cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PENATALAKSANAAN SENAM HAMIL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI POSKESDES LEGO DESA LEGO KEC. TAMANGALLE KAB. POLMAN PROVINSI SUL-BAR Fadhilah Kadir; Rasmawati; Sukmawati Sulfakar
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Panrita Abdi - April 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i2.33320

Abstract

Back pain during pregnancy peaks at week 24 to week 28, when abdominal enlargement reaches its maximum. Pregnancy and childbirth are natural processes that can cause pain. However, many women feel the pain more severely than they should because they are affected by panic and stress. This is known as the fear-tension-pain concept, where fear triggers tension or panic which causes muscles to stiffen and ultimately increases pain. Overcoming this discomfort requires non-conventional therapy, one of which is pregnant gymnastics. Based on this, the community service team conducted the implementation of pregnant exercises for third-trimester pregnant women with the aim that pregnant women can do pregnant exercises independently at home and reduce complaints of back pain they experience. This training method is carried out using lectures and demonstrations of pregnant exercises. Implementation was carried out 1x / once a week for 1 month at Poskesdes Lego Lego Village, Tamangalle Kec. Tamangalle, Polman Regency in January 2024 which 20 pregnant women attended. The care method used is qualitative with case research (CSR) by collecting pre-test and post-test data with pain scale observation using Numeric Rating Scale (NRS) measurement. Physical training of pregnant women to prepare for their labor through pregnancy exercises is considered effective as a preventive measure for pregnant women in preparing for their labor. It can reduce the intensity of back pain in Trimester III pregnancy.   ||  Nyeri punggung saat kehamilan mencapai puncak pada minggu ke-24 sampai dengan minggu ke-28, saat terjadi pembesaran abdomen mencapai titik maksimum. Kehamilan dan persalinan merupakan suatu proses alami yang dapat menimbulkan rasa sakit. Namun, banyak wanita yang merasakan sakit tersebut lebih parah dari seharusnya karena dipengaruhi oleh rasa panik dan stress. Hal ini dikenal sebagai konsep fear-tension-pain (takut-tegang-sakit), yaitu rasa takut memicu ketegangan atau kepanikan yang menyebabkan otot menjadi kaku dan akhirnya meningkatkan rasa sakit. Mengatasi rasa ketidaknyamanan tersebut dibutuhkan terapi non konvensional salah satunya senam hamil. Berdasarkan hal tersebut tim pengabdian Masyarakat melakukan pelaksanaan senam hamil bagi ibu hamil trimester III dengan tujuan agar ibu hamil dapat melakukan senam hamil secara mandiri di rumah serta mengurangi keluhan nyeri punggung yang dialaminya. Metode pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi senam hamil. Pelaksanaan dilakukan 1x/minggu selama 1 bulan di Poskesdes Lego Desa Lego Kec. Tamangalle, Kab. Polman pada bulan Januari 2024 yang diikuti oleh 20 orang ibu hamil. Metode asuhan yang digunakan adalah kualitatif dengan case research (CSR) dengan pengambilan data pre test dan post test dengan observasi skala nyeri menggunakan pengukuran Numeric Rating Scale (NRS) . Melatih fisik ibu hamil untuk persiapan persalinannya melalui senam hamil dinilai efektif sebagai tindakan preventif ibu hamil dalam mempersiapkan persalinannya serta dapat menurunkan intensitas nyeri punggung dalam kehamilan Trimester III.
PARENTING GOES TO MUSEUM: KEGIATAN EDUKASI DI MUSEUM UNTUK ANAK DAN ORANG TUA Desy Chrisnatalia; Andriyati Rahayu; Mira K Putri
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i4.14264

