cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Medives
Published by IKIP Veteran Semarang
ISSN : 25498231     EISSN : 25495070     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal of Medives (p-ISSN 2549-8231, e-ISSN 2549-5070) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang pada bulan Januari dan Juli setiap tahunnya. Penulis adalah dosen, guru, peneliti, dan bahkan mahasiswa. Jurnal ini menerbitkan artikel asli hasil penelitian atau kajian pustaka di bidang pendidikan matematika meliputi pembelajaran matematika, evaluasi pembelajaran matematika, atau pengembangan media pembelajaran matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Matematika Materi Statistika pada Peserta Didik Kelas XI TP3RP SMK Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2015/2016 Nugroho, Hendy
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang peningkatan motivasi dan prestasi belajar matematika pada materi Statistika dengan menerapkan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI kompetensi keahlian Teknik Produksi dan Penyiaran Program Radio dan Pertelevisian (XI TP3RP) SMK Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 31 peserta didik. Kegiatan penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis untuk mengukur prestasi belajar peserta didik. Sedangkan observasi, angket, dan wawancara dilakukan untuk mengetahui motivasi peserta didik. Untuk menginterpretasikan data digunakan metode statistika sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasakan hasil observasi, rata-rata motivasi meningkat dari 71% pada siklus pertama menjadi 83% pada siklus kedua. Sedangkan berdasarkan hasil angket, motivasi kategori tinggi dan sangat tinggi meningkat sebanyak 73% pada siklus pertama menjadi 80% pada siklus kedua. Berdasarkan hasil tes, banyaknya peserta didik yang tuntas (mencapai KKM) pada siklus pertama dan siklus kedua mencapai 33%. Kata kunci: Realistic Mathematics Education (RME), motivasi, prestasi. Abstract This research aims to describe the increasing of motivation and achievement of mathematics learning in Statistics materials by applying Realistic Mathematics Education (RME) learning model. The research is a classroom action research. The subjects of the research were 31 IX grade students of Techniques of Radio and Television Broadcasting and Program (XI TP3RP) SMK Negeri 1 Kendal 2015/2016. Research activities are conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation and observation, and reflection. Data were collected through written test to measure learners learning achievement. While the observations, questionnaires, and interviews were done to determine the motivation of learners. Simple statistical methods are used to interpret the data. The results showed that based on observations, the average motivation increased from 71% in the first cycle to 83% in the second cycle. While based on the questionnaire, high and very high category motivation increased by 73% in the first cycle to 80% in the second cycle. The number of students who complete (reach KKM) in the first cycle and the second cycle reached 33%. Keywords: Realistic Mathematics Education (RME), motivation, achievement.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dengan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis Siswa Riska, Riska; MZ, Zubaidah Amir
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki ada tidaknya perbedaan kemampuaan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung jika ditinjau dari kemampuan awal siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Singingi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk menyelidiki hubungan sebab akibat dengan cara memberikan perlakuan pada salah satu kelas dan membandingkan hasilnya dengan salah satu kelas yang diberikan perlakuan yang berbeda. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 dan kelas VIII-3 Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Singingi  dan objek penelitian ini adalah pengaruh penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)  terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang ditinjau dari kemampuan awal. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua jalan (two way anova). Instrumen yang digunakan adalah tes uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan untuk mengukur kemampuan awal matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)  dengan siswa menggunakan model pembelajaran langsung (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran CIRC dengan pembelajaran langsung jika ditinjau dari kemampuan awal matematis (KAM) (3) tidak terdapat pengaruh interaksi antara pembelajaran menggunakan model pembelajaran dengan kemampuan awal dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Oleh karena itu, secara umum model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berpengaruh terhadap pemecahan masalah matematis yang ditinjau dari kemampuan awal pada siswa smp.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika ditinjau dari Minat Belajar Siswa SMP Negeri di Kota Rantepao Sappaile, Baso Intang; Djaman, Nurwati; Ba’ru, Yusem; Kadir, Kadir; Darwis, Muhammad
