cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 311 Documents
Pemanfaatan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val) Dalam Upaya Mempertahankan Mutu Ikan Layang (Decapterus sp) Pasaraeng, Erling; Abidjulu, Jemmy; Runtuwene, Max R. J.
Jurnal MIPA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.2.2013.1992

Abstract

Kunyit mengandung kurkumin dan minyak atsiri yang telah diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kunyit (Curcuma domestica Val) terhadap mutu ikan layang (Decapterus sp), melalui uji Total Volatile Base (TVB). Hasil perhitungan total nilai TVB untuk sampel ikan layang tanpa penambahan kunyit pada jam ke-6 adalah 92,4 mg N/100 g, untuk sampel ikan layang dengan penambahan kunyit 100 g adalah 37,8 mg N/100 g dan untuk sampel ikan dengan penambahan kunyit 200 g adalah 28,56 mg N/100 g. Hal ini menunjukan bahwa pemberian kunyit pada ikan layang mampu menghambat pertumbuhan bakteri sehingga dapat mempertahankan mutu ikan layang. Penambahan kunyit 200 g mempunyai nilai TVB paling rendah, artinya mempunyai daya penghambat yang lebih baik dari pada penambahan 100 g kunyit pada ikan layang.Turmeric contains curcumin and essential oil having antibacterial activity. This study was aimed to investigate the effect of turmeric (Curcuma domestica Val) on the quality of scad (Decapterus sp) using Total Volatile Base (TVB) test. The results showed that the TVB at hour 6 for scad samples without the addition of turmeric was 92.4 mg N/100 g, that for fish samples with the addition of 100 g turmeric was 37.8 mg N/100 g, and that for fish samples with the addition of 200 g turmeric was 28.56 mg N/100 g. This shows that administration of turmeric on scad could inhibit the growth of bacteria and maintain the quality of Decapterus sp. The addition of turmeric 200 g resulted in highest antibacterial activity reflected in the lowest value of TVB.
Deskripsi Jenis-Jenis Kontaminan Dari Kultur Kalus Catharanthus roseus (L.) G. Donnaman Oratmangun, Kristina M.; Pandiangan, Dingse; Kandou, Febby E.
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.16154

Abstract

Penelitian deskripsi jenis-jenis kontaminan dari kultur kalus Catharanthus roseus telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kontaminan yang terdapat pada kultur kalus C.roseus. Penelitian ini dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama dilakukan kultur kalus C. roseus. Kultur kalus menggunakan media MS (Murashige dan Skoog) dengan zpt 2,4 D 2 mg/L dan kinetin 0,2 mg/L. Tahap kedua dilakukan pengamatan kultur kalus yang mengalami kontaminasi. Kontaminan-kontaminan yang sama secara kasat mata dikelompokan menjadi satu kelompok. Setiap kelompok yang sama diamati lebih lanjut dibawah mikroskop. Penentuan jenis kontaminan dibandingkan dengan morfologi dari Pustaka (rujukan). Pengamatan kontaminan dilakukan mulai dari pembuatan media, inokulasi, subkultur kalus C.roseus. Pengamatan dilakukan dengan 3 botol kontaminan dari setiap kelompok. Hasil yang diperoleh adalah kontaminan kultur kalus C. roseus sekitar 40 %. Jenis kontaminan yang diamati umumnya golongan jamur. Jenis-jenis kontaminan kultur kalus C. roseus adalah Rhizopus, Mucor, Aspergillus, dan Sacharomyces.Research description of the types of contaminant for cultured callus Catharanthus roseus  has been done. This research aimed describe the types of contaminant found in the cultured kalus C. roseus. This research is carried out in two stages. The first stage in callus culture C. roseus using media MS (Murashige and Skoog) with zpt 2,4 D mg/L and kinetin 0,2 mg/L. The second stage in the observation of contaminated callus culture. The same of contaminants are visible into one group. Each of the same group was observed further under a microscope. Determining the types of contaminant in comparison with reference from the literature. Observation are starting from media or inoculation, subcallus culture C. roseus. Observation  done by taking 3 bottles of contaminat from each group then observed for 7 days. The result  obtained are culture contaminants C. roseus about 40 %. The types of contaminant observed are generally of fungi. The types of contaminant callus culture C. roseus are Rhizopus, Mucor, Aspergillus, and Sacharomyces.
Analisis Percepatan Tanah Maksimum Akibat Adanya Gempa Bumi di Lengan Utara Pulau Sulawesi Menggunakan Metode Fukushima Tanaka Maramis, Clarita; Pasau, Guntur; Tamuntuan, Gerald Hendrik
Jurnal MIPA Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.9.2.2020.29029

