Filter By Year

1945 2024


Found 339 documents
Search PERSPEKTIF MAHASISWA ITB TERHADAP UU ITE

Perspektif Mahasiswa Fisika Kelas Kimia Umum terhadap Rehidrasi melalui Minuman Elektrolit Alami dalam Program MBG Dimas Ridho; Gilbert Situmorang; Khalishah Husna Simanjuntak; Soha Khairunnisa Siregar; Raja Khairani
Oxygenius: Journal Of Chemistry Education Vol 8 No 1 (2026): Oxygenius : Journal Of Chemistry Education
Publisher : Chemistry Department, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/ojce.v8i1.813

Abstract

While national nutritional programs are increasingly promoted, university students' awareness of science-based rehydration remains largely overlooked. This paper explores how General Chemistry students at the State University of Medan (UNIMED) perceive rehydration and bodily ion balance. Crucially, it examines these concepts through the lens of natural electrolyte beverages meant to supplement the national Free Nutritious Food Program (MBG). To achieve this, we gathered data from 41 active chemistry students using a quantitative descriptive design via voluntary convenience sampling. The research instrument consisted of a 5-point Likert questionnaire (20 items) covering knowledge, attitude, and behavior dimensions, demonstrating sound validity (r-calculated: 0.700–0.954) and exceptional reliability (α = 0.983). Our descriptive metrics highlight strong baselines across knowledge (mean: 4.57) and attitude (mean: 4.59), with behavior trailing slightly at 4.43—all settling comfortably within the good-to-excellent bracket. Even so, the data uncovers a clear knowledge-behavior gap: roughly 31.7% of surveyed students still bypass natural electrolyte drinks after working out. Ultimately, this proves that a solid conceptual grasp and positive outlook on ion balance do not automatically spark consistent, real-world healthy habits. This study recommends integrating contextual learning and practical sessions on making natural electrolyte drinks into General Chemistry courses as an effort to support health literacy and strengthen nutrition education in the MBG Program.
Pengaruh Pengaruh Self-control dan Intensitas Penggunaan E-wallet terhadap Perilaku Manajemen Keuangan Mahasiswa: Perspektif Frictionless Payment Melda Dea Safitri; Nurul Aini; Mega Zhafarina Purwono
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jemb.v5i1.4827

