Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Ajar Apresiasi Cerita Anak pada Mata Kuliah Pengajaran Sastra Anak Program Studi PBSI Mersi Doknauli Simatupang; M. Oky Fardian Gafari; Khairil Ansari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2055

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan memahami teori psikologi sastra Freud, khususnya analisis struktur kepribadian (id, ego, superego). Modul ajar yang tersedia belum memadai dalam memberikan panduan aplikatif maupun contoh studi kasus untuk mendukung apresiasi cerita anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar berbasis psikologi sastra pada mata kuliah Pengajaran Sastra Anak di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengadaptasi tahap awal model pengembangan Borg and Gall. Subjek penelitian terdiri atas 38 orang mahasiswa dan 2 orang dosen pengampu mata kuliah pengajaran sastra anak. Data diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, studi literatur, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97,4% mahasiswa membutuhkan modul ajar untuk memahami apresiasi cerita anak secara lebih sistematis. Sebanyak 71,1% mahasiswa belum memahami penerapan teori Freud dalam analisis cerita anak, dan 65,7% kesulitan menganalisis konflik internal tokoh menggunakan kerangka id, ego, dan superego. Analisis bahan ajar yang tersedia juga menunjukkan bahwa buku utama belum menyediakan panduan praktis maupun contoh studi kasus berbasis teori psikologi sastra. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul ajar yang memuat ringkasan teori Freud dan latihan studi kasus. Modul ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan teori dan praktik serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dan menyampaikan nilai moral cerita anak.
Pengembangan Modul Ajar Mitigasi Bencana yang Berhasil Meningkatkan Kesiapsiagaan Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Muchtar, Desy Mardianti; Isa, Abd. Hamid; Rahman, Misran; Pomalango, Zulkifli B.
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/SF16300g

Abstract

Disaster preparedness from an early age is a crucial part of developing a culture of disaster awareness, as emphasized in the Disaster-Safe Education Unit Program and the Early Childhood Education accreditation instrument. Very few preschools have implemented disaster mitigation learning, and most teachers experience difficulties in designing learning due to limited references and curriculum changes. The purpose of this study was to develop a disaster mitigation teaching module that aligns with the principles and structure of the independent curriculum to improve early childhood preparedness. This study used a research and development (R&D) approach with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. The results showed that the teaching module was successfully developed at the analysis, design, and development stages. Then, during the implementation and evaluation stages, a pilot test was conducted and analyzed using a paired samples t-test, with a p-value of 0.000. This indicates a difference in preparedness before and after using the module. Therefore, it can be concluded that this module is effective in increasing knowledge about disaster mitigation in early childhood education settings.Keywords: early childhood; education; disaster mitigation; preparedness; teaching modules  ABSTRAK Kesiapsiagaan terhadap bencana sejak usia dini merupakan bagian penting dalam pembentukan budaya sadar bencana, sebagaimana ditekankan dalam Program Satuan Pendidikan Aman Bencana dan instrumen akreditasi Penddidikan Anak Usia Dini. Sangat jarang tempat pendidikan kanak-kanak yang sudah menerapkan pembelajaran mitigasi bencana, dan sebagian besar guru mengalami kesulitan dalam merancang pembelajaran karena keterbatasan referensi dan perubahan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul ajar mitigasi bencana yang sesuai dengan prinsip dan struktur kurikulum merdeka guna meningkatkan kesiapsiagaan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berhasil dikembangkan pada tahap analysis, design dan developmet, kemudian pada tahap implementasi dan evaluasi dilakukan uji coba dan dilakukan analisis menggunakan paired samples t-test, dengan nilai p = 0,000. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan kesiapsiagaan antara sebelum dan sesudah penggunaan modul. Dengan demikia bisa disimpulkan bahwa modul ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang mitigasi bencana di lingkungan pendidikan anak usia dini.Kata kunci: anak usia dini; pendidikan; mitigasi bencana; kesiapsiagaan; modul ajar
Pengembangan Modul Ajar Digital Berbasis Flipbook untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Pada Siswa Kelas IV SD Alfikhairina, Alfikhairina; Fazilla, Sarah; Lisa, Lisa
Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijeeti.2025.4(2).105-119

