Filter By Year

1945 2024


Found 1,210 documents
Search PENELITIAN DI INDONESIA

Optimalisasi Pemenuhan Hak Anak dan Hak Guru PAUD dalam Perspektif Negara Kesejahteraan dan Sistem Hukum Indonesia : Penelitian Hairansyah; Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad; Amelia Puspita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7255

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia karena berperan dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa golden age. Keberhasilan penyelenggaraan PAUD tidak hanya bergantung pada terpenuhinya hak anak sebagai peserta didik, tetapi juga pada terpenuhinya hak guru PAUD sebagai tenaga profesional yang berperan langsung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hak anak dan hak guru PAUD dalam sistem hukum Indonesia serta mengkaji keterkaitan antara pemenuhan hak guru dengan pemenuhan hak anak dalam perspektif teori sistem hukum Lawrence M. Friedman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia telah memberikan landasan normatif yang kuat dalam menjamin hak anak dan hak guru PAUD melalui berbagai regulasi di bidang pendidikan dan perlindungan anak. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain belum optimalnya kesejahteraan guru, perlindungan profesi, pemerataan kualitas layanan PAUD, serta efektivitas koordinasi antar lembaga penyelenggara pendidikan. Berdasarkan perspektif teori sistem hukum Lawrence M. Friedman, efektivitas pemenuhan hak anak dan hak guru dipengaruhi oleh keterpaduan antara substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan hak guru PAUD merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan pemenuhan hak anak atas layanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih integratif melalui penguatan regulasi, peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme guru, serta penguatan budaya hukum yang mendukung penyelenggaraan PAUD secara berkelanjutan.
Pemahaman Kewarganegaraan serta Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia: Penelitian Silviana Medhia Sari; Fani Alifya Putri; Amalia Ramadani; Zaenul Slam
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.382

Abstract

Kewarganegaraan adalah identitas hukum yang mengaitkan seseorang dengan negara, sekaligus menjadi landasan bagi pelaksanaan hak dan tanggung jawab tiap warga. Dalam era globalisasi yang semakin rumit, muncul berbagai tantangan seperti menurunnya kesadaran hukum, meningkatnya sifat individualistis, dan berkurangnya semangat kebangsaan yang mendesak perlunya penguatan pemahaman kewarganegaraan dalam interaksi sosial, kebangsaan, dan kenegaraan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep serta status kewarganegaraan di Indonesia, pelaksanaan hak dan kewajiban warga, serta kontribusi Pendidikan Kewarganegaraan dalam meningkatkan kesadaran akan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi perpustakaan melalui pengkajian berbagai buku, artikel ilmiah, dan dokumen akademis yang sesuai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kewarganegaraan lebih dari sekadar status hukum; hal ini mencerminkan tanggung jawab sosial dan politik setiap warga. Selain itu, keseimbangan antara hak dan kewajiban menjadi aspek penting dalam menciptakan kehidupan yang demokratis serta harmonis. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kesadaran hukum, toleransi, dan tanggung jawab sosial untuk membentuk warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.
Hubungan Timbal Balik Pengangguran dan Kemiskinan di Indonesia: Analisis Siklus Kemiskinan dan Kebijakan Ketenagakerjaan 2010-2024: Penelitian Syaifullah; Dolly Andre F Siregar; Ahmad Farhan Zuhdi; Tuah Panjaitan; Sukarsih
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.321

