Filter By Year

1945 2024


Found 951 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Flip PDF Corporate pada Elemen Komputer Akuntansi Software Accurate Online di SMK Negeri 1 Jombang: Penelitian Suci Haryatiningtyas; Rochmawati
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.236

Abstract

Pembelajaran elemen komputer akuntansi di SMK negeri 1 Jombang belum didukung bahan ajar digital yang sistematis untuk penggunaan software Accurate Online. Kegiatan pembelajaran dikelas bergantung pada penjelasan pendidik dan catatan manual peserta didik, sehingga peserta didik  mengalami kesulitan memahami prosedur operasional secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar E-Modul berbasisi Flip PDF Coeporate guna meningkatkan motivasi, kemandirian belajar dan pemahaman operasional peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dari Thiagarajan, semmel, dan semmel (1974). Namun, pelaksanaan penelitian dibatasi hingga tahap Develop, dengan pertimbangan bahwa fokus penelitian ini adalah pada pengembangan serta pengujian kelayakan produk, termasuk analisis respon peserta didik terhadap E-Modul yang dikembangkan. Aktivitas uji coba dilaksanakan pada 20 peserta didik kelas XI konsentrasi keahlian akuntansi. Hasil validasi dari para ahli menunjukan bahwa bahan ajar E-Modul Accurate Online berbasis Flip PDF Corporate dinyatakan “sangat layak” untuk digunakan dalam pembelajaran. Penilaian kelayakan dari ahli materi sebesar 98,5%, ahli Bahasa 90,67%, ahli grafis 96%. Respon peserta didik didapatkan kriteri “ sangat baik” pada persentase 99,61%. Dengan demikian, E-Modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar dan mendapat respon positif dari peserta didik.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBANTU FLIPBOOK MATERI BENCANA ALAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN 93 TOMBANG, KEC. WALENRANG, KAB. LUWU Asifa, Nur; Baderiah, Baderiah; Suryani, Lilis
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4531

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa kelas V dalam proses pembelajaran karena kurang efektifnya penggunaan perangkat pembelajaran. Skripsi ini membahas tentang modul ajar berbantu flipbook materi bencana alam untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa,  mendeskripsikan desain, mendeskripsikan kevalidan, mendeskripsikan kepraktisan, mendeskripsikan keefektivan dengan modul ajar materi bencana alam. Jenis penelitian pengembangan atau Research and Development ( R & D ) dengan model pengembangan ADDIE. Terdiri dari 5 tahapan yaitu :  (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan,  (4) implementasi,  (5) evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini yaitu pendidik siswa  kelas V SDN 93  Tombang.Hasil penelitian ini menghasilkan produk Modul Ajar berbantu flipbook materi bencana alam untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SDN 93  Tombang Kec. Walenrang Kab. Luwu. Siswa membutuhkan sebuah modul ajar yang menarik untuk meningkatkan motivasi belajar. Modul ajar dikembangkan menggunakan bantuan flipbook disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Divalidasi oleh 3 validator, yaitu validator materi dengan nilai 90% (sangat valid), validator desain 75% (valid), validator bahasa 87,5% (sangat valid). Untuk hasil uji kepraktisan guru diperoleh nilai sebesar 94% (sangat praktis), hasil uji kepraktisan siswa diperoleh nilai 89% (sangat praktis). Uji efektivitas siswa memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,81 dengan kategori tinggi, dan persentase efektivitas mencapai 81% yang masuk dalam kategori efektif. Hal ini menunjukkan bahwa modul ajar efektif meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi bencana alam dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DENGAN PENDEKATAN TARL KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD/MI Karim, Karim; Hadi, Sutarto; Hidayanto, Taufiq; Kamaliyah, Kamaliyah; Noorbaiti, Rahmita; Ma’aruf, Muhammad Salim; Aleida, Najwa Endah; Rahmawan, Ardi
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v14i1.25706

