cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ORTOPEDAGOGIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
Manajemen Pengembangan Diri Peserta Didik Disabilitas Intelektual melalui Program Vokasi di Sekolah Luar Biasa: Studi Multi Situs di SLB Samudra Lavender Bangkalan dan SLB Negeri Sampang Dewi, Shelly Kusuma; Wijiastuti, Asri; Sartinah, Endang Pudjiastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p444-456

Abstract

Program vokasi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kemandirian hidup peserta didik disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan pengembangan diri peserta didik disabilitas intelektual melalui implementasi program vokasi, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta dampaknya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi multisitus di SLB Samudra Lavender Bangkalan dan SLB Negeri Sampang Sumenep. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui analisis dalam situs dan lintas situs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program vokasi di kedua sekolah bersifat kolaboratif dan berorientasi pada kemandirian peserta didik, dengan perbedaan pendekatan. SLB Samudra Lavender menerapkan model entrepreneurial-ecological berbasis kemitraan eksternal, sedangkan SLB Negeri Sampang mengembangkan model pragmatic-collaborative berbasis optimalisasi sumber daya internal. Pelaksanaan program menekankan pendampingan intensif dan pembelajaran bertahap, dengan variasi model pelatihan. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan secara berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Dampak program vokasi terlihat pada peningkatan kemandirian, kepercayaan diri, kedisiplinan, serta kemampuan sosial-emosional, dengan perbedaan intensitas pada aspek kewirausahaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas program vokasi ditentukan oleh keselarasan desain program berpusat pada peserta didik dengan konteks sumber daya dan ekosistem sekolah.
Mewujudkan Kampus Ramah Disabilitas: Tantangan dan Kebutuhan Sarana Prasarana di Universitas Sebelas Maret Mustaqimah, Ummul; Yusuf, Munawir; Umar, Fadilah; Kurniawan, Sandra Bayu; Cahyani, Leni Ambar
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p180-190

Abstract

Pendidikan tinggi inklusif tidak hanya menuntut ketersediaan pembelajaran yang adil, tetapi juga sarana dan prasarana yang ramah bagi penyandang disabilitas. Artikel ini membahas kondisi aktual, tantangan, serta roadmap pengembangan fasilitas aksesibel di Universitas Sebelas Maret (UNS) hingga tahun 2028. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian memetakan enam kategori sarana prasarana aksesibel: parkir difabel, guiding block, ramp, toilet difabel, lift, dan labelisasi braille pada ruang strategis, berdasarkan inventarisasi fasilitas di tingkat fakultas. Hasil analisis menunjukkan adanya kesenjangan signifikan, di mana sebagian besar fakultas masih belum memenuhi standar teknis Permen PUPR No. 14 Tahun 2017. Temuan ini menegaskan bahwa penyediaan fasilitas aksesibel merupakan fondasi utama bagi keterlibatan mahasiswa difabel, sementara integrasi teknologi kampus cerdas menjadi fase lanjutan untuk memperkuat inklusivitas berkelanjutan. Roadmap pengembangan yang disusun menegaskan pentingnya tahapan strategis mulai dari penyediaan infrastruktur dasar (2025), konstruksi permanen dan digitalisasi awal (2026), integrasi antar-fakultas (2027), hingga implementasi smart facilities (2028). Implikasi praktisnya, UNS perlu menata prioritas pembangunan secara bertahap, melibatkan partisipasi mahasiswa penyandang disabilitas, serta memperkuat komitmen kelembagaan. Secara akademis, penelitian ini memperkaya literatur tentang manajemen kampus inklusif di Indonesia dan dapat menjadi model bagi perguruan tinggi lain dalam mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang adil, setara, dan berkelanjutan
Preferensi Media Komunikasi dalam Kolaborasi Pendidikan Khusus: Studi pada Orang Tua Siswa dengan Hambatan Intelektual Purwandari, Ernisa; Purwanta, Edi; Aminah, Siti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p391-396

Abstract

Kolaborasi yang efektif antara sekolah dan keluarga merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan bagi anak dengan hambatan intelektual. Pemanfaatan media komunikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi sarana strategis untuk menjalin interaksi yang berkelanjutan antara orang tua dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi media komunikasi yang digunakan orang tua siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam kolaborasi dengan guru, serta menganalisis alasan di balik pemilihan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan melibatkan 366 responden orang tua siswa dengan hambatan intelektual. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dikumpulkan dari pernyataan terbuka responden dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp merupakan media komunikasi dominan, digunakan oleh 299 responden (81,7%), baik secara tunggal maupun dikombinasikan dengan media lain seperti situs web sekolah atau media sosial. Alasan utama pemilihan media adalah kemudahan penggunaan (58,5%), diikuti oleh kecepatan akses informasi (7,6%), kebiasaan atau familiaritas (2,7%), dan fleksibilitas akses (1,6%). Analisis kualitatif memperkuat temuan ini dengan menyoroti harapan orang tua terhadap komunikasi yang lebih efektif, peningkatan kemandirian anak, kontinuitas program, serta penguatan sinergi antara guru dan keluarga. Temuan ini mengindikasikan bahwa media yang sederhana, mudah diakses, dan sesuai dengan kebiasaan pengguna lebih disukai untuk mendukung kolaborasi pendidikan khusus. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya optimalisasi penggunaan WhatsApp sebagai kanal utama kolaborasi, dengan tetap mempertahankan media resmi sekolah untuk tujuan dokumentasi dan penyampaian informasi formal.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Panduan Functional Behavior Assessment Terintegrasi QR Code dan Google Sheet untuk Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Asesmen Perilaku Bermasalah Siswa di Kota Yogyakarta Lu'lu, Rifka Fakhrianda; Syamsi, Ibnu
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p328-332