Abstract

Percepatan tanah maksimum (Peak Ground Acceleration) Adalah salah satu parameter yang digunakan dalam mengestimasi tingkat kerusakan akibat goncangan gempa bumi. Lengan utara pulau Sulawesi merupakan salah satu bagian dari pulau Sulawesi yang sangat rentan terhadap gempa bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan peta sebaran nilai PGA di lengan utara Sulawesi berdasarkan perhitungan percepatan tanah dengan menggunakan metode Fukushima-Tanaka sebagai upaya mitigasi bencana. Hasil analisis nlai PGA menunjukkan bahwa daerah utara provinsi Gorontalo, sebelah timur provinsi Sulawesi Utara (laut Maluku) dan daerah Sulawesi Tengah (kota Palu) memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap bencana gempa bumiPeak Ground Acceleration Is one of the parameters used in estimating the level of damage due to earthquake shocks. The northern arm region of Sulawesi island is one part of the island of Sulawesi which is very vulnerable to earthquakes. The purpose of this study was to obtain a map of the distribution of PGA values in the north arm of Sulawesi based on ground acceleration calculations using the Fukushima-Tanaka and method as a disaster mitigation effort. The results of the PGA analysis showed that the northern area of Gorontalo province, east of North Sulawesi province (Maluku sea) and Central Sulawesi area (Palu city) had a high level of vulnerability to earthquake disasters.
Pemodelan Penurunan Tekanan Brine di Dalam Pipa Injeksi pada Lapangan Panas Bumi Dieng Polii, Jeferson
Jurnal MIPA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.2.2017.17332

Abstract

Injeksi brine hasil dari fluida produksi panas bumi digunakan untuk mengisi volume pori batuan reservoir, mencegah penurunan tekanan batuan yang terlalu cepat, dan mencegah polusi panas dan polusi kimia pada lingkungan yang disebabkan oleh kandungan kimia tertentu pada brine. Pada pipa aliran brine terjadi penurunan tekanan fluida sepanjang aliran. Di lapangan panas bumi Dieng, konsentrasi silika sangat tinggi, sehingga penurunan temperatur saturasi memicu desposisi silika. Penurunan tekanan sepanjang pipa aliran brine dari pompa Vertikal Atas (VA) 7 ke pond di pad 29 di lapangan panas bumi Dieng akan menyebabkan penurunan temperatur saturasi, selain juga kehilangan panas secara alami. Perhitungan penurunan tekanan fluida brine berdasarkan perhitungan Harrison-Freeston dan metode dari Zhao, yang dikembangkan dengan algoritma menggunakan Macro Excel. Sehingga dengan memodelkan penurunan tekanan sepanjang pipa alir, dapat dikembangkan untuk perhitungan penurunan temperatur dan pengendapan silika di pipa aliran brine untuk injeksi panas bumi.Brine injection from geothermal production fluids is used to fill reservoir pore rock volumes, preventing rapid rock pressure drops, and preventing heat pollution and chemical pollution in the environment caused by certain chemical constituents in the brine. Decrease fluid pressure along the flow on the brine flow pipe. In the Dieng geothermal field, the silica concentration is very high, so the decrease in saturation temperature triggers the silica desposition. The pressure drop along the brine flow pipe from the Upper Vertical (VA) 7 pump to the pond in pad 29 in Dieng geothermal field will cause a decrease in saturation temperature, as well as natural heat loss. The calculation of the decrease in brine fluid pressure based on Harrison-Freeston calculations and methods of Zhao, developed with algorithms using Macro Excel. By modeling the pressure drop along the flow line, it can be developed for the calculation of temperature drop and deposition of silica in the brine flow pipe for geothermal injection
Isolasi Senyawa Flavonoid Pada Biji Pinang Yaki (Areca vestiaria Giseke) Satolom, Cindy C.
Jurnal MIPA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.4.1.2015.6903

