Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madarasah Aliyah dalam Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka: Improving the Competence of Madrasah Aliyah English Teachers in Preparing Learning Modules of Kurikulum Merdeka Hartono, Hartono; Anwar, Choiril; Nugroho, Kurniawan Yudhi; Abidin, Zaenal
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i5.6683

Abstract

Despite being introduced in February 2022, many teachers still need help applying the Independence curriculum at their schools. Many teachers must be more experienced in implementing the curriculum and require additional time to comprehend its ideals and essence fully. The community service program aimed to enhance teachers' proficiency in creating and composing instructional modules for the Independence Curriculum. The program participants were English instructors from Madrasah Aliyah in the Demak Regency, who were members of the Demak English Teacher Association of Madrasah Aliyah. The program was divided into three phases: pre-face-to-face training, face-to-face training, and post-face-to-face training consultation and help. A questionnaire gathered data on the subjects and interviews with select association members before in-person training. During the in-person training, the Community Service team engaged with the teachers by presenting educational materials, facilitating discussions, and giving participants exercises. The instruction was placed at Madrasah Aliyah Demak for a single day. Observations throughout the training revealed that numerous English teachers needed a complete understanding of teaching modules, resulting in their inability to develop and write them effectively. Following the training, the Community Service Teams offered consultations and assistance to the teachers to support them in finishing the modules. Teachers encountered persistent challenges, indicating the need for additional training.
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Berbasis Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang: Training on the Development of Teaching Modules Based on the Implementation of the "Merdeka" Curriculum for Elementary School Teachers in Bantur District, Malang Regency Sumarsono, Raden Bambang; Rochmawati, Rochmawati; Zulkarnain, Wildan; Prestiadi, Dedi; Ubaidilah, Endra; Bhayangkara, Athalla Nauval; Indrawanto, Dwi Wahyu
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 10 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i10.7507

Abstract

Community service activities with the theme of training in developing teaching modules based on the implementation of the "Merdeka" curriculum for elementary school teachers in the Bantur District, Malang Regency. The objectives of this activity are to assist teachers in developing teaching modules based on the implementation of the "Merdeka" curriculum, to assess the performance level of the resource persons, and to assess the performance level of the organizing committee. The community service activities were conducted through several methods including lectures, discussions, Q&A sessions, modeling, demonstrations, Problem-Based Learning (PBL), and assignments. Participants consisted of 103 teachers from grades 2 and 5. Supporting instruments for this community service include pre-test and post-test sheets, and program evaluation questionnaires. The training material covers the implementation of the "Merdeka" curriculum, characteristics of learning in the "Merdeka" curriculum, and the development of assessment instruments for student learning outcomes. The results of this training indicate a 35.7% improvement in teachers' ability to develop teaching modules, 56.31% performance level of the resource persons in assisting participants categorized as good, and 74.76% performance level of the organizing committee categorized as very good.
Pengembangan Modul Ajar Dasar Literasi dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching Sulistyaningrum, Caecilia Fani; Kastuhandani, Fidelis Chosa
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dasar-dasar literasi dengan mengintegrasikan budaya Jawa dan teknologi bagi anak usia dini dengan pendekatan pembelajaran culturally responsive teaching di TK PKK Grogolan, Sleman. Modul ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan literasi dasar sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada anak-anak. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) yang terdiri dari tiga tahap: (1) analisis kebutuhan, (2) desain dan pengembangan produk, dan (3) uji validasi. Analisis kebutuhan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada lima responden yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pengawas pendidikan, dan komite sekolah untuk memahami kebutuhan pembelajaran literasi berbasis budaya. Modul ajar kemudian diuji validasinya oleh tiga ahli yang fokus pada bidang kurikulum, inovasi pembelajaran, dan bahasa. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa mayoritas responden (78%) setuju atau sangat setuju bahwa modul ajar berbasis budaya diperlukan untuk meningkatkan pembelajaran literasi dasar anak usia dini. Uji validasi menghasilkan skor rata-rata 4,23, yang mengindikasikan modul tersebut layak digunakan dengan revisi minor, seperti penyederhanaan materi dan penambahan proyek sederhana. Modul ajar ini memadukan pendekatan culturally responsive teaching dengan teknologi, seperti Canva, YouTube, dan Kinemaster, untuk membuat materi ajar yang menarik dan relevan. Kontribusi dari penelitian ini adalah pengembangan modul ajar inovatif yang mengintegrasikan literasi, budaya lokal, dan teknologi, yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan literasi dasar anak usia dini dan membantu mereka lebih mengenal serta menghargai budaya Jawa.
Pengembangan Modul Ajar Pencemaran Lingkungan dengan Materi Realitas Lokal Indralaya pada Jenjang SMA Kelas X Nike Anggraini; Shofi Rohmawati; Meilinda Meilinda; Masagus Muhammad Tibrani
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.10580

