cover
Contact Name
Indah Juwita Sari
Contact Email
indah.juwitasari@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
biodidaktika@untirta.ac.id
Editorial Address
Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jl. Raya Ciwaru No. 25, Kota Serang, Banten
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
ISSN : 1907087X     EISSN : 25274562     DOI : 10.30870/biodidaktika.v18i1.17311
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya is a peer-reviewed journal that covers research and review articles in Biology and Biology Education.
Articles 173 Documents
META-ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI SMA Moga Sari Mulya; Zulyusri Zulyusri
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16510

Abstract

Miskonsepsi merupakan kesalahpahaman siswa terhadap suatu konsep ilmiah. Berdasarkan data dari 5 jurnal yang diteliti menggunakan metode meta-analisis terdapat miskonsepsi siswa pada mata pelajaran biologi ditingkat SMA. Miskonsepsi tertinggi terdapat pada materi pembelahan sel 68.74% dengan kategori tinggi, hal ini dapat terjadi karena siswa kurang tertarik dan merupakan pelajaran yang sulit. Miskonsepsi terendah terjadi pada materi genetika 31.05% dengan kategori sedang, miskonsepsi yang terjadi pada materi ini disebabkan karena diri siswa itu sendiri, bahan ajar dan miskonsepsi pada guru. Data miskonsepsi yang diperoleh menggunakan metode meta-analisis, guru dapat mengetahui konsep yang mengalami miskonsepsi yang paling tinggi sehingga guru dapat memperbaiki atau melakukan remediasi untuk mengatasi miskonsepsi pada siswa.
META ANALISIS MISKONSEPSI BUKU TEKS PELAJARAN BIOLOGI SMA KELAS X Nurul 'Aini; Zulyusri Zulyusri
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16500

Abstract

Miskonsepsi merupakan ide atau pandangan keliru mengenaisuatu konsep yang tidak sesuaidengan pengertian ilmiah atau pengertian yang diterima oleh para ahli. Penyebab munculnya miskonsepsi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: guru, siswa, buku teks, konteks dan metode mengajar. Semua faktor penyebab miskonsepsi tersebut bisa saja terjadi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini lebih memfokuskan pada buku teks pelajaran yang bertujuan untuk mengkaji ulang analisis miskonsepsi buku teks pelajaran Biologi SMA Kelas X. Jenis penelitian yang digunakan adalah meta analisis. Penelitian ini dilakukan dengan metode literatur review dengan mengumpulkan artikel yang berkaitan dengan miskonsepsi buku teks pelajaran Biologi SMA Kelas X. Didapatkan 6 artikel yang berkaitan dari 49 artikel miskonsepsi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya miskonsepsi pada buku teks pelajaran Biologi SMA Kelas X dengan kategori rendah hingga sedang. Materi yang paling banyak ditemukan miskonsepsi yaitu materi Virus sebesar 43,2% miskonsepsi (termasuk kategori miskonsepsi tingkat sedang). Urutan jumlah miskonsepsi berdasarkan buku teks pelajaran yang dianalisis tersebut dari yang terbesar hingga terkecil yaitu: misidentifications, oversimplifications, obsolete concept and terms, undergeneralizations dan overgeneralizations.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DILENGKAPI KARTU BERGAMBAR PADA MATERI HEWAN INVERTEBRATA UNTUK KELAS X SMA/MA Zara Latifa; Zulyusri Zulyusri; Yosi Laila Rahmi; Helsa Rahmatika
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16505

