cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ORTOPEDAGOGIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
Metode Struktural Analitik Sintetik dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Tunagrahita Prawisma Bela; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.769 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i22017p104

Abstract

Tunagrahita memerlukan layanan secara spesifik dalam program pendidikan. Salah satu program pendidikan yaitu membaca permulaan, siswa tunagrahita memerlukan Metode Struktural Analitik Sintetik.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk time series design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas I yang berjumalah 5 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes atau soal tes.Hasil penelitian menujukan bahwa nilai rata-rata pre test lebih rendah post test .Hasil uji hipotesis t hitung > t tabel = H1 diterima, kesimpulannya adalah metode SAS berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita. Saran untuk guru dan peneliti selanjutnya disarankan untuk dapat mengembangkan media yang menarik.Intellectual disorder requires specific services in the education program. One of the educational programs is read the begining, intellectual disorder students need Structural Analytical Method Syntetic. This research uses experimental method with the form of time series design. The sample in this research is the students of class I that have 5 students. Instrument used in the form of test or test problem. The result of research indicate that the average value of pre test is lower post test. Test result of hypothesis t arithmetic> t table = H1 accepted, the conclusion is SAS method has an effect on to read ability of student of intellectual disorder. Suggestions for teachers and researchers are further suggested to develop an interesting medium.
Pengembangan Media 3 Dimensi Bina Diri untuk Siswa Tunagrahita Resita Wulansari
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.342 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i22016p74-76

Abstract

Dalam pelaksanaan program bina diri memerlukan banyak ketrampilan dan pemenuhan media pembelajaran yang inovatif dan variatif. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan sebuah produk pengembangan Media 3 Dimensi (“Busy Book”) bina diri Memakai Sepatu Bertali untuk Siswa Tunagrahita di SMPLB X Kota Malang. Metode penelitian diadaptasi dari model pengembangan research and development dari Borg and Gall. Analisis yang digunakan yaitu penelitian awal (analisis kebutuhan), validasi ahli. Hasil pengembangan secara keseluruhan disimpulkan bahwa pengembangan Media 3 dimensi (“Busy Book”) binadiri Memakai Sepatu Bertali untuk Siswa Tunagrahita sangat layak digunakan.During the implementation of self-development program it requires a lot of skills and fulfillment for innovative and various instructional media which can help learners master their social and practical life at caring for themselves. The purpose of this development is to produce a 3-dimensional media development product («Busy Book») for self-development using lace-up shoes for intellectual disabilities Students at SMPLB X Malang. This development was adapting research and development model put forward by Borg and Gall, method was applied from the initial research (needs of analysis) and expert validation. The overall development results can be deduced that this development is highly eligible for the use of self-development instructions using lace-up shoes for intellectual disabilities students.
Modul Seni Tari untuk Mengoptimalkan Pendidikan Karakter pada Anak Tunarungu Arie Michael Roosmaya; Endro Wahyuno
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.655 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i12016p39-42

Abstract

Siswa tunarungu yang mengalami kesulitan menerima dan gangguan dalam persepsi bunyi danirama sehingga memiliki efek yang kompleks pada gangguan perilaku. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengembangkan modul pembelajaran instruksional untuk mengajar tari dan untuk menentukanefektivitas dari seni materi pengajaran di SDLB Putra Jaya Malang. Penelitian ini menggunakan metodeR & D yang terinspirasi dari model Sugiyono. Penelitian ini menunjukkan bahwa modul seni tari efektifdengan nilai 75% dan dengan kategori valid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modul seni tari dapatdigunakan dalam pembelajaran siswa tunarungu.Students with hearing impairment have difficulty in receiving information and the perceptionof sound and rhythm so that it has a complex effect such adaptive behavioral. The purposes of this studywas to develop instructional learning module for teaching dance, and to determine the effectiveness of theteaching material art of dance in SDLB Putra Jaya Malang. This research uses R & D which is inspiredby Sugiyono models. The research showed that the module with score 75% was valid. The conclusion ofthis research is the dance module can be used social learning at hearing impairment students.
Kemampuan Mengasosiasikan Soal Cerita “Peluang” Siswa Tunanetra melalui Metode Penemuan Terbimbing Evita Gadis Permatasari; Endro Wayhuno; Eka Promono Adi
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.613 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i22017p127