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran  discovery learning terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari minat belajar siswa. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain 2x2 faktorial. Tempat penelitian dilakukan di SMP Negeri di Kota Rantepao, tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas tujuh SMP Negeri Rantepao dan sampel diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah anggota sampel sebanyak 78 siswa.  Model pembelajaran sebagai variabel bebas, minat belajar sebagai variabel intervening, dan hasil belajar matematika siswa sebagai variabel respon. Model pembelajaran discovery learning digunakan pada kelompok perlakuan, dan model pembelajaran langsung digunakan pada kelompok pembanding. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar matematika dan skala minat belajar dan digunakan ANAVA dua jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran dan minat belajar mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa, dan (2) model pembelajaran discovery learning lebih baik daripada model pembelajaran langsung. Kata kunci: model discovery learning, model langsung, minat belajar, hasil belajar matematika siswa. ABSTRACT The major objective of this research was to investigate the effects of applying discovery learning on mathematics achievement in terms of students learning interest. The research methodology was a quasi-experimental and the design of the research was a 2x2 factorial. The research was conducted in SMP Negeri in Rantepao City in academic year 2014/2015. The population of research was made up of all seventh grade students of SMP Negeri Rantepao from where a sample of 78 students was obtained by using cluster random sampling technique. Learning model as the independent variable, students learning interest as intervening variable, and mathematics achievement of student as response variable. The treatment class group taught by using Discovery learning model. While the comparison group was taught by Direct Instruction. The data were collected using the mathematics learning test instrument and learning interest scale. The data collected were analyzed with two way ANOVA. The findings showed that: (1) learning model and interest in learning have an effect on student learning outcomes, and (2) Discovery learning model is better than Direct Instruction. Keywords: discovery learning model, direct instruction, student interest, matemathics acievement.
Pengaruh Penggunaan Metode Drill Berbantuan Permainan Engklek Termodifikasi terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII Fitriyah, Aini; Khaerunisa, Indah
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII yang dibelajarkan dengan metode drill berbantuan permainan engklek termodifikasi dan metode konvensional. Modifikasi pada permainan engklek dalam penelitian ini dilakukan pada teknik permainan dan pola engklek yang disusun dari sekumpulan bangun segitiga, jajargenjang, persegi, persegi panjang, belah ketupat, layang-layang, dan trapesium. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain dari penelitian ini menggunakan true eksperimental design dengan jenis pre test-post test control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Uswatun Hasanah Mangkang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non probability sampling tipe sampling jenuh dan terpilih kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Pengujian hipotesis dengan uji-t, diperoleh bahwa thitung= 2,895 dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel= 1,691. Karena thitung>ttabel maka H1 diterima. Hal ini berarti bahwa rata-rata nilai yang diperoleh pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol sehingga terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa antara kedua kelas tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode drill berbantuan permainan engklek termodifikasi berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah pada siswa kelas VII MTs Uswatun Hasanah. Kata kunci: metode drill, permainan engklek termodifikasi, kemampuan pemecahan masalah. ABSTRACT The aim of this study is to find out the significant difference of problem solving abilities of learning outcomes of students that were taught in drill method with modified engklek game and conventional method. In this research, the traditional engklek game is modified on techniques and patterns that are composed of triangle, parallelogram, square, rectangle, rhombus, kite, and trapezoid. This qualitative research is  true eksperimental design by using pre test-post test control design. The population is whole students on grade VII of MTs Uswatun Hasanah, Mangkang. The samples are choosen by using non probability sampling technique with saturated sampling and obtained that grade VIIB as an experimental class and VIIA as a control one. Based on hypothesis analyzing by using t-test, we have tarithmetic=2,895 and ttable= 1,691 at siginificant scale 5%. Bacause of  tarithmetic>ttable, so that H1 is accepted. That means learning outcomes on experimental class is better than control class. That result shows the significant difference of problem solving abilities between both classes. So this study found the influence of drill method with modified engklek game to mathematical problem solving abilities of grade VII students of MTs Uswatun Hasanah. Keywords: drill method, modified engklek game, problem solving abilities.
