Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Resepsi Audiens atas Penolakan Mitos Pendakian pada Segmen Langit Kelabu di Kanal YouTube Dzawin Nur Ikram Episode Pandji Pragiwaksono Farel Al Farizi; Eko Pamuji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81486

Abstract

Meningkatnya penggunaan YouTube sebagai platform komunikasi reflektif dan diskursus sosial menunjukkan pentingnya pemahaman terhadap bagaimana audiens memaknai konten yang bersifat kritis dan dekonstruktif terhadap kepercayaan budaya. Namun, kajian mengenai resepsi audiens terhadap konten penolakan mitos di platform digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis resepsi audiens atas penolakan mitos pendakian pada segmen “Langit Kelabu” di kanal YouTube Dzawin Nur Ikram episode Pandji Pragiwaksono melalui teori analisis resepsi encoding-decoding Stuart Hall. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan metode analisis resepsi, melibatkan delapan informan yang aktif menonton konten tersebut. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens memaknai konten tersebut ke dalam tiga posisi, yaitu dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional. Posisi dominant-hegemonic muncul dari audiens yang menerima sepenuhnya sikap kritis Dzawin bahwa ketakutan terhadap mitos merupakan konstruksi budaya yang perlu dipertanyakan; posisi negotiated dari audiens yang menerima pesan rasionalitas namun tetap mempertimbangkannya dengan pengalaman dan kepercayaan pribadi; sedangkan posisi oppositional dari audiens yang menolak pendekatan dekonstruktif tersebut karena dinilai tidak menghormati budaya lokal Gunung Kawi. Ketiga posisi ini menunjukkan bahwa konten reflektif-sosial tidak menghasilkan pemaknaan tunggal, melainkan membuka ruang interpretasi yang beragam sesuai latar belakang sosial budaya audiens.
Resepsi Viewers Terhadap Personal Branding Aldean Tegar Sebagai Streamer Gaming Pada Kanal Youtube DEANKT Lutfiya Dwi Anggita; Eko Pamuji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81567

Abstract

Fenomena live streaming di platform Youtube semakin digandrungi, khususnya pada segmen gaming yang mampu membangun interaksi realtime antara streamer dan viewers. Popularitas streamer seperti Aldean Tegar, Windah Basudara, dan Luthfi Halimawan turut mendorong perkembangan ekosistem streaming di Indonesia. Di tengah persaingan tersebut, Aldean Tegar melalui kanal DEANKT menampilkan karakter yang berbeda lewat interaksi spontan dan pola respon donasi yang khas, sehingga menarik dikaji dalam konteks personal branding. Penelitian ini menganalisis resepsi viewers terhadap delapan aspek personal branding menurut Peter Montoya, yaitu spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, kenampakan, kesatuan, keteguhan, dan maksud baik dari Aldean Tegar sebagai streamer gaming dengan pendekatan kualitatif melalui analisis resepsi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas viewers berada pada posisi dominan, dalam memaknai personal branding yang ditampilkan Aldean Tegar. Terutama pada aspek konsistensi karakter, pola interaksi, dan dampak sosial. Pada beberapa aspek juga ditemukan posisi negosiasi dan oposisi akibat perbedaan pengalaman dan ekspektasi viewers. Dalam perspektif analisis resepsi Stuart Hall, temuan ini menegaskan bahwa viewers berperan aktif dalam proses decoding, sehingga personal branding Aldean Tegar tidak dimaknai secara tunggal, melainkan bersifat dinamis dan terbuka terhadap berbagai interpretasi.
STRATEGI BRANDING MAZAYA FITNESS SURABAYA DALAM MEMBANGUN CITRA GYM KHUSUS PEREMPUAN Intan Purnamasari; Eko Pamuji
The Commercium Vol 10 No 2 (2026): The Commercium - April 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i2.77014

Abstract

Perkembangan bidang kebugaran dan kesehatan, terlebih pada aktivitas fitness di Indonesia menunjukan peningkatan dan telah berkembang menjadi lifestyle serta sarana membangun personal branding di media sosial. Namun di tengah kepopulerannya, sebagian perempuan masih khawatir dan enggan memulai fitness karena stigmanya sebagai olahraga maskulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi branding yang dilakukan oleh Mazaya Fitness Surabaya dalam membangun citra sebagai pusat kebugaran khusus perempuan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian yaitu studi kasus. Data yang diperoleh melalui proses wawancara dengan informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa strategi branding yang paling dominan dilakukan oleh Mazaya Fit Surabaya adalah melalui publikasi konten di reels Instagram, promo diskon, terselenggaranya event olahraga, serta kolaborasi dengan contect creator lokal Surabaya untuk membangun dan meningkatkan citra Mazaya Fit.
Manajemen Produksi Konten Pada Podcast Lalapan dalam Mengemas Budaya Lokal Kediri Bagas Rinata; Eko Pamuji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.82212

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, dari yang awalnya menggunakan media konvensional menuju platform media digital seperti Instagram, YouTube, dan Spotify. Perubahan ekosistem media ini membuka peluang bagi entitas media independen berskala lokal untuk tumbuh dan berkembang, salah satunya adalah Podcast Lalapan yang berbasis di Kediri, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana manajemen produksi konten Podcast Lalapan dalam mengemas dan menyajikan budaya lokal Kediri kepada audiens yang lebih luas. Landasan teori yang digunakan mengacu pada Teori Manajemen Media Digital oleh Eli M. Noam, yang membahas tiga aspek utama, yaitu struktur organisasi, teknik pengurangan risiko, dan pengembangan produk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, Hasil dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Podcast Lalapan mampu mengelola proses produksi secara efisien melalui tim berskala kecil yang fleksibel dan tanpa sekat divisi yang kaku, serta untuk mengetahui bagaimana Podcast Lalapan memanfaatkan platform digital tidak hanya sebagai sarana pelestarian budaya lokal Kediri, tetapi juga sebagai media untuk membangun kedekatan emosional dengan audiensnya.
Pengembangan Website dan Sistem Informasi Desa (SID) Prampelan Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan dalam Rangka Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Wahyu Mahesa Miarta; Gilang Gusti Aji; Eko Pamuji; Herma Retno Prabayanti; Ade Firmannandya; Jauhar Wahyuni
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 6 No 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to develop a Village Information System (SID) in Prampelan Village, Karangrejo District, Magetan Regency, to support the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) by increasing information accessibility and village management efficiency. This website-based SID is built with an open-source platform that supports the management of various village information ranging from development programs, public services, to community activities digitally. The methods used are Science and Technology Diffusion and training, involving active participation from village officials and local communities. The results of the community service show an increase in access to information for the community, as well as an increase in the skills of village officials in managing SID. This program is expected to be a model for other villages to utilize technology in achieving sustainable development goals..Keywords: Village Information System, SDGs, Information Accessibility, Village Management, Open-source CMS