Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERMUATAN CODING FASE FONDASI TEMA ALAM SEMESTA SUB TEMA BULANANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKK NEGERI DOLUPORE yulita wea; Gde Putu Arya Oka; Elisabeth Tantiana Ngura
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 6, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v6i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahu irancangan atau desain dan mengetahui tingkat kelayakan modul ajar bermuatan coding fase fondasi tema alam semesta sub tema bulan anak usia 5-6 tahun di Tkk Negeri Dolupore. Model yang digunakan model ADDIE yang terdiri dari 1) Anaiysis ( analisis), 2) Design (desain/perencanaan), 3) Develompme (pengembangan), 4) Implementation (implementasi/eksekusi) 5) Evaluation (evaluasi/umpan balik). Metode analisis data ini menggunkan dua teknik analisis data yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan instrumen angket yang diperoleh dari ahli isi, ahli desain, ahli media, uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil, dalam bentuk deskriptif presentase. Hasil penelitian pengembangan modul ajar yang dilengkapi dengan video animasi pembelajaran, berdasarkan hasil uji coba ahli dan hasi uji coba perserta didik sebagai pengguna produk yaitu sebagai berikut (1) Untuk ahli desain memperoleh persentase 84% dengan kriteria “valid”, (2) Untuk ahli media memperoleh persentase 83% dengan kriteria “valid” , (3) Untuk ahli materi memeproleh persentase 85,3% berada pada kriteria “valid”, (4) Untuk uji perseorangan diperoleh hasil 75% dengan kateogori “valid”, (5) Untiuk uji kelompok kecil diperoleh hasil 87,5% dengan kategori “sangat valid” denagn kesimpulan bahwa modul ajar dan dilengkapi dengan video animasi pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Pengembangan Modul Ajara Bermuatan Coding Fase Fondasi Tema Alam Semesta Sub Tema Bulan. AbstractThis study aims to find out the design and determine the feasibility level of the open module which contains coding for the foundational phases of the universe theme, the moon sub-theme, aged 5-6 years at Dolupore State Kindergarten. The model used is the ADDIE model which consists of 1) Analysis (analysis), 2) Design (design/planning), 3) Development (development), 4) Implementation (implementation/execution) 5) Evaluation (evaluation/feedback). This data analysis method uses two data analysis techniques, namely qualitative descriptive analysis techniques and quantitative descriptive statistical analysis techniques, using a questionnaire instrument obtained from content experts, design experts, media experts, pair trials and small group trials, in the form of descriptive presentations. . The results of the research on the development of teaching modules equipped with learning animation videos, based on the results of expert trials and the results of trials of students as product users, are as follows (1) For design experts the proportion gain is 84% with a "valid" mixture, (2) For experts the proportion of media obtained 83% with the criteria of "valid", (3) For material experts the proportion of 85.3% was in the "valid" criteria, (4) For individual tests, 75% results were obtained with the "valid" category, (5) For the small group test obtained 87.5% results in the "very valid" category with the conclusion that the teaching modules and learning animated videos were appropriate for use in learning. Keywords: Development of Teaching Modules Loaded with Coding Foundation Phases Universe Theme, Moon Sub-Theme
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERMUATANCODING TEMA KENDARAAN SUB TEMA KENDARAAN UDARA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKK NEGERI DOLUPORE KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Trista Talun; Gde Putu Arya Oka; Karmelia Rosfinda Meo Maku
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 6, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v6i2.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) dapat menghasilkan modul ajar bermuatan coding yang dilengkapi dengan video animasi tema kendaraan sub tema kendraan udara  yang sesuai dengan aspek kognitif pada berpikir logis anak usia 5-6 tahun di Tkk Negeri Dolupore, (2) untuk mengetahui kualitas dari hasil uji coba produk  pengembangan modul ajar bermuatan coding yang dilengkapi dengan vidoe animasi pembelajaran tema kendaraan sub tema kendaraan udara yang sesuai dengan aspek perkembangan kognitif pada berpikir logis anak usia 5-6 tahun di Tkk Negeri Dolupore. Penelitian ini dilakukan dikecamatan Golewa kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Media yang digunakan yaitu media modul ajar bermuatan coding yang dilengkapi dengan