Abstract

This research is a type of development research which aims to develop the Merdeka Curriculum teaching module with material on environmental pollution accompanied by material on the local reality context of Indralaya which is suitable to be donated or used at the class X high school level. This research includes development research (development research) which uses a model ADDIE development consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation, where the evaluation carried out is a formative evaluation. The assessment results from the validators obtained a feasibility score of 85.16% with several suggestions given as well as the conclusion from the two validators that the product being developed could be tested with improvements according to the suggestions. After the development stage, an evaluation stage is carried out, namely by improving it according to suggestions from the validator. The results of trials with students showed that all students who were respondents could understand and read the contents of the teaching module being developed. According to the results obtained, the Merdeka Curriculum teaching module product on environmental pollution along with material on the local reality context of Indralaya has been successfully developed and received a feasibility validation score in the very valid category.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Digital Pada Mata Kuliah Komunikasi Pendidikan Sarah, Sarah
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 4, No 2 (2024): Edisi April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v4i2.65217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat kebutuhan, 2) menilai tingkat kevalidan modul digital, dan 3) mengevaluasi tingkat kepraktisan modul tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan. Subjek penelitian meliputi dua validator, yaitu ahli materi dan ahli desain/media, 30 mahasiswa dari program studi Teknologi Pendidikan, serta satu dosen pengampu mata kuliah Komunikasi Pendidikan. Data dikumpulkan menggunakan berbagai angket, yaitu angket validasi ahli materi, angket ahli desain, angket uji coba kelompok, angket uji coba perorangan, angket tanggapan dosen, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kevalidan modul digital, berdasarkan penilaian dari validator ahli materi dan ahli desain, berada pada kualifikasi baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa analisis data kebutuhan produk modul digital pada mata kuliah Komunikasi Pendidikan menunjukkan bahwa produk tersebut dibutuhkan dan telah terbukti valid serta praktis untuk digunakan
Pengembangan Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulum Merdeka Rahmadianti, Rizka Wulan; Wulandari, Kartika
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4769

Abstract

ABSTRAC This research is motivated by the fact that the implementation of the Independent Curriculum in the field still faces various challenges, especially in terms of developing teaching modules that are in accordance with the principles of the Independent Curriculum. This is because the government is currently changing the education paradigm from focusing on the role of teachers to emphasizing students through the implementation of the Independent Curriculum. This research aims to develop a PAI Teaching Module for Aqidah Elements Phase E of the Independent Curriculum as a solution to overcome this problem. The method used in this research is R&D by applying the Borg & Gall model. The subjects in this research are phase E students. The instruments used are questionnaires and questionnaires. The type of data analyzed produces qualitative data in the form of determining problems, input from material experts and media experts and quantitative in the form of questionnaires including the development of teaching materials in the form of PAI Teaching Modules. Elements of Aqidah Phase E of the Independent Curriculum. Based on a validity test using a questionnaire for material experts and media experts, the teaching module developed achieved a very valid feasibility level with an average of 78.75% from material experts and 99.17% from media experts. KEYWORDS: Development of Teaching Modules, Aqidah Elements, Independent Curriculum.  ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi Kurikulum Merdeka di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengembangan modul ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hal ini dikarenakan pemerintah saat ini mengubah paradigma pendidikan dari fokus pada peran guru menjadi penekanan pada peserta didik melalui penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitia ini memiliki tujuan untuk Mengembangkan Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulum Merdeka sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D dengan menerapkan model Borg & Gall. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik fase E. Instrument yang digunakan berupa angket dan kuesioner, adapun jenis data yang dianalisis menghasilkan data kualitatif yang berupa menentukan permasalahan, masukan dari ahli materi dan ahli media dan data kuantitatif berupa angket diantaranya pengembangan bahan ajar berupa Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulim Merdeka. Berdasarkan uji validitas menggunakan angket kepada ahli materi dan ahli media, modul ajar yang dikembangkan mencapai tingkat kelayakan sangat valid dengan rata-rata 78,75% dari ahli materi dan 99,17% dari ahli media. KATA KUNCI: Pengembangan Modul Ajar, Elemen Aqidah, Kurikulum Merdeka
Pengembangan Modul Ajar PAI Elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka Ardiyan, Riris; Wulandari, Kartika
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 No. 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v9i2.4786

