Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan E-Modul Ajar Berbasis Understanding by Design untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Amalia, Niken; Winarni, Sri; Marlina, Marlina
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3498

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa, hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih menganut pembelajaran konvensional. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Ajar Berbasis Understanding by Design  untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan menguji kelayakannya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari dosen Program Studi Pendidikan Matematika sebagai tim ahli, guru matematika SMA N 2 Kota Jambi, dan siswa kelas E.10 SMAN 2 Kota Jambi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup angket untuk validitas desain dan materi, praktikalitas untuk pendidik dan peserta didik, angket respon siswa, serta tes kemampuan numerasi. Kemudian data berupa saran dan hasil observasi dianalisis secara deskriptif sebagai masukan untuk merevisi produk yang dikembangkan. Sedangkan data berupa tanggapan dari ahli, penilaian guru dan siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan E-Modul Ajar Berbasis Understanding by Design (UbD) memenuhi standar kualitas produk yang meliputi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Pengembangan e-modul ajar ini berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Tingkat SMA dan perkembangan kemampuan numerasi siswa.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis PBL untuk Meningkatkan Kecakapan Koneksi Matematis Siswa Aqilah, Zharifatul; Suanto, Elfis; Kartini
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17329

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kecakapan koneksi matematis siswa kelas VII Fase D. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa akibat pendekatan pembelajaran konvensional, yang umumnya ditandai dengan metode pengajaran satu arah, dan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Modul ajar dikembangkan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), mencakup analisis kebutuhan, rancangan awal modul ajar, uji validitas, praktikalitas, serta efektivitas. Hasil pengembangan menunjukkan modul ajar berbasis PBL memiliki validitas tinggi, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kecakapan koneksi matematis siswa. Efektivitas modul ajar ditunjukkan melalui hasil uji n-gain, di mana rata-rata peningkatan kecakapan koneksi matematis siswa kelas eksperimen mencapai 70.08 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 61.29 (kategori rendah). Simpulan penelitian adalah modul ajar berbasis PBL efektif sebagai alternatif pembelajaran, memberikan pengalaman belajar yang bermakna, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Pengembangan Modul Ajar Trigonometri Pembelajaran Diferensiasi Berbasis PBL untuk Meningkatkan Bernalar Kritis Siswa Prastika, Sulia Anis; Suwito, Abi; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Yudianto, Erfan; Pambudi, Didik Sugeng
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17579

Abstract

Penelitian ini fokus mengembangkan modul ajar matematika kurikulum merdeka materi trigonometri SMA Fase E. Modul ajar yang dikembangkan menggunakan pembelajaran diferensiasi berbasis Problem Based Learning (PBL) materi trigonometri fase E. Tujuan penelitian ini menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif. Produk yang dikembangkan berupa modul ajar pembelajaran diferensiasi berbasis PBL yang dilengkapi dengan LKPD, bahan ajar trigonometri, soal pretest dan soal posttest. Prosedur pengembangan produk yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi analyze, design, development, implementation dan evaluation. Modul ajar, LKPD, bahan ajar, soal pretest dan posttest bernalar kritis yang dihasilkan dari penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.77; 3.69; 3.81; 3.89; dan 3.78 dengan skala 1-4. Selain itu produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria kepraktisan karena hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 83.3% masuk kategori sangat baik dan angket respon siswa sebesar 3.14 masuk kategori baik. Produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria keefektifan karena 83% tuntas secara klasikal dan peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa berdasarkan analisis N-Gain sebesar 0.38 dengan kategori sedang.
Pengembangan Modul Ajar Digital Interaktif Menggunakan Model ADDIE Pada Materi Resensi Kelas XI SMA Padilah, Ai Fitri; Gumilar, Ramdan; Sobarudin, Refia Mustikaati; Rahayu, Ayu Puji
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar digital interaktif berbasis model ADDIE pada materi teks resensi di kelas XI SMA. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap materi Bahasa Indonesia, khususnya teks resensi, yang disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik dan minim praktik. Penelitian dilakukan melalui lima tahapan model ADDIE, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan dalam bentuk PowerPoint interaktif yang dilengkapi dengan media pendukung seperti video, kuis, dan proyek berbasis teknologi digital. Evaluasi formatif dan sumatif menunjukkan bahwa penggunaan modul ini meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep resensi, dan kemampuan literasi kritis siswa. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan berbasis proyek (PBL) dan pemanfaatan media digital mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital native. Oleh karena itu, modul ini dinilai efektif sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR INTEGRAL TAK TENTU DENGAN MODEL KOOPERATIF Lumbantoruan, Jitu Halomoan; Herman, Tatang
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i2.11097