video animasi pembelajaran yang relevan dan terintegarasi dengan tema kendraan sub tema kendaraa udara. Modul ajar bremuatan coding yang dilengkapi dengan video animasi pembelajaran dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima tahap sebagai berikut : (1) Analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaliation. Hasil penelitian pengembangan modul ajar bermuatan coding yang dilengkapi dengan video animasi pembelajaran tema kendaraan sub tema kendaraan udara berdasarkan hasil uji coba oleh ahli dan anak sebagai pengguna produk antara lain : (1) kualitas media modul ajar bermuatan coding yang dilengkapi dengan video animasi pembelajaran pada kelayakan isi/materi berdasarkan hasil uji coba ahli materi/isi berada pada kategori “Sangat Valid”  (2) kualitas media modul ajar bremuatan coding yang dilengkapi dengan vidoe animasi pembelajaran berdasarkan hasil uji coba oleh ahli media pembelajaran  pembelajaran berada pada kategori “Valid”,  (3) kualitas media modul ajar bermuatan coding yang dilengkapi dengan video animasi pembelajaran berdasarkan hasil uji coba oleh ahli desain pembelajaran berada pada kategori “ Valid”, (4) kualiatas media modul ajar bermuatan coding yang dilengkapi dengan vidoe animasi pembelajaran berdasarkan hasil uji coba perorangan berdada pada kategori “ Sangat Valid”, (5) kualitas media modul ajar bermuatan coding yang dilemgakapi dengan video animasi pembelajaran berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil berada pada kategori “Valid”. Dengan demikian hasil uji coba oleh  ahli dan anak sebagai pengguna produk dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif dalam berpikir logis dinyatakan layak digunakan untuk anak usia 5-6 tahun di Tkk Negeri Dolupore.Kata Kunci: modul ajarABSTRACT This thesis has been approved and has been reviewed by supervisor I: This study aims to: (1) produce a coding teaching module that is equipped with an animated video for the vehicle theme of the air vehicle sub-theme which is in accordance with the cognitive aspects of logical thinking for children aged 5-6 years at Dolupore State Kindergarten, (2) to determine the quality of the results of product trials for developing coding teaching modules equipped with animated learning videos for the vehicle theme, sub-theme of air vehicles, which are in accordance with aspects of cognitive development in logical thinking of children aged 5-6 years in Kindergarten. Dolupore Country. This research was conducted in Golewa sub-district, Ngada district, East Nusa Tenggara province. The media used is teaching module media containing coding which is equipped with animated learning videos that are relevant and integrated with the vehicle theme, air vehicle sub-theme. The teaching module containing coding which is equipped with an animated learning video was developed using the ADDIE model. This model consists of five stages as follows: (1) Analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The results of the research on the development of coding teaching modules equipped with learning animation videos for the vehicle theme of the air vehicle sub theme based on the results of trials by experts and children as product users include: (1) the quality of the teaching module media containing coding equipped with learning animation videos on the feasibility content/material based on the test results of material/content experts are in the "Very Valid" category (2) the quality of the coding teaching module media equipped with learning animation videos based on the results of trials by learning media experts is in the "Valid" category, ( 3) the quality of the teaching module media containing coding equipped with learning animation videos based on the results of trials by learning design experts is in the "Valid" category, (4) the quality of the teaching module media containing coding equipped with learning animation videos based on the results of chested individual trials in the "Very Valid" category, (5) kua The media litas of teaching modules containing coding equipped with learning animation videos based on the results of small group trials is in the "Valid" category. Thus the results of trials by experts and children as users of products in the learning process to improve cognitive abilities in logical thinking are declared suitable for use for children aged 5-6 years in Dolupore State Kindergarten.Keywords: teaching module
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Sma Untuk Pengembangan Modul Ajar Konsep Perubahan Lingkungan Melalui Penerapan Education For Sustainable Develpment(Esd) Ari Suharyani, Lina; Siswanto, Joko
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v1i5.159

