cover
Contact Name
Indah Juwita Sari
Contact Email
indah.juwitasari@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
biodidaktika@untirta.ac.id
Editorial Address
Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jl. Raya Ciwaru No. 25, Kota Serang, Banten
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
ISSN : 1907087X     EISSN : 25274562     DOI : 10.30870/biodidaktika.v18i1.17311
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya is a peer-reviewed journal that covers research and review articles in Biology and Biology Education.
Articles 173 Documents
Pemanfaatan Tumbuhan Obat oleh Suku Dayak Paus dan Melayu untuk Perawatan Ibu dan Anak Pasca Persalinan di Desa Pengadang Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Savira Pradita; Yeni Mariani; Evy Wardenaar; Fathul Yusro
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10805

Abstract

Tumbuhan obat masih menjadi pilihan masyarakat dalam perawatan ibu dan anak pasca persalinan, khususnya oleh Suku Dayak Paus dan Melayu di desa Pengadang kabupaten Sanggau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis tumbuhan obat, cara pengolahan dan penggunaan tumbuhan obat untuk perawatan ibu dan anak pasca melahirkan serta menganalisis jenis-jenis tumbuhan yang mempunyai nilai penggunaan yang tinggi oleh suku Dayak Paus dan Melayu di desa Pengadang Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai masyarakat dari suku Dayak Paus di dusun Munyau, suku Dayak Paus ataupun Melayu di dusun Ramayan dan suku Melayu di dusun Ruis. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 73 KK untuk dusun Munyau, 92 KK untuk dusun Ramayan dan 92 KK untuk dusun Ruis. Tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat desa Pengadang untuk perawatan ibu dan anak pasca persalinan sebanyak 30 jenis. 13 jenis digunakan oleh suku Dayak Paus (dusun Munyau), 20 jenis digunakan oleh suku Dayak Paus ataupun suku Melayu (dusun Remayan) dan 26 jenis digunakan oleh suku Melayu (dusun Ruis). Penggunaan tertinggi terdapat pada famili Zingiberaceae, habitus herba, bagian tanaman rimpang, cara pengolahan dengan ditumbuk dan penggunaan dengan cara ditempel. Jenis tanaman yang memiliki nilai guna atau manfaat yang tinggi adalah kunyit kuning (Curcuma domestica) (1), diikuti oleh cekur (Kaempferia galanga) (0,91), entomu (Curcuma xanthorrhiza) (0,84) dan jahe (Zingiber officinale) (0,79).
PROFIL KARAKTERISTIK DAN KOMPETENSI GURU BIOLOGI SMA NEGERI 1 BAJODI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Irwani Irwani; Irwanto Irwanto
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i2.6138

Abstract

ABSTRACTTeacher problems are increasingly complex entering the industrial era 4.0, where teachers must have competence in facing technological developments. This study aims to determine the characteristics and competencies of biology teachers in the delivery of material to students in the classroom and outside the classroom in the current era of industrial revolution. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. The population in this study were all biology teachers in SMA 1 Bajo South Sulawesi in the 2018/2019 school year. The sample in this study were teachers who taught biology subjects in SMA 1 Bajo, totaling 6 teachers. Data collection techniques use observation sheets directly into the classroom or outside the classroom, teacher competency questionnaires that must be filled in by the teacher. Based on the results of the study indicate that, the characteristic profile and competency of biology teachers in SMA 1 Bajo can be said to meet the standards in the assessment of a biology teacher. But in this study examines efforts in increasing biology teacher competence towards the era of industrial revolution 4.0. in an effort to improve the competence of biology teachers by improving the system of teacher recruitment, the pattern of increasing teacher competency that is bottom up, empowering groups of teacher activities and discussion of biology subject teachers to create a collaboration that is oriented to the development of a teacher and optimization of sustainable professional improvement programs and lesson study with e-literacy support. The achievement of the competence of biology teachers in 1 Bajo Public High School is 70% pedagogical competence, 80% achievement personality competency, 90% achievement of social competence, and 75% professional competence achievement.  Keywords: characteristics, competence, biology teacher, industrial revolution 4.0.
PENGEMBANGAN UJICEPATMETODE KOAGLUTINASI UNTUK MENDETEKSI ANTIGEN VIBRIO PARAHAEMOLYTICUS PENYEBAB PENYAKIT VIBRIOSIS PADA UDANG VANAME(Litopenaeus vannamei) Yan Evan; Agustin Indrawati; Fachriyan Hasmi Pasaribu
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10784

