cover
Contact Name
Ali Mashuri
Contact Email
mediapsi@ub.ac.id
Phone
+628976322223
Journal Mail Official
mediapsi@ub.ac.id
Editorial Address
Department of Psychology Building A, 4th Floor Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Malang, 65145, East Java - Indonesia Phone: +628976322223 Email: mediapsi@ub.ac.id
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
MEDIAPSI
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 24776459     EISSN : 25492004     DOI : http://dx.doi.org/10.21776/ub.mps
MEDIAPSI accepts original research papers covering all areas of psychology including: general and experimental, industrial and organizational, social, developmental, educational, and clinical. Unfortunately, we currently do not accept review articles to be published in MEDIAPSI.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER" : 10 Documents clear
Body Dissatisfaction dan Keterkaitannya dengan Subjective Well-Being pada Perempuan Masa Emerging Adulthood Kurnia, Yemima Carolina; Lestari, Sumi
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.2

Abstract

In this research, we aimed to examine the relationship between body dissatisfaction and three aspects of subjective well-being, which included life satisfaction, positive affect, and negative affect. Drawing from accidental sampling, participants were 306 women between the ages of 18 and 25 years who were in the period of emerging adulthood and domiciled in Malang, East Java. Designed as a correlational survey, results in this research revealed that high levels of body dissatisfaction corresponded with low levels of life satisfaction and positive affect. Conversely, high levels of body dissatisfaction corresponded with high levels of negative affect. We explain the theoretical implications of these empirical findings in the discussion section, which also highlights the limitations of the present work as well as recommendations for follow-up studies to overcome these limitations. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body dissatisfaction dan tiga aspek subjective well-being, yang mencakup kepuasan hidup, afek positif, dan afek negatif. Subjek penelitian adalah 306 perempuan berusia 18-25 tahun yang berada pada masa emerging adulthood dan berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur, yang direkrut atas dasar accidental sampling. Studi korelasional dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingginya body dissatisfaction berkaitan dengan rendahnya kepuasaan hidup dan afek positif. Sebaliknya, tingginya body dissatisfaction berkaitan dengan tingginya afek negatif. Implikasi teoritis dari temuan-temuan empiris ini dielaborasi di bagian diskusi, yang juga membahas kelemahan-kelemahan dalam penelitian ini serta rekomendasi studi lanjutan untuk menutupi kelemahan-kelamahan tersebut. 
Model Suasana Kelas yang Mensejahterakan Siswa Tingkat Pendidikan Dasar Aziz, Rahmat; Sidik, Nur Ahmad Hardoyo; Trimansyah, Trimansyah; Khasanah, Nur; Yulia, Nurul Mahruzah
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.3

Abstract

The students’ well-being is an educational issue that has recently received great attention from various parties, be they academicians, politicians, and policymakers. This research aimed to test the role of classroom climate in enhancing students’ well-being. A correlational study in our work revealed that overall, among a sample of 300 grade V and grade VI students in elementary schools and madrasah ibtidaiyah in East Java, classroom climate positively and significantly predicted students’ well-being. The classroom climate promoted students’ well-being particularly when it took shape via task orientation and when it encouraged solidarity, cooperation, and involvement among students, as well as the perceived teacher justice. Aspects of classroom climate which were suboptimal in explaining students’ well-being included teacher support and learning inquiry.Kesejahteraan siswa baru-baru ini merupakan isu pendidikan yang mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, baik akademisi, politisi, maupun pembuat kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana suasana kelas berperan dalam meningkatkan kesejahteraan siswa. Subjek penelitian adalah 300 siswa kelas V dan VI sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah yang ada di Jawa Timur. Studi korelasional dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, suasana kelas menjadi prediktor positif yang signifikan bagi tingkat kesejahteraan siswa. Suasana kelas yang secara signifikan berpengaruh terhadap kesejahteraan siswa adalah suasana kelas yang berorientasi pada tugas, yang bisa mendorong kekompakkan, kerjasama, dan keterlibatan antar siswa, serta yang meningkatkan persepsi bahwa guru telah memperlakukan siswa secara adil. Aspek suasana kelas yang tidak secara signifikan berpengaruh terhadap kesejahteraan siswa mencakup dukungan guru terhadap siswa dan proses penyelidikan dalam kelas. 
Peran Konformitas Teman Sebaya dan Kecerdasan Emosi terhadap Adaptabilitas Karier pada Siswa Kelas XI dan XII SMA Negeri 7 Surakarta Habsari, Setiana Tyas; Yusuf, Munawir; Supratiwi, Mahardika
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.4