Abstract

Penerapan Education for Sustainable Development(ESD) pada materi perubahan lingkungan sangat penting dalam pengembangan modul ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 2 Mranggen. Pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling dengan total sampel sebanyak 35 siswa. Instrumen yang digunakan dalam bentuk tes tertulis mengacu pada indikator berpikir kritis yang dikembangkan oleh Ennis. Indikator keterampilan berpikir kritis yang diukur adalah : 1) Memberikan penjelasan sederhana (elementary clarification); 2) Membangun keterampilan dasar (basic support); 3) Penarikan kesimpulan (inference); dan 4) Memberikan penjelasan lebih lanjut (advanced clarification); dan 5) Mengatur strategi dan taktik (strategies and tactics). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik SMAN 2 Mranggen masuk kategori rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes tertulis. Hasil penelitian digunakan sebagai bahan pengembangan modul ajar konsep perubahan lingkungan berbasis Education for Sustainable Development(ESD) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA MATERI KUANTOR BERBASIS STEAM PROJECT BASED LEARNING Fitri Ayuningsih; Sutama Sutama; Suyatmini Suyatmini
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.467 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6021

Abstract

Pembelajaran matematika tingkat SMK pada era teknologi yang dinamis wajib memberikan dasar pengetahuan dan keterampilan yang kuat dalam mengembangkan kompetensi keahlian peserta didik untuk beradaptasi dalam dunia kerja dengan cepat dan cakap, sehingga pentingnya pembelajaran matematika yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, art, dan matematika (STEAM) dengan model pembelajaran project based learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan produk berupa modul ajar matematika materi kuantor berbasis STEAM PjBL untuk membantu guru matematika yang memiliki  kesulitan dalam membuat modul ajar matematika berbasis STEAM PjBL sebagai pedoman guru dalam pembelajaran matematika yang sesuai kebutuhan dan karakteristk peserta didik SMK TKJ. Metode penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R & D) model ADDIE. Penelitian menggunakan instrumen lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli kegrafikan untuk menguji kevalidan, instrumen angket pengguna yaitu seorang guru matematika dan 6 siswa untuk menguji kelayakan, dan instrumen soal pretest dan posttest untuk menguji keefektifan modul ajar menggunakan uji normalitas gain dengan sampel penelitian sejumlah 15 siswa kelas XI TKJ (Teknik Komputer Jaringan). Hasil penelitian ini adalah Penilaian para ahli mendapatkan rata-rata persentase sebesar 87,9% (sangat valid), Hasil uji kelompok kecil sebesar 92,6% (sangat layak), Hasil uji kelompok besar diperoleh 79,4% (efektif). Modul ajar matematika materi kuantor berbasis STEAM PjBL terbukti sangat valid, layak dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa peserta didik SMK TKJ.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PENDAHULUAN VEKTOR TERKAIT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS BERBASIS PROBLEM-BASED LEARNING Ismail Taufik Hidayah; Yayu Laila Sulastri; Luki Luqmanul Hakim
UJMES (Uninus Journal of Mathematics Education and Science) Vol 7, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ujmes.v7i2.2132