Abstract

Pengangguran dan kemiskinan menunjukkan hubungan kausal dua arah yang menciptakan siklus kemiskinan yang saling memperkuat. Penelitian ini menelaah interaksi dinamis antara tingkat pengangguran terbuka dan tingkat kemiskinan di Indonesia menggunakan data panel dari 34 provinsi selama periode 2010–2024. Pendekatan Vector Autoregression (VAR) digunakan untuk menangkap efek langsung maupun tidak langsung antara kedua variabel tersebut. Hasil uji Granger Causality menunjukkan adanya kausalitas dua arah yang signifikan antara pengangguran dan kemiskinan pada tingkat signifikansi 5%. Selanjutnya, analisis Impulse Response Function (IRF) menunjukkan bahwa peningkatan tingkat pengangguran sebesar 1 poin persentase menyebabkan kenaikan tingkat kemiskinan sebesar 0,42 poin pada tahun pertama, mencapai puncak 0,68 poin pada tahun ketiga. Dampak ini bersifat persisten dan belum sepenuhnya hilang hingga tahun kelima.Penelitian ini juga menyoroti kasus pengangguran pemuda di Kota Medan, Sumatera Utara. Pada tahun 2024, tingkat pengangguran pemuda di Medan mencapai 21,4%, melebihi rata-rata nasional sebesar 18,7%. Fenomena ini terutama disebabkan oleh ketidakcocokan keterampilan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan pasar tenaga kerja, serta terbatasnya penyerapan tenaga kerja di sektor formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan memerlukan kebijakan terpadu yang menggabungkan penciptaan lapangan kerja, pengembangan sumber daya manusia, dan perlindungan sosial. Khusus untuk Kota Medan, kebijakan sebaiknya memanfaatkan keunggulan komparatif di sektor maritim, pertanian, dan digital untuk menciptakan peluang kerja yang layak bagi pemuda.
Efektivitas Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Korupsi di Indonesia: Analisis Yuridis Terhadap UU No. 31 Tahun 1999 Jo. UU No. 20 Tahun 2001: Penelitian Fajar Siregar
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.332

Abstract

Korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia meskipun telah ada pengaturan hukum yang tegas melalui Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Namun, efektivitas penegakan hukumnya masih belum optimal karena angka korupsi tetap tinggi dan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum belum sepenuhnya pulih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi di Indonesia, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum, serta menilai implikasi yuridis dari ketidakefektifan penegakan hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif analitis melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substansi hukum dalam UU Tipikor sudah kuat, tetapi pelaksanaannya masih terkendala oleh koordinasi antar lembaga, kompleksitas pembuktian, lambannya proses perkara, dan budaya hukum yang belum sepenuhnya antikorupsi. Selain itu, penegakan hukum belum mampu memberikan efek jera secara maksimal dan pemulihan kerugian negara masih belum optimal. Dengan demikian, efektivitas pemberantasan korupsi tidak cukup diukur dari banyaknya perkara yang diproses, tetapi juga dari pencegahan, pemulihan aset, dan peningkatan kepercayaan publik.
Fenomena Victim Blaming terhadap Korban Kekerasan Seksual di Indonesia: Literature Review: Penelitian Syarifah Fadia; Desy Safitri; Sujarwo
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.337

Abstract

Victim blaming merupakan salah satu respons negatif yang masih diterima korban kekerasan seksual di Indonesia. Praktik ini memperburuk kondisi korban dan menghambat proses pemulihan dan pencarian keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis literatur mengenai fenomena victim blaming terhadap korban kasus kekerasan seksual di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 15 artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar dan dipilih berdasarkan kriteria relevansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa victim blaming umumnya muncul dalam bentuk anggapan bahwa korban turut andil sebagai penyebab terjadinya kekerasan seksual atau gagal dalam mencegah terjadinya kekerasan tersebut. Praktik ini dipengaruhi oleh budaya patriarki, stereotip gender, dan mitos mengenai kekerasan seksual (rape myth). Victim blaming berdampak pada psikologis korban, menghambat pelaporan, serta memunculkan viktimisasi sekunder dalam sistem peradilan maupun ruang digital. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat dan pendekatan yang lebih melihat sudut pandang korban dalam penanganan kasus kekerasan seksual.
Hukum Persaingan Usaha di Indonesia: Analisis Normatif Terhadap Perjanjian Dilarang, Posisi Dominan, Merger, dan Tantangan Platform Digital: Penelitian Nikmah Dalimunthe; Riska Khayuni
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.340