Abstract

The goals of the present work were two-fold. The first was to examine the extent to which peer conformity and emotional intelligence simultaneously explained career adaptability among grade XI and grade XII students in SMA Negeri 7 Surakarta. Participants were 272 students derived from a stratified cluster random sampling. Designed as correlational quantitative research, we found that, first, peer conformity and emotional intelligence significantly and simultaneously explained career adaptability. The second finding showed that peer conformity did not play a significant role in partially explaining career adaptability. The third finding revealed that emotional intelligence significantly and partially explained career adaptability, implying that high levels of emotional intelligence were associated with high levels of career adaptability. In the discussion section, we discuss the theoretical implications of each of those empirical findings, as well as research limitations and suggestions for future research to improve the limitations.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran simultan dan parsial konformitas teman sebaya dan kecerdasan emosi dalam menjelaskan adaptabilitas karier pada siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 7 Surakarta. Subjek penelitian adalah 272 siswa  yang diperoleh atas dasar stratified cluster random sampling.  Penelitian ini didesain sebagai studi kuantitatif korelasional yang menemukan bahwa, pertama, konformitas teman sebaya dan kecerdasan emosi secara simultan atau bersama-sama berperan signifikan dalam menjelaskan adaptabilitas karier. Temuan kedua menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya secara parsial tidak berperan signifikan dalam menjelaskan adaptabilitas karier. Temuan ketiga menunjukkan bahwa kecerdasan emosi secara parsial berperan signifikan dalam menjelaskan adaptabilitas karier dimana tingginya kecerdasan emosi berkaitan dengan tingginya adaptabilitas karier. Bagian diskusi dalam tulisan ini menjelaskan implikasi teoritis temuan-temuan penelitian tersebut, disertai dengan sejumlah kelemahan penelitian dan saran perbaikan yang bisa dilakukan pada penelitian lanjutan. 
Pola Perilaku Hidup Sehat tidak hanya Berlaku bagi Pasien Melainkan juga Caregiver Arvia, Alexandra; Purnami, Ida Ayu Made Adhi
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.5

Abstract

In this work, we aimed to examine the effectiveness of a counselling program to improve cancer patient caregivers’ health behaviours at Yayasan Kanker Indonesia Jawa Timur (the Indonesian Cancer Foundation, East Java). Caregivers oftentimes experience pressures and demands that make it difficult for them to meet their personal physical and psychological needs. As a consequence, caregivers suffer from stress easily, resulting in their lack of ability to maintain a healthy lifestyle and, ultimately, their proneness to illness. The present research was designed as an experimental study involving 15 caregivers. Substantiating the hypothesis specified, the results showed that the health behaviours of caregivers of cancer patients were significantly improved after they took part in the counselling program.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas penyuluhan untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada para caregiver pasien kanker di Yayasan Kanker Indonesia Jawa Timur. Adanya tekanan dan tuntutan yang dialami oleh caregiver seringkali membuat diri mereka sulit untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikis pribadi. Caregiver menjadi rentan mengalami stres hingga berdampak pada kurangnya kemampuan mereka dalam menjaga pola perilaku hidup sehat, yang menyebabkan mereka mudah mengalami sakit. Penelitian ini didesain sebagai penelitian eksperimen yang melibatkan 15 caregiver.  Mendukung hipotesis yang diajukan, hasil eksperimen menunjukkan bahwa penyuluhan dalam penelitian ini efektif dalam meningkatkan pola hidup sehat pada caregiver pasien kanker. 
Keterampilan Berpikir Kritis dan Perannya terhadap Toleransi Beragama Murid SMA Nugraha, Indra; Maslihah, Sri; Misbach, Ifa Hanifah
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.6