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui : (1) efektifitas metode penemuan terbimbing, (2) peningkatan kemampuan siswa dalam mendeskripsikan soal cerita ke dalam bahasa matematika, (4) perbedaan kemampuan mengasosiasikan soal cerita “Peluang” sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini diterapkan pada siswa yang mengalami ketunanetraan ketika dewasa dengan intellegensi rata-rata. Penelitian ini menggunakan metode SSR dengan desain A-B-A-B. Kondisi (A-1) kemampuan awal siswa sebelum dilakukan intervensi dengan skor 18%. Kondisi (B-1) pelaksanaan intervensi dengan skor 80,4%. Kondisi (A-2) kemampuan siswa sesudah dilakukan intervensi dengan skor 66%. Kondisi (B-2) analisa kesalahan mengerjakan pada kondisi A-2 dengan skor 87%. Metode penemuan terbimbing efektitif untuk meningkatkan kemampuan mengasosiasikan soal cerita peluang.The purposes of this study were to determine: (1) the effect of guided discovery method in the form of working guide modul (2) upgrading the student ability to describe about story excercises into math language (3) the association ability of “Peluang” story excercise between before and after implementation of guided discovery method. This study was SSR using the A-B-A-B desain. The Baseline condition-1 (A-1) to determine the begining student ability before intervention with score of 18%. The Intervention Condition-1 (B-1) implementation of guided discovery method with an average score of 80.4%. the Baseline condition-2 (A-2) implementation to determine student ability after the (B-1) with a score of 66%. The Condition Intervention-2 (B-2) after working error analysis in the A-2 conditions with score of 87%. Guided discovery method is effective to improve the ability to associate a story about chance.
Pengembangan Kamus Bahasa Inggris Bergambar bagi Anak Tunarungu di SMALB Bunga Lailatul Rizki
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.649 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i22016p96-99

Abstract

Anak tunarungu mengalami kendala dalam menguasai bahasa inggris, khususnya dalam penguasaan kosa kata. Anak tunarungu memerlukan media visualisasi. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan Kamus Bahasa Inggris Bergambar dalam Pembelajaran keterampilan bagi anak tunarungu kelas X di SMALB-X Malang. Pengambangan Kamus bahasa inggris bergambar ini mengadaptasi langkah-langkah model Borg & Gall yang terdiri dari 10 tahap. Hasil penilaian ahli materi memperoleh skor 94,5%, ahli media 97,2%, ahli praktisi 94%. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah kamus bahasa inggris bergambar ini tergolong layak dan siap diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa inggris.The hearing impairment students have a hard time of mastering English language especially in vocabulary mastery, so that, they need visual media. The objective of the research was Developing an English Pictorial Dictionary in the skill learning for Students with Hearing Impairment of X Grade in SMALB-X Malang. Borg & Gall design consisting of 10 steps were adapted in this study. The result showed that the score was 94,5%, media expertise score was 97,2%, practical expertise was 94%. The conclusion of this research and development was that the English Pictorial dictionary made for skill lesrning could be categorized as a proper media to be applied in English class.
Implementasi Kurikulum Muatan Lokal Vokasional Baiq Lulu Ayu Widya Wijaya; Abdul Huda
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.054 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i22017p087