Abstract

The community service program targets parents and children who visit Museum Nasional. Visiting the museum should be a means of education for visitors, especially parents and children. Parents' limited knowledge of museum content and the ability to play with children can be an obstacle for parents in providing an educational and fun experience for children at the museum. The purpose of the Parenting Goes to Museum activity is to help parents by providing opportunities for children to learn about the museum's contents in a fun way and, at the same time, educate parents about parenting. The methods used in the parenting seminar are lectures and case studies, while on the museum tour, activities are problem-based learning, cooperative learning, and storytelling. The benefits of the activities obtained by parents and children are to provide opportunities for children to learn about the museum's collections in a fun way and develop parenting skills. The result of this community service is increasing parents' understanding of the children’s character and skills in parenting and the children's enthusiasm to explore the museum contents and their knowledge of the museum collections.   ---   Khalayak sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah orang tua dan anak yang mengunjungi Museum Nasional. Kunjungan ke museum dapat menjadi sarana edukasi bagi pengunjung terutama orang tua dan anak. Keterbatasan orang tua dalam hal pengetahuan isi museum dan kemampuan bermain dengan anak dapat menjadi hambatan bagi orang tua untuk dapat memberikan pengalaman yang edukatif dan menyenangkan bagi anak di museum. Tujuan kegiatan Parenting Goes to Museum yang adalah membantu orang tua untuk memberikan kesempatan bagi anak untuk mempelajari isi museum dengan cara yang menyenangkan dan sekaligus mengedukasi orang tua tentang cara pengasuhan. Metode yang digunakan pada kegiatan seminar parenting adalah ceramah dan studi kasus. Sementara pada kegiatan tur museum adalah problem based learning, cooperative learning, dan story telling. Manfaat kegiatan yang diperoleh orang tua dan anak adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar mengenai koleksi museum lewat cara yang menyenangkan dan juga mengembangkan kemampuan pengasuhan (parenting) orang tua. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu bertambahnya pemahaman orang tua mengenai karakter anak dan keterampilan mereka dalam pengasuhan, serta antusiasme anak untuk mengeksplorasi isi museum sekaligus wawasan mereka mengenai koleksi museum.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DESA PAPRINGAN UNTUK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI KOTORAN SAPI
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i3.18428

Abstract

Papringan village is one of the villages with the highest number of cattle in Banyumas district, Central Java. Waste from livestock, such as manure and leftover feed, has yet to be explicitly managed. The manure is left open so that when it rains, it is carried away by the water flow and pollutes the surrounding environment. The communication results with the head of the livestock group and the head of the Youth Group of Jangkar Mas VIII in Papringan Village showed great hope that they could manage livestock manure in Papringan Village into organic fertilizer. The initial survey conducted on March 31, 2021, through the distribution of Google Forms, showed that 51.4% of youth members had made fertilizer from organic waste, and 73% had made fertilizer from livestock manure. Based on the survey results, most members of the youth organization have made fertilizer from organic waste and livestock manure, so it has the potential to be developed to manage the production and marketing of organic fertilizer from livestock manure. The service activity began with outreach to members of youth organizations and farmer groups and was attended by the Head of Papringan Village. Furthermore, direct practice and assistance in manufacturing organic fertilizers are carried out. Organic fertilizer production uses livestock manure, straw, and fruit waste. Fertilizer production is carried out routinely twice weekly with a production target of 3.5 tons/month.  ---   Desa Papringan merupakan salah satu desa dengan jumlah ternak sapi terbanyak di kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Limbah dari peternakan seperti kotoran ternak dan sisa pakan selama ini belum dikelola secara khusus. Kotoran ternak tersebut dibiarkan terbuka sehingga ketika hujan terbawa aliran air dan mencemari lingkungan sekitar. Hasil komunikasi dengan ketua kelompok ternak dan ketua karang taruna Jangkar Mas VIII Desa Papringan menunjukkan besar harapan mereka dapat mengelola kotoran ternak di Desa Papringan menjadi pupuk organik. Survei awal yang dilakukan pada 31 Maret 2021 melalui penyebaran Google Form diperoleh hasil sebanyak 51,4% anggota karang taruna pernah membuat pupuk dari sampah organik dan 73% pernah membuat pupuk dari kotoran ternak. Berdasarkan hasil survei sebagian besar anggota karang taruna pernah membuat pupuk dari sampah organik dan kotoran ternak, sehingga berpotensi dikembangkan mengelola produksi dan pemasaran pupuk organik dari kotoran ternak. Kegiatan pengabdian diawali dengan penyuluhan kepada anggota karang taruna, kelompok peternak serta dihadiri Kepala Desa Papringan. Selanjutnya dilakukan pendampingan pembuatan pupuk organik. Produksi pupuk organik dilakukan dengan menggunakan bahan kotoran ternak, jerami serta limbah buah. Tujuan pengabdian untuk mengurangi limbah kotoran ternak serta untuk memberikan pengalaman kepada karang taruna mengelola limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik.
PELATIHAN PEMBUATAN TEH HERBAL BERBAHAN AKTIF DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM), BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA) DAN SURUHAN (PEPEROMIA PELLUCIDA) BAGI WARGA KELURAHAN RAWA MAKMUR
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i4.22059