Abstract

The goal of this research was to test the idea that critical thinking skills are related to religious tolerance, which has been understudied within existing psychological studies. To verify this idea, we conducted a correlational survey among a sample of 400 high school students in Bandung who were recruited based on multistage cluster sampling. The results showed as hypothesized that critical thinking skills were significantly and positively correlated with religious tolerance. High critical thinking skills were hence associated with high religious tolerance and vice versa, low critical thinking skills were associated with low religious tolerance. We also additionally examined the extent to which critical thinking skills and religious tolerance varied depending on participants’ gender, ethnicity, and religion. We close by explaining the theoretical and practical implications of those empirical findings, as well as some shortcomings in this research and recommendations for further studies to overcome the shortcomings.Penelitian ini bertujuan untuk menguji ide bahwa keterampilan berpikir kritis berhubungan dengan toleransi beragama, yang masih jarang diinvestigasi pada studi-studi psikologi sebelumnya. Untuk memverifikasi ide ini, kami melakukan survei korelasional dengan melibatkan 400 murid SMA di Kota Bandung sebagai partisipan, yang diperoleh atas dasar multistage cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sesuai hipotesis yang diajukan, keterampilan berpikir kritis berkorelasi signifikan ke arah positif dengan toleransi beragama. Dengan demikian, tingginya keterampilan berpikir kritis berhubungan dengan tingginya toleransi beragama dan sebaliknya, rendahnya keterampilan berpikir kritis berhubungan dengan rendahnya toleransi beragama. Analisis tambahan dalam penelitian ini juga menguji peran variabel demografis jenis kelamin, suku bangsa, dan agama dalam menjelaskan keterampilan berpikir kritis dan toleransi beragama. Di bagian akhir tulisan ini, kami menjelaskan implikasi teoritis dan praktis temuan temuan empiris tersebut, sekaligus sejumlah kekurangan penelitian dan rekomendasi studi lanjutan untuk memperbaiki kekurangan tersebut.  
Rumah, Tempat Kembali: Pemaknaan Rumah pada Mahasiswa Rantau Prasetio, Clement Eko; Sirait, Esther Gustara Nadine; Hanafitri, Aulia
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.7

Abstract

Regional students (Indonesian: Mahasiswa rantau) are individuals who should move away from home to study in other cities, who are highly likely to experience feelings of homesickness. In this research, we aimed to understand what causes regional students’ homesickness and what the meanings of home for them are. Participants in this research were 15 regional students from the Faculty of Psychology, Padjadjaran University, who were recruited through convenience sampling. This research was designed as a qualitative study with a phenomenological approach. Data in this research, which were drawn from in-depth interviews, revealed eight themes related to regional students’ homesickness. These themes included feelings, activities, routines, food, pets, family and friends, home atmosphere, and rooms. Additional findings uncovered two meanings of homesickness for regional students, that is, “home is feelings” and “home is family”. Empirical findings in this research provide a useful insight into the prevention of regional students’ homesickness, by focusing on the meanings of home and efforts to provide new environment for those students.Mahasiswa rantau merupakan individu yang harus meninggalkan daerah asal untuk menuntut ilmu di kota lain, yang sangat mungkin mengalami perasaan rindu rumah atau homesickness. Penelitian ini bertujuan untuk memahami berbagai hal sebagai sumber homesickness dan makna rumah bagi mahasiswa rantau. Subjek penelitian adalah 15 mahasiswa rantau Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, yang direkrut melalui convenience sampling. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian atas dasar wawancara mendalam dengan subjek penelitian menemukan delapan tema yang terkait dengan homesickness mahasiswa rantau, yaitu perasaan, aktivitas, rutinitas, makanan, hewan peliharaan, keluarga dan teman, suasana rumah, serta kamar. Temuan lain mengungkap dua makna rumah bagi mahasiswa rantau, yaitu “rumah adalah perasaan” dan “rumah adalah keluarga”. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk pencegahan homesickness pada mahasiswa rantau, dengan fokus pada makna rumah bagi mereka dan upaya menyediakan lingkungan baru mereka. 
Kontak Antarkelompok dan Demografi sebagai Prediktor Prasangka Etnis Sunda terhadap Etnis Tionghoa Sudiana, Gusvira Noerwendayah; Ihsan, Helli; Nurendah, Gemala
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.8