Abstract

This research was motivated by the change of the minister of education so that it had an impact on the use of the curriculum in education units where the new curriculum that emerged at this time was the independent curriculum. Where in this independent curriculum, the learning tools used by educators have many changes, one of which is the RPP in the independent curriculum being changed into Teaching Modules. Then the low creative thinking ability of students and the lack of understanding of students on vector introduction material so that the development of vector introduction material teaching modules is needed. The purpose of this study is to determine the level of validity, effectiveness and practicality of the development of teaching modules. The research method used is Design-based Research (DbR) with the Plomp model. The data sources in this study are material expert validators, media experts, and respondents. The instruments used in this research are material and media expert validation sheets as well as effectiveness and practicality questionnaires. The data obtained were analyzed using percentages which were interpreted according to their qualifications. Based on the results of the analysis carried out, it can be concluded that the development of teaching modules developed is valid, effective, and practical as well as the implementation of linkages with creative thinking skills in the complete category, and student responses meet positive criteria. It is recommended that further research be carried out on a large scale or using other mathematical abilities.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL KIMIA PADA MATERI REAKSI REDOKS BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN APLIKASI FLIP PDF PROFESSIONAL Munawaroh Munawaroh; Moh. Ismail Sholeh; Leni Marlina
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2022): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pada abad 21 menuntut inovasi bahan ajar yang dapat memanfaatkan teknologi. Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar e-modul kimia pada materi reaksi redoks berbasis problem based learning dengan menggunakan aplikasi flip PDF professional yang valid dan praktis. Metode yang digunakan penelitian yaitu menggunakan penelitian dan pengembangan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket validitas dan responden siswa. Penelitian ini dilakukan pada semester genap pada bulan Mei 2020. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI MIA MAN 2 Palembang. Sampel dalam penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas XI MIA IV dan XI MIA V. E-Modul divalidasi oleh ahli materi dan media dan dilakukan uji responden skala kecil terhadap 5 siswa dan skala besar terhadap 20 siswa. Hasil validasi ahli materi tahap 1 dan tahap 2 sebesar 74,85% masuk dalam kategori valid dan 80,51% masuk dalam kategori sangat valid, hasil nilai rata-rata validasi tahap 1 dan 2 sebesar 77,68% masuk dalam kategori sangat valid. Hasil validasi ahli media sebesar 90,045% masuk dalam kategori sangat valid. Hasil responden skala kecil dan skala besar sebesar 75,935% masuk dalam kategori sangat valid dan 76,99% masuk dalam kategori sangat valid. Melalui hasil validasi dan responden siswa dapat disimpulkan bahwa e-modul memiliki kategori sangat valid dan sangat praktis
Pengembangan Bahan Ajar Modul Interaktif Berbasis Multimedia (BAMI-BM) Materi Dinamika Interaksi Manusia Kelas VII Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 27 Pekanbaru Ummy Fauziah; Gimin Gimin; Suarman Suarman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul interaktif berbasis multimedia (BAMI-BM) materi dinamika interaksi manusia kelas VII SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model ADDIE. Data diperoleh berdasarkan angket validasi ahli bahan ajar dan ahli materi, serta angket kuesioner respon pengguna. Subjek penelitian ini adalah guru IPS dan siswa kelas VII SMP Negeri 27 Pekanbaru. Hasil validasi BAMI-BM oleh ahli bahan ajar memperoleh skor keseluruhan rata-rata sebesar 93% dengan kategori valid. Sedangkan hasil validasi BAMI-BM oleh ahli materi memperoleh skor keseluruhan rata-rata sebesar 93% dengan kategori valid. Hasil yang diperoleh dari respon pengguna terhadap BAMI-BM diperoleh persentase rata-rata skor 89% dengan kategori sangat baik, Sedangkan hasil uji coba satu-satu diperoleh persentase rata-rata skor 93% dengan kategori sangat baik. Hal ini di perkuat oleh respon guru yang juga menyatakan bahwa dari segi isi, penyajian dan tampilan diperoleh persentase rata-rata skor 92% dengan kategori sangat baik.
Pengembangan Bahan Ajar Berupa Modul Akidah Akhlak Berbantukan Teka Teki Silang Kelas X IPA di MAN 2 Agam Mardeti Mardeti; Supriadi Supriadi; Arifmiboy Arifmiboy; Salmi Wati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11615

