Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Alur MERDEKA Berbasis Outdoor Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPA Kelas V SD Wiharti, Wiharti; Apriani, Dewi; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2073

Abstract

Kurang optimalnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan modul ajar alur MERDEKA berbasis outdoor learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA di kelas V SD. Tujuan ini dasarkan pada hasil analisis yang menunjukkan bahwa belum optimalnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE dengan tiga tahap yaitu Anaysis, Design, Development. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa dan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran IPA. Tahap desain melibatkan perencanaan modul pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas outdoor learning dengan alur MERDEKA. Pengembangan modul dilakukan dengan merancang materi dan aktivitas yang interaktif dan menarik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan modul ajar alur MERDEKA berbasis outdoor learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA kelas V di SD Negeri Sekolah Binaan I Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Hal ini terlihat dari pemerolehan N Gain  skor rata-rata yaitu 0,806498609 dengan kategori sangat efektif.
ANALISIS VALIDASI PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA PADA TOPIK PLSV DAN PTLSV Fauziah, Nur; Maimunah, Maimunah; Roza, Yenita
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3625

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecakapan representasi matematis dan terbatasnya modul ajar yang sesuai dengan konteks dan pengalaman peserta didik sehingga peserta didik kesulitan dalam belajar matematika. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan modul ajar dan soal kecakapan representasi matematis pada topik persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid. Penelitian ini adalah suatu proses kegiatan untuk menghasilkan modul ajar yang dikembangkan pada topik persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel dengan model pengembangan 4-D yang dimodifikasi tanpa menyertakan tahap ujicoba, evaluasi dan revisi sampai selesai dilakukan. Penulisan ini hanya difokuskan pada proses uji validasi. Produk yang divalidasi yaitu modul ajar dan soal tes kecakapan representasi matematis. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi angket dan wawancara. Hasil penelitian dari penilaian validator modul ajar dan soal tes kecakapan representasi matematis yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase rata-rata sebesar 96.50% dan 98.33% . Hasil akhri dari penelitian ini adalah diperoleh bahwa modul ajar dan soal kecakapan representasi matematis yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid. Hasil penelitian ini dapat digunakan dalam melakukan pengembangan modul ajar pada topik lainnya dan soal yang dikembangkan dapat digunakan sebagai referensi dan di ujicoba pada penelitian lainnya.Kata Kunci: Modul Ajar, Model 4-D, Topik PLSV dan PtLSV
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN CORE UNTUK MELATIH KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS Tara, Santa Aktavia; Rismawati, Melinda; Setiawan, Beni; Dores, Olenggius Jiran; Andri, Andri
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.4049

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keval?dan, kepraktisan, keefektifan, dan respon siswa terhadap Modul Ajar Berbasis Model Pembelajaran CORE. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan instrument penelitian menggunakan lembar validasi, lembar tes, dan angket. Teknik analisis data melalui tahapan validasi ahli, uji kepaktisan, uji keefektifan dan angket respon siswa. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kevalidan modul ajar berbasis model CORE sebesar 0,86 dengan kategori sangat layak, kepraktisan sebesar 83,3% dengan kategori sangat praktis, keefektifan sebesar 88,3 dengan kategori sangat efektif, respon siswa sebesar 87%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis model pembelajaran core pada materi bentuk aljabar dikatakan valid, prakris, efektif, dan menarik untuk melatih kemampuan koneksi matematis siswa.
Pengembangan Modul Ajar Problem Based Learning (PBL) pada Materi Peluang di Kelas X SMA Assa’adah Bungah Gresik Masruroh, Baiti; Kurniawati, Yeva
EDUKASI Vol 22, No 1 (2024): EDISI MEI 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v22i1.7813

Abstract

The purpose of this research is to produce a product in the form of a teaching module by utilizing a problem-based learning model, namely problem-based learning by focusing on feasible opportunity material by considering 3 aspects, namely valid, practical, and effective. This development research model uses the 4D model, which includes 4 stages namely define, design, develop, and disseminate. This research was conducted in the even semester of the 2023/2024 academic year at SMA Assa'adah Bungah. The results of the research that has been carried out, prove that the teaching module produced is declared valid by getting a score of 3.3, which puts it in the valid category. The teacher response questionnaire scored 3.1, which placed it in the practical category, and the learner response questionnaire scored 3.7, which placed it in the very practical category. In addition, three observers found that the analysis of the learning implementation sheet was effective with an average score of 94% for the fully implemented category and through the summative test results obtained an average score of 90 for the very effective category. Since all three aspects of the teaching module assessment have been met, the teaching module is suitable for use.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR IPA BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL MATERI HAKIKAT ILMU SAINS DAN METODE ILMIAH SMP KELAS VII Ningsih, Surya; Rimbawati, Nuri
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i2.1292