Abstract

Indonesia is known as one of the countries with a high diversity of medicinal plants. Many medicinal plants have been used for generations for treatment. Some of them include bay leaves (Syzygium polyanthum), suruhan herb (Peperomia pellucida), and Dayak onion (Eleutherine palmifolia). This activity aims to educate the target community so they can independently utilize and process medicinal plants into beneficial tea products. The implementation method involves educating the community about the contents, benefits, and processing methods of the plants (suruhan herb, bay leaves, and Dayak onion) into high-quality Simplicia, covering the selection of plant parts, cleaning methods, chopping, drying methods, dry sorting, good packaging and storage of Simplicia, and the process of making beneficial herbal tea products. This activity is delivered through lectures and hands-on practice. The target audience comprises 25 homemakers from RT 41 and RT 46 in the Rawa Makmur sub-district. The success of this activity is observed based on the participants' enthusiasm during the training, including their activeness in asking questions, discussing, and directly participating in the processing of raw materials and tea production. The activity results include herbal tea products, activity videos, and increased participant knowledge, as evidenced by their active questioning, note-taking during the training, and even recording it on their smartphones.   ---   Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki diversitas tumbuhan berkhasiat obat yang cukup tinggi. Banyak tumbuhan berkhasiat obat telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Beberapa diantaranya adalah daun salam (Syzygium polyanthum), herba suruhan (Peperomia pellucida) dan bawang Dayak (Eleutherine palmifolia). Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberi edukasi agar warga sasaran bisa mandiri dalam memanfaatkan dan mengolah tanaman obat menjadi produk teh berkhasiat. Metode pelaksanaannya adalah masyarakat diberi edukasi mengenai kandungan, khasiat dan cara pengolahan tanaman (herba suruhan, daun salam dan bawang Dayak) menjadi simplisia berkualitas meliputi pemilihan bagian tanaman, cara membersihkan tanaman, cara pencacahan, metode pengeringan, sortasi kering, pengemasan dan penyimpanan simplisia yang baik hingga proses pembuatan produk teh herbal berkhasiat. Kegiatan ini disampaikan melalui ceramah dan praktik langsung. Khalayak sasaran adalah ibu rumah tangga dari RT 41 dan RT 46 Kelurahan Rawa Makmur sebanyak 25 orang. Keberhasilan kegiatan ini diamati berdasarkan antusiasme peserta dalam pelatihan meliputi keaktifan bertanya, berdiskusi dan keterlibatan peserta secara langsung dalam pengolahan bahan baku dan pembuatan produk teh. Hasil kegiatan berupa produk teh herbal, video kegiatan dan pengetahuan peserta yang bertambah dibuktikan dengan keaktifan peserta mengajukan pertanyaan dan mencatat materi pelatihan bahkan merekamnya dalam ponsel pintar.
PENINGKATAN KINERJA KEUANGAN MELALUI PEMANFAATAN STROBERI KASIR PADA UMKM KULINER DI PELABUHAN PERIKANAN KUALA TUNGKAL Rosmeli Rosmeli; Nurhayani; Rita Friyani; Wiralestari; Novita Ekasari
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Panrita Abdi - April 2025
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v9i2.22179