Abstract

ABSTRACT This research aims to develop learning media in the form of PAI Teaching Modules for Moral Elements of Phase E of the Independent Curriculum, as well as to determine the feasibility of PAI Teaching Modules for Moral Elements of Phase E of the Independent Curriculum. This research is a type of development research or also called Research and Development (R & D). This development model includes 5 stages, namely: Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary testing, Main product revision. At this development stage the feasibility of the PAI Teaching Module for the Moral Elements of Phase E of the Independent Curriculum is assessed by 1 media expert and 2 material experts. Data collection uses qualitative analysis, namely determining problems and quantitative in the form of a questionnaire in the PAI Teaching Module Moral Elements of the Independent Curriculum. The results of the validity test by media experts obtained a score of 97.89 which is included in the very feasible category. The results from 2 media experts obtained scores of 76.66 and 80 which were included in the feasible category. KEYWORDS: Development of Teaching Modules, Elemen Akhlak,  Independent Curriculum.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka, serta mengetahui kelayakan Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau disebut juga dengan Research and Development (R & D). Model pengembangan ini meliputi 5 tahap yaitu: Research and information collecting, Planning (perencanaan),Develop preliminary form of product, Preliminary testing, Main product revision. Tahap Pengembangan kelayakan Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka dinilai oleh 1 ahli media dan 2 ahli materi. Pengumpulan data menggunakan analisis  kualitatif yaitu menentukan permasalahan dan kuantitatif yang berupa angket pada Modul Ajar PAI Elemen Akhlak Kurikulum Merdeka. Hasil uji validitas oleh ahli media memperoleh hasil skor 97,89 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil dari 2 Ahli media memperoleh hasil skor 76,66 dan 80 yang termasuk dalam kategori layak. KATA KUNCI: Pengembangan Modul Ajar, Elemen Akhlak, Kurikulum Merdeka
Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berorientasi Pendekatan Realistics Mathematics Education Konteks Budaya Luwu dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Taufiq, Taufiq; Sukmawati, Sukmawati; Baharuddin, Muhammad Rusli; Patmaniar, Patmaniar
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2132

Abstract

Urgensi penelitian ini terkait dengan pentingnya merancang modul ajar secara maksimal, namun pada kenyataannya masih banyak guru yang masih belum memahami bagaimana mengembangkan suatu modul ajar khususnya yang berbasis kurikulum merdeka. Selain itu, materi pembelajaran tidak selalu disampaikan sesuai dengan kurikulum yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berorientasi Pendekatan Realistics Mathematics Education Budaya Luwu Terintegritas dengan Profil Pelajar Pancasila. Kami menggunakan penelitian Pengembangan (R&D) model 4D untuk menjawab permasalahan. Tahap Define mencakup kegiatan studi pustaka dan survey lapangan untuk keperluan identifikasi masalah dan need analysis, tahap Design mencakup kegiatan perancangan produk awal, tahap Develop mencakup kegiatan validasi pakar, revisi produk, uji coba satu-satu dan kelompok kecil, dan tahap Disseminate mencakup kegiatan sosialisasi lapangan dan revisi produk akhir. Hasil penilaian menunjukkan bahwa modul ajar ini efektif dalam meningkatkan keterampilan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa. Nilai validitas menunjukkan bahwa modul mencerminkan kualitas modul dalam hal keterkaitan materi, kelengkapan informasi, dan kejelasan penyajian. Sedangkan Penilaian kepraktisan modul ajar menunjukkan bahwa modul ini sangat praktis dan mudah diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari. Aspek kepraktisan mencakup kemudahan penggunaan, efektivitas pembelajaran, dan efisiensi waktu pelaksanaan. Pada evaluasi kemampuan HOTS siswa, kategori PIK mengindikasikan bahwa 6% siswa masih membutuhkan intervensi khusus, sementara kategori Mahir menunjukkan bahwa sekitar 5% siswa sudah memiliki kemampuan HOTS yang sangat baik. Sebagian besar siswa berada pada kategori Dasar dan Cakap, yang mengindikasikan bahwa modul ini efektif dalam mengembangkan kemampuan dasar dan menengah siswa
Pengembangan Modul Ajar Statistika Berbasis Problem Based Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Hayati, Rohimatul; Pratiwi, Ulpha Mega; Hasan, Hadi; Pujiastuti, Heni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3344

