Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Ibu Nifas Ita Supiati; Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami; Ni Putu Yunita Sri Lestari; Ni Made Egar Adhiestiani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.489

Abstract

Ketidaklancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) merupakan masalah yang sering dialami ibu nifas, berkaitan dengan perubahan fisiologis maupun psikologis pasca persalinan. Kondisi tersebut dapat diatasi melalui pemberian terapi pijat, salah satunya pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan Pre eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu nifas yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan di TPMB Ni Wayan Sinaryathi, Nusa Dua Bali pada tanggal 10 Mei hingga 10 Juni 2025 menggunakan lembar observasi produksi ASI dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai ada peningkatan ASI sebelum dan setelah pemberian pijat oksitosin dari rata-rata 48,73 ml menjadi 89,90 ml. Pijat oksitosin berpengaruh secara signifikasn terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Ni Wayan Sinaryathi di Nusa Dua Bali (p-value=0,000) Bidan dan petugas kesehatan lainnya diharapkan dapat menerapkan pemberian pijat oksitosin sebagai intervensi rutin untuk membantu meningkatkan produksi  produksi ASI pada ibu nifas
Community Service Through Training and Mentoring “Traditional Herbal Recipes for Pregnancy and Postnatal Care” Wibowo, Teguh Setiawan; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita; Udayani, Ni Putu Mirah Yunita; Martini, Ni Made Dwi Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 3 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v3i3.8531

Abstract

The aim of this training activity is to reduce the risk of Maternal Mortality Rate in the pregnant and postpartum women, provide more economical alternative methods, and increase the professional competence of midwives in pregnancy and postnatal care. The methods used are online presentations, questions/answers, and discussions via Zoom webinars as well as online and offline mentoring. The results w ere the community service activities through training on traditional herbal recipes for pregnancy and postpartum care received a positive response and were quite well received by the participants who took part in the training organized by the collaboration between the Future Insight Training Institute and STIKES Bina U sada Bali. It is hoped that there will be more in-depth collaboration between interested parties, such as carrying out follow-up projects from training with companies that have expertise in traditional medicines such as project partners.
Pengaruh Pemberian Metode Butterfly Hug Dengan Terapi Musik Ambient Terhadap Kecemasan Pada Remaja Putri Widilestari, Ni Made Putri; Udayani, Ni Putu Mirah Yunita; Puspita, Maria Manda; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan September 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i2.1511

Abstract

Remaja merupakan masa transisi antara anak-anak dan dewasa yang mengalami berbagai macam perubahan salah satunya psikososial, dimana ketika terjadi kesalahan dalam bertindak dapat menimbulkan reaksi emosi yang tidak stabil sehingga menyebabkan kecemasan. Adapun upaya untuk mengatasi kecemasan adalah terapi butterfly hug dan musik ambient. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode butterfly hug dengan terapi musik ambient terhadap kecemasan pada remaja putri di SMP Negeri 4 Abiansemal. Metode penelitian ini menggunakan pra-ekspriment dengan rancangan one grup pretes-postest design. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 42 remaja putri dengan kecemasan. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS). Data dianalisis menggunakan uji Univariat dan Bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan tingkat kecemasan secara signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai p value 0,000 ≤ 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian metode butterfly hug dengan terapi musik ambient terhadap kecemasan pada remaja putri di SMP Negeri 4 Abiansemal.
Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan Ardi Lestari, Gusti Ayu Mega; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita; Karuniadi, I Gusti Agung Manik
Viva Medika Vol 16 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i1.754

