Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

Analisis Pengaruh Aktiva Pajak Tangguhan, Beban Pajak Tangguhan, Dan Perencanaan Pajak Terhadap Manajeme Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013) Amelia, Yessica; Chafid, Lukman
Studia Ekonomika Vol. 15 No. 2 (2017): Studia Ekonomika Volume 15 No 2 Juli Tahun 2017
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v15i2.106

Abstract

Manajemen laba adalah suatu usaha untuk mengubah pengelola laporan keuangan perusahaan dengan tujuan untuk memanipulasi besarnya laba kepada beberapa pihak yang ingin mengetahui kinerja dan kondisi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba dengan menggunakan 14 sampel dari 32 populasi manufaktur (sektor industri barang konsumsi) yang dipilih secara purposive sampling. Pendekatan distribusi laba digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya tindakan manajemen laba yang dilakukan oleh perusahaan sampel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah aset pajak tangguhan (CAPT it), beban pajak tangguhan (DTE it), dan perencanaan pajak (TRR it). Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik deskriptif, uji koefisien determinasi, uji t, uji F, dan menggunakan model regresi linier berganda. Analisis perhitungan distribusi pendapatan menunjukkan bahwa terdapat tindakan manajemen laba yang bertujuan untuk menghindari penurunan laba yang dilakukan oleh perusahaan sampel perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek. Analisis regresi linier berganda dari ketiga variabel bebas menunjukkan bahwa aset pajak tangguhan dan beban pajak tangguhan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikan berturut-turut 0,076 dan 0,709, variabel perencanaan pajak (terbukti) berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi 0,008. Sedangkan pengujian secara simultan menunjukkan bahwa aset pajak tangguhan, beban pajak tangguhan, dan perencanaan pajak secara simultan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi 0,016.
Analisis Pengaruh Beban Pajak Kini, Beban Pajak Tangguhan, dan Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Achsan, Muhammad Rauja; Nurhayati, Nurhayati
Journal of Citizen Research and Development Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3407

Abstract

This research aims to determine empirically the influence of current tax burden, deferred tax burden and tax planning on earnings management in automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI). during the 2018-2022 period. The research method used is a quantitative research method. The data used is secondary data, namely financial reports listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2018-2022. The sample was selected using the purposive sampling method. Based on predetermined criteria, there were 6 automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2018-2022. The analysis techniques used in this research are descriptive statistical analysis, panel data regression model testing, classical assumption testing, panel data linear regression testing, and hypothesis testing. The results of this research show that current tax burden and tax planning have an effect on earnings management, while deferred tax burden has no effect on earnings management. Then research simultaneously current tax burden, deferred tax burden, and tax planning influence on earnings management.
ANALISIS PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK PPH 21 YANG DITANGGUNG PERUSAHAAN SEBAGAI UPAYA PENGHEMATAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN BADAN SERTA MANAJEMEN LABA : (STUDI KASUS PADA PT AKSARA KARYA KONSULTAN) Nur Fitri Kusumaningrum; Joned Ceilendra Saksana; Sitti Aliyah Azzahra; Ayu Sri Rahayu; Intan Permana Lestari; Ekky Noviar
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2020): July 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/a9zpd253

Abstract

Analysis of the Application of Income Tax Planning 21 Paid by the Company as an Effort to Save Corporate Income Tax Expenses and Earnings Management (Case Study of PT Aksara Karya Konsultan). Income tax 21 for employees or experts of PT Aksara Karya Konsultan uses the gross up method. This study aims to be able to minimize the amount of costs in corporate tax. So, tax planning is needed in accordance with the laws and regulations in force in Indonesia. With this method, the company ends up bearing the tax burden of employees and experts so that the annual cost burden incurred by the company is quite high. Companies are included in corporate taxpayers who have an obligation to pay taxes. In this study, researchers chose Descriptive and Case Study research methods because this research problem is still unclear or there is no suitable data about the problem to be studied. Therefore, researchers go directly to the field to explore the object of research. The use of the Gross Up method will make the amount of income tax paid greater than the Nett method because the company must take into account the taxes that must be paid by employees. The amount of income tax paid will be smaller than the Gross Up method if the company uses the Nett method because the company does not need to take into account the taxes that must be paid by employees. The Gross Up method can be more profitable
Analisis Cost Volume Profit untuk Perencanaan Laba pada Restoran Praline & Oregano Leviandi Adhie; Vinny Stefanie Sukmajaya
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 3 No. 2 (2020): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v3i2.52