Abstract

Terlibat dengan konten statistika mengharuskan siswa untuk terlibat dalam pemikiran abstrak. Namun demikian bukti empiris menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih kesulitan memahami konsep statistika. Hal ini disebabkan oleh metode pedagogi yang tidak memadai yang digunakan dalam pengajaran statistika dan pemanfaatan konten modul yang tersedia kurang optimal. Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat modul pengajaran statistika yang menggabungkan soal-soal literasi numerasi dan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang praktis dan efesien. Studi ini melibatkan Research and Development (R&D) dengan memanfaatkan paradigma pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahapan berbeda: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Partisipan penelitian adalah siswa kelas X APL di SMK Negeri 2 Pandeglang. Instrumen penelitian ini meliputi lembar validasi materi, validasi kegrafikan, dan angket sebagai metode untuk menilai jawaban siswa. Setelah media dibuat berupa modul pembelajaran, dilakukan validasi oleh panel yang terdiri dari tiga orang ahli, antara lain ahli konten dan ahli grafis. Setiap koreksi yang diperlukan dilakukan berdasarkan umpan balik yang diberikan oleh validator. Rata-rata perhitungan validasi menghasilkan skor 3,8 untuk kesesuain isi, 3,6 untuk kesesuaian penyajian dan 3,5 untuk kesesuaian bahasa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa modul pengajaran dapat dianggap sangat valid, efesien, dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan pengujian data angket respon siswa, uji coba tersebut mempunyai tingkat keberhasilan sebesar 86,3% yang masuk pada kategori sangat praktis. Temuan analisis data menunjukkan bahwa modul pengajaran valid dan praktis untuk digunakan siswa dalam proses pembelajaran.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Canva for Education dalam Modul Ajar berbasis Problem Based Learning bagi Guru di SDN Bandungrejosari 2 Kecamatan Sukun Kota Malang Dewi, Radeni Sukma Indra; Widiyanti, Widiyanti; Chisbiyah, Lismi Animatul; Kusumaningrum, Shirly Rizki; Effendi, Muhammad Idris; Nurlaili, Amaliya Islami; Anjarwati, Rika; Herawati, Megania; Annisa, Ahwatul; Fransisca, Windy
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i3.23638

Abstract

The Canva for Education training at SDN Bandungrejosari 2 Malang aims to enhance teachers' abilities to create innovative and interactive learning media. This training is essential because many teachers struggle to create engaging and relevant media using modern technology. The training uses the design thinking method, which includes the stages of Define, Ideate, Prototype, and Test. The participants of the training are teachers from SDN Bandungrejosari 2 Malang. Data is collected through surveys, interviews, and observations and then analyzed descriptively. The training results show a significant improvement in teachers' ability to use Canva to create effective learning media. Teachers can identify learning needs, generate creative ideas, and produce engaging and interactive learning media prototypes. Feedback from students indicates that the media created successfully increased their participation and motivation to learn. In conclusion, this training successfully enhanced teachers' technical skills and creativity in using modern design tools and improved the quality of learning at SDN Bandungrejosari 2 Malang.

Page 45 of 90 | Total Record : 896