Kemampuan Pembuktian Matematis Mahasiswa Menggunakan Induksi Matematika Firmasari, Siska; Sulaiman, Herri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.642

Abstract

Kemampuan mahasiswa dalam melakukan pembuktian matematis tidak sama bergantung dari kategori kognitifnya. Salah satu metode pembuktian matematika adalah induksi matematika yang memerlukan pemahaman konsep secara sistematis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan pembuktian matematis mahasiswa yang memiliki kategori kognitif tinggi dan rendah menggunakan induksi matematika. Subjek penelitian ini adalah empat orang mahasiswa tingkat tiga Program Studi Pendidikan Matematika dengan klasifikasi dua orang mahasiswa memiliki kemampuan kognitif tinggi dan dua mahasiswa berkemampuan rendah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes materi induksi matematika dan pedoman wawancara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang mendeskripsikan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa dalam menyelesaikan soal terkait induksi matematika disesuaikan dengan kemampuan kognitif tinggi dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kategori kognitif tinggi mampu menyelesaikan setiap langkah pembuktian secara benar namun belum sistematis, sedangkan yang berkemampuan kognitif rendah tidak memahami alur pembuktian pada langkah induksi, kekeliruan memahami sifat distributif, dan ketidakteraturan menghubungkan setiap langkah pembuktian. Melalui artikel ini, peneliti berharap dapat menganalisis perlakuan yang tepat pada mahasiswa saat mengajar berbagai materi matematika yang menggunakan prasyarat induksi matematika. Kata kunci: pembuktian matematis, induksi matematika, kemampuan kognitif.   ABSTRACT The students’ ability to perform mathematical proof is different depending on their cognitive category. One of mathematical proofing is mathematical induction which requires concepts understanding systematically. The purpose of this research is to know the ability of mathematical proof using mathematical induction of high and low cognitive category students. The subjects of this study are four third graders of Mathematics Education Study Program. Two students have high cognitive ability and the others have low cognitive ability. The mathematical induction material test sheet and interview guideline are used as research instruments. This is a descriptive research which describes the mathematical proof ability of students in solving problems related to mathematical induction adjusted with high and low cognitive ability. The results show that students with high cognitive category are able to complete each step of proof correctly but not systematically. At the same time, the students with low cognitive ability are not understand the proof steps at the induction step, the misunderstood the distributive property, and the irregularity connect the proof steps. The researcher expects to analyze the appropriate treatment to the students while teaching mathematical materials using mathematical induction prerequisites. Keywords: mathematical proof, mathematical induction, cognitive ability.
Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Ansori, Yusup; Herdiman, Indri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.646

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa masih rendah. Rendahnya kemandirian belajar disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kemampuan siswa itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Populasi dari penelitian ini adalah 27 siswa SMP di Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode korelasi. Penelitian diawali dengan memberikan tes berupa instrumen soal kemampuan pemecahan masalah dan angket yang dapat mengukur kemandirian belajar siswa. Selanjutnya, peneliti melakukan wawancara dengan guru. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa memiliki kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik. Hal tersebut diperkuat dengan hasil uji korelasi 0,808. Angka tersebut menunjukkan pengaruh yang sangat kuat. Kata Kunci: kemandirian belajar, kemampuan pemecahan masalah.                                                                                                                                                                             ABSTRACT                             Most studies examine that the student’s independent learning is still low. This is caused by several factors. One of them is the ability of the students themselves. The purpose of this research is to know the influence of students’ learning independence to mathematical problem solving ability. The population of this research is 27 Junior High School students in Cianjur. This research uses qualitative descriptive method. The study begins with having the students to do the problem-solving test and fill in the student learning independence questionnaire. The data and information were also collected by interviewing teachers. The results indicate that the students have good self-regulated learning and problem solving ability. It is reinforced with test results correlation 0.808. It means that there is a very strong influence. Keywords: self-regulated learning, problem solving ability.
Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Minat dan Prestasi Belajar Matematika Sholikhakh, Rizqi Amaliyakh; Pujiarto, Heru; Suwandono, Suwandono
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.561

Abstract

Rendahnya minat peserta didik terhadap pelajaran matematika dikarenakan peserta didik kurang mengetahui bagaimana cara memecahkan masalah atau persoalan matematika sehingga malas mengerjakan tugas yang diberikan guru dan prestasi belajarnya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran problem based learning terhadap minat dan prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII semester 2 SMP Negeri 2 Songgom Kabupaten Brebes tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah sampel peserta didik 180 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sample. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji proporsi, uji-t satu pihak kanan, uji analisis ragam multivariat satu arah, dan uji -Hotelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL mencapai nilai KKM ? 65 sebesar 75%, minat belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran ekspositori, prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran ekspositori, ada perbedaan antara minat dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori, serta minat dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL lebih baik dibandingkan menggunakan model pembelajaran ekspositori. Kata kunci: keefektifan, Problem Based Learning, minat belajar, prestasi belajar matematika.   ABSTRACT The low interest of students towards mathematics lessons is because students do not know how to solve problems or mathematical problems so they are lazy to do the assignments given by the teacher and their learning achievement is low. This research is to describe the effectiveness of problem based learning models on interest and learning achievement in mathematics. The population in this study were students of class VIII second semester at Junior High School Songgom 2 Brebes 2016/2017 with a sample of 180 students. Sampling using purposive sample technique. Data collection methods used are documentation, tests and questionnaires. Data analysis techniques used a proportion test, one-sided t-test, one-way multivariate analysis, and -Hotelling test. The results showed that the learning achievement of students who were taught using PBL learning models achieved KKM values ??of ?65 by 75%, Learning interest of students who are taught using PBL learning models is better than using expository learning models, mathematics learning achievement of students taught using PBL learning models is better than using expository learning models, there is a difference between the interest and achievement of mathematics learning students who are taught using PBL learning models using an expository learning model, the interest and achievement of mathematics learning students who are taught using PBL learning models are better than using expository learning models. Keywords: effectiveness, Problem Based Learning, learning interest, mathematics learning achievement.
Performance Assesment dalam Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematik Siswa SMP Santoso, Erik; Sunendar, Aep
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.689

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan performance assesment dalam pembelajaran matematika pada model pembelajaran berbasis masalah dan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematik siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Desain penelitian menggunakan the non-equivalent control group design, dengan populasi kelas VII yang berada di SMPN 1, 2, dan 3 Majalengka. Sampel diambil dua kelas untuk dipilih menjadi kelas yang melaksanakan PBM dan kelas yang melaksanakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan teknik pengumpulan data tes kemampuan pemahaman matematik dan instrumen untuk mengukur kinerja siswa. Pelaksanaan performance assesment dilakukan pada proses pembelajaran berlangsung. Guru mengobservasi siswa sehingga terlihat kinerja siswa dalam belajar matematika. Hasil menunjukan bahwa kinerja siswa meningkat selama pembelajaran dilaksanakan dari mulai pertemuan pertama sampai dengan pertemuan kedelapan. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematik siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Kata kunci: performance assesment, pembelajaran berbasis masalah, kemampuan pemahaman matematik.   ABSTRACT The objective of this study is to know the increase of performance assessment in mathematics learning on Problem Based Learning (PBL) models and to find out the improvement of student’s mathematical understanding skills between problem based learning class and conventional learning class. The research design uses the non-equivalent control group design. The population is 7th grade students in SMP N 1, 2, and 3 Majalengka. The Samples are two classes which are being selected as PBL and conventional learning. The study uses a quasi-experimental method. The data has been collected using mathematical understanding abilities test and students’ performance instruments. The implementation of performance assessment is carried out in the learning process. The teacher observes students so that students’ performance in learning mathematics can be analyzed. The study shows that student performance assessment increased from the first meeting to the eighth meeting. Furthermore, the improvement of students mathematical understanding ability between problem based learning class and conventional learning class is significantly different. Keywords: performance assessment, problem based learning, mathematical understanding ability.