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul ajar dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) berbasis konteks lingkungan lahan basah untuk meningkatkan pemahaman konsep bilangan cacah dan bilangan pecahan siswa kelas IV SD/MI. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (define, design, develop, disseminate). Modul ajar bilangan cacah menggunakan konteks Pasar Terapung, sedangkan modul ajar bilangan pecahan menggunakan konteks wadai khas Banjar. Implementasi dilakukan di SD Negeri Basirih 6 dan SD Negeri Alalak Selatan, Banjarmasin, dengan melibatkan 20 dan 23 siswa kelas IV. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket respons guru dan siswa, serta soal pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua modul ajar memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Skor validitas modul bilangan cacah sebesar 4,65 dan modul bilangan pecahan sebesar 4,84 (kriteria valid). Uji kepraktisan memperoleh skor respons guru dan siswa untuk modul bilangan cacah sebesar 95,4% dan 97,1%, serta untuk modul bilangan pecahan sebesar 92,9% dan 98,5% (kriteria sangat praktis). Hasil uji efektivitas menunjukkan skor N-Gain modul bilangan cacah sebesar 0,50 dan modul bilangan pecahan sebesar 0,48 (kriteria efektif). Dengan demikian, modul ajar TaRL berbasis konteks lahan basah terbukti layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa SD/MI.Kata kunci: Modul Ajar, Pasar Terapung, Wadai Banjar, TaRL Abstract: This study aims to develop teaching modules using the Teaching at the Right Level (TaRL) approach, grounded in local wetland contexts, to improve fourth-grade students' conceptual understanding of whole numbers and fractions in elementary school (SD/MI). The study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D model (define, design, develop, and disseminate). The whole-number teaching module was developed using the Floating Market context, while the fraction teaching module was developed using the traditional Banjar wadai (cake) context. Implementation was carried out at Basirih 6 Elementary School and Alalak Selatan Elementary School in Banjarmasin, involving 20 and 23 fourth-grade students, respectively. Research instruments included validation sheets, teacher and student response questionnaires, and pretest and posttest items. The results indicate that both teaching modules met the criteria of validity, practicality, and effectiveness. The validity scores were 4.65 for the whole-number module and 4.84 for the fraction module, both of which satisfied the validity criterion. Practicality scores based on teacher and student responses were 95.4% and 97.1% for the whole-number module, and 92.9% and 98.5% for the fraction module, all meeting the highly practical criterion. Effectiveness scores based on the N-Gain index were 0.50 for the whole-number module and 0.48 for the fraction module, both of which were classified as effective. Therefore, the TaRL-based teaching modules grounded in wetland local contexts are proven suitable for improving mathematics conceptual understanding among SD/MI students. Keywords: Teaching Module, Floating Market, Wadai Banjar, TaRL
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis CRT Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Di Sekolah Dasar Cindy Rahma Eka Wulandari; Sri Suwartini; , Putri Zudhah Ferryka
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.478

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas IV sekolah dasar, khususnya pada materi pecahan, yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih konvensional dan kurang mengaitkan materi dengan pengalaman nyata peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) serta menguji kevalidan, keefektifan, dan pengaruhnya terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, dengan subjek 23 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui persentase validasi, N-Gain, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi (92% ahli materi, 93% ahli bahasa dan 88,5 % ahli praktisi) serta efektif meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 72,83 menjadi 83,57 dengan N-Gain 0,40 (kategori sedang) dan nilai signifikansi < 0,05. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis CRT mampu menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta berkontribusi dalam peningkatan hasil belajar matematika secara bermakna.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS UNTUK GURU IPA DI SMP NEGERI 1 BAKTIRAJA Imelda Simamora, Ince; Nancy Susianna; Nerru Pranuta Murnaka; Alvin Stanza Kiswandhi
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8i1.3426

