Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Desain Interior Digital : Pengembangan E-Modul Aplikasi Sketchup sebagai Bahan Ajar pada SMK Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Putri, Annisa Handini; Maulana, Arris; Murtinugraha, Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sumber pembelajaran digital untuk materi desain interior pada kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 58 Jakarta dengan program keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan. Menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development), dan model pengembangan 4D yang terdiri dari tiga tahapan, yakni Design, Define, Development, dan Disseminate. Produk E-Modul juga diujikan kepada siswa kelas 11 SMK Negeri 58 Jakarta sebagai pengguna produk. Berdasarkan hasil validasi ahli, E-Modul dinilai layak untuk digunakan berdasarkan kategori kelayakan dengan presentase validasi materi sebesar 95% dan validasi media sebesar 97%. Hasil menunjukan bahwa produk E-Modul layak digunakan dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Aplikasi Perangkat Lunak dan Perancangan Interior Gedung di SMK Negeri 58 Jakarta.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Elektronik pada Mata Kuliah Hidrolika Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta Fergiawan, Feri; Maulana, Arris; Saleh, Rosmawita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan bahan ajar berbasis modul elektronik (e-modul) pada mata kuliah Hidrolika di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta. Modul elektronik ini dirancang untuk meningkatkan minat baca dan pemahaman materi mahasiswa. Pengembangan modul elektronik dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi dalam pendidikan, kebutuhan bahan ajar yang sistematis dan menarik, serta kurangnya sumber belajar dan rendahnya motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Four-D (Design, Define, Develop, Disseminate). Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data uji kelayakan produk melalui validasi ahli dan uji coba produk kepada mahasiswa PTB UNJ yang telah mengambil mata kuliah Hidrolika. Analisis data validasi ahli dan uji coba produk menggunakan nilai rumus rata-rata. Hasil penelitian berupa modul elektronik yang memuat media pembelajaran menarik seperti video pembelajaran dan tes formatif. Modul elektronik ini telah divalidasi oleh ahli materi dan media, dan mendapatkan hasil yang sangat baik dengan persentase 92% untuk materi dan 82% untuk media. Uji coba terbatas kepada mahasiswa juga menunjukkan respon positif dengan persentase 89%. Pengembangan modul elektronik ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami mata kuliah Hidrolika dengan lebih baik dan meningkatkan minat belajar mereka. Modul elektronik ini dapat digunakan oleh seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta dan dapat dimasukkan ke dalam Learning Management System (LMS) milik Universitas.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL BERBASIS CANVA MATERI MANUSIA PURBA INDONESIA UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X IPS 5 DI SMAN 1 SUMBERPUCUNG MALANG Swastika, Aprilia Iva; Jati, Slamet Sujud Purnawan
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i2p300-321

Abstract

Abstract: This research aimed to develop and test the effectiveness of using an e-module developed using Canva as an instructional aid for teaching about early humans in the Indonesian archipelago. This research used Sugiyono’s 10 stages of research and development (R&D). In this study, we developed an instructional aid using Canva and shared it as links that can be easily accessed using smartphones and laptops. This e-module comprises several main sections: instructions, learning outcomes and objectives, conceptual maps, textual contents, pictures, photos, videos, and assessments. Based on reviews by content and media experts, this e-module is valid at school. The results from the small-group and large-group trials confirmed the effectiveness of the e-module developed in this study. The data obtained from this research demonstrate that the e-module developed using Canva about the early humans in the Indonesian archipelago is valid and very effective as an instructional medium in history learning. Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengembangkan dan menguji keefektifan penggunaan e-modul yang dikembangkan dengan menggunakan Canva sebagai alat bantu pengajaran tentang manusia purba di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 10 tahap penelitian dan pengembangan (R&D). Pada penelitian ini, peneliti mengembangkan alat bantu pembelajaran dengan menggunakan Canva dan membagikannya dalam bentuk tautan yang dapat diakses dengan mudah menggunakan smartphone dan laptop. E-modul ini terdiri dari beberapa bagian utama yaitu petunjuk, hasil dan tujuan pembelajaran, peta konsep, isi teks, gambar, foto, video, dan penilaian. Berdasarkan ulasan ahli isi dan ahli media, e-modul ini valid untuk digunakan di sekolah. Hasil uji coba kelompok kecil dan kelompok besar menegaskan efektivitas e-modul yang dikembangkan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan menggunakan Canva tentang manusia purba di Indonesia sangat valid dan sangat efektif sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran sejarah.
Pelatihan Integrasi Hots Dalam Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Pada Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus I Sekolah Dasar di Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang Evi Purnama Bayu Ningsih
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v1i2.1545

