Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pelatihan Pijat Bayi Untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi Kepada Kelompok Kader Posyandu Di Puskesmas Pembantu Dalung Permai Wilayah Puskesmas Kecamatan Kuta Utara: Pelatihan Pijat Bayi Untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi Kepada Kelompok Kader Posyandu Di Puskesmas Pembantu Dalung Permai Wilayah Puskesmas Kecamatan Kuta Utara Ni Putu Mirah Yunita Udayani; Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami; Putu Ayu Dina Saraswati
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a health problem in children that can cause health problems, education and interfere with productivity in the future. Stunting toddlers tend to find it difficult to reach their good potential in physical and psychomotor growth and development. Various efforts have been made to overcome stunting, one of which is to stimulate growth and development through baby massage. The limited number of health workers causes the need for participatory activities by posyandu cadres to help train the community in baby massage. So that posyandu cadres must be equipped with the ability to do baby massage. The purpose of this community service is to provide knowledge and skills of baby massage to posyandu cadres. The method used is to provide training with the stages of preparation, implementation and evaluation. The results after being given baby massage training there was an increase in the knowledge and skills of posyandu cadres in doing baby massage.
Dukungan Sosial Menurunkan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III Yeni Risanti; Made Tangkas; Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 2 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i2.233

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan adalah salah satu masalah psikologis yang dialami oleh ibu hamil trimester III dan hal ini perlu mendapat perhatian karena dapat mengganggu proses kehamilan dan persalinan, seperti terjadinya preeklampsia dan bayi lahir premature. Kondisi ini menyebabkan meningkatnya angka kematian ibu dan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Dukungan sosial salah satu alternatif untuk mengatasi masalah ini. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima oleh ibu hamil, semakin rendah kecemasan menjelang kelahiran. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III. Metedologi: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan crossectional. Data dikumpulkan dengan Teknik purposive sampling, menggunakan alat ukur skala dukungan sosial dan skala kecemasan, dengan besar sampel 70 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III dengan signifikansi p = 0,001, sedangkan faktor lain yang juga mempengaruhi tingkat kecemasan adalah umur dengan p = 0,001, tingkat Pendidikan dengan p = 0,031, status pekerjaan dengan p = 0,030 dan paritas dengan p = 0,000. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III. Kecemasan juga berhubungan dengan umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan dan paritas.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Bidan melalui Pelatihan Yoga Kehamilan pada Kelompok Bidan di Puskesmas Mengwi I,Badung Bali Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami; Ni Putu Mirah Yunita Udayani; Putu Dina Saraswati; Ni Made Septiari Maryani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8076

Abstract

ABSTRAK Yoga kehamilan adalah sebuah olah raga yang diformulasikan khusus untuk ibu hamil, sebagai sarana olah nafas, tubuh dan pikiran untuk memaksimalkan potensi seorang wanita melahirkan alami dengan nyaman, lancar dan minim trauma (Gentle Birth)(1). Saat ini yoga kehamilan selain dikenal memberikan dampak positif untuk ibu hamil dan janin secara fisik dan mental, yoga kehamilan juga merupakan salah satu trend olahraga yang harus dilakukan ibu hamil. Namun belum banyak fasilitas kesehatan yang mengimplementasikan yoga kehamilan sebagai salah satu asuhan pada ibu hamil termasuk salah satunya di Puskesmas Mengwi I. Hal ini dikarenakan belum banyaknya bidan-bidan yang bertugas di Puskesmas Mengwi I memiliki kompetensi untuk menjadi fasilitator yoga hamil pada ibu hamil sehingga dilaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan yoga kehamilan kepada kelompok bidan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bidan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan pada ibu hamil. Mitra PKM adalah kelompok bidan di Puskesmas Mengwi I. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan PKM ini dimulai dengan survey analisis situasi, koordinasi dengan pihak puskesmas sampai dengan evaluasi kegiatan PKM. Luaran yang dihasilkan dalam PKM ini adalah 1) peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok bidan dalam melakukan yoga kehamilan, 2) Video kegiatan yang akan ditayangkan pada media sosial, 3) Booklet Yoga kehamilan, 4) Artikel publikasi PKM. Kata Kunci: Kehamilan, Komplementer, Yoga Hamil  ABSTRACT Pregnancy yoga is a sport specially formulated for pregnant women, as a means of exercising the breath, body and mind to maximize a woman's potential for a comfortable, smooth, and minimally traumatized natural birth(1). Currently, pregnancy yoga is not only known to have a positive impact on pregnant women and the fetus physically and mentally, pregnancy yoga is also one of the sports trends that pregnant women must do. However, there are not many health facilities that implement pregnancy yoga as a form of care for pregnant women, including one at the Mengwi I Health Center. This is because there are not many midwives on duty at the Mengwi I Health Center who have the competence to become pregnant yoga facilitators for pregnant women. Community Partnership Program (PKM) in the form of yoga pregnancy training for midwives to increase the knowledge and skills of midwives to optimize health services for pregnant women. PKM partners are a group of midwives at the Mengwi I Community Health Center. The method used in implementing this PKM begins with a situational analysis survey, coordination with the Puskesmas to the evaluation of PKM activities. The outputs produced in this PKM are 1) increasing the knowledge and skills of the midwife group in doing pregnancy yoga, 2) Video activities that will be shown on social media, 3) Pregnancy Yoga booklets, 4) PKM publication articles. Keywords: Pregnancy, Complementer, Pregnancy Yoga
Effects of massage therapy on depression in post partum mothers Ni Putu Mirah Yunita Udayani; Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami; Putu Ayu Dina Saraswati; Ni Made Septiari Maryani Ardi
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 10, No 4 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2022.10(4).310-320