Abstract

This study aims to improve the ability of science teachers to develop teaching modules based on critical thinking skills at SMP Negeri 1 Baktiraja. It compares the effectiveness of online and offline teacher training methods. The research employed an experimental design involving two groups of teachers who received training in different formats. The first group participated in online training through a digital learning platform, while the second group attended offline training conducted face-to-face. The population of this study comprised all public junior high schools under the UPTD of Humbang Hasundutan Regency. The samples selected were UPT SMP Negeri 019 Sibuntuon and UPT SMP Negeri 001 Pasar Doloksanggul, chosen through purposive sampling. The study was conducted over a period of six days. The research instrument used was a test, with data collected through pre-tests and post-tests to measure the improvement in teachers' abilities to develop critical thinking-based teaching modules. Additionally, observations and interviews were conducted to explore participants’ experiences during the training sessions. The results showed that both training methods significantly improved teacher competence. However, there were notable differences in certain aspects. Offline training was found to be more effective in enhancing teachers' abilities to develop critical thinking-based teaching modules. This was attributed to direct interaction, in-depth discussions, and hands-on practice. In contrast, while online training also led to improvements, its effectiveness was lower due to limited direct interaction, fewer in-depth discussions, and challenges in providing structured practice. Nevertheless, online training offered flexibility and broader accessibility, enabling more teachers to participate regardless of geographic location.
Pengembangan Modul Ajar BESEI (Belajar Efektif Seru Energik dan Interaktif) dalam Pembelajaran IPAS pada Kelas IV SD Daerah 3T Barkatnu, Barilian; Bulkani, Bulkani; Rahmaniati, Rita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.3972

Abstract

Modul ajar merupakan salah satu jenis perangkat ajar dalam kurikulum merdeka yang dirancang secara lengkap dan sistematis sebagai panduan dan pedoman guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang dilengkapi dengan Langkah – Langkah, rencana asesmen, hingga sarana yang dibutuhkan agar dapat menjalani pembelajaran yang lebih terorganisir. Untuk itu dikembangkan modul ajar BESEI mata pelajaran IPAS SD kelas IV dengan kategori valid, prektis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model yang digunakan adalah model ADDIE, yang memiliki lima tahap penelitian. Yaitu analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Untuk menguji validitas produk di tes oleh validator menggunakan angket validitas, untuk praktikalasi menggunakan angket yang dinilai oleh guru dan angket efektifitas dinilai oleh peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar BESEI pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD memenuhi kriteria valid dengan nilai 88% dengan kategori sangat valid, untuk hasil praktis 100% dengan kategori sangat praktis dan hasil efektifitas 86% dengan kategori sangat efektif. Jadi modul ajar BESEI ini mencapai kriteria valid, praktis dan efektif.
Pengembangan E-Modul Ajar Interaktif pada Perkuliahan Pewara Berbasis Alur Merdeka Cahaya, Noor; Noortyani, Rusma; Dewi, Dwi Wahyu Candra; Murdianingsih, Arum; Novitasari, Aulia
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 16, No 1 (2026): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) (IN PROCESS)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v16i1.25308

Abstract

The rapid advancement of technology in education necessitates the use of adaptive learning media, particularly in the Pewara course, which emphasizes communication and practical skills. This study aims to examine the potential of using an interactive e-module based on the Merdeka Learning flow (Alur Merdeka) to improve students’ learning outcomes. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model in the development phase. The effectiveness of the product was evaluated using a one–group pretest–posttest design involving 69 students from the Department of Indonesian Language and Literature Education. The results indicated an improvement in students’ learning outcomes, with an average score increase of 26.20. The paired sample t-test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between pretest and posttest scores. These findings suggest a change in learning outcomes following the use of the interactive e-module. However, these results should be interpreted with caution, as the study did not involve a control group. Therefore, the observed improvement in learning outcomes cannot be fully attributed to the use of the e-module. Accordingly, these findings represent preliminary evidence of the potential of the e-module to support learning in the Pewara course.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MODUL PADA MATA KULIAH GAMBAR TEKNIK 1 DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v5i2.344