Abstract

Hasil belajar siswa pada materi integral tak tentu masih rendah. Rendahnya hasil belajar siswa karena tidak ada modul ajar yang digunakan untuk belajar mandiri. Modul ajar harus diintegrasikan dengan model belajar, salah satunya model kooperatif karena model kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi matematika yang dianggap sulit oleh siswa. Sehingga tujuan penelitian untuk menghasilkan modul ajar integral tak tentu yang valid, praktis dan Efektif meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian melibatkan 35 siswa. Teknik pengumpulan data berupa angket yang disusun berdasarkan Skala Likert. Adapun instrument pengumpulan data yang digunakan meliputi angket validasi ahli materi, ahli pembelajaran dan guru matematika. Teknik analisis data dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan valid dari segi materi, model pembelajaran dan guru dengan skor nilai 92.11%, 92,22% dan 90,22. Ditemukan juga pembanding hasil belajar antara siswa yang menggunakan modul ajar integral dengan yang tidak menggunakan modul ajar Integral yaitu nilai mean 67 dan 87,68. Sedangkan penilaian siswa terhadap semua aspek dalam modul ini dinilai siswa dengan skor 92,01%. Kesimpulan, pengembangan modul ajar integral tak tentu berbasis model kooperatif praktis dan efektif membantu siswa memahami materi integral dalam memperoleh hasil belajar
Pengembangan Modul Ajar Matematika Menggunakan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa MA Dalimunthe, Ragil Lia Masitoh; Pasaribu, Endi Zunaedy; Ritonga, Sangkot Idris
Journal of Education Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i3.2438

Abstract

Pengembangan Modul Ajar Matematika Menggunakan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa menjadi permasalahan dalam penelitian. Produk yang digunakan modul ajar dengan kurikulum merdeka dan di uji cobakan kepada peserta didik Madrasah Aliyah Swasta Al Washliyah Marbau.Penelitian pengembangan yang digunakan peneliti adalah ADDIE dan peneliti menggunakan penyelesaian permasalahan menggunakan SPSS dengan mendapatkan hasil dari ketiga uji tersebut, uji normalitas yang memiliki signifikasi 0,485 dan dapat disimpulkan normal, uji homogenitas memikiki signifikasi 0,875 yang dapat disimpulkan miliki varian yang sama atau homogen, sedangkan uji hipotesis mempunyai Sig. ˂ 0.05 = 0,000 ˂ 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, nilai rata-rata yang di dapatkan oleh peserta didik dari kelas eksperimen dengan siswa 20 orang adalah 86,05 sedangkan dari kelas kontrol yang memiliki 20 orang siswa memperoleh nilai rata-rata 77,01.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR STEAM MENGENAL AYAM DENGAN MEDIA SENSORIAL UNTUK PAUD Oscar Chandra Dinata; Ignatia Esti Sumarah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.30570

Abstract

Kindergarten (TK) is included in the Early Childhood Education (PAUD) level which is a form of formal education for children aged 4-6 years. Based on the results of a questionnaire distributed to two Kanisius Kadirojo kindergarten teachers and one Pelita Kasih kindergarten teacher, the researcher obtained information that they needed an example of a teaching module for the STEAM element of the “Real environment” sub-element. Researchers are encouraged to develop teaching modules that discuss the material “Getting to know chickens”, as one of the poultry animals in the environment around children. The objectives of this research are 1) Develop STEAM teaching modules on getting to know chickens with sensorial media for PAUD; 2) Knowing the quality of the STEAM teaching module material to recognize chickens with sensorial media for PAUD. The type of research is Research and Development (R&D) using the ADDIE model with stages: Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. The research subjects were kindergarten teachers and 28 Kanisius Kadirojo Kindergarten B students. Data collection techniques were obtained through open-ended questionnaires. Data analysis techniques used qualitative analysis and quantitative data. The results of the teaching module validation by three experts received an average score of 3.72 (from a scale of 1-4) meaning “very good.” The trial application of the teaching module from 28 children, 20 children (71%) got the results of “starting to develop (MB)”, and 8 children (28%) got the results of “Developing as expected (BSH).
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BIOLOGIBERBASIS PROBLEM SOLVINGTERHADAPKEMAMPUANPEMECAHANMASALAHSISWA Wiyan Suryani, Wiyan Suryani
Cocos Bio Vol 10 No 1 (2025): Cocos Bio, Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/cob.v10i1.29354