Abstract

In this research, we aimed to examine the role of intergroup contact and demographic factors, as well as that of the interaction between the two variables in explaining prejudice against Chinese among a sample of Sundanese in Bandung. Participants were 384 Sundanese currently living in Bandung. Designed as a correlational study, our work revealed that, first, intergroup contacts significantly and negatively predicted prejudice against Chinese. Second, age and gender significantly predicted prejudice. The final finding demonstrated that, not in line with the hypothesis specified, demographic factors did not significantly moderate the relationship between intergroup contacts and prejudice. We close by elaborating the theoretical and practical implications of those empirical findings in the discussion section, which also explains some limitations in this research and recommendations for follow-up studies to address the limitations.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kontak antarkelompok dan faktor-faktor demografis serta interaksi antar keduanya dalam menjelaskan prasangka etnis Sunda terhadap etnis Tionghoa di Bandung. Subjek penelitian adalah 384 etnis Sunda yang tinggal di Bandung. Penelitian ini dirancang sebagai studi korelasional, yang hasilnya menunjukkan bahwa, pertama, kontak antarkelompok berperan signifikan dalam memprediksi ke arah negatif prasangka terhadap etnis Tionghoa. Hasil kedua menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin juga berperan signifikan dalam menjelaskan prasangka. Temuan terakhir menunjukkan bahwa, tidak mendukung hipotesis yang ditetapkan, faktor-faktor demografis tidak berperan signifikan dalam memoderasi hubungan antara kontak antarkelompok dan prasangka terhadap etnis Tionghoa. Implikasi teoritis dan praktis temuan-temuan empiris tersebut dielaborasi di bagian diskusi, yang juga menjelaskan sejumlah kekurangan dalam penelitian ini serta rekomendasi studi lanjutan untuk menutupi kekurangan tersebut. 
Pengantar Editor-in-Chief Mediapsi Volume 6 Nomor 2 Tahun 2020 Mashuri, Ali
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.1

Abstract

In this introduction, the editor-in-chief briefly described the topic of seven empirical articles that have been published in Mediapsi volume 6 number 2, 2020. Broadly speaking, the topics of the articles in this edition varied, from those of clinical psychology to educational psychology, and social psychology. The first article examined the role body dissatisfaction had in explaining subjective well-being, especially among women in emerging adulthood. The topic of the second article pertained to various aspects of the classroom atmosphere and their impacts on elementary school students’ subjective well-being. Shifting the topic from elementary school students to high school students, the third article was a correlational study examining how much peer conformity and emotional intelligence predicted career adaptability. The fourth article was an experimental study, which investigated the effect of a socialisation program on the propensity of healthy behaviours among caregivers of cancer patients, followed by the fifth article zooming on in the relationship between critical thinking and religious tolerance among high school students. The sixth article was about how regional students construed the meanings of home, which was analysed qualitatively. The last, seventh article examined the levels of outgroup prejudice based on two factors, that is, intergroup contact and demographic variables (i.e., gender, age, education).Dalam pengantar ini, editor-in-chief memberikan gambaran ringkas atau kesimpulan mengenai topik tujuh artikel empiris yang telah dimuat di Mediapsi volume 6 nomor 2 tahun 2020. Secara garis besar, topik artikel dalam edisi tersebut cukup bervariasi, mulai dari psikologi klinis, psikologi pendidikan, sampai dengan psikologi sosial. Artikel pertama meneliti topik tentang peran body dissatisfaction terhadap subjective well-being, khususnya pada perempuan yang memasuki masa emerging adulthood. Topik kedua menelaah sejauh mana ragam aspek suasana kelas menjadi prediktor subjective well-being pada anak-anak sekolah dasar. Bergeser dari anak sekolah dasar ke remaja sekolah menengah atas, artikel ketiga merupakan studi korelasional untuk menguji peran konformitas dengan teman sebaya dan kecerdasan emosi dalam menjelaskan adaptabilitas karier. Artikel keempat adalah studi eksperimen, yang menginvestigasi pengaruh penyuluhan untuk meningkatkan kecenderungan perilaku sehat caregiver pasien kanker, diikuti dengan artikel kelima tentang hubungan antara berpikir kritis dan toleransi beragama di kalangan siswa sekolah menengah atas. Artikel keenam tentang  pemaknaan rumah pada mahasiswa rantau yang menganalisis topik ini secara kualitatif. Artikel ketujuh sekaligus terakhir meneliti tinggi rendahnya prasangka terhadap kelompok lain atas dasar dua faktor, yaitu kontak antarkelompok dan variabel-variabel demografis (jenis kelamin, usia, dan tigkat pendidikan). 
Front Matters Vol. 6 No. 2 Mediapsi, Mediapsi
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.9

Abstract

Front Matters Vol.6 No. 2
Back Matters Vol. 6 No. 2 Mediapsi, Mediapsi
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.10

Abstract

Back Matters Vol. 2 No. 2

Page 1 of 1 | Total Record : 10