Abstract

Culinary MSMEs are a type of MSME that continues to grow and develop. In the city of Kuala Tungkal, there are many MSMEs in this sector. At the fishing port, there are four MSMEs that process fishery products, including crackers and restaurants. Currently, financial management and transaction recording are done manually and in a simple manner. Therefore, this community service initiative aims to: (1) Introduce the Strawberry Cashier application to MSME partners. (2) Assist partners in using the cashier application for financial transactions and reporting. The methods used in this service activity include: (1) Outreach activities through lectures and demonstrations. During these sessions, the Strawberry Cashier application was introduced and explained. (2) Training activities on how to use the Strawberry Cashier application, conducted through practical exercises. In these sessions, participants practiced using the cashier application for financial transactions and reporting. The results of this community service activity are: (1) 100% of culinary MSMEs at the fishing port successfully installed the Strawberry Cashier application and became familiar with its features. (2) MSMEs were able to utilize the application for printing receipts, recording daily cash flow, inputting menus and items for sale, generating transaction reports, and creating financial statements.   ---   UMKM kuliner merupakan salah satu jenis UMKM yang terus mengalami perkembangan. Di Kota Kuala Tungkal sendiri UMKM jenis ini banyak ditemui, Di pelabuhan perikanan terdapat 4 UMKM yang mengolah hasil perikanan berupa kerupuk dan Rumah Makan.  Dalam pengeololaan keuangan dan pencatatan transaksi dilakukan dengan sederhana. Untuk itu pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) Memperkenalkan aplikasi stroberi kasir kepada Mitra dan (2) Membantu mitra mempergunakan aplikasi kasir untuk transaksi dan pelaporan keuangan. Metode yang dipergunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu (1). Kegiatan penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dan demostrasi. Pada kegiatan penyuluhan dilakukan sosialisasi aplikasi stroberi kasir, dan (2) kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi stroberi kasir dengan menggunakan metode praktek. Dalam kegiatan ini dilakukan Praktek penggunaan Aplikasi Kasir dalam pembuatan transaksi dan pelaporan keuangan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah (1) 75% UMKM kuliner di Pelabuhan Perikanan sudah dapat menginstal dan mengetahui fitur – fitur dalam aplikasi Stroberi Kasir. (2) Para UMKM sudah dapat mencetak menggunakan aplikasi stroberi kasir dengan bisa memasukan kas harian, menginput menu dan barang yang dijual, mencetak hasil transkasi, dan membuat laporan keuangan.
KONSERVASI MATA AIR DAN PENJERNIHAN AIR BERBAHAN FILTER ORGANIK DI DESA PANA, KECAMATAN ALLA, KABUPATEN ENREKANG: tidak ada Muhammad Hamzah Syahruddin; Amiruddin; Halmar Halide; Sakka; Hasniati
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i3.23043