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan modul dengan pendekatan kontekstual pada materi hakikat ilmu sains dan metode ilmiah SMP kelas VI. Melihat dari hasil pengamatan dan pengalaman peneliti selama melakukan praktik mengajar di lapangan bahwa pembelajaran IPA terutama keterampilan membaca masing sangat rendah, hal ini dikarenakan buku pegangan peserta didik masih tercakup materi yang bersifat komplek akibatnya peserta didik masih kesulitan dalam memahami pembelajaran. Adapun tujuan untuk dari penelitian ini untuk mengetahui kelayakan modul ditinjau dari segi materi dan media Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE meliputi lima pokok tahapan yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Pada penelitian ini hanya sampai pada tahap development (validasi modul leh ahli materi dan ahli media). Instrumen yang digunakan yaitu angket validasi untuk ahli materi dan ahli media,. Berdasarkan pada skala lima dan yang digunakan untuk analisis data instrumen penilaian menggunakan range kisaran angka < 1,8 — > 4,2. Kualitas modul dilihat dari aspek kelayakan materi yaitu yaitu 4,6 dan kelayakan dari ahli media yaitu 4,4 yang keduanya termasuk dalam klasifikasi sangat baikdalam satu paragraf antara 100-150 kata dan memberikan ikhtisar tentang studi atau penelitian yang dilakukan. Abstrak berisi komponen-komponen berikut: 1) latar belakang: jelaskan secara singkat motivasi dan signifikansi (arti penting) penelitian; posisikan pertanyaan penelitian dalam konteks yang luas dan tampilkan tujuan penelitian; 2) metode: jelaskan secara singkat metode yang diterapkan untuk mencapai tujuan; 3) hasil: ringkas temuan utama penelitian dalam artikel; dan 4) kesimpulan: sampaikan kesimpulan atau interpretasi utama dari hasil penelitian.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS UNDERSTANDING BY DESIGN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Usfira, Meri; Aklimawati, Aklimawati; Isfayani, Erna
JP2MS Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.3.338-352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul ajar berbasis understanding by design terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa kelas X-9 pada uji coba kelompok kecil dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi, dan 34 orang siswa kelas X-10 pada uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan instrumen tes. Teknik Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis kevalidan modul ajar, analisis kepraktisan modul ajar, dan analisis keefektifan modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan penilaian oleh 2 ahli materi diperoleh persentase sebesar 86,74% dengan kriteria ‘sangat valid’, (2) berdasarkan penilaian oleh 2 ahli media diperoleh persentase sebesar 88,64% dengan kriteria ‘sangat valid’, (3) berdasarkan angket respon siswa memperoleh persentase sebesar 86,55% dengan kriteria ‘sangat praktis’, (4) berdasarkan ketuntasan belajar 34 orang siswa dari hasil tes kemampuan berpikir kritis matematis memperoleh persentase sebesar 82,35% dengan kriteria ‘sangat efektif’. Sehingga dapat disimpulkan bahawa modul ajar berbasis understanding by design terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa sangat valid, praktis, dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA KAIN ULOS SUMATERA UTARA Ristayani, Disky; Wulandari, Wulandari; Isfayani, Erna
JP2MS Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.3.410-419