Abstract

This study aims to determine how the analysis of cost volume profit for profit planning Praline & Oregano Restaurants. The research methodology used in this study is a descriptive study by analyzing the financial statements of Praline & Oregano Restaurants with a time span of 2Q 2017 - 1Q 2019 using cost volume profit analysis. The results found that the highest contribution margin occurred in the category Other drinks which included Dilmah, ice tea, and mineral water and Fussion Bite food categories which included Acapulco Tori, Paneer Dori With Kuah Padeh, Crispy Yakitori, and Yummy Tandoori. This study also found that the Break Even Point of Praline & Oregano restaurants in each quarter from quarter 2 2017 to quarter 2 2019 was always achieved with a nominal range of Rp. 89,211,165 - Rp. 186,159,079 this happens because the sales generated are greater than the break-even sales. This study also found that the Margin Of Safety is known to experience a fluctuating increase in the ratio of 62-76% which indicates that the company always benefits. This study calculates Praline & Oregano's profit target will get a profit of Rp. 274,925,768 in the 3rd quarter of 2019.
Analisis Break Event Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada PT. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru Ihzaty Septiarni; Ruzikna Ruzikna
eCo-Buss Vol. 7 No. 2 (2024): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i2.1442

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perhitungan break even point dalam perencanaan laba serta bagaimana tingkat Margin of Safety. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang didapatkan dari PT. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa perusahaan (1) pada kondisi break event point di tahun 2018 yaitu Rp1.439.575.914.520. Break Event Point pada tahun 2019 yaitu Rp1.795.921.314.272. Break event point pada tahun 2020 Rp1.873.578.437.670. BEP pada tahun 2021 Rp2.135.254.142.662 dan break even point pada tahun 2022 Rp2.149.133.893.700 ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat mencukupi semua biaya-biaya dan perusahaan mengalami keuntungan dari tahun 2018-2022 (2) namun untuk komoditi karet tidak dapat di katakan BEP pada perusahaan karena dilihat dari BEP untuk komoditi karet sendiri biaya produksi yang dikeluarkan lebih besar dari pendapatan karet sehingga pendapatan tidak dapat menutupi biaya tersebut, hal ini di pengaruhi oleh biaya varibel, harga jual yang meningkat (3) pada tahun 2023 dengan pengestimasian laba sebesar 5% dari laba tahun 2023 agar perusahaan tidak mengalami kerugian maka penjualan yang harus dilakukan sebesar Rp.13.814.057.502.305
ANALISIS BREAK EVENT POINT PADA PERENCANAAN LABA TOKO LITTLE DINO PONTIANAK Febriyanti, Indah; Warneri, Warneri; Kuswanti, Heni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v13i7.72597