Abstract

Hukum persaingan usaha merupakan pilar dalam sistem hukum bisnis Indonesia yang bertujuan untuk mengawasi keseimbangan pasar dan melindungi kepentingan konsumen. Artikel ini mengkaji secara normatif ketentuan-ketentuan utama dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, mencakup perjanjian yang dilarang, kegiatan usaha yang dilarang, pengaturan posisi dominan, rangkap jabatan, pemilikan saham, serta penggabungan dan pengambilalihan perusahaan. Selain itu, artikel ini menganalisis tantangan penegakan hukum persaingan usaha di era platform digital, khususnya dalam sektor transportasi berbasis aplikasi online yang telah membentuk struktur pasar duopoli. Temuan menunjukkan bahwa meskipun regulasi yang ada cukup komprehensif, masih terdapat celah hukum dalam menghadapi dinamika bisnis digital yang terus berkembang. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) perlu memperkuat kapasitas kelembagaannya dan mendorong pembaruan regulasi agar dapat secara efektif mengawasi perilaku anti-persaingan di era ekonomi digital.
Haji Lansia dan Transformasi Makna Istitha‘Ah Kajian Maqaṣid Al-Syari‘Ah Terhadap Kebijakan Penyelenggaraan Haji Indonesia: Penelitian M. Raudho; Ikhwanul Karim
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.363

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi makna istitha‘ah (kemampuan) dalam konteks penyelenggaraan haji Indonesia, khususnya terkait fenomena haji lansia dan kebijakan digitalisasi sistem antrean. Menggunakan pendekatan maqaṣid al-syari‘ah sebagai kerangka analisis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konsep istitha‘ah yang secara tradisional dipahami sebagai kemampuan finansial, fisik, dan keamanan perjalanan telah mengalami perluasan makna seiring dengan perkembangan sistem penyelenggaraan haji modern (Al-Zuhaili, 1985; Kementerian Agama RI, 2019). Fokus utama diarahkan pada tiga aspek, yaitu digitalisasi sistem antrean haji, konsep istitha‘ah kesehatan, dan implikasinya terhadap keadilan distributif bagi jemaah lansia (Kementerian Agama RI, 2024; Aziz & Mahfud, 2022). Melalui metode library research dengan pendekatan kualitatif-analitis, artikel ini menemukan bahwa transformasi makna istitha‘ah mencerminkan upaya negara dalam mewujudkan kemaslahatan jemaah melalui perlindungan terhadap lima prinsip dasar maqaṣid al-syari‘ah (ḥifẓ al-din, ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-‘aql, ḥifẓ al-nasl, dan ḥifẓ al-mal) sebagaimana dikembangkan dalam teori maqaṣid kontemporer (Auda, 2008; Anwar, 2013). Digitalisasi sistem antrean dan penerapan istitha‘ah kesehatan merupakan respons adaptif terhadap problematika masa tunggu panjang serta tingginya proporsi jemaah lansia yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan selama penyelenggaraan haji (Kementerian Kesehatan RI, 2023; Aziz & Mahfud, 2022). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan penyelenggaraan haji Indonesia yang berlandaskan prinsip maqaṣid al-syari‘ah telah menghasilkan transformasi konseptual istitha‘ah yang lebih komprehensif dan kontekstual terhadap tantangan kontemporer (Fasa, 2021). Namun demikian, kebijakan tersebut masih memerlukan penyempurnaan, khususnya dalam menjamin keadilan akses, perlindungan kesehatan, dan pelayanan yang lebih ramah bagi jemaah lansia dalam sistem penyelenggaraan haji nasional (UU No. 8 Tahun 2019; Permenkes No. 15 Tahun 2016).
Pemetaan Tren Penelitian Penerjemahan dan Penjurubahasaan di Indonesia (2020-2024) Bety Mawarni
Jurnal Penerjemahan Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Penerjemahan
Publisher : Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64571/ojp.v13i1.207