Abstract

Vibrio parahaemolyticus merupakan salah satu agen penyebab penyakit vibriosis pada udang vaname (Litopenaeus vannamei. Untuk penanganan lebih dini serta mencegah tersebar luasnya penyakit ini, diperlukan metode uji yang cepat dan akurat. Tujuan penelitian adalah untuk membuatkit ujikoaglutinasi yang dapat mendeteksi antigen bakteriV. parahaemolyticus. Antibodi poliklonal V. parahaemolyticus yang digunakan merupakan hasil imunisasi pada kelinci yang disuntikan antigen V. parahaemolyticusdengan dosis 3×108cfu/ml sebanyak 1 mL. Penyuntikan antigen dilakukan sebanyak empat kali pada interval satu minggu melalui vena auricularis.Reagen koaglutinasi dibuat dengan cara melakukan pencampuran antara suspensiS. aureus yang memiliki protein A dan serum IgG V. parahaemolyticushasil purifikasi dengan perbandingan 1:1 (v/v).Reagen koaglutinasi ini selanjutnya dipergunakan untuk pengujian terhadap sampel organ hepatopankreas, usus dan daging udang yang terinfeksi bakteri V. parahaemolyticus dan bakteri lain yaitu V. harveyi dan V. alginolyticus untuk pengujian reaksi silang.Hasil pengujian reaksi koaglutinasi positif hanya terjadi pada sampel organ yang terinfeksi bakteri V. parahaemolyticus, ini ditandai dengan terbentuknya aglutinat. Sedangkan hasil pengujian reaksi silang dengan menggunakan sampel organ yang terinfeksi bakteri V. harveyi dan V. alginolyticus menunjukkan hasil negatif, ditandai dengan suspensi tetap homogen tidak terbentuk aglutinat. Berdasarkan hasil pengujian koaglutinasi membuktikan bahwa reaksi reagen koaglutinasi bersifat spesifik, cepat dan akurat.
IMPROVING STUDENT’S SCIENCE LITERACY COMPETENCIES BASED ON LEARNING INDEPENDENCE WITH STEM LEARNING Hana Lestari; Lidya Banila; Ridwan Siskandar
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i2.6134

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this reasearch are knowing effect of Self directed learning, PJBL model and Guided Inquiry to science literacy abilities.This study was conducted at SMA Taruna Andigha and SMA Bina Insani in April-May 2018. Design of this research is post-test only experiment and control group design. The method that used on this research was quasi experiment. Experiment class was treated by PJBL model, while control class was treated by Guided Inquiry model. This instruments consist questionnaire of self directed learning and science literacyabilities test. The instruments have been valid and reliable. Analysis data used by Anova 2 waysdesign (2x2 factorial). The result show that: 1) The ability of science literacyof student who are given PJBL model higher than the students who given Guided inquiry models. (2) There is an enhancement of science literacyof students effected by self directed learning and learning models. (3) The ability of science literacyof students with high self directed learning who given treatment PJBL model is higher than the students who are given Guided inquiry model. (4) There is no significant difference the abiility of science literacybetween students low self directed learning who given treatment by PJBL model and students who are given treatment by Guided inquiry model. Keywords: Guided Inquiry model, PJBL model, Self directed learning, The abilityof science literacy
DETEKSI KANDUNGAN BABI PADA PRODUK OLAHAN DAGING MENGGUNAKAN METODE MULTIPLEKS PCR DI KABUPATEN PANDEGLANG Marlinda Indrianti
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10735

Abstract

Salah satu parameter status halal bahan pangan adalah  harus bebas dari kandungan babi baik dari bahan dasar, bahan tambahan maupun proses pembuatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah memastikan status kehalalan berupa ada tidaknya kandungan babi  pada bahan pangan olahan daging (bakso) yang beredar di pasar tradisional diwilayah Kabupaten Pandeglang. Multipleks PCR adalah suatu teknik PCR dengan menggunakan beberapa primer secara bersama-sama dalam satu reaksi untuk amplifikasi beberapa daerah target. Gen-gen yang paling sering digunakan sebagai penanda jenis hewan atau daging diantaranya adalah cytochrome b (cyt b), adanya variasi urutan pada cyt b menyebabkan gen ini banyak digunakan sebagai penanda untuk membedakan material yang berasal dari jenis hewan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa gen cyt b terbukti berhasil mengamplifikasinya DNA dari hewan sapi dan babi dalam campuran DNA (DNA mix) dari 2 jenis hewan ternak tersebut dalam satu reaksi sehingga terbentuk 2 pita DNA. Dari hasil penelitian terhadap kontrol daging sapi dan babi menghasilkan dua fragmen yaitu sebesar 274 pb untuk sapi dan 389 pb untuk babi. Pengujian multipleks PCR pada sampel bakso menunjukan bakso yang diujikan kandungan DNA nya 100% positif mengandung sapi dan 0% mengandung babi.
PENGEMBANGAN BUKU SAKU MANGROVE PULAU TUNDA SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA KOTA SERANG Ilham Nurseha; Pipit Marianingsih; Dwi Ratnasari
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10785