Abstract

Pinang Yaki (Areca vestiaria Giseke) adalah tanaman endemik Sulawesi Utara yang berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa biji dan kulit Pinang Yaki mengandung flavonoid (Samosir et al., 2012; Mamonto et al., 2014). Sekarang akan dilaporkan Isolasi Senyawa Flavonoid dari biji Pinang Yaki. Metoda yang dilakukan sebagai berikut: Ekstrak metanol difraksinasi dengan n-heksan, etil asetat dan air. Fraksi etil asetat dimurnikan dengan metode Kromatografi Lapis Tipis Kresgel G60 F254 dan Kromatografi Kolom dengan berbagai pelarut, setiap pemisahan dipandu dengan AlCl3 5% dalam etanol yang menampakan warna khas dari flavonoid. Isolat murni yang didapatkan selanjutnya dikarakterisasi dengan menggunakan metode spektroskopi UV dan H-NMR. Isolat murni yang diperoleh diduga adalah Afzelekin.Pinang Yaki (Areca vestiaria Giseke) is a endemic plant of North sulawesi that efficacious for various disease treatment. Same research reported that Pinang Yaki seed and skin seed contain Flavonoid compound (Samosir et al., 2012; Mamonto et al., 2014).  This research reported isolation of Flavonoid compound from Pinang Yaki seed, The methods is: methanol ekstract fractionating with n-hexane, ethyl acetate dan aquades. Ethyl acetate fraction was purified by Thin Layer Chromatography Kresgel G60 F254 method and Column Chromatography with various solvent, every separation guided by 5% AlCl3 in ethanol which reveals the typical colour of Flavonoid compound. After that, the obtained pure isolates was characterized by various UV-Spectroscopy and H-NMR methods. The structure of isolate compound predicted as Afzelechin.
Uji Toksisitas Ekstrak Daun Benalu Langsat (Dendrophthoe petandra (L) Miq) dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) LC50 Wongkar, Jhon Smith; Runtuwene, Max R. J.; Abidjulu, Jemmy
Jurnal MIPA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.4.2.2015.9132

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang toksisitas daun benalu langsat (Dendrophthoe petandra) dengan metode Brine Shrimp Letality Test (BSLT). Metode ini menggunakan etanol sebagai pelarut untuk mengekstrak daun benalu langsat dan udang Artemia salina sebagai organisme uji serta dilakukan pada suhu 25-30 0C. Sampel benalu langsat yang di uji didapatkan dari Desa Kali Selatan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Sulawesi utara. Penentuan toksisitas dari ekstrak etanol daun benalu langsat menggunakan konsentrasi 500, 100, 20, 10, dan 1 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi yang diberikan maka sifat toksisitas ekstrak daun benalu langsat juga akan semakin besar dengan nilai LC50 sebesar 0,561.A research on toxicity of benalu langsat (Dendrophthoe petandra) leaf by using Brine Shrimp Letality Test (BSLT) method has been done. This method using ethanol as solvent to extract benalu langsat leaf and shrimp Artemia salina as experimental organism at 25-30 oC. Benalu langsat leaf was obtained from village South Kali district Pineleng, Minahasa North Sulawesi. Toxicity examination used 500, 100, 20, 10, dan 1 ppm ethanol extract of benalu langsat leaf. The results showed that the higher the concentration of the extract, the higher the toxic effect shown with LC50 value of 0.561.
Pemeliharaan Itik Sistem Gembala Sebagai Upaya Peternak Itik Petelur Dalam Memanfaatkan Sumber Daya Alam Di Pesisir Danau Tondano Kabupaten Minahasa Pangemanan, Stevy P.; Endoh, E.; Rawis, J. O.; Warouw, Z.
Jurnal MIPA Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.8.3.2019.26163

Abstract

Ternak itik sudah lama dikembangkan di kabupaten Minahasa khususnya didaerah pinggiran danau Tondano yang memiliki luas 4.620 ha dan daerah persawahan kabupaten Minahasa yang cukup luas yaitu 13.002 ha. Daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang sesuai dengan perkembangan ternak itik sebagai sumber pakan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat ekonomi dan manfaat lainnya dari system gembala yang dilakukan peternak. Penelitian menggunakan metode survery dan hasil dianalisis secara deskriptif tentang jumlah curahan tenaga kerja system gembala (JKSP) yang selanjutnya dikonversi sebagai biaya pakan alam ternak itik. Hasil penelitian menunjukan bahwa 64% peternak itik sistim gembala melakukan pindah lokasi daerah gembala kurang dari kurang dari 4 kali dalam setahun dan 36% melakukan lebih dari 4 kali dalam setahun. Sistim gembala memberikan nilai ekonomi sebesar Rp.28.000 per hari utuk nilai pakan yang didapat di alamDuck farming has long been developed in the minahasa distric, especially in the outskirt of tondano lake that has an area of 4.620 ha and paddy fields with an area of 13.002 ha. This area has potential natural resources for ducks as a natural feed resources. This research aims to determine the economic benefit dan other benefit of the duck rerar system. Research using survey methods and result are analyzed descriptively about the allocation labour  (JKSP) of the duck rerar system which is further converted as the cost of feed ducks. The result showed that 64% of the farmers shepherd system did relocated less than 4 times a year and 36% did more than four times a year. Duck rerar system provides economic value or Rp. 28.000 per day of the feed gained in nature
Profil Lipida Plasma Tikus Wistar yang Hiperkolesterolemia pada Pemberian Gedi Merah (Abelmoschus manihot L.) Gani, Nanang; Momuat, Lidya I.; Pitoi, Mariska M.
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.765