Abstract

The springs included in the administrative area of ​​Pana Village are waibuktu, wailandan, waidollok, waiallak, and waipana. Pana Village is also crossed by two rivers, namely the Mata Allo River and the Salu Dollok River. The springs and rivers in Pana Village have not been managed in an integrated manner, so the people of Pana Village have difficulty getting water, especially during the dry season. Therefore, conserving springs in Pana Village is important to maintain the existence and sustainability of springs in the area. Conservation of the Pana Village spring needs to be done because the upstream water catchment area continues to develop as agricultural land and settlements, so it can potentially damage the spring catchment area. The conservation of springs in Pana Village is carried out by making rectangular cube biopore infiltration wells to increase water absorption into the soil. Active participation of the community in constructing rectangular cube biopore recharge wells so that water is always available during the dry season in terms of quality and quantity. In addition, through the community service program from the Department of Geophysics, UNHAS conducts outreach to the people of Pana Village so that the community's active participation preserves the environment and springs and river resources. Conservation of springs in Pana Village is carried out by introducing the community to conservation technologies that can be used. Conservation technology includes greening water catchment areas, making cubical biopore infiltration holes, and training in making water purification equipment made from organic filters. The training participants have understood the existence of groundwater and its conservation above 97%. They can conserve groundwater springs by making cubic biopore infiltration holes (LRBK) and can use water purification tools made from organic filters (PABFO).  ---    Mata air yang masuk dalam wilayah administrative Desa Pana adalah waibuktu, wailandan, waidollok, waiallak, dan waipana. Desa Pana juga dilewati dua sungai yaitu sungai mata allo dan sungai salu dollok. Mata air dan sungai di desa pana belum dikelola secara terintegrasi sehingga masyarakat Desa Pana kesulitan air terutama pada musim kemarau. Oleh karena itu Konservasi mata air di Desa Pana adalah usaha yang penting dilakukan untuk mempertahankan keberadaan serta keberlanjutan mata air di daerah tersebut. Konservasi mata air Desa Pana perlu dilakukan karena daerah hulu resapan air terus berkembang sebagai lahan pertanian dan pemukiman sehingga berpotensi merusak daerah resapan mata air. Konservasi mata air di Desa Pana dilakukan dengan membuat sumur resapan biopori kubus persegi panjang untuk meningkatkan resapan air ke dalam tanah.  Partisipasi aktif masyarakat dalam membuat sumur respan biopori kubus persegi panjang agar senantiasa air tersedia pada musim kemarau baik dalam hal kualitas maupun kuntitasnya. Selain itu melalui program pengabdian kepada masyarakat dari Departemen geofisika UNHAS melakukan penyuluhan kepada masyarakat Desa Pana agar partisipasi aktif masyarakat melestarikan lingkungan hidup dan sumber daya mata air dan sungai. Konservasi mata air di Desa Pana dilakukan dengan memperkenalkan kepada masyarakat teknologi konservasi yang dapat digunakan. Teknologi konservasi meliputi mnghijaukan daerah tangkapan air, pembuatan lubang resapan biopori kubus dan pelatihan pembuatan alat penjernihan air berbahan filter organik. Peserta pelatihan telah memahami keberadaan air tanah dan konservasinya diatas 97% dan mampu melakukan konservasi mata air tanah dengan membuat lubang resapan biopori kubus (LRBK) dan mampu membuat alat penjernihan air berbahan filter organik (PABFO).
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH DAN ANALISIS DATA BAGI GURU SD NO. 56 INPRES KAMPUNG BARU MAJENE Hikmah Hikmah; Asrirawan; Musafira; Mega Afsari; Siti Tanri Cici
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i3.23121

Abstract

This dedication improves teachers' understanding of making scientific papers and analyzing data so they are no longer constrained in writing scientific papers and become competent teachers. This service activity was motivated by the problems of teacher partners of SD No. 56 Inpres Kampung Baru, which included 1) teachers being reluctant to take care of promotions, 2) lack of teacher understanding in doing scientific work, and 3) lack of teacher understanding in analyzing data. The solution to this problem is training in writing scientific papers and data analysis for SD No. 56 Inpres Kampung Baru, Majene teachers, using presentation, discussion, demonstration, and practice methods. The stages of implementing this community service are 1) the preparation stage, communication with partners related to problems faced by teachers; 2) the implementation stage, by providing training in writing scientific papers and data analysis, and 3) the monitoring and evaluation stage. Training on the preparation of scientific papers and data analysis has been carried out well based on the evaluation results of 95,45% of participants experiencing an increase in scientific paper writing skills and 96,1% of participants experiencing an increase in data analysis skills.  ---  Pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman guru dalam membuat karya ilmiah dan menganalisis data sehingga tidak lagi terkendala dalam menulis karya ilmiah dan menjadi guru yang kompeten. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra guru SD No. 56 Inpres Kampung Baru yang meliputi 1) guru enggan untuk mengurus kenaikan pangkat, 2) kurangnya pemahaman guru dalam membuat karya ilmiah, 3) kurangnya pemahaman guru dalam menganalisis data. Solusi atas permasalahan tersebut berupa pelatihan penulisanan karya ilmiah dan analisis data bagi guru SD No. 56 Inpres Kampung Baru, Majene dengan menggunakan metode presentasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik. Adapun tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu: 1) tahap persiapan, komunikasi dengan mitra terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh guru, 2) tahap pelaksanaan, dengan memberikan pelatihan penulisan karya ilmiah dan analisis data, serta 3) tahap monitoring dan evaluasi. Pelatihan penyusunan karya ilmiah dan analisis data telah terlaksana dengan baik berdasarkan hasil evaluasi 95,45% peserta mengalami peningkatan kemampuan penulisan karya ilmiah dan 96,1% peserta mengalami peningkatan kemampuan analisis data.
PENGUATAN KONSEP MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI SDN 07 KECAMATAN TELUK SEGARA KOTA BENGKULU Zulfia Memi Mayasari; Nur Afandi; Siska Yosmar; Lidya Savitri; Meca Nerdika; Fajri Ramadan; Nova Asri Ramdhani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i4.23175