Abstract

Salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan untuk membantu proses pembelajaran adalah modul. Modul dapat membuat peserta didik lebih tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran karena mempermudah peserta didik dalam memahami materi dan juga penggunaan modul sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul biologi menggunakan pendekatan saintifik dilengkapi kartu bergambar pada materi hewan invertebrata untuk kelas X di SMA Pertiwi 2 Padang. Studi dilakukan dengan menggunakan survei menggunakan angket yang disebarkan kepada 23 orang peserta didik kelas X IPA dan satu orang guru Biologi SMA Pertiwi 2 Padang. Hasil angket menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan sumber bahan ajar pada materi hewan invertebrata. Kriteria bahan ajar yang dibutuhkan oleh peserta didik yaitu materi disajikan lengkap, singkat, padat, jelas, dan disertai gambar yang menarik. Pengembangan modul kartu bergambar sebagai sumber bahan ajar yang dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi guru dan peserta didik khususnya pada materi hewan invertebrata.
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI ANIMALIA BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA KELAS X SMA/MA Lina Isnaini; Dwi Kameluh Agustina; Devita Sulistiana
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap game edukasi animalia berbasis android untuk siswa kelas X SMA/MA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D). Model Pengembangan menggunakan model Sugiyono yang dibatasi sampai tahap tujuh yaitu revisi produk. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan data kualitatif. Hasil uji kelayakan game edukasi animalia berbasis android untuk siswa kelas X SMA/MA mendapatkan penilaian dari ahli materi dengan presentase kelayakan sebesar 79,33% dengan kategori layak, mendapatkan penilaian dari ahli media pembelajaran dengan kelayakan sebesar 81,4% dengan kategori sangat layak, mendapatkan penilaian dari ahli media IT dengan kelayakan sebesar 86,5% dengan kategori sangat layak dan penilaian pada uji coba terbatas/skala kecil berupa uji keterbacaan guru mendapatkan presentase kelayakan sebesar 90,37% dengan kategori sangat layak serta uji coba keterbacaan siswa mendapatkan presentase sebesar 85,93% dengan kategori sangat layak. Hasil uji respon terhadap siswa yang sudah pernah mendapatkan pelajaran materi animalia mendapatkan persentase sebesar 91,5% dengan kategori sangat baik. Hasil perolehan dari uji kelayakan dan uji respon dapat disimpulkan bahwa game edukasi animalia berbasis android sangat layak dan sangat baik digunakan untuk siswa kelas X SMA/MA.
Validitas Media Berbentuk Atlas Jaringan Tumbuhan Berbasis Android untuk Peserta Didik SMA/MA Yuni Maisarah; Ristiono Ristiono; Ardi Ardi; Relsas Yogica
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16511

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini yaitu adanya kendala yang dialami peserta didik selama praktikum jaringan tumbuhan. Diantara kendala tersebut adalah, peserta didik kurang terampil dalam menggunakan mikroskop, kurang terampil dalam mengambil sayatan sehingga hasil sayatan objek yang didapatkan tidak jelas. Semua hal tersebut menjadi faktor yang menyebabkan praktikum dirasa sulit oleh peserta didik. Selain itu, penelitian ini berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada seorang guru Biologi yang menyatakan berdasarkan ketersediaan alat, proses pengamatan dan hasilnya, praktikum jaringan tumbuhan merupakan praktikum yang dianggap sulit oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas media berbentuk atlas jaringan tumbuhan berbasis android untuk peserta didik SMA/MA yang valid. Atlas jaringan tumbuhan ini divalidasi oleh 3 orang dosen Biologi FMIPA UNP dan 1 orang guru Biologi SMAN 16 Padang serta diujicobakan kepada 40 peserta didik Kelas XI di SMAN 16 Padang. Penelitian ini menggunakan data primer berupa angket yang diisi oleh dosen, dan guru. Atlas jaringan tumbuhan berbasis android ini menggunakan 3 tahap model 4D yaitu tahap define dengan menganalisis KD serta materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 untuk menentukan dan menetapkan syarat-syarat pembelajaran, tahap design yaitu merancang komponenkomponen sebuah atlas jaringan tumbuhan berbasis android, tahap develop bertujuan untuk menghasilkan atlas yang valid. Hasil validitas dengan nilai rata-rata 3,61 memenuhi kriteria sangat valid. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa atlas jaringan tumbuhan berbasis android yang dikembangkan ini sangat valid.
Analisis Miskonsepsi Peserta Didik di SMAN 7 Padang Pada Konsep Keanekaragaman Hayati Dian Purnama Sari; Heffi Alberida
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16501

Abstract

This research is motivated by the problem of the low cognitive competence of students in learning Biology at SMAN 7 Padang which is closely related to misconceptions. The purpose of this study was to determine the percentage of students who experienced misconceptions on the subject of biodiversity. This research is a descriptive study, the data collection technique that the author uses is to use questions given to students, with this question the authors obtain data about students' misconceptions on biodiversity material at SMAN 7 Padang. Afterthe data was obtained, the writer used a descriptive statistical formula. Theresearch subjects were 40 students of class X, which was carried out from July to August 2021. After the research was carried out, the authors obtained the results of the research on the percentage of misconceptions experienced by students in the sub-material of the concept of biodiversity of 45.00%, the sub-material of biodiversity at the level of genes, species and species by 39.08%, sub-material types of aquatic ecosystems and terrestrial ecosystems by 38.33%, sub-material diversity and distribution of flora and fauna in Indonesia by 41.25%, sub-materialbenefits of biodiversity in Indonesia by 55.00%, sub-material factors causing the reduction of biodiversity in Indonesia by 32.50%, submaterial 37.50%.
Pengembangan Modul Elektronik (E-Modul) Berbasis Smartphone tentang Materi Sistem Ekskresi pada Manusia untuk Peserta Didik Kelas XI SMA Khadijah Rambe; Ristiono Ristiono
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16492