Abstract

With the introduction of e-wallets, student purchasing patterns are evolving in tandem with advancements in digital payment technology. The convenience of transactions provided by seamless payment systems may have an impact on students' money management habits, particularly if they lack sufficient self-control. . Therefore, more research is required to ascertain how students' financial management practices are influenced by their amount of e-wallet usage and self-control. This study aims to investigate the impact of self-control. , the level of digital wallet usage, and the combined effect of these two factors on students' financial management behavior from the standpoint of frictionless payments. This study uses a quantitative methodology with an explanatory research approach and a cross-sectional design. Students who actively utilize e-wallets for everyday transactions make up the research population. One hundred respondents were chosen as the sample using purposeful sampling. Primary data was gathered using a Likert-scale questionnaire, and multiple linear regression analysis was performed using IBM SPSS Statistics 25. Additionally, these two factors have a positive and significant influence when combined, with an F-value of 55.103 and a significance level of 0.000. The results of this study show that self-control.  has a favorable and significant impact on students' financial management behavior, with a t-value of 7.078 and a p-value of 0.000. The frequency of e-wallet use also has a positive and substantial impact, with a t-value of 3.996 and a significance level of 0.000.
Adaptasi Generasi Z terhadap Disrupsi Teknologi dalam Era Masyarakat Informasi: Perspektif Mahasiswa Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang Tatiana Kristianingsih; Izzatul Ulya; Muhammad Iqbal
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/d7ygsg25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Generasi Z sebagai masyarakat informasi dalam menghadapi disrupsi teknologi di Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap enam mahasiswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi dan aktif memanfaatkan platform digital seperti Learning Management System (LMS), Google Workspace, dan Zoom Meeting untuk kegiatan akademik dan pengembangan diri. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur dan kesenjangan kemampuan digital. Secara keseluruhan, Generasi Z berpotensi menjadi agen perubahan dalam masyarakat informasi apabila didukung oleh ekosistem pembelajaran digital yang memadai.
Analisis Pemahaman dan Persepsi Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Malikussaleh Terhadap Teknologi Touch Screen dan Pre-Touch Sensing Berdasarkan Perspektif Human-Computer Interaction Eva Darnila; Razif Razif
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi menjadikan touch screen sebagai media interaksi utama pada smartphone, tablet, ATM, dan layanan digital lainnya. Mahasiswa Sistem Informasi sangat dekat dengan layar sentuh, tetapi tingginya intensitas penggunaan belum tentu diimbangi pemahaman teknis cara kerjanya. Selain touch screen, terdapat pre-touch sensing, yakni teknologi yang mendeteksi jari atau stylus sebelum menyentuh permukaan layar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman dan persepsi mahasiswa Sistem Informasi Universitas Malikussaleh terhadap teknologi touch screen dan pre-touch sensing melalui perspektif Human Computer Interaction. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data via kuesioner Google Form dan wawancara terhadap 35 responden. Instrumen penelitian mencakup pengalaman, kendala, pemahaman jenis layar sentuh, pengetahuan awal, serta persepsi manfaat pre-touch sensing. Hasilnya, intensitas penggunaan perangkat layar sentuh responden adalah: selalu 60%, sangat sering 28,6%, dan sering 11,4%. Kendala terbanyak adalah layar sulit digunakan saat tangan basah 65,7%. Dari segi pemahaman, 48,6% responden pernah mendengar jenis touch screen, tetapi belum memahaminya secara mendalam, meskipun mayoritas mampu mengenali prinsip dasar capacitive touchscreen 91,4% dan resistive touchscreen 85,7%. Pada aspek pre-touch sensing, 54,3% responden belum pernah mendengar istilah ini. Namun pasca-penjelasan singkat, 97,1% responden mampu memahami konsep tersebut dengan benar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi layar sentuh yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman teknis mendalam. Walau demikian, pemberian edukasi sederhana terbukti sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman pengguna terhadap teknologi interaktif.
PENGARUH PERSONALISASI ALGORITMA TERHADAP ISLAMIC HUMAN CAPITAL MAHASISWA MUSLIM DI LAMONGAN DENGAN SELF-CONTROL SEBAGAI MEDIASI DALAM PERSPEKTIF UMER CHAPRA Miko Tri Afandi; Syuhada'; Intan Ayu
JSE: Jurnal Sharia Economica Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/qbmxc603

Abstract

The transformation of algorithmic personalization technology on e-commerce platforms has an impact on the behavior and quality of Islamic human resources. This study aims to examine the effect of algorithmic personalization on the Islamic human capital of Muslim students in Lamongan, with self-control as a mediator, from Umer Chapra's perspective. The method used was quantitative, causal research. The study sample consisted of 102 people, determined using proportionate stratified sampling techniques with data analysis using PLS-SEM. The results of the study consist of: 1) algorithmic personalization has no significant effect on Islamic human capital. 2) algorithmic personalization has a significant effect on self-control. 3) self-control has a significant effect on Islamic human capital. 3) self-control is proven to significantly mediate the effect of algorithmic personalization on the Islamic human capital of Muslim students in Lamongan. These findings indicate that algorithmic personalization does not directly influence Islamic human capital, but rather through the role of self-control as a mediating variable. From Umer Chapra's perspective, strengthening self-control is a crucial factor in shaping the quality of an individual's Islamic human capital, ensuring that the use of digital technology remains aligned with Islamic values ​​and the goals of public welfare.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kepercayaan Diri Mahasiswa Gap Year Dalam Perspektif Komunikasi Interpersonal di Kota Surabaya Fitria Yuliana; Tatak Setiadi
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81387