Abstract

In the current era of revolution, the world of education is required to follow technological developments and utilize them to facilitate the learning process. However, currently in designing learning, many teachers still only use teaching modules in the form of printouts on paper so that learning activities are very monotonous and less interesting.The purpose of this research is to produce a digital teaching module product in the form of flipbook which focuses on learning science materials on the state of matter and its changes which can help the success of the learning process through more interesting and easy-to-understand learning. The type of research conducted is development research (Research and Development) using the ADDIE model which consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The data collection methods used were questionnaires, sheets pretest and posttest, and observation sheets. The results of this study indicate that the digital teaching module that has been developed is very valid with a validation percentage of 96% and 88% by the validator, very practical with a percentage of 96%, very effective with a percentage of 92% for the student response questionnaire, 99% for the teacher activity observation sheet and 96% for the student activity observation sheet, and can improve students' understanding of concepts in learning with an N-Gain value between 0.4-1 which indicates medium and high criteria results. This is shown by the positive response and increased understanding of students' concepts related to the science material being studied.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Case Method terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Materi Relasi dan Fungsi pada Siswa SMP Riska, Maria; Darma, Yudi; Nurmaningsih, Nurmaningsih
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.3406

Abstract

This study aims to develop a Case Method-based Teaching Module to improve problem-solving skills in the subject of Relations and Functions of junior high school students. The research method used is Research and Development (R&D) with a 4-D development model. The subjects of the study were eighth-grade students in one of the junior high schools. Data were collected through problem-solving ability tests, validation sheets, and student and teacher response questionnaires. The data analysis techniques used were validity, practicality, and effectiveness. The results of the study indicate that the Case Method-based Teaching Module developed meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness. Based on the description of the research results that have been described, a learning tool in the form of a Case Method-based Teaching Module was obtained to improve students' problem-solving skills using a 4-D development model with the stages of define, design, develop, and disseminate. Thus, the Case Method-based Teaching Module on the subject of Relations and Functions can be an effective alternative to improve students' problem-solving skills.
ANALISIS KONSEPSI GURU TERHADAP MODEL ASESMEN, DESAIN P5 DAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR SD PADA KEBERHASILAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH PENGGERAK KOTA BATU Widyawati, Widyawati; Kusmawan, Udan; Rais, Abdul
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7508

