Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 16, No 1 (2021)"
:
11 Documents
clear
PENGARUH PENERAPAN MODEL COMMUNITY OF INQUIRY MENGGUNAKAN APLIKASI LINE TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH
Dita Puspitasari;
Sri Anggraeni;
Yanti Hamdiyati
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10739
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Community of Inquiry (CoI) menggunakan aplikasi LINE terhadap penguasaan konsep dan kemampuan menyelesaikan masalah siswa SMA pada materi sistemekskresipadaginjal. Dalam penelitian ini, digunakan non-equivalent control group design. Partisipan dalam penelitian ialah siswa kelas XI MIPA SMA, terdiri dari 36 siswa kelas eksperimen dan 34 siswa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes penguasaan konsep dalam bentuk pilihan ganda dan essay, tes kemampuan menyelesaikan masalah dalam bentuk essay, angket respon siswa terhadap model CoI, lembar observasi keterlaksanaan sintaks, dan wawancara. Terdapat empat indikator kemampuan menyelesaikan masalah yang diukur, yaitu mengidentifikasi masalah, menganalisis masalah, merumuskan alternatif solusi, dan menentukan satu solusi terbaik.Berdasarkan temuan yang didapat, model CoI berpengaruh terhadap penguasaan konsep siswa pada materi ekskresi ginjal pada level C1 sampai C5, dan juga berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah, khususnya pada indikator merumuskan beberapa alternatif solusi. Data respon siswa menunjukkan bahwa siswa setuju dengan penerapan model pembelajaran CoI, dengan respon positif terbanyak ada pada indikator sintaks triggering event.
BUKLET PEMANFAATAN MELINJO UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN BERBASIS POTENSI LOKAL
Indria Wahyuni;
Evi Amelia;
Madda Mawaddah;
Pipit Marianingsih
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10788
Pengembangan pembelajaran berbasis potensi lokal diperlukan untuk penerapan prinsip diversifikasi pembelajaran sesuai dengan potensi daerah. Potensi lokal yang dimaksud berupa sumber daya alam, manusia, maupun ekonomi. Kelimpahan dan pemanfaatan melinjo (Gnetum gnemon) di Banten merupakan sumber daya flora yang dapat dimanfaatkan sebagai konten pembelajaran berbasis potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buklet pemanfaatan melinjo di Banten untuk menunjang pembelajaran berbasis potensi lokal. Research and development (R&D) digunakan sebagai metode dalam peneliitian ini, dengan tahapan analisis potensi dan masalah; pengumpulan data; desain produk; validasi ahli; dan revisi produk. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli, diperoleh nilai sebesar 87,1% untuk aspek materi dan 92,5% untuk aspek media. Hasil tersebut menunjukkan produk yang dikembangkan yaitu buklet pemanfaatan melinjo di Banten sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran berbasis potensi lokal.
PENGARUH PEMBERIAN RAGI TAPE (Saccharomyces ceriviceae) TERHADAP KECEPATAN PERKECAMBAHAN BENIH PADI (Oryza sativa) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
Nurma Aini Hanapi
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10769
Benih padi varietas Ciherang dikenal sebagai benih yang unggul, karena ketahanannya terhadap musim kemarau. Dalam pertumbuhan benih padi, terdapat hormon yang sangat dibutuhkan pada masa dormansi untuk mempercepat pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pemberian ragi tape terhadap kecepatan perkecambahan benih padi sebagai sumber belajar biologi pada materi pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian ini menggunakan ANAVA non-parametik 1 jalur yaitu Uji Kruskal-Wallis dengan 1 kontrol, 6 perlakuan, dan 6 kali ulangan. Pertama adalah kontrol (tanpa pemberian ragi tape), perlakuan pertama dengan pemberian ragi tape 1 gram/150 ml, yang kedua pemberian ragi tape 2 gram/150 ml, yang ketiga pemberian ragi tape 3 gram/150 ml, yang keempat pemberian ragi tape 4 gram/150 ml, yang kelima pemberian ragi tape 5 gram/150 ml, yang keenam pemberian ragi tape 6 gram/150 ml. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pemberian ragi tape terhadap kecepatan perkecambahan benih padi. Pada pemberian dosis ragi tape sebanyak 2 gram/150 ml yang memiliki pengaruh paling tinggi terhadap kecepatan perkecambahan benih padi. Hasil penelitian ini digunakan sebagai sumber belajar biologi pada materi pertumbuhan dan perkembangan dengan menggunakan video pembelajaran dan Lembar Kerja Pratikum Siswa (LKPS).