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat sekarang ini membawa dampak perubahan terhadap dunia pendidikan. Para pendidik diharuskan dapat menggunakan alat-alat teknologi untuk dimanfaatkan menjadi media pembelajaran. Satu media pembelajaran yang dapat dibuat dengan memanfaatkan peralatan teknologi adalah bahan ajar berupa modul elektronik (e-modul). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis smartphone tentang materi sistem ekskresi pada manusia yang valid dan praktis. Emodul tersebut divalidasi oleh 2 orang dosen Jurusan Biologi FMIPA UNP dan 1 orang guru Biologi di SMA Adabiah 2 Padang. Uji kepraktisan dilakukan oleh 1 orang guru biologi dan 30 orang peserta didik Kelas XI di SMA Adabiah 2 Padang. Penelitian ini memiliki data primer dari angket yang diisi oleh dosen, guru, dan peserta didik. E-modul yang dikembangkan menggunakan 3 tahap dari model 4-D yaitu, tahap pendifinisian, perancangan, dan pengembangan. Emodul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 89,18% dengan kriteria valid, kepraktisan oleh guru sebesar 93,83% dengan kriteria sangat praktis, kepraktisan oleh peserta didik 90,71% dengan kriteria sangat praktis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis smartphone valid dan sangat praktis digunakan untuk pembelajaran.
Validitas Soal Tes Biologi Berbasis Kerangka Norris-Ennis Pada Materi Jaringan Hewan Untuk Peserta Didik SMA/MA Kelas XI Sa'diatul Fuadiyah; Widya Gusti Rahmawati D.; Yusni Atifah
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16506

Abstract

Kemajuan dan perkembangan abad-21 menuntut peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis untuk membekali diri dalam menghadapi perkembangan era globalisasi. Keterampilan berpikir kritis ini sangat diperlukan dalam proses pembelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan produk berupa soal tes biologi menggunakan asesmen berpikir kritis yaitu kerangka Norris-Ennis pada materi jaringan hewan untuk peserta didik kelas XI SMA/MA yang valid. Metode penelitian ini menggunakan model 4D yang terdiri atas tahap define dengan menganalisis soal-soal yang digunakan guru di sekolah, tahap design dengan pemilihan aplikasi yang tepat dalam pengenmbangan soal tes, dan tahap development yaitu bertujuan untuk menghasilkan soal tes biologi berbasis kerangka Norris-Ennis yang valid. Hasill uji validitas produk ini berdasarkan 3 orang dosen ahli, hasil pengembangan soal tes menunjukkan kualitas produk valid dengan nilai rata-rata 80,13%. Dengan didapatkan kriteria valid berarti dapat disimpulkan bahwa soal tes biologi yang dikembangkan dapat digunakan sebagai salah satu penilaian dalam mengukur keterampilan berpikir kritis peserta didik.
ANALISIS PERMASALAHAN UMUR BAGLOG DAN HAMA PENYERANG PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) DI KABUPATEN SEMARANG Nailil Mona; Dyah Ayu Widyastuti; Atip Nurwahyunani; M. Syaipul Hayat
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i2.16497

Abstract

Musim pancaroba di Indonesia menyebabkan permasalahan pada baglog jamur tiram menjadikan umur baglog yang singkat maupun penyakit yang menyerang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor produktivitas lama umur dan hama penyerang baglog pada (pleurotus ostreatus) di Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan yaitu dengan observasi (participant observation) secara langsung dan wawancara. Hasil dari penelitian yaitu untuk produktivitas umur baglog yang menggunakan media serbuk kayu sengon lebih mempercepat miselium baglog, namun tidak efektif dalam memaksimalkan produktivias umur baglog yaitu pada petani jamur tiram Jtf, Jnj, Cjt hanya mampu memproduksi jamur 3-4 bulan saja dengan masa inkubasi 30-40 hari, sedangkan petani jamur tiram Dtj yang memakai bahan serbuk kayu mahoni dapat memproduksi jamur hingga 6 bulan dengan masa inkubasi 45 hari, namun pertumbuhan miselium yang lambat. Kemudian hama penyakit yang ditemukan adalah serangga (ulat, rengit, dan kecoa), hewan pengganggu lainnya (tikus), & jamur pengkontaminan yaitu Trichoderma sp.
Surat Pemberitahuan Biodidaktika Biodidaktika
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i1.16515

Abstract

Surat Pemberitahuan