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi kurikulum muatan lokal di SLBNegeri Penujak, Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data:Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data triamngulasi datadan member check. Hasil penelitian Implementasi kurikulumyaitu persiapan materi, metode, instruktur,sarana dan prasarana. Kesimpulan penelitian ini adalah sekolah SLB Negeri Penujak melaksanakankurikulum melalui proses pengembangan kurikulum, pelaksanaan kurikulum penilaian dan tindak lanjutwalaupun masih banyak mengalami kendala.The purpose of this research is to know and describe the implementation of local contentcurriculum in SLB Penujak. The research was done with a case study qualitative.The data collectionwas done by interviews, observation and study documentation. The data technique analysis used (1)reduction, (2) the presentation of the display data, and (3) a conclusion and verification ofTo checkthe validity of data in this research using trianggulasi data and member check. The research resultsshowed that: curriculum consist of the implementation of the materials preparation a method, instructors,facilities and infrastructure. Based on the research can be concluded that the special school Penujakhad tried to implement curriculum of the process curriculum development, the implementation of theassessment and follow-up though still several problems.
Kemampuan Seni Rupa Teknik Kolase pada Anak Tunagrahita Menggunakan Metode Demonstrasi Noverita Surya Dewi; Endro Wahyuno; Eka Pramono Adi
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.986 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i22016p58-61

Abstract

Muatan pembelajaran pada anak tunagrahita lebih diutamakan dalam aspek keterampilan, tetapi kemampuan seni rupa anak tunagrahita khususnya dalam pembelajaran kolase belum maksimal. Hal ini ditambah lagi dengan metode pembelajaran yang digunakan guru kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan seni rupa anak tungrahita dengan teknik kolase dengan menggunakan metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan desain one group pretes and post-tes. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai probabilitas hasil sampel 0.0010 < α (0.05) sehingga H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi berpengaruh terhadap kemampuan berkarya seni rupa teknik kolase pada anak tunagrahita.The charge of learning in children with intellectual disability is preferred in the aspect that contains skills, but the ability of art especially in learning the collage is still not maximized yet. This issue also added with the teaching methods, where the learning is still centered only on the teacher. This research was aimed at describing the cability of children’s art with collage technique. This research was experimental with one group pre-test post-test design. Based on the analysis of data obtained value 0.0010<α (0.05) so H0 rejected. The conclusion is demonstration method effect on capability of visual art with collage technique.
Metode Syllabic untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Anak Autis Qumalasari Rani Ayu; Sudarsini Sudarsini
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.486 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i12016p21-25

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena keterampilan membaca permulaan siswa masih terbilangrendah. Penggunaan metode syllabic ini cukup sederhana dan mudah. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh penggunaan metode syllabic terhadap keterampilan membaca permulaan padasiswa autis kelas 1. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen jenis SSR dengan desain A-B-A.Hasil penelitian adalah pada baseline 1 mengalami peningkatan 31,7 – 35%, pada kondisi intervensimengalami peningkatan 58,9% - 67,8% dan pada kondisi baseline 2, subjek berada pada 57,2% - 61,1%.Kesimpulannya terdapat peningkatan mean level saat kondisi baseline 1 dengan kondisi baseline 2.Sarannya dapat dikembangkan lebih lanjut oleh peneliti selanjutnya tentang metode syllabic.The study is done because of reading skill the beginning of the students is relatively low. Theuse of this method syllabic quite simple and easy. The purpose of this research is to know the influenceof the use of a method of syllabic against of reading skill the beginning on the kids autistic grade 1 . Thisresearch uses experiment methods kind of SSR with the design A-B-A. The result of this research is atbaseline 1 increased 31.7 to 35 % , on condition the intervention has been an increase in 58,9 % to 67.8% and baseline in the condition of A2 , the subject is at 57,2 % to 61,1 %. The conclusion there is anincrease of the mean level when baseline 1 to baseline 2. Advice on this research is be developed furtherby researchers next of methods of syllabic.
Media Counting Board untuk Kemampuan Berhtung Anak Tunagrahita Ringan Putri Almira Khoiriyah; Rizqi Fajar Pradipta
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.623 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i22017p109