Abstract

This research was conducted on the road Teuku Umar, Pontianak Mall Block C36 Complex. The purpose of this research is to find out the break event point analysis at the Little Dino Pontianak Shop. This research method is qualitative research with a case study method, which is meant by providing an overview of break event points as sales profit planning at the Little Dino Pontianak Shop. The data source used in this research is the owner or leader of the Little Dino Pontianak Shop, and the data is from observations, interviews and documentation with the owner. From the results of the analysis carried out in this research, it can be concluded that the Little Dino Pontianak Shop in planning profits has not used BEP calculations, because it has not separated fixed costs and variable costs, making it difficult for management to carry out the desired profit planning and cost monitoring. And the sales value that the Little Dino Shop Pontianak must achieve in 2022 so that it does not suffer a loss is 1) Rp. 69,359,674 in August by selling 1,138 units of product, 2) amounting to Rp. 75,348,664 in September by selling 1,236 units of product, and 3) Rp. 69,356,738 in October selling 1,288 units of product.
Analisis Break Even Point (BEP) Sebagai Dasar Perencanaan Laba Bagi Manajemen Heru Maruta
JAS (Jurnal Akuntansi Syariah) Vol 2 No 1 (2018): JAS (Jurnal Akuntansi Syariah) - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengertian, kegunaan, tujuan, keterbatasan, dan metode penghitungan analisa Break Even Point (BEP).Manajemen memerlukan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar merencanakan laba peruasahaan. Dengan diketahuinya titik impas (Break Even Point, manajeman dapat menetukan jumlah produksi atau penjualan yang harus dilakukan, sesuai target laba yang ingin dicapai.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka (Library Research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan cara meninjau buku-buku referensi yang ada di perpustakaan. Jenis data yang digunakan merupakan data skunder yang berupa buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan. Analisa data menggunakan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan hasil penelitian dan kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian dalam tulisan ini adalah: Analisa Break Event Point (BEP) memberikan informasi yang dapat digunakan oleh manajemen sebagai dasar perencanaan laba. Untuk menghitungnya diperlukan data mengenai biaya tetap, biaya variable, harga jual, dan kapasitas maksimum.Penghitungan Break Even Point (BEP) dapat dilakukan dengan metode persamaan, metode kontribusi margin, dan metode grafis. Ketiga metode apabila digunakan menghasilkan angka yang sama. Analisa Break Even Point (BEP), dalam praktiknya disamping mengandung manfaat tetapi juga masih mengandung kelemahan-kelemahan.
Analisis Perencanaan Manajemen Strategi PT Japfa Comfeed Indonesia Menggunakan Matriks SWOT dan Matriks BCG (Studi Kasus Penurunan Laba Perusahaan Tahun 2022) Marsetyorini, Astrid Dwi; Solihati, Keisha Dinya
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 6, No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk (JPFA) menunjukkan bahwa penjualan pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 9,11% dibandingkan tahun 2021, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor peternakan komersial yang meningkat sebesar 7,73%. Manajemen strategi berasal dari kata "Strategi" yang memiliki akar dalam bahasa Yunani, "strategos," yang berarti komandan militer pada masa demokrasi Athena. Metode BCG, yang dikembangkan oleh Boston Consulting Group, adalah sebuah pendekatan yang digunakan untuk merancang strategi bisnis dengan mengelompokkan potensi keuntungan perusahaan. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis SWOT dan matriks BCG (Boston Consulting Group). Berdasarkan perhitungan BCG Matrix diketahui bahwa pangsa pasar relatif dari Japfa Comfeed Indonesia di tahun 2022 sebesar 0,861% atau lebih kecil dibanding 1 yang menunjukan Japfa Comefeed Indonesia memiliki pangsa pasar rendah atau lebih kecil dibanding kompetitornya Charoen Popkhand Indonesia. Kata Kunci: Manajemen Strategi, Matriks Swot, Boston Consulting Group (BCG)
ANALISIS BREAK EVENT POINT (BEP) MULTY PRODUCT UNTUK PERENCANAAN LABA DENGAN PENDEKATAN LINIER PROGRAMMING METODE SIMPLEK Titop Dwiwinarno; Ferri Kuswantoro
MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2024): OKTOBER : MANAJEMEN (Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan)
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/manajemen.v4i2.860

Abstract

The purpose of this study is to determine the level of break event point multi product and the amount of sales to achieve the planned profit level using linear programming simplex method. From secondary data provided by CV MD Company located in Bantul D.I Yogyakarta. The results of the study indicated that to achieve the break event point multi product the amount of demand was for product X5 (stool copis M product) with a contribution margin value of Rp. 168,500,000.00. The amount of demand if the company planed  a profit of Rp. 20,000,000.00 then the level of demand for product X5 was 1,448 units.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PERENCANAAN LABA PADA PT. MANDOM INDONESIA, Tbk. PERIODE 2017-2021 Logika Bago
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/jim.v5i1.2495

Abstract

The purpose of this study is to determine the sales value that must be achieved so that the company does not experience losses and the application of break even point analysis as a profit planning tool for PT Mandom Indonesia Tbk in 2023-2027. This research is a qualitative research with a descriptive approach by presenting a summary of the data and values ​​calculated based on data obtained from the Indonesian stock exchange. The results of this study show that the largest break even point value occurred in 2018 of Rp. 1,240,490,995,185, with a margin of safety of 53.16%, while the smallest even point of defecation occurred in 2021 of Rp. 683,404,190,643 with a margin of safety of 63 .56%. Based on PT Mandom Indonesia Tbk's profit planning calculations for 2023, a profit of IDR 517,533,753,576 can be obtained from planned sales of IDR 2,882,268,491,403. In 2024 it will earn a profit of IDR 409,280,347,919 from budgeted sales of IDR 3,158,294,641,514 In 2025 it will earn a profit of IDR 301,026,942,262 from budgeted sales of IDR 2,426,040,166,756. In 2026 the company will earn a profit of IDR 192,773,536,605 with budgeted sales of IDR 1,455,687,725,324. PT Mandom Indonesia Tbk is expected to be able to maintain the company's sales value so that it does not touch the margin of safety or safe limits and also the company's sales value is expected to be above the break even point value so that the company avoids losses

Page 28 of 40 | Total Record : 395