Abstract

Analisis kebutuhan merupakan tahap awal dalam pengembangan panduan functional behavior assessment terintegrasi QR code dan Google Sheets. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dasar yang diperlukan dalam proses pengembangan panduan functional behavior assessment terintegrasi QR code dan Google Sheets dalam meningkatkan keterampilan guru dalam asesmen perilaku bermasalah siswa di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara secara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di lima sekolah menengah pertama negeri inklusi di Kota Yogyakarta. Subjek penelitian ini yaitu lima guru pembimbing khusus (GPK) dengan kriteria telah mempunyai dasar ilmu terkait functional behavior assessment. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kebutuhan dasar materi dan media yang diperlukan oleh guru pembimbing khusus dalam pengembangan panduan functional behavior assessment terintegrasi QR code dan Google Sheets dalam meningkatkan keterampilan guru dalam asesmen perilaku bermasalah siswa. Hasil penelitian ditemukan bahwa guru mengalami kendala dalam asesmen perilaku bermasalah siswa meliputi minimnya pelatihan FBA (100%), ketiadaan panduan baku (100%), pencatatan manual yang rawan hilang (100%), kesulitan pengarsipan data jangka panjang (60%), dan rendahnya integrasi teknologi (100%). Dari analisis kebutuhan, GPK menginginkan panduan yang memuat konsep dasar perilaku bermasalah, tahapan FBA yang lengkap, serta instrumen siap pakai untuk metode ABC dan pengukuran dimensi perilaku. Pada aspek media, mereka menghendaki panduan hybrid berbentuk cetak berukuran ringkas yang dilengkapi QR Code terhubung ke Google Sheets untuk rekap dan analisis otomatis secara real-time. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan panduan FBA terintegrasi teknologi guna meningkatkan akurasi, efisiensi, dan keterampilan asesmen perilaku di sekolah inklusi.
Systematic Literature Review dan Meta-Synthesis: Fenomena dan Problematika Guru Pendidikan Khusus Non-Pendidikan Luar Biasa Hanifah, Asma; Efendi, Mohammad; Novianti, Ranti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p274-280

Abstract

This Systematic Literature Review research aims to analyze the phenomenon of Special Education Teachers who’s not graduated from Special Education study program that happened working at inclusive and special schools and the problems they face. The method used is a meta-synthesis with a meta-aggregation approach. These teachers are present because of the lack of educators with special education qualifications; the lack of interest in special education study programs; the lack of universities that have special education majors; graduates from the special education program tend to choose to work in special school rather than in inclusive schools because of better job status; and these special education teachers are eventually recruited from class teachers/subject teachers who do not have special education backgrounds, as well as from individuals who are trained about special education to become special education teacher. Due to the lack of knowledge about children with special needs. They face difficulty in understanding the characteristics of and interacting with children with special needs; experience high levels of stress and do not have good emotional regulation; have low self-efficacy and lack confidence in teaching; and their performance and services provided to students with special needs are less than optimal.
Meminimalisir Perilaku Negatif dengan Metode ABA pada Siswa Autis di Sekolah Inklusi TK Islam Cahaya Nurani Jember Lestari, Evi Puji; Adi, Partiwi Ngayuningtiyas; Zusfindhana, Inna Hamida
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p205-210

Abstract

AR adalah siswa autis yang bersekolah TK Islam Cahaya Nurani Jember dimana dirinya sering melakukan hand flapping yang mana perilaku ini berdampak pada dirinya dan teman disekitarnya. .Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah metode ABA dapat meminimalisir perilaku negatif pada siswa Autis di sekolah inklusi TK Cahaya Nurani Jember? Tujuan pada penelitian ini adalah meminimalisir perilaku negatif dengan metode ABA pada siswa autis di sekolah inklusi TK Islam Cahaya Nurani Jember Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis penelitian subyek tunggal (single subject research). Berdasarkan data yang di ukur pada tahap intervensi, perilaku hand flapping yang ditunjukan dengan perilaku hand flapping menunjukan adanya penurunan, jika dibandingkan pada tahap baseline, sebelum mendapatkan intervensi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah metode ABA dapat menimimalisir perilaku negatif siswa autis di sekolah inklusi TK Islam Cahaya Nurani Jember.
Pengembangan Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Berbasis Augmented Reality dengan Metode Komunikasi Total bagi Disabilitas Rungu Widyawati, Arista; Widajati, Wiwik; Budiyanto, Budiyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p418-422