Abstract

This Community Service Activity aims to provide training for the development of independent curriculum teaching modules to improve HOTS thingking skills teachers because there still many challenges for teachers, especially for elementary school teachers related to the independent curriculum. The method applied: (1) counseling, the techniques used in this counseling are lectures, questions and answers, and discussing training materials for the preparation the module, (2) training, the techniques used in the training are observing the model, guiding, and accompanying the teacher when practicing compiling the module according to the assigned task, (3) demonstration, the techniques used in the demonstration are presentation, simulation, and reflecting on training activities. The result of the activity are the increased professionalism of teachers in preparing learning tools and understanding of the independent curriculum learning system reflected through the achievement of counseling activities and assistance in the preparation of teaching modules.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PERMAINAN ALAT MUSIK TRADISIONAL GA’A LI DENGAN METODE DRILL PADA SISWA-SISWI KELAS VIII SMPS YOS SOEDARSO JEREBUU KABUPATEN NGADA Lado, Wilfridus; Bate Dopo, Ferdianandus; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah produk modul ajar musik tradisional Ga’a Li yang merupakan alat musik tradisional Ngada. Penelitian pengembangan (R & D) ini mengikuti prosedur penelitian dan pengembangan ADDIE yang terdiri 5 tahap pengembangan bahan ajar yakni 1) analyze, 2) design, 3) development, 4) implementation, dan 5) evaluation. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) uji coba ahli materi memperoleh skor pada kategori baik (80%) , 2) ahli desain pembelajaran berada pada kategori baik (75%), dan 3) siswa berada pada kategori sangat baik (94%). Berdasarkan hasil uji coba tersebut, maka modul ajar yang dikembangkan ini layak untuk digunakan oleh siswa kelas VIII SMPS Yos Sudarso Jerebuu.
Pengembangan Modul Ajar IPAS berbasis Kearifan Lokal dengan menggunakan Flipbook di kelas IV SDN 34 Mampang Pohan, Rizkah Mahyuni
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 4 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i4.46943

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya hasi belajar IPAS, Ketersediaan buku IPAS sebagai salah satunya sumber belajar, serta minimnya ketersedian modul ajar IPAS sehingga pembelajaran jauh dari kata kongkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan modul ajar IPAS berbasis kearifan lokal dengan menggunakan flipbook di kelas IV SDN 34 Mampang. Bentuk studi ini dikenal sebagai penelitian dan pengembangan (R&D), yang menganut proses pengembangan model Define, Design, Develop, dan Disseminate (atau 4D). Siswa di kelas 40 dijadikan sebagai subjek penelitian. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil validasi ahli desain 99,00%, ahli materi 92,85%, dan ahli bahasa 87,50%. Hasil ini menunjukkan hasil dengan kriteria yang sangat realistis untuk digunakan dalam penelitian. Kuesioner respon guru juga membuahkan hasil. Nilai pretes menunjukkan hasil rata-rata 53,3%, dan nilai postes menunjukkan hasil rata-rata 75,55%. Penyebaran hasil angket respon siswa diketahui bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 22,25%, hal ini dapat dimaknai bahwa modul ajar IPAS berbasis Kearifan lokal dengan menggunakan Flipbook efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dan telah mencapai taraf keefektifan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS MASALAH PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR IPS Haris Firmansah, Muhammad Lukman
JUSEDA Vol 7 No 2 (2023): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v7i2.7090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari pengembangan modul ajar melalui model dengan pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) berbasis masalah pada mata kuliah Konsep Dasar IPS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang terdapat beberapa tahapan yaitu, (Analysis, Design, dan Development). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes, validasi dari dosen yang ahli di bidangnya yaitu, 1 ahli materi konsep dasar IPS dan 1 ahli media pembelajaran, selain itu ada ujicoba kelompok kecil. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan statistik deskriptif. Dari hasil uji validasi kelayakan materi isi modul dari ahli materi dengan kategori baik sekali, hasil validasi kelayakan grafis modul ajar dari ahli media pembelajaran dengan kategori baik sekali dan hasil responden ujicoba kelompok kecil dengan penilaian rata-rata kategori baik sekali. Dari hasil penilaian modul ajar dengan model problem based learning berbasis masalah pada mata kuliah konsep dasar IPS valid dan layak digunakan ketika pembelajaran mahasiswa prodi PGSD Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Berbasis Pendekatan Kontekstual Berbantuan Aplikasi Canva Materi Pecahan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar Rukman, Vinka Riantini; Samsudin, Asep
Jurnal Profesi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : PPG IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpp.v1i2.11757