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar modul mata kuliah gambar teknik 1 yang valid dan praktis. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembagan (Recerch and development) model pengembangan Ronwtre Tesmer. Adapun objek dalam penelitian ini adalah modul cetak mata kuliah gambar teknik 1 dan sabjek dalam penelitian ini mahasiswa pendidikan teknik mesin FKIP Universitas Sriwijaya. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, dan angket. Validasi ahli di lakukan untuk mengetahui kevalidan produk. Dari hasil dan pembahasan validasi ahli materi dan media, di nyatakan valid dengan hasil validasi materi sebesar 80%, validasi media 86,11% dan di lakukan revisi sesuai dengan komentar dan saran ahli. Hasil dari tes simulasi mendapat respon yang baik, sedangkan persentase rata-rata yang di dapat dari angket kepraktisan pada tahap uji coba terbatas dan uji coba lanjutan adalah 93,94% dengan katagori yang sangat praktis, Sedangkan hasil dari lembar observasi pada uji coba lanjutan. Terlihat bahwa modul cetak dapat di gunakan dengan baik oleh pengguna. Dengan demikian dapat di simpukan bahwa modul cetak mata kuliah gambar teknik 1 dinyatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MODUL ELETRONIK PADA MATA KULIAH KONSTRUKSI BODI KENDARAAN PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2015
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v3i2.362

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan media pembelajaran yang bertujuan untuk menghasilkan media pengembangan modul eletronik konstruksi bodi kendaraan sebagai media pembelajaran dan mengetahui kelayakan produk berupa media pembelajaran modul eletronik konstruksi bodi kendaraan untuk kompetensi materi sejarah kendaraan, konstruksi bodi kendaraan dan teknik perbaikan bodi kendaraan. Metode pengembangan yang dilakukan peneliti terdiri dari : potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain modul eletronik, validasi desain modul eletronik, revisi desain modul eletronik, uji coba modul eletronik, revisi modul eletronik, uji coba dan produk massal.Hasil penilaian kevalidan. Hasil Kevalidan media modul eletronik konstruksi bodi kendaraan dinilai dari segi ahli media dengan rata-rata skor 79,37 % dan kevalidan dinilai dari segi validasi materi 73 %, hasil dari penelitian small group adalah 82,00 % dan effect potensial yang di dapat 90 %. Sehingga media modul eletronik ini valid dan layak untuk dikembangkan.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Pendidikan Agama Katolik Berbasis Moral Reasoning Sunaryo, Andreas; Ananda, Nandang Kosasih; Herpratiwi, Herpratiwi
Indonesia Journal of Educational Technology Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Indonesia Journal of Educational Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe: 1) the condition of existing teaching materials and the potential of teaching materials to be developed, 2) effectiveness, 3) efficiency, and 4) attractiveness. This research approach uses Research and Development. The research was conducted at SMA Xaverius Pahoman, SMA Xaverius Pringsewu and SMU Bhakti Baradatu. Data collection uses observation, unstructured interviews, questionnaires and tests. Data were analyzed statistically descriptive and n-Gain. The conclusions of this study are: 1) the learning condition is still teacher-centered, the characteristics of students aged 15-17 years are less motivated to learn to use book learning resources, so that the potential to be developed in the form of module teaching materials. 2) effective module product with category index gain high, everage value of n-Gain experimental class 14,91> control class 14, 71. 3) efficient use of module used in learning, with efficiency values of 1,5. 4) The appeal of modules in the category of interest (88.85%).Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan : 1) kondisi bahan ajar yang ada dan potensi bahan ajar yang akan dikembangkan, 2) efektifitas, 3) efisiensi, dan 4) kemenarikan. Pendekatan penelitian ini mengunakan Penelitian dan Pemgembangan. Penelitian dilakukan di SMA Xaverius Pahoman, SMA Xaverius Pringsewu dan SMU Bhakti Baradatu. Pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara tidak terstruktur, angket dan tes. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan n-Gain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1) kondisi pembelajaran masih berpusat pada guru, karakteristik siswa usia 15-17 tahun kurang termotivasi untuk belajar menggunakan sumber belajar buku paket, sehingga berpotensi untuk dikembangkan bahan ajar berupa modul . 2) produk modul efektif dengan kategori tinggi, nilai n-Gain kelas eksperimen 14.91> kelas kontrol 14,71. 3) penggunaan modul efisien digunakan dalam pembelajaran, dengan nilai efisiensi 1,5. 4) Daya tarik modul dalam kategori menarik (88,85%).Kata Kunci : bahan ajar, modul, moral reasoning

Page 94 of 96 | Total Record : 951