Abstract

This study aims to: (1) Develop a biology teaching module based on Problem Solving for problem solving ability in students. (2) To determine the validity of the biology teaching module based on Problem Solving for problem solving ability in students. (3) To determine the effectiveness of the biology teaching module based on Problem Solving for problem solving ability in students. The trial subjects in this study were material experts, biology teachers, design experts, 16 students in small-scale trials, 40 students in limited trials at MA NW Sepit. Problem solving ability is crucial in academic contexts and everyday life, so an appropriate learning strategy is needed. In this study, the teaching module was developed using the 4-D model, with the stages of define, design, and develop. The evaluation results showed that the developed module was very valid with an average feasibility of 92.13% from material expert I, 87.04% from material expert II, and 81.33% from design experts. Student responses to the module also showed a feasibility percentage of 86.42%, indicating that this module is ready to be applied in learning. Testing the effectiveness of the module through pretest and posttest showed a significant increase in students’ problem-solving abilities. The experimental class showed an N-Gain of 0.75, which is categorized as high, compared to the control class with an N-Gain of 0.26 which is categorized as low. This finding confirms that the Problem Solving approach in the teaching module is able to improve students' skills in solving problems. From the results of the study, it can be concluded that the development of a Problem Solving-based teaching module is not only valid and ideal, but also effective in improving students’ problem- solving abilities, which supports the goal of education to produce creative and competent individuals
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI PELUANG DENGAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA Juli, Sofie Fauziyyah; Muin, Abdul; Kustiawati, Dedek
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dengan menggunakan model Problem Based Learning untuk memfasilitasi kemampuan literasi matematis siswa pada materi peluang. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu MTs di Kota Tangerang Selatan dan Kota Bekasi, pada tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memiliki kriteria sangat valid berdasarkan penilaian ahli dan praktisi, dengan persentase masing-masing sebesar 93% dan 94%, serta praktis menurut validasi pengguna dengan persentase sebesar 83,5%. Tingkat keefektifan modul ajar berdasarkan nilai siswa yang mencapai KKM sekolah masing-masing yaitu memperoleh kriteria efektif. Hasil respon siswa menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memperoleh kriteria sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga modul ajar layak digunakan guru sebagai alternatif bahan ajar yang mendukung pembelajaran, khususnya untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.
Pengembangan Modul Ajar Biologi Berbasis Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) Berbantu Wayground pada Fase F Jenjang SMA : Penelitian Makmum Ashari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.2088

Abstract

Penelitian dan pengembangan (R&D) ini untuk menghasilkan produk berupa modul ajar. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan profil dari modul ajar yang dikembangkan, menghasilkan modul ajar yang valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain instruksional Dick and Carey dengan 5 tahapan. Hasil penelitian menunjukan perolehan nilai kevalidan dari validator adalah 4,82 dengan kategori valid. Kepraktisan modul ajar berdasarkan rata-rata respon guru dan peserta didik adalah 84,73 dengan kategori Sangat Praktis. Berdasarkan analisis hasil belajar menggunakan uji T diperoleh nilai signifikansi 0,00 <α (0,05) yang artinya ada perbedaan yang signifikan hasil belajar sebelum dan setelah belajar menggunakan modul ajar yang dikembangkan. Tingkat keefektivan modul ajar menggunakan Uji N-Gain dengan hasil Gain Score sebesar 68% yang artinya modul ajar ini cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Page 66 of 90 | Total Record : 896