Pemanfaatan Tumbuhan Obat oleh Suku Dayak Paus dan Melayu untuk Perawatan Ibu dan Anak Pasca Persalinan di Desa Pengadang Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat
Savira Pradita;
Yeni Mariani;
Evy Wardenaar;
Fathul Yusro
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10805
Tumbuhan obat masih menjadi pilihan masyarakat dalam perawatan ibu dan anak pasca persalinan, khususnya oleh Suku Dayak Paus dan Melayu di desa Pengadang kabupaten Sanggau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis tumbuhan obat, cara pengolahan dan penggunaan tumbuhan obat untuk perawatan ibu dan anak pasca melahirkan serta menganalisis jenis-jenis tumbuhan yang mempunyai nilai penggunaan yang tinggi oleh suku Dayak Paus dan Melayu di desa Pengadang Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai masyarakat dari suku Dayak Paus di dusun Munyau, suku Dayak Paus ataupun Melayu di dusun Ramayan dan suku Melayu di dusun Ruis. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 73 KK untuk dusun Munyau, 92 KK untuk dusun Ramayan dan 92 KK untuk dusun Ruis. Tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat desa Pengadang untuk perawatan ibu dan anak pasca persalinan sebanyak 30 jenis. 13 jenis digunakan oleh suku Dayak Paus (dusun Munyau), 20 jenis digunakan oleh suku Dayak Paus ataupun suku Melayu (dusun Remayan) dan 26 jenis digunakan oleh suku Melayu (dusun Ruis). Penggunaan tertinggi terdapat pada famili Zingiberaceae, habitus herba, bagian tanaman rimpang, cara pengolahan dengan ditumbuk dan penggunaan dengan cara ditempel. Jenis tanaman yang memiliki nilai guna atau manfaat yang tinggi adalah kunyit kuning (Curcuma domestica) (1), diikuti oleh cekur (Kaempferia galanga) (0,91), entomu (Curcuma xanthorrhiza) (0,84) dan jahe (Zingiber officinale) (0,79).
PENGEMBANGAN UJICEPATMETODE KOAGLUTINASI UNTUK MENDETEKSI ANTIGEN VIBRIO PARAHAEMOLYTICUS PENYEBAB PENYAKIT VIBRIOSIS PADA UDANG VANAME(Litopenaeus vannamei)
Yan Evan;
Agustin Indrawati;
Fachriyan Hasmi Pasaribu
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10784
Vibrio parahaemolyticus merupakan salah satu agen penyebab penyakit vibriosis pada udang vaname (Litopenaeus vannamei. Untuk penanganan lebih dini serta mencegah tersebar luasnya penyakit ini, diperlukan metode uji yang cepat dan akurat. Tujuan penelitian adalah untuk membuatkit ujikoaglutinasi yang dapat mendeteksi antigen bakteriV. parahaemolyticus. Antibodi poliklonal V. parahaemolyticus yang digunakan merupakan hasil imunisasi pada kelinci yang disuntikan antigen V. parahaemolyticusdengan dosis 3×108cfu/ml sebanyak 1 mL. Penyuntikan antigen dilakukan sebanyak empat kali pada interval satu minggu melalui vena auricularis.Reagen koaglutinasi dibuat dengan cara melakukan pencampuran antara suspensiS. aureus yang memiliki protein A dan serum IgG V. parahaemolyticushasil purifikasi dengan perbandingan 1:1 (v/v).Reagen koaglutinasi ini selanjutnya dipergunakan untuk pengujian terhadap sampel organ hepatopankreas, usus dan daging udang yang terinfeksi bakteri V. parahaemolyticus dan bakteri lain yaitu V. harveyi dan V. alginolyticus untuk pengujian reaksi silang.Hasil pengujian reaksi koaglutinasi positif hanya terjadi pada sampel organ yang terinfeksi bakteri V. parahaemolyticus, ini ditandai dengan terbentuknya aglutinat. Sedangkan hasil pengujian reaksi silang dengan menggunakan sampel organ yang terinfeksi bakteri V. harveyi dan V. alginolyticus menunjukkan hasil negatif, ditandai dengan suspensi tetap homogen tidak terbentuk aglutinat. Berdasarkan hasil pengujian koaglutinasi membuktikan bahwa reaksi reagen koaglutinasi bersifat spesifik, cepat dan akurat.
DETEKSI KANDUNGAN BABI PADA PRODUK OLAHAN DAGING MENGGUNAKAN METODE MULTIPLEKS PCR DI KABUPATEN PANDEGLANG
Marlinda Indrianti
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10735
Salah satu parameter status halal bahan pangan adalah harus bebas dari kandungan babi baik dari bahan dasar, bahan tambahan maupun proses pembuatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah memastikan status kehalalan berupa ada tidaknya kandungan babi pada bahan pangan olahan daging (bakso) yang beredar di pasar tradisional diwilayah Kabupaten Pandeglang. Multipleks PCR adalah suatu teknik PCR dengan menggunakan beberapa primer secara bersama-sama dalam satu reaksi untuk amplifikasi beberapa daerah target. Gen-gen yang paling sering digunakan sebagai penanda jenis hewan atau daging diantaranya adalah cytochrome b (cyt b), adanya variasi urutan pada cyt b menyebabkan gen ini banyak digunakan sebagai penanda untuk membedakan material yang berasal dari jenis hewan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa gen cyt b terbukti berhasil mengamplifikasinya DNA dari hewan sapi dan babi dalam campuran DNA (DNA mix) dari 2 jenis hewan ternak tersebut dalam satu reaksi sehingga terbentuk 2 pita DNA. Dari hasil penelitian terhadap kontrol daging sapi dan babi menghasilkan dua fragmen yaitu sebesar 274 pb untuk sapi dan 389 pb untuk babi. Pengujian multipleks PCR pada sampel bakso menunjukan bakso yang diujikan kandungan DNA nya 100% positif mengandung sapi dan 0% mengandung babi.