Abstract

Produksi ASI sering kali terhambat dikarenakan beberapa faktor yaitu stres, gaya hidup yang tidak sehat, dan ketidak seimbanganan hormon. Salah satu cara non farmakologi untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan dilakukan pijat laktasi. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat laktasi terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi eksperimental dengan desain pretest-posttest one group design. Penelitian ini menggunakan populasi ibu yang sedang menyusui berjumlah 50 orang serta sampel yang digunakan yaitu ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan dengan penentuan jumlah sampel memakai rumus slovin dengan hasil sebanyak 36 orang. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara pada tanggal 13 Desember 2021 - 13 Januari 2022. Berdasarkan hasil uji analisis bivariat, didapatkan bahwa nilai p value yaitu 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpukan bahwa terdapat pengaruh pijat laktasi terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan secara signifikan. Pijat laktasi bermanfaat untuk mengurangi nyeri, ketegangan, stres, kecemasan, serta meningkatkan produksi ASI. Saran dari penelitian ini yaitu diharapkan bagi ibu yang sedang menyusui agar melakukan pijat laktasi sehingga produksi ASI mengalami peningkatan.
Pemberdayaan Kelompok Bidan melalui Pelatihan Massage Postpartum di Puskesmas Mengwi I Kabupaten Badung, Bali Udayani, Ni Putu Mirah Yunita; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita; Selviani, Ni Luh Putu; Handayani, Ni Luh Putu Sumira Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14040

Abstract

ABSTRAK Depresi postpartum adalah gangguan mood dan kondisi emosional berkepanjangan yang mempengaruhi proses berpikir, perasaan dan perilaku ibu yang dapat menurunkan kualitas hidup, mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif, insomnia, nyeri punggung, hingga keinginan bunuh diri. Complementary alternative medicine dengan Massage postpartum merupakan upaya nonfarmakologi yang efektif mengatasi dan mengobati depresi postpartum karena dapat meningkatkan pelepasan hormon oksitosin dan menurunkan tingkat kecemasan. Melaksanakan pelatihan Massage postpartum untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok bidan serta menurunkan angka kejadian depresi postpartum sebagai salah satu pelayanan nifas pada ibu di Puskesmas Mengwi I Badung. Metode yang digunakan dimulai dengan survey analisis situasi, koordinasi dengan pihak puskesmas sampai dengan evaluasi kegiatan PKM. Luaran yang dihasilkan dalam PKM ini adalah 1) peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok bidan dalam melakukan Massage postpartum, 2) Video kegiatan yang akan ditayangkan pada media sosial, 3) Booklet Massage postpartum, 4) Artikel publikasi PKM. Didapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok bidan terhadap pelatihan massage postpartum. Kata Kunci: Complementary Alternative Medicine, Depresi, Massage Postpartum  ABSTRACT Postpartum depression is a mood disorder and prolonged emotional condition that affects the mother's thought process, feelings, and behavior and can reduce the quality of life, affect the success of exclusive breastfeeding programs, insomnia, back pain, and suicidal ideation. Complementary alternative medicine with postpartum massage is an effective nonpharmacological therapy to overcome and treat postpartum depression because it can increase the release of oxytocin and reduce anxiety. To proceed postpartum massage training in order to increase the knowledge and skills of midwives along with decrease the prevalence of postpartum depression as part of the health services provided to new moms. The method used starts with a situation analysis survey, and coordination with the puskesmas until the evaluation of PKM activities. The outputs produced in this PKM are 1) increased knowledge and skills of the midwife group in conducting postpartum massage, 2) a Video of activities that will be broadcast on social media, 3) a Booklet of postpartum massage, and 4) a PKM publication article. There was an increase in the knowledge and skills of midwives after postpartum massage training. Keywords: Complementary Alternative Medicine, Depression, Postpartum Massage
Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Ezamol (Edukasi Gizi dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin) di Puskesmas Mengwi I Kabupaten Badung, Bali Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita; Udayani, Ni Putu Mirah Yunita; Selviani, Ni Luh Putu; Handayani, Ni Luh Sumira Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14027