Abstract

Modul ajar kurikulum merdeka merupakan sebuah dokumen untuk rencana pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran matematika di kelas, banyak guru yang belum menerapkan modul ajar berbasis budaya, khususnya budaya kain Ulos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul ajar kurikulum merdeka berbasis etnomatematika kain Ulos Sumatera Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan model pengembangan yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluate). Waktu penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 di SMP Negeri 2 Bilah Hilir. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, angket dan soal tes berbasis etnomatematika kain Ulos. Desain uji coba yaitu uji kelompok kecil dengan 6 siswa kelas VII-3 dan uji kelompok besar dengan 31 siswa kelas VII-1. Hasil validasi memperoleh rata-rata 87,22% dengan kriteria sangat valid. Hasil angket respon siswa kelompok besar sebesar 8,31% dengan kriteria sangat praktis. Hasil tes berbasis etnomatematika kain Ulos dinyatakan sangat efektif dengan rata-rata sebesar 87,09%. Berdasarkan uraian tersebut hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar kurikulum merdeka kain Ulos Sumatera Utara dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif digunakan dalam pembelajaran matematika pada materi garis dan sudut.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Topik Bangun Ruang Sisi Lengkung Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kecakapan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Fase D Hasanah, Uswatun; Roza, Yenita; Murni, Atma
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v7i4.33529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika topik bangun ruang sisi lengkung berbasis problem based learning untuk meningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis peserta didik fase D. Bentuk penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Hasil validasi pertemuan 1 sampai 6 pada modul ajar memenuhi kriteria sangat valid dengan skor rata-rata 93,3%,. Modul ajar memenuhi kriteria praktis dengan persentase 79,4% ,Keefektifan modul ajar dilihat berdasarkan rata-rata skor posttest kelas eksperimen yaitu 31,10 dan kelas kontrol 25,10 serta peningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis peserta didik dari kedua kelas sampel dilihat dari skor N-Gain kelas eksperimen 0,6917 dan kelas kontrol 0,2871. Kesimpulan dari pembahasan hasil penelitian pengembangan yang dilakukan adalah telah menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis problem based learning pada topik bangun ruang sisi lengkung untuk meningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis peserta didik fase D yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) Topik Relasi dan Fungsi untuk Meningkatkan Kecakapan Komunikasi Matematis Peserta Didik Fase D Amni, Rodhitul; Yuanita, Putri; Hutapea, Nahor Murani
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v7i4.33526

Abstract

Kecakapan komunikasi matematis merupakan salah satu kecakapan yang sangat penting dimiliki peserta didik dalam pembelajaran matematika. Tujuan dilaksanakan penelitian yaitu untuk mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) topik relasi dan fungsi untuk meningkatkan kecakapan komunikasi matematis peserta didik fase D yang valid, praktis dan efektif. Penelitian yang dilakukan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian dilakukan di MTs Al Muhajirin Tapung kelas VIII tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi, angket dan tes. Instrumen dan analisis data yang digunakan yaitu: (1) validitas berupa modul ajar dan tes soal; (2) analisis praktikalitas berupa angket respon peserta didik dan guru serta lembar pengamatan; (3) efektivitas berupa perbedaan rata-rata N-Gain skor postest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil validasi modul ajar yang dikembangkan menunjukkan kategori sangat valid dengan persentase 94,75%. Praktikalitas modul ajar ujicoba kelompok kecil berkategori praktis dengan persentase 78,93%. Keefektifan memperlihatkan perbedaan rata-rata peningkatan yang signifikan dengan nilai sig. (2 tailed) sebesar 0,017 dalam kecakapan komunikasi matematis peserta didik topik relasi dan fungsi pada fase D pada kedua kelas sampel dengan menggunakan uji t. Penelitian ini menambah referensi dan wawasan untuk penggunaan modul ajar berbasis PBL topik relasi dan fungsi serta dapat dijadikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
Pengembangan E-Modul Academic Culture Orientation Sebagai Bahan Ajar Program Pengenalan Lingkungan Kampus Pada Mahasiswa Baru Lamada, Mustari; Anandari Sulaiman, Dwi Rezky; Nur, Elvira
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan keefektifan Pengembangan E-Modul Academic Culture Orientation Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development), rancangan pengembangannya menggunakan model 4-D. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer yang telah mengikuti Academic Culture Orientation. Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui lembar uji validasi, angket respon mahasiswa, dan instrumen penilaian hasil penggunaan e-modul. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e- modul Academic Culture Orientation Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, berada pada nilai persentase 96% dengan kategori sangat valid. E-Modul Academic Culture Orientation dinyatakan praktis dari hasil analisis respon mahasiswa dengan nilai persentase 90% dengan kategori sangat praktis. E-Modul Academic Culture Orientation dinyatakan efektif karena ditinjau dari hasil penggunaan mahasiswa mencapai ketuntasan 97% dengan kategori sangat baik sehingga dinyatakan efektif. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan E-Modul Academic Culture Orientation dapat diterima untuk digunakan sebagai media dalam pelaksanaan Academic Culture Orientation Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar.  

Page 49 of 90 | Total Record : 896