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Permasalahan yang dialami oleh guru yaitu kurangnya kemampuan dalam teknologi dan adanya keterbatasan kemampuan dalam penggunaan teknologi. Di sisi lain, terdapat permasalahan pada siswa yaitu kurangnya hasil belajar sehingga kualitas pendidikan individu menurun. Dengan begitu, memerlukan penggunaan bahan ajar tambahan yang menggunakan teknologi serta bisa dikembangkan atau di ciptakan oleh guru sebagai pilihan fasilitas dalam membimbing siswa di kelas terhadap materi pecahan. Pada penelitian memakai metode Research and Development (R&D) serta mengumpulkan berbagai data meliputi lembar validasi ahli, respon penggunaan dari siswa. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan memperlihatkan hasil jika  pengembangan Modul menggunakan model Borg and Gall. Penilaian dilaksanakan oleh validator yakni ahli media dan ahli materi menyatakan pengembangan bahan ajar termasuk kedalam kategori “Sangat Layak” agar bisa diimplementasikan kepada siswa. Respon dari para pengguna menyatakan pengembangan bahan ajar yang sudah dilakukan termasuk kedalam kategori “Sangat Baik” jika dipergunakan pada kegiatan belajar Matematika.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Sesuai Kurikulum Merdeka Materi Pecahan Berbasis Pendekatan Matematika Realistik untuk Kelas V Sekolah Dasar Barumbun, Mardyanto; Kusnadi, Dedi; Dwiyanti, Anik; Liani, Ahyani Mirah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.3804

Abstract

This study aimed to develop a teaching module on fractions for 5th-grade elementary school students, designed using a realistic approach and tailored for implementation within the framework of the Merdeka Curriculum. The development research employed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), which was evaluated through expert validation of media and content, as well as student interest response and teacher practicality response regarding the module. The validation results from both media and content experts indicated that the developed module was highly suitable, with percentage scores of 94% and 95%, respectively. Additionally, student responses to the learning experiences facilitated by teachers using the developed module were highly positive, ranging from interested to highly interested. Moreover, teacher responses regarding the practicality, effectiveness, efficiency, and creativity of the developed module obtained a percentage score of 98%, signifying excellent quality. These research findings demonstrate that the developed teaching module is both suitable and practical for use by teachers in teaching fractions to 5th-grade elementary school students, with the learning experiences facilitated by this module receiving positive responses from students.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS HYPERCONTENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA KELAS XI Bariyyah, Khairul; Pakpahan, Sahat Hasiholan; Sinaga, Ester Sari Febrina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF39

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) validitas modul ajar berbasis hypercontent yang dikembangkan, 2) kepraktisan modul ajar berbasis hypercontent yang dikembangkan, dan 3) keefektifan terhadap penerapan setiap indikator kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Research and Development menggunakan desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas XI di sekolah SMA Negeri 1 Sei Suka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah angket validasi ahli media, angket validasi ahli eksperimen, angket respon siswa, lembar observasi kemampuan berpikir kreatif dan instrumen hasil belajar siswa. Hasil penelitian oleh ahli media diperoleh skor rata-rata 88,6% dengan kategori sangat valid dan untuk penilaian ahli eksperimen skor rata-rata 94% dengan kategori sangat valid. Hasil kepraktisan modul yang ditinjau dari angket respon siswa diperoleh skor kepraktisan sebesar 85,5%, dengan kategori sangat praktis. Adapun aspek keefektifan diperoleh adanya peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 83% dengan kategori sangat efektif dan peningkatan hasil belajar siswa diperoleh n-gain sebesar 0,70 dengan kriteria cukup efektif. Kata-kata kunci: modul Hypercontent, berpikir kreatif. Abstract This study aims to determine: 1) the validity of the developed hypercontent-based teaching modules, 2) the practicality of the developed hypercontent-based teaching modules, and 3) the effectiveness of implementing each indicator of creative thinking skills and student learning outcomes. This type of research is Research and Development using the ADDIE design (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The population in the study were all students of class XI at SMA Negeri 1 Sei Suka. The instruments used in the study were media expert validation questionnaires, experimental expert validation questionnaires, student response questionnaires, observation sheets for creative thinking skills and student learning outcomes instruments. The results of research by media experts obtained an average score of 88.6% with a very valid category and for the assessment of experimental experts an average score of 94% with a very valid category. The results of the practicality of the module in terms of the student response questionnaire obtained a practicality score of 85.5%, with a very practical category. As for the aspect of effectiveness, it was obtained that there was an increase in students' creative thinking abilities of 83% with very effective categories and an increase in student learning outcomes obtained an n-gain of 0.70 with criteria quite effective. Keywords: Hypercontent module, think creatively.

Page 40 of 90 | Total Record : 896