Abstract

Background: A mental illness known as postpartum depression can develop following the delivery of a child. It is a primary focus in midwifery care since postpartum depression still occurs at a high rate in Indonesia, between 11% and 30%. The lack of social support from the mother's closest friends and family, the mother's continued discomfort after giving birth, the pain in her perineal wound, and her psychological unpreparedness for parenthood, according to several studies, are support factors that contribute to postpartum depression. The health of the mother, the baby, and the family are all negatively impacted by postpartum depression. Postpartum mothers who have postpartum depression will have a reduced capacity to care for children, less interest in their infants, and will not react well or favorably to infants. Mothers will also become sluggish.Objective: To determine the effect of massage therapy on the level of depression in postpartum women.Methods: This research is a Quasy Experiment with Pre-Posttest Design With nonequivalent Control Group with 58 postpartum mothers as respondents. Respondents were divided into the intervention group and the control group. The intervention group will be given massage therapy once a week for 4 weeks, while the control group will be given postnatal general care. Both groups were measured for post partum depression by pretest-posttest using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) questionnaire. Data were analyzed using a computer program. Results : The results of the statistical test showed that there was a significant difference in the decrease in the EPDS score in the two groups (p-value 0.000).Conclusions: This study shows that massage therapy is effective in reducing depression in postpartum women at the Mengwi I Health Center, Badung Regency.
PENGARUH YOGA ANTENATAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TW III DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN DI KLINIK YAYASAN BUMI SEHAT Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN TERPADU EDISI MARET
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.905 KB)

