dunia setelah kanker dan penyakit jantung koroner serta terdapat 6,2 juta kematian disebabkan oleh stroke. Pada kondisi stroke akut sering kali mengalami hipertensi, hiperglikemia,dan leukositosis. Kenaikan  kadar gula darah  pada pasien stroke yang tidak memiliki riwayat diabetes sebelumnya disebut dengan hiperglikemia reaktif. Hal ini dapat mempengaruhi mortalitas dan morbiditas dari penderita stroke. Dimana kelainan ini kemungkinan disebabkan oleh peningkatan drastis sekresi kortisol sebagai respon terhadap segala jenis situasi stress yang diperantarai oleh susunan sistem saraf pusat melalui peningkatan aktivitas sistem aksis hipotalamus-pituitari-adrenal. penelitian ini dilakukan untuk melihat outcome atau hasil keluaran dari pasien stroke akut yang mengalami hiperglikemia dan akan dievaluasi dengan Indeks Barthel.Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan antara hiperglikemia reaktif pada stroke fase akut dengan keluaran pasien stroke berdasarkan Indeks Barthel di Rumah Sakit Siti Khodijah SepanjangMetode: Menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel sampling from consecutive admission yaitu menurut kasus yang datang berturut-turut sampai jumlah sampel terpenuhi. Penelitian ini dimulai dengan mengambil daftar pasien yang mengalami stroke iskemik di Instalasi Gawat Darurat, kemudian mengambil data pasien di ruangan rawat inap dengan melihat berkas rekam medis pasien untuk melihat nilai gula darah acak pasien pada fase akut serangan stroke, setelah itu melakukan penilaian Indeks Barthel pada hari kelima pasien dirawat.Hasil: Hasil uji statistik menggunakan Koefisien Kontingensi didapatkan nilai signifikan p: 0.039 (p<0,05)Simpulan:Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara hiperglikemia reaktif pada stroke fase akut dengan keluaran pasien stroke berdasarkan Indeks Barthel di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang
Smoking Behaviour is a Protective Factor Against the Degree of Knee Osteoarthritis Oky Caesario, Damara; Citra Wirashada, Briliant; Prahasanti, Kartika; Andala Putra, Muslim
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/jisym.v14i1.316

Abstract

Osteoarthritis lutut adalah penyakit kronik progresif karena kelainan struktur sendi lutut yang menjadi keras sehingga dapat menyebabkan limitasi dalam bergerak. secara umum, osteoarthritis paling sering diakibatkan karena usia yang semakin tua. usaha untuk mencegah terjadinya osteoarthritis bertambah karena beberapa studi juga mengkomparasikan kejadian osteoarthritis dengan kebiasaan merokok. merokok adalah kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang indonesia dengan total 1,1 milyar orang perokok dan indonesia peringkat tiga terbanyak dibawah cina dan india. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan derajat osteoarthritis menurut Kellgren - lawrence di Rumah Sakit Muhammadiyah Siti Khodijah Sidoarjo. design penelitian cross sectional berjenis penelitian quantitative. Sampling akan menggunakan stratified sampling dengan 51 sample penelitian. teknis pengambilan sampel yaitu menggunakan kuisioner untuk mengetahui indikator perilaku merokok pada pasien dan foto radiologi lutut untuk mengetahui derajat dari osteoarthritis lutut. analisis Bivariat menggunakan uji spearman pada platform SPSS menunjukan hasil p value 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunujukan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan perilaku merokok terhadap derajat osteoarthritis menurut Kellgren - Lawrence. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan perilaku merokok terhadap derajat osteoarthritis menurut Kellgren - Lawrence di Rumah Sakit muhammadiyah Siti Khodijah Sidoarjo. Saran  selanjutnya wajib untuk dicari tahu dengan penelitian percobaan agar melihat  faktor kunci protektif pada osteoartritis lutut.
Perbandingan Pengaruh Latihan Fisik Interval Tinggi Dengan Kontinu Terhadap Heart Rate Istirahat, VO2Max Dan Heart Rate Recovery Pada Atlet Renang Pria POR SURYANAGA Surabaya Fatikhawati, Anandya; Prahasanti, Kartika; Efendi, Choesnan
Journal of Sport Science and Education Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v6n1.p35-45

Abstract

Exercise with HICT methods is not the only effort to prevent cardiovascular disease. The development of science and technology of sports has resulted in the latest innovations and discoveries such as High Intensity Interval Training (HIIT) method that can improve cardiovascular abilities. HIIT is more flexible to do than High Intensity Continous Training (HICT) method. The purpose of this study is to compare exercise with HIIT and HICT method. It is an experimental quasy using 32 swimming athletes who were divided into two groups and given different training to measure VO2max, heart rate recovery, and resting heart rate. Subjects did training for five weeks with a frequency of exercise five times a week. The results show an increase in VO2Max in the HIIT group (22.83%) compared to the continuous group (9.36%) with p<0.05. The decrease in heart rate recovery in the HIIT group (12.97%) compared to the HICT group (6.62%) with p<0.05. A decrease in the resting heart rate of the HIIT group (18.7%) compared to the HICT group (9.9%) with p<0.05.It can be concluded that HIIT method is better at increasing VO2max, decreasing heart rate recovery, and decreasing resting heart rate than the HICT method.
Hubungan Antara Obesitas Dengan Kejadian Preeklamsia Berat Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di RS Fatimah Kabupaten Lamongan Zaky Fakhriantono, Haidar; Dwi Ariningtyas, Ninuk; Prahasanti, Kartika; Nur Sucahyo, Eko
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 3 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i3.28584

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, salah satunya disebabkan oleh preeklamsia, yaitu kondisi hipertensi spesifik selama kehamilan. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko yang memicu terjadinya preeklamsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian preeklamsia berat pada ibu hamil trimester 3 di \ Fatimah Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 344 ibu hamil dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,6% responden mengalami obesitas dan 15,4% mengalami preeklamsia berat. Terdapat hubungan signifikan antara obesitas dengan kejadian preeklamsia berat (p-value 0,000). Disimpulkan bahwa obesitas pada ibu hamil trimester 3 berhubungan dengan peningkatan risiko preeklamsia berat. Penelitian ini menyarankan pentingnya edukasi dan pemantauan status gizi ibu hamil untuk mencegah komplikasi kehamilan.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT TERJADINYA ANEMIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA Prahasanti, Kartika; Fransisca, Alda; Aulia Mahdi, Bagus
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 3 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i3.28586

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan gizi yang masih banyak dijumpai di dunia, baik negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin kurang dari batas normal. Anemia dipengaruhi oleh kadar hemoglobin, dimana faktor yang dapat mempengaruhi kadar hemoglobin adalah kualitas tidur. Tujuan: Menganalisis adanya hubungan kualitas tidur dengan tingkat terjadinya anemia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Hasil: Dari uji analisis menggunakan uji Spearman menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan ketepatan pemilihan produk dengan jumlah responden 176 orang, p value yang didapatkan adalah 0,0419 taraf signifikansi (p<0,05) artinya terdapat hubungan antara variabel independent dan dependent. Frekuensi mahasiswa dengan tingkat kualitas tidur baik sebesar 33,5% ada 59 orang, frekuensi mahasiswa dengan tingkat kualitas tidur buruk sebesar 66,5% ada 117 orang, frekuensi mahasiswa yang anemia sebesar 56,8% ada 100 orang dan frekuensi mahasiswa yang tidak anemia sebesar 43,2% ada 76 orang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kualitas tidur mahasiswa dengan terjadinya anemia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya.