cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ORTOPEDAGOGIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
Persepsi Guru terhadap Penggunaan Media Interaktif dalam Pembelajaran IPA bagi Siswa Tunagrahita di Sekolah Inklusif Win Jeroh Miko; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p59-64

Abstract

Penggunaan media interaktif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) semakin menjadi perhatian, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif. Siswa tunagrahita sering kali menghadapi kesulitan dalam memahami materi IPA yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap penggunaan media interaktif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bagi siswa tunagrahita di sekolah inklusif. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tantangan yang dihadapi guru dalam menyampaikan materi IPA kepada siswa dengan hambatan intelektual serta potensi media interaktif dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah lima guru dari tiga sekolah inklusif yang mengajar mata pelajaran IPA kepada siswa tunagrahita. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif membantu guru menyampaikan materi secara konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa tunagrahita, terutama dalam menjelaskan konsep-konsep abstrak. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan teknologi dan kurangnya pelatihan bagi guru. Simpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya dukungan infrastruktur dan peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan media interaktif untuk mendukung pembelajaran inklusif.
Perilaku Adaptif dan Maladaptif pada Siswa Autis Implikasi bagi Pendidikan Vokasi Systematic Literature Review Anggita Hemaylia Putri; Ahsan Romadlon Junaidi; Ediyanto Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p6-12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku adaptif dan maladaptif pada siswa dengan gangguan spektrum autisme dalam konteks pendidikan vokasi. Fokus utama kajian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perilaku tersebut serta menelaah berbagai faktor yang memengaruhi kemunculannya di lingkungan pendidikan vokasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang memungkinkan penelusuran, evaluasi, dan sintesis literatur ilmiah secara terstruktur dan menyeluruh. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pencarian sistematis pada berbagai basis data akademik, dengan mempertimbangkan kriteria seperti relevansi tema, jenis publikasi, dan rentang waktu penerbitan. Hasil kajian sistematis ini menunjukkan bahwa perilaku adaptif dan maladaptif pada siswa autis di lingkungan pendidikan vokasi dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal yang saling berkaitan. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan vokasi yang bersifat holistik, inklusif, dan berbasis kekuatan individu. Dengan demikian, program vokasional yang dirancang secara tepat tidak hanya mampu meningkatkan fungsi adaptif siswa autis, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan emosional serta peluang partisipasi sosial dan kerja jangka panjang mereka.
Pengaruh Modified Circuit Training Terhadap Keseimbangan dan Koordinasi Gerak Motorik pada Anak Tuna Rungu SMPLB Se-Kota Banda Aceh Taufik Sulaiman; Ediyanto Ediyanto; Sinta Yuni Susilawati; Ahsan Romadlon Junaedi
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p92-96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Modified Circuit Training (MCT) terhadap keseimbangan dan koordinasi gerak motorik pada anak tunarungu di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) se-Kota Banda Aceh. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa anak tunarungu cenderung memiliki keterlambatan dalam pengembangan keterampilan motorik akibat keterbatasan akses terhadap stimulus auditorik, yang berdampak pada keseimbangan tubuh dan koordinasi gerak. Modified Circuit Training sebagai bentuk latihan fisik yang dimodifikasi diyakini mampu meningkatkan kemampuan motorik melalui rangkaian latihan terstruktur yang mengkombinasikan unsur kekuatan, kelincahan, koordinasi, dan stabilitas postural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) model pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah 40 siswa tunarungu dari empat SMPLB di Kota Banda Aceh yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengukuran keseimbangan menggunakan Modified Bass Test of Dynamic Balance dan pengukuran koordinasi gerak motorik menggunakan Alternate Hand Wall Toss Test. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan uji-t independen pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keseimbangan dan koordinasi gerak motorik kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulannya, Modified Circuit Training efektif digunakan sebagai metode latihan untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi gerak motorik anak tunarungu SMPLB. Penelitian ini merekomendasikan agar guru pendidikan jasmani adaptif mengintegrasikan MCT ke dalam program pembelajaran motorik siswa tunarungu.
Peran Guru dalam Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh Yossi Novianti; Ediyanto Ediyanto; Ranti Novianti; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p33-38

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK) agar mereka dapat berkembang secara optimal, baik dari segi akademik, sosial, maupun emosional. Pendampingan yang tepat dapat membantu ABK mengatasi berbagai hambatan belajar dan meningkatkan kemandirian mereka. Artikel ini membahas peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, memberikan strategi pembelajaran yang sesuai, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dan tenaga profesional lainnya. Dengan pendekatan yang tepat, guru dapat membantu ABK mencapai potensi terbaik mereka dan beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan didukung oleh data lapangan serta review dari berbagai penelitian terdahulu.
Pengaruh Kesiapan Guru Reguler dalam Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan Inklusi Herawati Mukminatin; Ahmad Samawi; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p117-122

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang menekankan pada pemberian kesempatan yang setara bagi semua peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, untuk belajar dalam lingkungan yang sama. Dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah inklusi sangat dipengaruhi oleh peran guru reguler yang tentunya berkolaborasi dengan guru pembimbing khusus.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan inklusif, mengidentifikasi tantangan guru reguler dalam implementasinya, serta mengeksplorasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivita peran guru reguler di sekolah.
Strategi Implementasi Pendidikan Inklusi di SDS Mutiara Hati Ponorogo : Studi Kasus Model Sekolah Inklusi Dias Setiyo Prasuranto; Ranti Novianti; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p65-71