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh yang dimiliki oleh dukungan sosial terhadap kepercayaan diri mahasiswa gap year dengan perspektif komunikasi interpersonal di kota Surabaya. Penelitian ini berangkat dari permasalahan kepercayaan diri yang sering dialami oleh mahasiswa dengan Riwayat gap year dikarenakan adanya stigma terkait gap year di Indonesia sehingga dapat menghambat individu dalam meningkatkan kemampuan akademik dan non akademik mahasiswa gap year. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk dapat mengukur besar pengaruh yang dimiliki dukungan sosial terhadap kepercayaan diri mahasiswa gap year di Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh sebesar 69,9% yang dimiliki oleh dukungan sosial terhadap kepercayaan diri mahasiswa gap year di Kota Surabaya, sementara 30,1% sisanya dipengaruhi oleh factor lain diluar penelitian. Kesimpulan yang didapat dari penelitian Adalah bahwa dukungan sosial merupakan aspek yang berpengaruh dalam meningkatkan kepercayaan mahasiswa gap year khususnya di Kota Surabaya.
Perspektif Mahasiswa BIPA Tiongkok terhadap Budaya Indonesia Ari Kusmiatun
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v6i1.14770

Abstract

The existence of Indonesian as a foreign language, known as BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) is getting more prominence since it has just declared as one of official language at UNESCO on November 20, 2023. This study aims to describe the perspectives of BIPA students from China who participate in the credit transfer program at the Faculty of Languages, Arts, and Culture, Yogyakarta State University, towards Indonesian culture. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies of mini project papers. The subjects of this research are 12 foreign students from Yunnan Minzu University (YMU), Quijing Normal University (QJNU), and Beijing Language and Culture University (BLCU). The results show that almost all BIPA students from China have a positive perspective on Indonesian culture. These positive perspectives are seen in various aspects such as slang language, the BIPA learning process, education, marriage, tourism, and national holidays in Indonesia. This study provides a deeper understanding of foreign students' views on Indonesian culture and can enhance the effectiveness of cultural learning in the BIPA program.
Perspektif Mahasiswa PPG Prajabatan Terhadap Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Belajar Siswa Mawardi Mawardi
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2891

Abstract

Abstract: This study aims to explore the perspectives of Pre-service Teacher Professional Education Program (PPG) students on the implementation of differentiated instruction as a strategy to meet students’ learning needs. This research employed a descriptive qualitative method with data collected through in-depth interviews and documentation. The respondents consisted of four PPG pre-service students from the 2024 cohort, representing different subject areas, selected using purposive sampling. Data analysis was carried out using a qualitative thematic approach with Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction to extract essential information, data display in thematic categories, and conclusion drawing with iterative verification. The findings reveal that most students hold positive perceptions of the concept and urgency of differentiated instruction in creating an inclusive learning environment. However, the respondents also highlighted several challenges in its implementation, such as limited time, insufficient resources, and a lack of technical understanding of differentiation strategies. The study concludes that more intensive training and mentoring programs are needed for pre-service teachers to effectively implement differentiated instruction in Indonesian schools.Keywords:  differentiated learning; Pre-service Teacher Professional Education Program; student learning needs Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggali perspektif mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan terhadap implementasi pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi pemenuhan kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Responden penelitian terdiri dari empat orang mahasiswa PPG Prajabatan angkatan 2024 dari bidang studi berbeda, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis tematik kualitatif model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang positif terhadap konsep dan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Namun para responden juga mengungkapkan berbagai tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu, sumber daya, serta kurangnya pemahaman mendalam terkait teknik-teknik diferensiasi. Simpulan dari penelitian ini menekankan perlunya pelatihan dan pendampingan yang lebih intensif bagi calon guru agar mereka mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif di lingkungan pendidikan Indonesia.Kata kunci: kebutuhan belajar siswa; pembelajaran berdiferensiasi; PPG Prajabatan
Paradoks Pajak Digital: Dampaknya Terhadap Daya Beli Generasi Z Mahasiswa Akuntansi di Era Ekonomi Digital dalam Perspektif SDGs 9 dan 17 A A Ngr Gde Punia Artawan Putra; Ida Ayu Rosa Dewinta
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i7.2870