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku saku berdasarkan hasil eksplorasi jenis-jenis mangrove di Pulau Tunda Serang Banten untuk konsep keanekaragaman hayati danmengetahui kelayakan buku saku pada aspek materi dan media. Penelitian ini menggunakan metode (R&D) dengan model 3-D (define,design, dan develop), yang didukung oleh penelitian eksplorasi mangrove diPulau Tunda. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Data yang diperoleh dari angket dianalisis secara kualitatif dan catatan dari ahli dijadikan sebagai bahan perbaikan kelayakan buku saku. Hasil eksplorasi mangrove diperoleh 20 jenis mangrove terdiri dari 11 jenis mangrove sejati dan sembilan mangrove asosiasi. Hasil eksplorasi dijadikan salah satu konten dalam buku saku, selain manfaat, ancaman, dan usaha pelestarian ekosistem mangrove.Hasil penelitian diperoleh nilai rata-ratasebesar 90,85%, sehingga buku saku yang dikembangkan masuk ke dalam kategori sangat layakdigunakan pada konsep keanekaragaman hayati SMA kelas X kota Serang pada mata pelajaran biologi.
The Influence of Convergent Thinking Style toward The New Environmental Paradigm (NEP) (Experimental Study to students of Biology Program of Sultan Ageng Tirtayasa University in 2019) Enggar Utari
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i2.6135

Abstract

The study focused on the Students’ New Environmental Paradigm (NEP) influenced by convergent thinking style. The method of the study was experimental. The study was conducted from May at Sultan Ageng Tirtayasa University, Banten. The data were collected through purposive sampling consisted of 44 students given. The research finding the students’ NEP based on high convergent thinking style were better than those who got low convergent thinking style Keywords:  Convergent Thinking Style, The New Environmental Paradigm (NEP) of Students
IMPLEMENTASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMAN 5 BAJO SULAWESI-SELATAN Irwanto Irwanto; Endi Permata; Irwani Irwani; Marliah Marliah
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10738

Abstract

Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan multimedia pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 pada pokok bahasan sistem reproduksi manusia. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 2IPA 1 semester 1Tahun Pelajaran 2018/2019, dengan jumlah 36 siswa, yang terdiri dari 26 siswa perempuan dan 10siswa laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angketdan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan implementasi multimedia pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata persentase motivasi belajar siswa pada setiap siklus. Sebelum pemanfaatan media pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 persentase motivasi belajar siswa 50,21%. Setelah memanfaatkan media pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 pada siklus I meningkat menjadi 71,26% dan pada siklus II meningkat menjadi 89,23%. Jadi media pembelajaran biologi berbasis Macromedia Flash 8 dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Sebaiknya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran biologi menggunakan metode dan media pembelajaran yang variatif serta disesuaikan dengan kondisi siswa maupun materi yang diajarkan, sehingga siswa menjadi tertarik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar biologi.
PENGARUH JURNAL BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS XI SMAN 1 ANYER PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI Yola Wulandara; Mila Ermila Hendriyani; Ika Rifqiawati
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jurnal belajar tehadap motivasi belajar dan kemampuan kognitif siswa pada materi sistem reproduksi. Metode yang digunakan yaitu kuasi eksprimen dengan desain randomized control group pretest-pascatest design.Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Anyar tahun pelajaran 2017/2018 dengan kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkandataadalah angket motivasi belajar, soal tes objektif, jurnal belajar, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Nilai rata-rata jurnal belajar siswa yaitu 73,43.Nilai rata-rata motivasi belajar kelas kontrol dan eksperimen secara berurut yaitu 62,84 dan 76.Nilai rata-rata kemampuan kognitif siswa kelas kontrol dan eksperimen secara berurut yaitu 64 dan 80. Hasil uji t diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh jurnal belajar terhadap motivasi belajar dan kemampuan kognitif siswa.
THE TYPE OF COOPERATIVE LEARNING EVERYONE IS A TEACHER AND IMAGE MEDIA AT STRUCTURE MATERIAL AND PLANT NET WORK CLASS VIII J ODD SEMESTER 2018/2019 IN MIDLE SCHOOL 1 KARANGTANJUNG Wiwin Pertiwi
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v14i2.6136

Abstract

ABSTRACTThe low reading interest, motivation, and student learning readiness in school are some of the factors that cause the process of learning to be hampered and the difficulty of these students in mastering the material, especially the structure and function of plants. This is intended by 78% of class VIII J students who have not achieved the minimum completeness criteria. The purpose of this Classroom Action Research (CAR) is to increase student learning outcomes in the material structure and function of plants through cooperative learning, everyone is a teacher here and the use of media images. In this study PTK was conducted in 2 cycles and the instruments used were multiple choice tests and student questionnaires. The results of the study showed that cooperative learning for everyone is a teacher here and the media image can improve students' cognitive learning outcomes by 12.37%. The results of the learning questionnaire showed satisfactory results because some students gave a positive response to the application of learning with everyone is a teacher here and media images. Keywords: Learning Outcomes, everyone is a teacher here, picture media, structure and function of plant tissue, and Classroom Action Research

Page 7 of 18 | Total Record : 173