Abstract

Hasil belajar siswa kelas X IPA MAN 2 Kabupaten Agam sangat rendah, siswa kesulitan dalam belajar untuk memahami materi pelajaran Akidah Akhlak, oleh sebab itu perlu pengembangan bahan ajar. Pengembangan bahan ajar in dengan berbantukan Teka Teki Silang (TTS)/ellipse Crossword. Tujuan Penelitian ini adalah: 1) merumuskan kebutuhan bahan ajar menurut guru dan siswa, 2) mengembangkan prototype menjadi bahan ajar Akidah Akhlak dengan Berbantuan Teka Teki Silang (TTS)/ellipse Crossword di MAN 2 Agam, 3) mengetahui keefektifan bahan ajar yang dikembangkan; dan (4) mengetahui kelayakan bahan ajar Akidah Akhlak dengan Berbantukan Teka Teki Silang (TTS)/ Crossword di kelas X MAN 2 Agam.Metode penelitian pengembangan ( Researh and Development/ R&D) digunakan dalam penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar.Tahap metode tersebut mencakup: (1) tahap studi pendahuluan, yakni studi literatur dan studi lapangan; (2) tahap studi pengembangan, meliputi: analisis bahan ajar, desain produk awal (prototype) pengembangan bahan ajar hingga menjadi bahan ajar tematis; dan (3) tahap evaluasi, untuk menguji keefektifan dan kelayakan bahan ajar Akidah Akhlak dengan Berbantuan Teka Teki Silang (TTS)/ellipse Crossword.Hasil yang diperoleh: 1) kebutuhan bahan ajar menurut guru dan siswa, memperhatikan: (a) konteks berbahasa untuk berbagai ragam tujuan berbahasa, (b) mengikuti perkembangan zaman, (c) sesuai KTSP dengan mengangkat materi yang ada diseputar siswa, (d) relevansi antara bahan ajar guru dan siswa; (f) tugas/latihan dapat mengaktifkan siswa, (g) materi menarik minat siswa, jelas, dan mudah dipahami, dan (h) relatif siap pakai pada kondisi fasilitas Madrasah yang minimal; 2) mengembangkan prototype menjadi bahan ajar Akidah Akhlak dengan Berbantuan Teka Teki Silang (TTS)/ellipse Crossword di kelas X MAN 2 Agam dilakukan dengan: (a) menyusun silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, bahan ajar guru dan bahan ajar siswa, (b) materi dan tugas/latihan bersifat otentik dikembangkan secara tematis dan situasional dan mengembangkan wawasan intelektual dan afektif, dan (c) proses penilaian dilakukan dengan Berbantuan Teka Teki Silang (TTS)/ellipse Crossword; 3) hasil uji keefektifan dengan uji-t nonindependen menunjukkan bahan ajar tematis efaktif; dan 4) hasil kelayakan pengembangan bahan ajar Akidah Akhlak dengan Berbantuan Teka Teki Silang (TTS)/ellipse Crossword dinyatakan baik dengan komponen penilaian kelayakan isi/materi 77,92%, kebahasaan 73,40%, penyajian materi 77,92%.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL SETTING PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Yuliana Ardianti Beka; Melkior Wewe; Natalia Rosalina Rawa
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.842 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul pada materi aritmatika sosial berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu analysis,design, development, implementation, dan evaluation.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi para ahli untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon guru dan angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan bahan ajar.Hasil penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah. (1) Berdasarkan hasil penilaian kevalidan bahan ajar, rata-rata skor keseluruhan 4,5 dengan ktiteria “Sangat Baik”. (2) Berdasarkan hasil penilaian kepraktisan rata-rata skor keseluruhan 4,7 dengan kriteria “Sangat Baik”, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING BERBASIS SETTING ETNOMATEMATIKA NGADA PADA MATERI POLA BILANGAN Angelia Wako; Maria Carmelita Tali Wangge; Melkior Wewe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.177 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.435

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan bahan ajar dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika ngada pada materi pola bilangan, dengan prosedur pengembangan ADDIE yaitu (Analize) Analisis, (Design) Desain, (Development) Pengembangan, (Implementation) Implementasi, (Evalution) Evaluasi. Penelitian ini juga, bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar modul pola bilangan dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika Ngada yang valid dan praktis. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Citra Bakti sebagai calon pengguna produk yang berskala kecil dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang. Jenis data yangg dipakai dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Dimana analisis kualitatif berupa komentar dan saran yang diperoleh dari para ahli, sedangkan analisis data kuantitatif yaitu mengukur kevalidan dan kepraktisan bahan ajar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah interview atau wawancara dan kuisioner atau angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kusioner ahli desain dan ahli materi untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon siswa dan angket respon guru untuk mengukur kepraktisan bahan ajar. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika Ngada pada materi pola bilangan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui instrumen dari validator serta kuisioner atau angket respon guru dan siswa. Hasil uji coba dari para ahli dengan rata-rata kevalidan bahan ajar modul adalah 4,1 atau berkriteria baik. Hasil uji kepraktisan terhadap guru dan siswa dengan menggunakan kuisioner atau angket diperoleh hasil 4,5 atau berkriteria sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul yang dikembangkan peneliti berkriteria valid dan praktis dan layak digunakan.

Page 19 of 90 | Total Record : 896