Abstract

ABSTRAKKecemasan dalam menghadapi proses persalinan dapat terjadi pada masa kehamilan yang dapat menyebabkan syok, perdarahan dan berujung pada kematian. Adanya pelayanan kesehatan yang optimal, diharapkan dapat mengurangi tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan. Berdasarkan studi pendahuluan di Klinik Yayasan Bumi Sehat, terlihat dari 10 orang ibu hamil, terdapat 7 orang mengalami kecemasan dalam menghadapi proses persalinan dan 3 orang tidak mengalami kecemasan dalam menghadapi proses persalinan. Kecemasan pada ibu hamil terjadi karena ibu banyak mendengar cerita yang mengatakan melahirkan itu menyakitkan dan juga karena trauma ibu dengan persalinan yang lalu. Yoga antenatal merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi kecemasan dalam menghadapi proses persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yoga antenatal terhadap tingkat kecemasan dalam menghadapi proses persalinan.Pada penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di Klinik Yayasan Bumi Sehat, pada bulan Agustus-September 2016. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Match Pairs Test.Hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon Match Pair diperoleh p value sebesar 0,000 lebih kecil dari α 0,05 maka H0 ditolak atau hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu ada pengaruh pemberian yoga antenatal terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil TW III dalam menghadapi proses persalinan. Yoga antenatal yang diberikan pada ibu hamil memiliki pengaruh yang cukup signifikan untuk mengurangi kecemasan dalam menghadapi proses persalinan.Kata Kunci : yoga antenatal, tingkat kecemasan, ibu hamilABSTRACT Anxiety in the labor process can occur during pregnancy which can cause shock, bleeding and lead to death. The existence of optimal health services, is expected to reduce the level of anxiety pregnant women in the process of childbirth. Based on preliminary studies in Clinical Yayasan Bumi Sehat, that of 10 pregnant women 7 women experience anxiety in labor and three people who did not experience anxiety in the face of labor, because the mother heard many stories - stories of the others say giving birth is painful and there mothers also traumatized by childbirth lalu.salah a way that can be done by pregnant women to reduce anxiety in the face of the delivery process is to conduct antenatal yoga. The purpose of this study was to determine the effect of antenatal yoga with the level of anxiety in the face of the delivery process. This study design is a pre-experimental research design with the design of the One-group pretest-posttest design. This research was conducted at the Yayasan Bumi Sehat Clinic, in August-September 2016. Data were analyzed using statistical tests Wilcoxon Match Pairs Test. The results using statistical test of Wilcoxon Match Pair obtained p value of 0.000 is smaller than α 0.05 then Ho is rejected or accepted the hypothesis in this study that there is the effect of antenatal yoga with anxiety levels in pregnant women TW III facing the birth process. Yoga antenatal given to pregnant women to have a significant effect on reducing anxiety in the face of the delivery process. The results of this research is also expected to be further developed by other researchKeyword : Antenatal Yoga, Level Anxiety, Pregnancy
PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI UPTD PUSKESMAS MENGWI I Sri Ariyani; Luh Putu Widiastini; Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.286

Abstract

Pendahuluan: Perubahan fisik selama kehamilan terutama pada trimester III dapat menimbulkan ketidaknyamanan seperti gangguan berkemih, hemoroid, bengkak pada tungkai kaki dan nyeri punggung. Nyeri punggung biasanya akan meningkat intensitasnya seiring pertambahan usia kehamilan. Terapi akupresur dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan meringankan nyeri punggung bagian bawah. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bagian bawah pada ibu hamil trimester III di UPTD Puskesmas mengwi I. Metode: Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan non equivalent control group design. Sampel sebanyak 34 orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung bagian bawah terbagi menjadi 17 kelompok kontrol dan 17 kelompok perlakuan. Analisa data menggunakan Mann-Whitney dikatakan ada hubungan yang bermakna secara statistik jika diperoleh nilai p < 0,05.Hasil: Hasil uji statistik diperoleh nilai p value yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya bahwa HO ditolak dan ha diterima Simpulan: terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata penurunan nyeri punggung bagian bawah pada ibu hamil trimester III yang diberikan akupresur dengan ibu hamil kelompok kontrol di UPTD Puskesmas Mengwi I.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI LIMA JARI TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI UPTD PUSKESMAS KUTA II Maylani Dwi; Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami; Luh Putu Widiastini
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.298

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan merupakan masa sensitif bagi perempuan dalam siklus kehidupannya. Perubahan fisik dan psikologis selama masa kehamilan dapat menjadi stressor yang mengakibatkan kecemasan pada ibu hamil. Terapi relaksasi lima jari merupakan salah satu terapi yang dapat menimbulkan efek relaksasi yang tinggi, sehingga akan mengurangi ketegangan dan kecemasan pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui pengaruh terapi relaksasi lima jari terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperiment dengan rancangan nonequivalent control group design pre-post test design dengan purposive sampling, yang melibatkan 30 ibu hamil (15 responden menjadi kelompok eksperimen dan 15 responden sebagai kelompok kontrol). Kecemasan diukur menggunakan lembar Pregnancy-related anxiety questionnaire-revised 2 (PRAQ-R2 kemudian dilakukan analisis data dengan Mann Whitney (Uji U) karena data berdistribusi tidak normal. Hasil: Analisis dengan Mann Whitney (Uji U) mendapatkan nilai p value= 0,01 dimana < 0,05 yang berarti ada pengaruh yang signifikan terapi lima jari terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III pada kelompok eksperimen dan kontrol di Puskesmas Kuta II. Simpulan: terapi relaksasi lima jari dapat digunakan sebagai asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil trimester III untuk menurunkan kecemasan.
Hubungan Pengetahuan tentang KB IUD terhadap Keikutsertaan Akseptor KB IUD di PMB Ni G.P Sutreptininghati, A.Md.Keb Putu Wahyuningsih; Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami; Ni Made Egar Adhiestiani; Ni Made Risna Sumawati
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 7 No 1 (2023): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v7i1.271