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan inklusi di SDS MUTIARA HATI , dengan fokus pada strategi yang diterapkan untuk mendukung peserta didik berkebutuhan khusus (ABK). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melalui wawancara dan observasi terhadap guru, orangtua, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi kurikulum, dukungan orangtua, dan kolaborasi antara guru, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan psikolog berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan pendidikan inklusi. Lingkungan yang inklusif tercipta melalui interaksi positif antara peserta didik reguler dan ABK, serta layanan tambahan di luar jam pelajaran. Kesimpulannya, pelaksanaan pendidikan inklusi di SDS Mutiara Hati didukung oleh kerjasama semua pihak dan pendekatan responsif terhadap kebutuhan individual peserta didik. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan praktik pendidikan inklusi yang lebih baik di institusi lain dan menekankan perlunya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan inklusi secara lebih luas.
Paradigma Negatif Masyarakat Terhadap Penyandang Disabilitas Irene Wemie Ginatra; Umi Safiul Ummah; Ediyanto Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p13-17

Abstract

Penelitian literatur review merupakan kajian analisis kritis dari artikel yang relevan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai topik tertentu. Topik yang menjadi tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi mengenai sikap masyarakat terhadap keberadaan penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian campuran. Dimana peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif yang mengkaji 6 studi berindeks sinta dan Q2, dan juga menggunakan penelitian literatur review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulitnya peningkatan disability awareness adalah paradigma negatif terhadap penyandang disabilitas yang mengakar di masyarakat. Upaya pemerintah untuk menciptakan ruang yang inklusif dilakukan dengan menetapkan kebijakan-kebijakan yang menjamin pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Tugas lembaga dan instansi selanjutnya adalah merealisasikan kebijakan tersebut dengan melakukan upaya untuk meningkatkan disability awareness di lingkungan kerjanya. Advokasi sosial menjadi strategi yang cukup efektif dan banyak digunakan oleh kantor-kantor pelayanan masyarakat, kampus, dan perusahaan. Dengan adanya kesadaran akan kesetaraan penyandang disabilitas maka lingkungan akan lebih ramah dan inklusif. Serta pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dapat terwujud.
Studi Pendahuluan : Pengembangan Komik Sebagai Media Pendidikan Seksual untuk Anak Tunagrahita Wiwiek Sri Handayani; Wiwik Dwi Hastuti; Umi Safiul Ummah
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p97-101

Abstract

Anak tunagrahita sama seperti anak normal pada umumnya yang mempunyai perkembangan seksual. Tapi banyak masyarakat yang beranggapan bahwa anak tunagrahita tidak memiliki hasrat seksual. Kurangnya pendidikan seksual pada anak tunagrahita berdampak mereka belum dapat merawat anggota tubuh dan organ reproduksi saat masa pubertas. Juga belum paham cara melindungi anggota tubuhnya sehingga rentan terhadap pelecehan seksual. Pemberian pembelajaran pendidikan seksual pada anak tunagrahita harus disesuaikan dengan perkembangan dan kemampuan mereka. Peneliti menggunakan komik sebagai media pembelajaran tentang pendidikan seksual dan diharapkan dengan media komik tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Upaya Peningkatan Motorik Kasar dengan Modifikasi Permainan Engklek pada Siswa Tunagrahita untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusif Miftahul Mufarrihah; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p39-46

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian (R&D) merupakan penelitian yang mengembangan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada sebelumnya, dengan desain one group pretest and posttest design permainan tradisional engklek yang dimodifikasi untuk meningkatkan kemampuan motorik pada anak tunagrahita. Teknik pengumpulan data sebelum dan setelah melakukan aktivitas tanding kemudian diproses dan dianalisis menggunakan SPSS. Kesimpulan penelitian ini bahwa upaya dalam meningkatkan gerak motorik pada anak tunagrahita dengan memodifikasi pemainan tradisional engklek yang dimodifikasi cukup memberikan pengaruh yang signifikan dan baik untuk perkembangan motorik pada anak tunagrahita. Penelitian ini diharapkan sebagai media untuk anak tunagrahita agar mampu dan antusias melakukan permainan tradisional engklek untuk merangsang gerak motoriknya.
Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Tata Boga Melalui Media Virtual Reality bagi Peserta Didik Autis di Sekolah Inklusi Yuli Andriani; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p123-128

Abstract

Peserta didik autis sering mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran keterampilan tata boga, terutama karena keterbatasan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan kemampuan motorik. Di sekolah inklusi, tantangan ini menuntut guru untuk menemukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan mereka. Salah satu alternatif media pembelajaran yang potensial adalah teknologi Virtual Reality (VR), yang mampu menyajikan pengalaman belajar yang interaktif, realistis, dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan tata boga pada peserta didik autis melalui penerapan media Virtual Reality dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari tindakan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik dalam memahami serta mempraktikkan langkah-langkah kerja keterampilan tata boga. Dengan demikian, penggunaan media Virtual Reality terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran praktik Keterampilan yang lebih menyenangkan, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik autis di sekolah inklusi.