Abstract

ABSTRAK Anemia pada ibu hamil didefinisikan sebagai kondisi tubuh kekurangan besi dengan kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11 g/dL pada trimester pertama dan ketiga, Hb kurang dari 10.5 g/dL pada trimester kedua, serta Hb kurang dari 10 g/dL pada pasca persalinan yang meningkatkan risiko kelahiran prematur, kematian ibu dan anak, dan penyakit infeksi, serta mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada janin. Beberapa penyebabnya antara lain kurangnya asupan gizi zat besi (Fe), minimnya pengetahuan mengenai cara yang tepat konsumsi tablet Fe, dan penolakan skrining anemia melalui pemeriksaan kadar Hb. Melaksanakan pemberdayaan ibu hamil dengan EZAMOL (Edukasi Gizi dan Pemeriksaan kadar Hemoglobin) untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang konsep dan pola pemenuhan gizi zat besi dan menurunkan angka kejadian anemia defisiensi besi pada kehamilan di Puskesmas Mengwi I Badung.  Metode yang digunakan dimulai dengan survey analisis situasi, koordinasi dengan pihak puskesmas sampai dengan evaluasi kegiatan puskesmas. Luaran yang dihasilkan dalam PKM ini adalah 1) peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok ibu hamil dalam pemenuhan gizi selama kehamilan, 2) Video kegiatan yang akan ditayangkan pada media sosial, 3) Booklet edukasi gizi dan anemia, dan 4) Artikel publikasi PKM. Didapatkan peningkatan pengetahuan pasca kegiatan EZAMOL pada kelompok ibu hamil. Kata Kunci: Anemia Kehamilan, Edukasi Gizi, Pemeriksaan Hemoglobin  ABSTRACT Anemia in pregnancy is defined as an iron-deficient state in which hemoglobin (Hb) levels are less than 11 g/dL in the first and third trimesters, less than 10.5 g/dL in the second trimester, and less than 10 g/dL in the postpartum period which increases the risk of premature birth, maternal and child mortality, and infectious diseases, and affects growth and development in the fetus. The causes include lack of iron (Fe) nutrition intake, knowledge about consuming Fe tablets, and refusal to screen for anemia through Hb level examination. Pregnant women at Puskesmas Mengwi I Badung are being empowered through the use of EZAMOL (Edukasi Gizi Dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin). This will increase pregnant women's understanding of the concept and pattern of fulfilling iron nutrition and reduce the incidence of iron deficiency anemia in pregnancy. The method used in implementing this PKM starts with a situation analysis survey and coordination with the Puskesmas to evaluate PKM activities. The outputs produced in this PKM are 1) increased knowledge and skills of pregnant women's groups in fulfilling nutrition during pregnancy, 2) Video of activities that will be broadcast on social media, 3) Nutrition and anemia education booklets, and 4) PKM publication articles. There was an increase in knowledge after the EZAMOL activity in the pregnant women group. Keywords: Anemia In Pregnancy, Hemoglobin Examination, Nutrition Education
Pengaruh Massage Effleurage terhadap Peningkatan Kualitas Tidur pada Ibu Hamil Trimester III Dewi, Ni Putu Juli Kusuma; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita; Saraswati, Putu Ayu Dina
ProHealth Journal Vol 22 No 2 (2025): December
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025222187

Abstract

Trimester III adalah salah satu periode kehamilan yang memerlukan perhatian khusus. Keluhan atas ketidaknyamanan ibu pada kehamilan Trimester III menyebabkan ibu mengalami insomnia (susah tidur), sehingga menyebabkan kualitas tidur ibu menurun. Kualitas tidur ibu diukur menggunakan lembar kuisioner PSQI. Salah satu penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan tehnik Massage Effelurage. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Massage Effleurage Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar Design Penelitian ini adalah Pre-Eksperimental melalui One Group Pretest-Postest Design. Jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu hamil trimester ke III dengan teknik pengambilan sampel Non-Probability Sampling , jenis Purposive Sampling. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon untuk mengetahui kualitas tidur ibu sebelum dan sesudah dilakukan intervensi, Setelah pemberian intervensi berupa massage effleurage, semua responden menunjukkan peningkatan menjadi kualitas tidur cukup (100,0%). Berdasarkan hasil dari perhitungan wilcoxon, didapat p value sebesar 0,000< 0,05, maka pada taraf kepercayaan 95%, Ha diterima, artinya Ada Pengaruh Massage Effleurage Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sakit Bhayangkara.
Efektivitas Edukasi ASI Eksklusif Terhadap Pengetahuan dan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Nifas Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 3 No 2 (2019): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v3i2.132