Abstract

This study maps the emerging themes and methodological approaches characterizing translation and interpreting (T&I) research published by Indonesian-affiliated authors between 2020 and 2024. A systematic mapping review design was adopted, drawing on Grant and Booth (2009) and Cooper (2016), with data collected from Google Scholar via Publish or Perish and GARUDA using bilingual keyword clusters. Following systematic screening of 1,453 deduplicated records, 753 publications were included in the final corpus. Findings reveal four dominant thematic clusters: machine translation quality evaluation, audiovisual translation, translation techniques and strategies, and cultural and literary translation. Interpreting studies account for less than 9% of the corpus, reflecting not merely a research gap but an institutional failure to nurture interpreting as a distinct academic and professional discipline in Indonesia. Qualitative textual analysis dominates methodologically, with an emerging computational strand concentrated in internationally indexed outlets. The study provides a preliminary baseline map of accessible Indonesian T&I journal literature, with implications for researchers, educators, professional bodies, and policy makers seeking to strengthen the field’s scholarly infrastructure.This study maps the emerging themes and methodological approaches characterizing translation and interpreting (T&I) research published by Indonesian-affiliated authors between 2020 and 2024. A systematic mapping review design was adopted, drawing on Grant and Booth (2009) and Cooper (2016), with data collected from Google Scholar via Publish or Perish and GARUDA using bilingual keyword clusters. Following systematic screening of 1,453 deduplicated records, 753 publications were included in the final corpus. Findings reveal four dominant thematic clusters: machine translation quality evaluation, audiovisual translation, translation techniques and strategies, and cultural and literary translation. Interpreting studies account for less than 9% of the corpus, reflecting not merely a research gap but an institutional failure to nurture interpreting as a distinct academic and professional discipline in Indonesia. Qualitative textual analysis dominates methodologically, with an emerging computational strand concentrated in internationally indexed outlets. The study provides a preliminary baseline map of accessible Indonesian T&I journal literature, with implications for researchers, educators, professional bodies, and policy makers seeking to strengthen the field’s scholarly infrastructure.
Analisis Bibliometrik: Kolaborasi Penulis dan Tren Penelitian pada Jurnal Wacana (Jurnal Ilmu Pengetahuan Budaya) Universitas Indonesia Tahun 2016–2024 Mochammad Nur Kahfi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.10.1.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sebuah proses analisis bibliomterik yang mengkaji tren penelitian dan kolaborasi antar penulis yang berada dalam Jurnal WACANA dengan jangka waktu dari tahun 2016 hingga tahun 2024. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui tren penelitian yang sedang banyak diteliti pada Jurnal WACANA dari tahun ke tahun. Metode dari penelitian ini ialah deskriptif kualitatif yang di mana dalam pengumpulan data dilakukan dengan software Publish or Perish yang di mana mendapatkan 248 artikel, setelahnya dilanjutkan dengan proses penyeleksian data dengan menggunakan Mendeley dan hasilnya yang sesuai dengan kualifikasi ialah 165 artikel, dan yang terakhir ialah visualisasi data Co-Occurrence (kemunculan kata kunci) dan Co-Authorship (analisis persebaran penulis) yang menggunakan Vosviewer. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa kolaborasi antar penulis dari tahun ke tahun sangat bervariasi, namun jumlah artikel yang dilakukan dengan kolaborasi antar artikel jumlahnya lebih sedikit daripada jumlah artikel yang dilakukan secara individu. Lalu, setelah dilakukan proses analisis penulis yang masih memiliki keterkaitan, ditemukan 5 penulis yang saling berkaitan dikarenakan melakukan kolaborasi artikel bersama. Selain itu, tren penelitian yang marak digunakan peneliti dalam melakukan penelitian di Jurnal WACANA diketahui ialah topik “java” dan “Indonesia”, yang di mana hal ini menunjukkan bahwa dari 2016 hingga 2024 banyak artikel Jurnal WACANA yang membahas topik ini.
Problematika Adaptasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Matematika Di Indonesia : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Dhelinda Nuriatul Ainie; Muhammad Alfaf Aghnia Muthmain; Ida Nuraida; Wati Susilawati
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/kps2c272

Abstract

The digital transformation in education has encouraged the integration of artificial intelligence technologies, including the deep learning approach in mathematics learning. This study aims to identify the challenges in adapting deep learning in Indonesia through a Systematic Literature Review (SLR) method. The findings indicate that while this approach offers great potential for enhancing personalization and effectiveness in mathematics education, its implementation is hindered by limited infrastructure, low teacher competency in technology, and resistance to innovative methods. The study also reveals that institutional readiness and teacher training are crucial for successful implementation. Therefore, a contextual, gradual, and collaborative adaptation model is needed to optimize the integration of deep learning into mathematics education in Indonesia

Page 115 of 121 | Total Record : 1210