Penerapan Reciprocal Learning untuk Melatih Kecakapan Akademik Mahasiswa pada Mata Kuliah Sejarah Matematika Warmi, Attin; Adirakasiwi, Alpha Galih; Efendy, Kiki Nia Sania
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian kecakapan akademik dan gambaran tingkat kecakapan akademik mahasiwa dalam mata kuliah sejarah matematika dengan menggunakan reciprocal learning. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester dua kelas C sebagai kelas control dan kelas F sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan tes uraian kecakapan akademik dan observasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kelompok kontrol tidak ekuivalen (the nonequivalent control group design). Selain menggunakan desain penelitian tersebut, penelitian ini juga mengadopsi penelitian campuran (mixed method) dengan desain sequential explanatory. Hasil tes kecakapan akademik mahasiwa kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut yaitu 85,24 dan 66,75. Berdasarkan hasil uji statistik, kecakapan akademik mahasiswa yang menggunakan reciprocal learning lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan analisis data hasil kecakapan akademik dari delapan pertemuan menunjukkan nila rata-rata kemampuan kecakapan akademik mahasiswa pada kelas eksperimen adalah 80,58 dan tergolong dalam kategori tinggi, yang terdiri dari empat aspek yaitu mengidentifikasi variabel 91,81; menghubungkan variabel 74,03; merumuskan hipotesis 72,74; dan melaksanakan penyelidikan 83,73. Kesimpulannya, Reciprocal Learning dapat melatih kecakapan akademik mahasiswa dalam dalam mata kuliah sejarah matematika. Kata kunci: kecakapan akademik, reciprocal learning, sejarah matematika.   ABSTRACT The aim of this study is to determine the achievement of academic skills and to overview the students’ academic skills level in history of mathematics course with reciprocal learning. Subjects in this study were second semester students of C class as the control class and F class as the experimental class. Data was collected by essay test of academic skills and observations. The design used in this study is the nonequivalent control group design. In addition, this study also adopted a mixed method with sequential explanatory design. The results of the students’ academic achievement in experimental class and control class, respectively, were 85.24 and 66.75. Based on the results of statistical tests, the academic achievement of students who used reciprocal learning was better than students who used conventional learning. Based on the analysis of observation in eight meetings, the average score of the ability of students’ academic skills in experimental class was 80.58 and it belonged to the high category, which consisted of four aspects, namely identifying variables with 91.81, connecting variables with 74.03, formulating hypotheses with 72.74, and carry out investigations with 83.73. So, reciprocal learning can train students’ academic skills in learning and it can be seen from the better obtained results. Keywords: academic skills, reciprocal learning, mathematics history.
Validitas Perangkat Realistic Mathematics Berbasis Kearifan Budaya Lokal Gayo Yustinaningrum, Bettri; Nurmalina, Nurmalina; Nurliana, Nurliana
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.685

Abstract

Realistic Mathematics berbasis kearifan budaya lokal menekankan pada pembelajaran matematika yang dikaitkan dengan realita dan aktivitas kebudayaan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Realistic Mathematic s berbasis kearifan budaya lokal suku Gayo pada materi geometri. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D yang terdiri atas tahap menefinisikan (define), mendesain (design), mengembangkan (development), dan menyebarkan (dissemination). Perangkat pembelajaran yang dibuat adalah silabus, RPP, LKS, dan buku siswa. Melalui hasil pengembangan perangkat pembelajaran diperoleh bahwa perangkat pembelajaran valid berdasarkan hasil validitas pakar. Kata Kunci : kearifan budaya lokal, Realistic Mathematic s, suku Gayo.   ABSTRACT Realistic Mathematics based on local wisdom emphasizes the mathematics learning which is associated with students’ reality and cultural activities. The purpose of this research is to develop Realistic Mathematic s learning kit based on the local wisdom of Gayo on geometry. The learning kits are developed by using the 4-D model (define, design, develop, and dissemination). The learning kits consist of syllabus, lesson plans, student worksheets, and student books. The learning kits are valid based on the face validity. Keywords: local wisdom, Realistic Mathematic s, Gayonese.