Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Reward, Job Enrichment, dan Persepsi Keadilan terhadap Engagement Karyawan Retail Modern di Bogor Yakup Hermansyah; Ruli Haris; Agus Susanto; Mitri Nelsi; Irfan Akbar
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward, job enrichment, dan persepsi keadilan terhadap engagement karyawan retail modern di wilayah Bogor. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena rendahnya keterlibatan kerja di sektor retail, yang ditandai oleh tingginya turnover dan rendahnya loyalitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri dari 100 karyawan tetap retail modern yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert, dan dianalisis melalui regresi linear berganda. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel. Uji asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas menunjukkan bahwa data memenuhi syarat untuk analisis regresi. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa reward (β = 0.312, p = 0.001), job enrichment (β = 0.274, p = 0.004), dan persepsi keadilan (β = 0.298, p = 0.001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap engagement karyawan. Secara simultan, ketiga variabel independen memberikan pengaruh signifikan terhadap engagement (F = 28.734, p 0.001), dengan nilai koefisien determinasi sebesar R² = 0.551.
OPTIMALISASI KOMPETENSI SDM KOPERASI PEMBERDAYAAN UMMAT DAARUT TAUHID DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA YANG PRODUKTIF DAN BERDAYA SAING Yakup Hermansyah; Nopi Oktavianti; Budiman
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 4 No. 6 (2026): Juni
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan soft skills dan hard skills pengurus serta anggota Koperasi Pemberdayaan Ummat Daarut Tauhid guna mendukung peningkatan loyalitas anggota, produktivitas organisasi, dan keberlanjutan koperasi. Penguatan soft skills difokuskan pada kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, manajemen konflik, dan manajemen waktu, sedangkan penguatan hard skills difokuskan pada kemampuan manajemen organisasi, administrasi, pengelolaan keuangan, serta perencanaan usaha koperasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pelatihan, workshop, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, simulasi, serta pendampingan implementasi hasil pelatihan dalam pengelolaan koperasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan monitoring penerapan kompetensi peserta dalam kegiatan organisasi koperasi. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kompetensi pengurus dan anggota koperasi dalam pengelolaan organisasi secara profesional, meningkatnya loyalitas dan partisipasi anggota, serta meningkatnya produktivitas dan keberlanjutan koperasi. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa modul pelatihan soft skills dan hard skills, laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat.
Eksplorasi Peran Pengembangan Sumber Daya Manusisa Berbasis Teknologi Informasi Pada Komunitas Maysarakat Di Organisasi Olah Raga Kebugaran Indonesia (ORKI) Kota Tangerang Selatan Yakup Hermansyah; Mitri Nelsi; Irfan Rizka Akbar
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i3.10365

Abstract

This Community Service Program aims to explore the role of information technology-based human resource development in the Indonesian Fitness Sports Organization community, known as ORKI, in South Tangerang City. The main problems faced by the partner organization include the suboptimal capacity of human resources in communication, leadership, teamwork, time management, discipline, activity documentation, and the use of information technology to support organizational management. The implementation methods of this program included counseling, mentoring, participatory discussions, practical training on the use of simple information technology tools, and activity evaluation. The materials delivered covered human resource development, digital literacy, organizational communication, collaborative leadership, teamwork, time management, and the use of information technology for data management, documentation, publication, and activity evaluation. The results of the program showed that participants gained a better understanding of the importance of information technology-based human resource development in strengthening community organizational governance. Participants also demonstrated enthusiasm in joining the activities, engaging in discussions, and understanding the use of simple technology to support ORKI activities. Through this program, ORKI is expected to become a more adaptive, well-organized, communicative, and relevant community sports organization in response to the needs of the digital era...
Effect of Work-Life Balance and Employee Wellbeing on Generation Z Employee Performance in the Era of Hybrid Working Ruli Haris; Dita Aulia; Muhammad Zeinny Hasbunallah Sasmita; Agus Susanto; Teul Panda Banjal; Femy Novalia; Harun Indra Kusuma; Muhammad Rizki Zul Hisyam; Yakup Hermansyah
BIMA Journal (Business, Management, & Accounting Journal) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/bima.7.1.899-906

Abstract

Purpose: This study examines the effects of work-life balance and employee wellbeing on the performance of Generation Z employees in the hybrid working era. Methodology: Using a quantitative design, data were gathered from 120 Gen Z employees in Jabodetabek who worked under hybrid arrangements and were analysed using multiple linear regression in SPSS 26. Results: Work-life balance (t = 5.930; p < 0.001) and employee wellbeing (t = 5.721; p < 0.001) each had a significant positive effect on performance, and their simultaneous effect was also significant (F = 62.483; p < 0.001). Findings: The model explained 50.8% of the variance in employee performance (Adjusted R² = 0.508). Novelty & Originality: This study integrates work-life balance and employee wellbeing in one model focused specifically on Gen Z employees in a post-pandemic hybrid setting. Conclusions: Organisations should strengthen hybrid working policies that support balance and wellbeing in order to improve Gen Z employee performance. Type of Paper: This paper is a research article.