Abstract

Hambatan fungsi kognitif menjadikan anak tunagrahita kesulitan dalam berpikir abstrak. Operasi hitung penjumlahan bersifat abstrak karena berhubungan dengan simbol dan angka–angka. Keterbatasan media menjadikan anak tunagrahita kesulitan untuk mempelajari operasi hitung penjumlahan. Melihat kondisi demikian peneliti menawarkan solusi berupa penggunaan media counting board. Media counting board merupakan media pembelajaran yang interaktif karena melibatkan siswa secara langsung dan memiliki tampilan visual yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-ekperimental design dengan desain penelitian one group pretest and posttest. Penelitian ini melibatkan 5 orang siswa tunagrahita kelas II SD sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data pada penelitia berupa 20 soal tes tulis dan 10 soal tes lisan. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Data yang di analisis merupakan data hasil pretest dan posttest. Hasil perhitungan uji Wilcoxon diperoleh T_hitung= 0. Nilai kritis untuk uji Wilcoxon α = 0,05 dan n = 5 (jumlah sampel) dari daftar uji Wicoxon diperoleh T_tabel= 1. Dari perhitungan tersebut dinyatakan bahwa Hi diterima dan Ho ditolak, sebab Thitung (0)) ≤ Ttabel (1)). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media counting board memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berhitung anak tunagrahita ringan.Intelellectual Disability Children are children with intellectual barriers or cognitive function. These obstacles make it difficult to think abstractly. The sum arithmetic operation is abstract because it relates to symbols and numbers. Media limitations make the child’s difficult to study the sum arithmetic operation. Seeing this condition researchers offer solutions in the form of use of media counting board. Counting board Media is an interactive learning media because it involves students directly and has an interesting visual appearance..This research uses pre-experimental experiment research method with one group pretest and posttest design. This study involved 5 students in grade 2 as subjects.Data collection on the research was 20 questionnaires and 10 oral test questions. Data analysis using Wilcoxon Test. The data in the analysis is the result of pretest and posttest data.Wilcoxon test results obtained Thitung= 0. The critical value for the Wilcoxon test α = 0.05 and n = 5 (sample) from the Wicoxon test list obtained Ttabel= 1. From the calculation it is stated that is accepted and Hi is rejected, because T hitung(0) ≤ T_tabel (1). Based on these results it can be concluded that the counting board media gives a significant influence on the ability to arithmetic ability for mild mental retardation.
Permainan Scramble dalam Menyusun Kalimat pada Siswa Tunagrahita Wahyu Andriani; Rizqi Fajar Pradipta
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.25 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i12016p43-46

Abstract

Anak tunagrahita memiliki keterbatasan dalam penguasaan kalimat terutama pengolahanperbendaharaan kata yang kurang berfungsi, karena itu mereka mengalami kesulitan dalam menyusunkalimat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh permainan scramble terhadap kemampuanmenyusun kalimat pada siswa tunagrahita. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental denganrancangan time series design. Penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan menyusunkalimat pada siswa tunagrahita sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan permainan scramble.Hal ini ditunjukkan dari hasil t hitung < t tabel pada taraf signifikan 0,05 yaitu 0 < 1. Kesimpulan daripenelitian ini adalah permainan scramble berpengaruh tterhadap kemampuan menyusun kalimat padasiswa tunagrahita.Children with intellectual disability have limitations in language acquisition mainly inprosessing vocabulary that is less functioning as it is expected, that is why they fell difficulty in preparingsentence. The purpose of this study was to describe the effects of the scramble games toward capabilityof sentence composition for students with intellectual disability. The method used is a quasi-experimentaldesign with time series design. This study shows there is a difference capability of sentence compositionfor students with intelllectual disability before and after treatment with scramble game. It is shown fromthe results of t arithmetic < t table at significant level of 0.05 is 0 <1. The conclusion of this study is thescramble game affect toward capability of sentence composition for students with intellectual disability.

Page 9 of 28 | Total Record : 273