Abstract

Abstrak Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak menuntut transformasi konsepsi guru dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsepsi guru terhadap model asesmen, desain Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan pengembangan modul ajar pada keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak Kota Batu. Metode penelitian kualitatif deskriptif-eksploratif dilaksanakan di SDN Sisir 06 dan SDN Songgokerto 03 dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan pendekatan inductive thematic analysis dengan triangulasi komprehensif untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan konsepsi guru terhadap asesmen mengalami evolusi dari pendekatan konvensional menuju asesmen holistik yang mengintegrasikan dimensi diagnostik, formatif, dan sumatif. Desain P5 dikembangkan melalui pendekatan kontekstual yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan kearifan lokal. Pengembangan modul ajar dilakukan secara kolaboratif dengan personalisasi berdasarkan hasil asesmen diagnostik. Keberhasilan implementasi tercermin pada peningkatan pencapaian pembelajaran dan perkembangan karakter peserta didik sesuai profil pelajar Pancasila.
Pengembangan E-Modul Ajar Etnomatematika Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Materi Bangun Ruang Kelas V di SDN 17 Ampenan Haidesha Fitri, Nindya Dwita; Husniati; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul pembelajaran etnomatematika yang valid dan praktis, berbasis kearifan lokal suku Sasak pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V, guna memaksimalkan proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap penelitian, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa kelas V beserta guru kelasnya, sedangkan objek penelitian adalah produk E-Modul pembelajaran etnomatematika berbasis kearifan lokal suku Sasak pada materi bangun ruang. Penelitian dilaksanakan di SDN 17 Ampenan dengan menggunakan lembar validasi ahli serta angket respons siswa dan guru untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk E-Modul memenuhi standar validitas dengan persentase penilaian validasi media sebesar 94,44% dan validasi materi sebesar 95,55%. Selanjutnya, tahap validasi materi oleh dosen ahli memperoleh persentase 94,72% dan oleh guru sebesar 93,33%, sehingga termasuk dalam kategori sangat valid. Pada tahap uji kepraktisan, produk E-Modul memenuhi kriteria praktis dengan persentase penilaian uji coba kelompok kecil sebesar 96,25% dan pada uji coba kelompok besar sebesar 92,41% dari siswa serta 97,14% dari guru, sehingga termasuk dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan seluruh tahap pengembangan yang telah dilakukan, produk E-Modul etnomatematika berbasis kearifan lokal suku Sasak pada materi bangun ruang untuk kelas V telah teruji valid dan praktis.
STUDI KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-MODUL AJAR BERBASIS STEAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL DAN KREATIF PESERTA DIDIK Haqiqi, Haqiqi; Titian, Kharisma; Wahyuningsih, Daru; Suryana, Risa
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap pengembangan e-modul ajar berbasis STEAM untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional dan kreatif peserta didik. Penelitian menggunkaan metode campuran sekuensial ekplanatori dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 30 guru sesuai dengan kriteria dan wawancara kepada 10 guru fisika di SMA wilayah Kabupaten Ponorogo yang dipilih secara acak. Hasil analisis menunjukkan 66,67% Guru fisika sangat setuju dan 33% setuju bahwa pengembangan e-modul ajar berbasis STEAM diperlukan. Hasil ini mengindikasikan adanya kebutuhan terhadap perangkat ajar yang mampu terintegrasi dengan unsur STEAM guna mendukung pengembangan kemampuan berpikir komputasional dan kreatif peserta didik.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka dalam Menstimulasi Perkembangan Literasi Anak Abduh, Miftahuljannah; Agusniatih, Andi; Fitriana, Fitriana; Nur Zuama, Shofiyanti
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis kurikulum merdeka sebagai perangkat pembelajaran dalam menstimulasi perkembangan literasi yang dimiliki anak usia dini. Permasalahan yang diamati adalah kurangnya variasi dalam pembelajaran dan keterbatasan pemahaman guru mengenai pentingnya perkembangan literasi pada anak usia dini. Peneliti mengembangkan modul ajar berbasis kurikulum merdeka dimana diberi kebebasan kepada guru untuk menyusun kegiatan sesuai dengan situasi dan kebutuhan perkembangan anak, yaitu perkembangan literasi pada anak usia dini. Penelitian ini menerapkan tipe penelitian R&D dengan model pengembangan ADDIE.  Instrumen yang digunakan adalah sheet validasi dengan metode pengumpulan data melalui angket. Lembar angket digunakan saat memvalidasi ahli psikologi dan ahli praktisi PAUD. Rata-rata penilaian validator ahli psikologi sebesar 92,5% dengan tingkat predikat sangat valid atau dapat digunakan tanpa revisi. Rata-rata penilaian validator ahli praktisi PAUD sebesar 86,5% dengan hasil predikat sangat valid atau dapat digunakan tanpa revisi. Berdasarkan Temuan tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka mampu digunakan untuk menstimulasi perkembangan literasi anak usia dini.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN LKPD INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS V SD Anindi Putri, Mellyana; Widi Winarni, Endang; Muktadir, Abdul
Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kapedas.v4i2.40393

Abstract

The aim of this research is to develop a teaching module assisted by interactive LKPD on the water cycle with a cooperative jigsaw type model to improve cognitive learning outcomes. The type of research used is Research and Development (R&D) research using the ADDIE model. The type of data used is quantitative and qualitative data. Based on the results of this research, it was found that the application of teaching modules with a cooperative jigsaw type model assisted by interactive LKPD improved students' cognitive learning outcomes. This is shown by the results of the pretest and posttest assessments with an average score for C4 86% in the effective category, C5 76% in the quite effective category and C6 95% in the effective category.  the application of science and science learning with teaching modules based on the jigsaw type cooperative model assisted by interactive LKPD significantly improves cognitive learning outcomes.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR IPA BERBASIS TRADISI TEDHAK SITEN MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KELAS IX SMP/MTS Amelia, Risma; Budhi, Henry Setya
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.662-671

Abstract

This research aimed to develop a science teaching module based on ethnoscience by integrating the local tradition of Tedhak Siten as an innovative approach to learning. It seeks to improve the understanding of scientific concepts through a contextual approach that is relevant to the local culture, to spark students' interest in science, and to strengthen the local cultural identity within the educational process. This study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model approach (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research stage in this study only reached the Development stage. This module was designed to integrate concepts of growth and development in science with the cultural values of the Tedhak Siten tradition, making learning more contextual and relevant to students' lives. Based on data analysis, the validation results showed that the module received an average score of 94% from content experts and 96.4% from media experts, categorized as “highly valid” and not requiring revision. Therefore, this teaching module is declared fit for use in teaching science to grade IX students in SMP/MTs.

Page 67 of 90 | Total Record : 896