Abstract

Tingginya angka kematian bayi adalah salah satu faktor utama yang disebabkan oleh kurangnya kebutuhan gizi pada bayi. Kebutuhan utama nutrisi pada bayi adalah ASI. Tetapi fenomena yang terjadi adalah banyak ibu nifas yang tidak menyusui secara eksklusif, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan nifas tentang manfaat menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan pemberian ASI eksklusif bagi ibu nifas di Desa Blahkiuh. Penelitian ini adalah eksperimen quasy dengan desain satu kelompok pre test-post test. Populasi penelitian adalah 43 ibu nifas yang tinggal di desa Blahkiuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan nilai pre dan post pengetahuan tentang ASI eksklusif dan uji chi kuadrat untuk mengetahui pengaruh edukasi ASI eksklusif terhadap pemberian ASI eksklusifHasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan pemberian ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p <0,05. Pendidikan ASI eksklusif memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan pemberian ASI eksklusif untuk ibu nifas. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan pengetahuan dan informasi kepada ibu nifas tentang pemberian ASI eksklusif sehingga bayi dapat memenuhi kebutuhan gizi hanya dengan memberikan ASI selama 6 bulan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda Bahaya Persalinan Indah, Pande Putu Indah Purnamayanthi; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita; Diantari, Ni Putu Ayu Mita
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 2 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v4i2.170

Abstract

Pengetahuan adalah merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terhadap objek terjadi melalui panca indra manusia yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba dengan sendiri. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas II Negara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel dari penelitian ini sebanyak 47 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan subjek ibu hamil trimester III. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa dari kelima variabel yaitu umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, dan sosial ekonomi, variabel yang dominan mempengaruhi pengetahuan yaitu pedidikan. Hasil penelitian Sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan baik diantaranya dari kelompok umur >35 tahun sebanyak 5 responden (62,5%), paritas grandemultipara sebanyak 4 responden (12,5%), pendidikan SMA sebanyak 5 responden (62,5%), tingkat pekerjaan swasta sebanyak 4 responden (50,0%), dan tingkat sosial ekonomi tinggi sebanyak 5 responden (62,5%). Dan variabel pendidikan tujuh kali lebih besar mempengaruhi tingkat pengetahuan. Semoga hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang tanda bahaya persalinan sehingga resiko yang terjadi dapat dicegah dan dapat menurunkan AKI dan AKB.
Dukungan Sosial Menurunkan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III Risanti, Yeni; Tangkas, Made; Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 2 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i2.233

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan adalah salah satu masalah psikologis yang dialami oleh ibu hamil trimester III dan hal ini perlu mendapat perhatian karena dapat mengganggu proses kehamilan dan persalinan, seperti terjadinya preeklampsia dan bayi lahir premature. Kondisi ini menyebabkan meningkatnya angka kematian ibu dan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Dukungan sosial salah satu alternatif untuk mengatasi masalah ini. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima oleh ibu hamil, semakin rendah kecemasan menjelang kelahiran. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III. Metedologi: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan crossectional. Data dikumpulkan dengan Teknik purposive sampling, menggunakan alat ukur skala dukungan sosial dan skala kecemasan, dengan besar sampel 70 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III dengan signifikansi p = 0,001, sedangkan faktor lain yang juga mempengaruhi tingkat kecemasan adalah umur dengan p = 0,001, tingkat Pendidikan dengan p = 0,031, status pekerjaan dengan p = 0,030 dan paritas dengan p = 0,000. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III. Kecemasan juga berhubungan dengan umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan dan paritas.