Abstract

Penerapan pajak digital melalui pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) merupakan kebijakan pemerintah untuk memperluas basis pajak dan mendukung pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan. Namun, kebijakan ini menimbulkan paradoks karena berpotensi meningkatkan biaya konsumsi layanan digital yang menjadi kebutuhan utama Generasi Z sebagai digital natives. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kebijakan pajak digital terhadap daya beli Generasi Z, khususnya mahasiswa Program Studi Akuntansi, dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs) 9 dan 17. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 130 mahasiswa Generasi Z dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki koefisien determinasi sebesar 11,3%, yang mengindikasikan bahwa daya beli mahasiswa dipengaruhi oleh pajak digital sebesar 11,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, dimensi pajak digital yang berkaitan dengan pengembangan inovasi, infrastruktur digital, dan industrialisasi berkelanjutan (SDG 9) tidak berpengaruh signifikan terhadap daya beli. Sebaliknya, dimensi kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (SDG 17) berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya beli mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z tetap memanfaatkan layanan digital meskipun terdapat tambahan beban pajak, selama layanan tersebut memberikan manfaat dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian perpajakan digital serta menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan fiskal yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap layanan digital.
Analisis Terhadap Jasa Pembuatan Skripsi Perspektif Fatwa DSN Nomor 62 DSN-MUI/XII/2007/ Tentang Ju’alah (Studi Kasus Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) M.Syafrie Ramadhan; Ihda Shofiyatun Nisa'
The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jaksya.v4i2.398

Abstract

Praktik jasa pembuatan skripsi atau karya ilmiah lainnya bukanlah hal yang baru dalam dunia akademisi. Yogyakarta yang disebut kota Pendidikan yang ada di Indonesia, pelayanan seperti ini umumnya terjadi secara sembunyi-sembunyi dan bersifat tertutup. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta atau bisa dikenal UIN SUKA, adalah salah satu perguruan tinggi negeri berbasis Islam terbaik yang ada di Indonesia. penelitian ini mengenai profesi jasa pembuatan skripsi melalui akad Ju’alah khususnya dalam jasa pembuatan skripsi dengan memfokuskan pada perpektif fatwa DSN Nomor 62 DSN-MUI/XII/2007/Tentang Ju’alah juga untuk memudahkan kita dalam menganalisa dan memahami bagaimana praktik jasa pembuatan skripsi dan penerapan akad Ju’alah dalam transaksi tersebut apakah sudah sesuai dengan penetapan fatwa MUI tentang Ju’alah karena di dalam Fatwa MUI tentang Ju’alah. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, yaitu mengacu pada data yang bersifat yuridis empiris dengan menggambarkan kondisi dari lapangan secara apa adanya juga memadukan bahan bahan hukum yang ada terutama dalam Fatwa DSN MUI No.62/DSN-MUI/XII/2007 Tentang Ju’alah. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis, teori yang digunakan dalam menemukan penelitian ini, penulis menggunakan teori Sadd Adz-Dzari’ah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ada dua hal yang menjadi perhatian penulis dalam praktik jasa skripsi ini, yaitu mengenai pemberian upah di awal oleh pengguna jasa skripsi, dimana berdasarkan konsep Fatwa MUI tentang Ju’alah pemberian upah diawal tidak di benarkan karena hal ini mengandung ketidakjelasan, sebagaimana diketahui dalam pengerjaan skripsi oleh penyedia jasa merupakan pekerjaan yang tidak pasti dan amat kurang baik, sekalipun penyedia jasa tersebut adalah orang yang ahli di bidang tersebut.

Page 33 of 34 | Total Record : 339