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SLBN 1 dan 2 Kota Blitar, di mana peserta didik disabilitas rungu memiliki keterampilan berbicara yang masih rendah. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan media pembelajaran konvensional tanpa unsur teknologi dan belum diterapkannya metode komunikasi total. Tujuan penelitian ini adalah merancang pengembangan media pembelajaran keterampilan berbicara berbasis augmented reality (AR) dengan metode komunikasi total. Media yang dikembangkan berupa flashcard hewan peliharaan dan liar yang dapat discan barcode, dengan keunggulan berupa gambar animasi 3D, keterangan tulisan, dan suara (metode komunikasi total). Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba adalah 8 peserta didik disabilitas rungu kelas 3 SD di SLBN 1 dan 2 Kota Blitar. Kelayakan media dan materi ditinjau dari aspek validitas memperoleh nilai 93% (media) dan 82% (materi) dengan kategori valid. Aspek efektivitas ditinjau dari selisih pretest dan posttest melalui uji Wilcoxon, dengan Asymp. Sig. 0,012
Investigasi Hambatan Belajar Mahasiswa Berkebutuhan Khusus di Pendidikan Tinggi Arnez, Gaby; Almayeni, Meza; Budi, Setia; Utami, Iga Setia
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p1-7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hambatan belajar yang dihadapi mahasiswa berkebutuhan khusus (MBK) di pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melalui metode survei terhadap 32 partisipan MBK dari berbagai ragam disabilitas dengan rentang semester 1-7. Partisipan penelitian merupakan MBK prodi Pendidikan Luar Biasa dan Pendidikan Khusus dari perguruan tinggi Pulau Jawa dan Sumatera. Data penelitian dikumpulkan melalui angket tertutup dan terbuka melalui via Google Form. Hasil menunjukkan empat hambatan utama: (1) Dukungan dosen yang belum menyeluruh diterima oleh MBK; (2); Belum tersedianya akomodasi pembelajaran dan Teknologi Bantu yang sesuai dengan Kebutuhan MBK; (3). Belum tersedianya instrumen asesmen yang akan mengungkap kebutuhan akademik MBK dan (4) kurangnya dukungan intitusi dalam menyediakan teknologi alat bantu. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan instrumen asesmen standar, pelatihan dosen, dan optimalisasi teknologi bantu untuk menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif serta sejalan dengan Permenristekdikti No. 46 Tahun 2017.
Problematika Pembelajaran Mahasiswa Disabilitas Netra di Universitas PGRI Argopuro Jember Loka, Widiya; Yaum, Lailil Aflahkul; U, Khusna Yulinda
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p352-357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami problematika mahasiswa disabilitas netra dalam proses belajar mengajar, apa saja faktor pendukung dan penyebab problematika, serta dampak dari problematika yang terjadi, sehingga dapat mengeksplorasi secara mendalam terkait problematika pada prosesi pembelajaran di dalam perkuliahan secara inklusif. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun subjek penelitian ini antara lain mahasiswa disabilitas netra, mahasiswa non disabilitas, Dosen PLB Unipar, Pimpinan Universitas. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi akademik. Dapat dijabarkan bahwa analisa data penelitian ini telah dilakukan dengan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan/verifikasi. Adapun hasil yang ditemukan adalah strategi belajar yang digunakan mahasiswa sangat bersifat kompensatoris, dengan mengandalkan perangkat digital dan dukungan dari teman sebaya sesama netra. Namun demikian, keterbatasan dalam mobilitas mandiri, kepercayaan diri dalam bersosialisasi, serta metode pembelajaran yang belum sepenuhnya adaptif menjadi faktor penghambat dalam proses belajar mereka. Pemanfaatan teknologi, seperti AI dan buku elektronik, harus difasilitasi secara sistematik agar dapat menjadi jembatan antara kebutuhan belajar dan keterbatasan fisik mahasiswa tunanetra.
Mengidentifikasi Tantangan dan Hambatan untuk Mendukung Pengajaran Bahasa Lisan bagi Siswa Hambatan Mendengar Firdausi, Yasmin; Wijiastuti, Asri; Wagino, Wagino
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p306-313

Abstract

Mengajar bahasa lisan kepada siswa tunarungu bukanlah tugas yang mudah, terlebih bagi guru non-PLB yang belum memiliki latar belakang pendidikan khusus. Penelitian ini menggali secara mendalam pengalaman sepuluh guru non-PLB di Madura yang menghadapi tantangan dalam pembelajaran bahasa lisan di SLB. Dengan metode studi kasus kualitatif, terungkap bahwa keterbatasan komunikasi siswa, kurangnya pemahaman metode khusus, serta minimnya media pembelajaran menjadi kendala utama. Namun, di balik keterbatasan tersebut, muncul semangat kreatif para guru yang menciptakan media sederhana untuk memfasilitasi proses belajar. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan, kolaborasi erat dengan terapis dan orang tua, serta penyediaan sumber belajar yang lebih baik. Hasilnya menjadi refleksi bahwa dengan dukungan yang tepat, guru non-PLB pun dapat menjadi agen perubahan dalam mengembangkan kemampuan bahasa lisan siswa tunarungu.