Abstract

SDN 07 Bengkulu City is an elementary school located in Teluk Segara District which is quite close to the beach. Because of this position factor, this school is very vulnerable to risks of earthquake and tsunami disasters. Therefore, this school must have preparedness in  face of disasters that can occur at any time. In fact, disaster mitigation education in this school is very minimal. In addition, this school does not yet have the necessary evacuation routes when a disaster strikes. The purpose of this community service is to create an evacuation route in SDN 07 Bengkulu City and increase the awareness of the residents of SDN 07 schools against earthquake and tsunami disasters. This activity is carried out through several stages of implementation, namely: Setting targets and targets to be achieved, compiling materials related to disaster mitigation which are packaged in the pocket book, installing directions for evacuation routes in the school environment, making maps of evacuation routes in schools, and carrying out socialization and simulation of disaster mitigation. The results obtained from this activity are a pocket book on earthquake and tsunami disaster mitigation, the installation of directions for evacuation routes in the school environment, availability an evacuation  route map at SDN 07 Bengkulu City and increasing awareness, understanding and knowledge of school residents about the concept of disaster mitigation.   ---   SDN 07 Kota Bengkulu merupakan sekolah dasar yang terletak di Kecamatan Teluk Segera yang jaraknya cukup  dekat dengan pantai. Karena faktor posisi inilah maka sekolah ini sangat rentan terhadap resiko bencana gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu sekolah ini harus memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Faktanya, pendidikan mitigasi bencana di sekolah ini sangat minim. Selain itu, sekolah ini belum memiliki jalur evakuasi yang diperlukan saat bencana datang. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membuat jalur evakuasi di lingkungan SDN 07 Kota Bengkulu dan meningkatkan kewaspadaan warga SDN 07 terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.  Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahap pelaksanaan yaitu: Menetapkan target dan sasaran yang akan dicapai, menyusun materi yang berkaitan dengan mitigasi bencana yang dikemas dalam bentuk buku saku, memasang petunjuk arah jalur evakuasi di lingkungan sekolah,  membuat peta jalur evakuasi di sekolah, serta melaksanakan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah buku saku mengenai mitigasi bencana gempa dan tsunami, terpasangnya petunjuk arah jalur evakuasi di lingkungan sekolah, tersedianya peta jalur evakuasi di SDN 07 Kota Bengkulu dan meningkatnya kesadaran, pemahaman dan pengetahuan warga sekolah tentang konsep mitigasi bencana.
PENYULUHAN TENTANG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT DI DESA TANJUNG SANGALANG DAN PENDA BARANIA, KABUPATEN PULANG PISAU, KALIMANTAN TENGAH
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i3.23500