PENGEMBANGAN BUKU SAKU MANGROVE PULAU TUNDA SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA KOTA SERANG
Ilham Nurseha;
Pipit Marianingsih;
Dwi Ratnasari
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10785
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku saku berdasarkan hasil eksplorasi jenis-jenis mangrove di Pulau Tunda Serang Banten untuk konsep keanekaragaman hayati danmengetahui kelayakan buku saku pada aspek materi dan media. Penelitian ini menggunakan metode (R&D) dengan model 3-D (define,design, dan develop), yang didukung oleh penelitian eksplorasi mangrove diPulau Tunda. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Data yang diperoleh dari angket dianalisis secara kualitatif dan catatan dari ahli dijadikan sebagai bahan perbaikan kelayakan buku saku. Hasil eksplorasi mangrove diperoleh 20 jenis mangrove terdiri dari 11 jenis mangrove sejati dan sembilan mangrove asosiasi. Hasil eksplorasi dijadikan salah satu konten dalam buku saku, selain manfaat, ancaman, dan usaha pelestarian ekosistem mangrove.Hasil penelitian diperoleh nilai rata-ratasebesar 90,85%, sehingga buku saku yang dikembangkan masuk ke dalam kategori sangat layakdigunakan pada konsep keanekaragaman hayati SMA kelas X kota Serang pada mata pelajaran biologi.
IMPLEMENTASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMAN 5 BAJO SULAWESI-SELATAN
Irwanto Irwanto;
Endi Permata;
Irwani Irwani;
Marliah Marliah
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10738
Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan multimedia pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 pada pokok bahasan sistem reproduksi manusia. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 2IPA 1 semester 1Tahun Pelajaran 2018/2019, dengan jumlah 36 siswa, yang terdiri dari 26 siswa perempuan dan 10siswa laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angketdan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan implementasi multimedia pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata persentase motivasi belajar siswa pada setiap siklus. Sebelum pemanfaatan media pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 persentase motivasi belajar siswa 50,21%. Setelah memanfaatkan media pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 pada siklus I meningkat menjadi 71,26% dan pada siklus II meningkat menjadi 89,23%. Jadi media pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Sebaiknya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran biologi menggunakan metode dan media pembelajaran yang variatif serta disesuaikan dengan kondisi siswa maupun materi yang diajarkan, sehingga siswa menjadi tertarik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar biologi.
PENGARUH JURNAL BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS XI SMAN 1 ANYER PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI
Yola Wulandara;
Mila Ermila Hendriyani;
Ika Rifqiawati
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10786
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jurnal belajar tehadap motivasi belajar dan kemampuan kognitif siswa pada materi sistem reproduksi. Metode yang digunakan yaitu kuasi eksprimen dengan desain randomized control group pretest-pascatest design.Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Anyar tahun pelajaran 2017/2018 dengan kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkandataadalah angket motivasi belajar, soal tes objektif, jurnal belajar, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Nilai rata-rata jurnal belajar siswa yaitu 73,43.Nilai rata-rata motivasi belajar kelas kontrol dan eksperimen secara berurut yaitu 62,84 dan 76.Nilai rata-rata kemampuan kognitif siswa kelas kontrol dan eksperimen secara berurut yaitu 64 dan 80. Hasil uji t diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh jurnal belajar terhadap motivasi belajar dan kemampuan kognitif siswa.
Learn From Home dalam Mengembangkan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa Calon Guru Biologi di Tengah Pandemi Covid-19
Dwi Ratnasari
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.12714
The Covid-19 pandemic occurred several country, especially in Indonesia, it this had an impact on various fields. One of the areas affected in education, the face-to-face learning process must shift to distance learning using various digital means, so that learning continues to be carried out well. This study aims to analyze the learn from home (LFH) strategy during the Covid-19 pandemic in developing student teaching skills. The method used in this research is descriptive method, using instruments for assessing basic teaching skills. The sample used Biology Education students, FKIP Untirta who took teaching competency development courses. The results of this study showed the basic teaching skills of students when they learned from home in the Covid-19 pandemic were good (76.94). Students felt that LFH provided effectiveness and efficiency in developing basic teaching skills.