Abstract

Latar Belakang: Alat kontrasepsi yang mempunyai efektivitas cukup tinggi dan merupakan alat kontrasepsi non hormonal serta bisa digunakan dalam jangka panjang yaitu Intra Uterine Device (IUD). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang KB IUD terhadap keikutsertaan akseptor KB IUD di PMB Ni G.P Sutreptininghati, A.Md.,Keb. Metedologi: Design penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 35 orang Akseptor KB aktif pada bulan Desember dengan teknik Total Sampling. Penelitian ini dilakukan di PMB Ni G.P Sutreptininghati, A.Md.,Keb pada bulan Desember 2022. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada responden. Hasil: Hasil analisis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 nilai tersebut < 0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Pengetahuan tentang KB IUD Terhadap Keikutsertaan Akseptor KB IUD di PMB Ni G.P Sutreptininghati, A.Md.,Keb.
The Influence of Education on Knowledge of the Role of Breastfeeding Fathers at the Ob-Gyn Polyclinic, RSU Balimed Negara Krisna Dewi, Gusti Ayu; Pramita Aswitami, Ni Gusti Ayu; Yunita Udayani, Ni Putu Mirah
Journal of Ageing And Family Vol 3, No 1 (2023): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v3i1.4147

Abstract

The role of the father is critical to the success of breastfeeding. Good knowledge of the role of breastfeeding fathers obtained through education will enable fathers to provide optimal support to mothers in order for them to provide exclusive breastfeeding to their children. The purpose of this study is to determine the effect of education on knowledge of the role Father’s Role in Exclusive Breastfeeding at the Obgyn Polyclinic of RSU Balimed Negara. The study design used was pre-experimental using a one-group pre-post test design. The sampling technique uses nonprobability sampling, namely a total sampling of 32 respondents. The results showed that before the intervention was given, most of the respondents had sufficient knowledge, namely 19 respondents (59.4%) and after the intervention was given, most of the respondents had good knowledge, namely 18 respondents (56.2%). The results of the Wilcoxon signed ranks test obtained a p value (0.000)
The Relationship between Exclusive Breastfeeding and Stunting Incidents in Toddlers in the Working Area of the UPT Health Center Susut I Bangli Muniari, Ni Ketut; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita; Mastiningsih, Putu
Journal of Ageing And Family Vol 2, No 2 (2022): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v2i2.4144

Abstract

Stunting affects the growth and development of the brain. The problem of stunting occurs starting from the womb and will only be seen when the child is two years old. Stunting can be prevented by several things such as exclusive breastfeeding, providing nutritious food according to the needs of the child's body, implementing and getting used to clean living behaviors, and doing physical activity. The purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and stunting in toddlers. 24-59 Months in the Working Area of UPT Puskesmas Susut I Bangli. The research conducted was a retrospective analytic research with a cross-sectional study design that emphasized the measurement/observation of independent and dependent variable data only once, at one time. The selection of the sample in this study is using a total sampling technique. The sample of this study were 31 toddlers aged 24-59 months. The results of the analysis using the Fisher's Exact test showed that out of 31 mothers, it was shown that 23 respondents (95.8%) were not given exclusive breastfeeding and 23 respondents (95.8%) were of normal height and 1 respondent (6.2%) were given breast milk. Exclusively with short height 0 respondents (0.0%) and with normal height 7 respondents (100%). The results of the study were declared significant if p 0.05 and the statistical test results obtained p = 0.00