Abstract

This activity was carried out in Tanjung Sangalang and Penda Barania Villages on October 21, 2021, to provide additional insight and knowledge for the community in utilizing peatlands caused by low peatland fertility. The extension method was used in this activity. Community representatives from both villages were invited and gathered in one place to facilitate the implementation of counseling. This activity was implemented in collaboration with each village's officials, especially in terms of coordinating the invited community and the place for the activity. Activities that can be carried out on peatlands in the forestry sector include planting balangeran trees (Shorea balangeran), a type of solid wood that can be used for building materials; Gerunggang (Cratoxylum glaucum) and Terentang (Campnasperma cariaceum), which can be used as raw material for pulp production. In agriculture, peatlands can be used to grow vegetables and fruits; in fisheries, peatlands can be utilized for local fish farming, which is fish that are accustomed to living in low-quality peat water, while in animal husbandry, peatlands can be used as an area for raising poultry and cattle. The success of utilizing peatlands depends on the selection of activities that are adjusted to the thickness of the peat. This service activity has a positive impact on increasing community knowledge in terms of utilizing peatlands with land conditions that often experience flooding due to high rainfall. The success of this service can be seen from the community's enthusiasm in interacting in terms of questions and answers and oral questions submitted by the service team about changes in community insight, where the community gained additional insight after participating in the activity.  ---  Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Tanjung Sangalang dan Penda Barania, pada tanggal 21 Oktober 2021 dengan tujuan untuk memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan gambut yang disebabkan oleh tingkat kesuburan lahan gambut yang rendah Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode penyuluhan. Masyarakat perwakilan dari kedua desa tersebut diundang dan dikumpulkan dalam satau tempat untuk mempermudah dalam hal pelaksanaan penyuluhan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan bekerjasama dengan perangkat masing-masing desa terutama dalam hal mengkoordinir masyarakat yang diundang dan juga tempat pelaksanaan kegiatan. Kegiatan yang dapat dilakukan pada lahan gambut di bidang kehutanan seperti penanaman pohon balangeran (Shorea balangeran) yang merupakan jenis kayu kuat yang dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan; Gerunggang (Cratoxylum glaucum) dan Terentang (Campnasperma cariaceum) yang didapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pulp. Di bidang pertanian, lahan gambut dapat digunakan untuk menanam sayur-sayuran maupun buah-buahan; Dibidang perikanan, pemanfaatan lahan gambut dapat berupa budidaya ikan lokal yaitu ikan yang terbiasa hidup dengan kondisi air gambut yang memiliki kualitas yang rendah, sedangkan dibidang peternakan, pemanfaatan lahan gambut dapat dimanfaatkan sebagai area beternak unggas maupun sapi. Keberhasilan dalam memanfaatkan lahan gambut tergantung dalam pemilihan kegiatan yang disesuaikan dengan ketebalan gambut. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan pengetahuan masyakarat dalam hal pemanfaatan lahan gambut dengan kondisi lahan yang sering mengalami banjir sebagai dampak dari curah hujan yang tinggi. Keberhasilan pengabdian ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat dalam melakukan interaksi dalam hal tanya jawab dan juga pertanyaan lisan yang disampaikan oleh tim pengabdian tentang perubahan wawasan masyarakat, dimana masyarakat mendapatkan tambahan wawasan setelah mengikuti kegiatan tersebut.
PELAYANAN KESEHATAN LUAR GEDUNG BADAN AMIL ZAKAT PROVINSI PAPUA DAN YAPIS PAPUA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i3.23558

Abstract

This community service activity is carried out to help the community obtain health services that have not been felt to reach the community. Out-of-building health services is a method that carries out community service functions where people live so that they can be faster, more effective, and more efficient in carrying out health services. It succeeded in providing health services to as many as 97 people. This activity can be held in collaboration with the Papua Province National Amil Zakat Agency and the Papua Islamic Education Foundation. Services outside this building are organized as one of the functions of the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) based on Law Number 23 of 2011 Article 7 regarding the implementation, distribution, and utilization of zakat as well as the implementation of the Three Pillars of Higher Education in the field of community service.  ---  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang selama ini dirasakan masih belum menjangkau masyarakat. Layanan kesehatan luar gedung merupakan suatu metode yang membawa fungsi pelayanan masyarakat dimana masyarakat berdomisili, sehingga dapat lebih cepat, lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan fungsi pelayanan kesehatan. Pengabdian masyarakat ini berhasil memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat sebanyak 97 orang. Kegiatan ini dapat terselenggara atas kerjasama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Papua dan Yayasan Pendidikan Islam Papua. Layanan luar gedung ini diselenggarakan sebagai salah satu fungsi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 pasal 7 mengenai pelaksanaan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat serta pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian masyarakat.

Filter by Year

2017 2025