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh daun gedi merah (Abelmoschus manihot L.) terhadap kadar lipida dari plasma darah hewan uji yang menderita hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan 16 ekor tikus jantan, strain Wistar berumur 2-3 bulan dengan berat 120-250 g, dan dibagi dalam 3 tahap perlakuan. Tahap pertama, tikus diadaptasikan terlebih dahulu selama 8 hari dengan pemberian pakan standar, dan diakhiri masa adaptasi, sebanyak 3 ekor tikus dibedah untuk dianalisis kadar lipida plasmanya (Baseline). Tahap ke-2, tikus diberi pakan aterogenik selama 14 hari untuk meningkatkan kadar kolesterol plasmanya, dan diakhiri tahap ini sebanyak 3 ekor tikus dibedah untuk dianalisis kadar lipida plasmanya (kelompok Aterogenik). Tahap ke-3, tikus dibagi menjadi dua perlakuan, yakni: tikus yang diberi pakan standar (kelompok PS), dan tikus yang diberi pakan standar mengandung 36% pasta daun gedi merah (kelompok PG). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ekor tikus dan diakhiri tahap perlakuan ini, semua tikus dibedah untuk dianalisis kadar lipida plasmaya menggunakan metode enzimatik kolorimetri. Pemberian pakan sebanyak 20 g per ekor per hari dan air minum dilakukan secara ad libitum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok PG secara signifikan memiliki kadartotal plasma cholesterol (TPC) yang lebih rendah daripada baseline, kelompok aterogenik dan PS, kelompok PG juga memiliki kadar kolesterol dalam partikel low density lipoproteins (k-LDL) lebih rendah daripada kelompok aterogenik, dan kelompok PG memiliki kadar trigliserida (TG) yang lebih rendah daripada kelompok aterogenik dan PS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengkonsumsi pakan standar mengandung 36% pasta daun gedi merah dapat menurunkan kadar TPC, k-LDL dan trigliserida berpengaruh nyata terhadap penurunan kolesterol tikus percobaan yang hiperkolesterolemia.The purpose of this research was to study the effect of red gedi (Abelmoschus Manihot L.) leaves on the blood plasma lipid levels of the tested animals suffering from hypercholesterolemia. This study used 16 Wistar strain male rats, 2-3 months old with the body weight of 120 to 250 g. The tested animals were divided into three groups based on the treatments stages. At the first stage, all rats were adapted for 8 days with the standard food and at the end of the treatment 3 rats were dissected for plasma lipid level analysis (the baseline group). At the second stage, all rats were received atherogenic feeding for 14 days to increase the plasma cholesterol levels and at the end of the treatment 3 rats were dissected for plasma lipid level analysis (the atherogenic group). At the third stage, the rats were divided into two groups of treatments: the PS group and the PG group Each group consisted of 5 rats. The rats in The PS group were fed with standard food and the PG group were fed with the standard food containing 36% of red gedi leaf paste. At the end of the treatment, the rats were dissected for plasma lipid level analysis using enzymatic colorimetric methods. During the treatments, each rat was received 20 g of food and drinking water ad libitum. The results showedthat the total plasma cholesterol (TPC), low density lipoprotein cholesterol (LDL-C), and triglyceride levels of the rats receiving red gedi (the PGgroup) were lower compare to the other groups (thebaseline, theatherogenicandPS groups). This studyconcludedthat consumingthe standardfoodcontaining 36% of redgedileaf paste was able to reduce the cholesterol levels of hypercholesterolemiarats.
Penentuan Frekuensi Natural Dan Arah Pergerakan Gelombang (Studi Kasus: Jembatan Soekarno Hatta Kota Malang) Maulidiya, Siti; Rusli, Rusli
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.15222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai frekuensi natural dan arah pergerakan gelombang dari jembatan Soekarno Hatta kota Malang. Perekaman  data penelitian  menggunakan seismometer portable tipe TDL 303 S (3 komponen) dengan delapan titik pengukuran di sepanjang sisi jembatan. Data hasil perekaman tersebut diolah dengan menggunakan software Geopsy. Analisa data yang digunakan merupakan analisa HVSR dan analisa Particle motion. Analisa HVSR  menghasilkan nilai frekuensi dominan dan amplifikasi gelombang. Analisa particle motion menghasilkan plot arah pergerakan gelombang. Berdasarkan analisa data yang dilakukan disimpulkan bahwa nilai frekuensi dominan/frekuensi natural (f0) dari jembatan  yaitu berkisar 0,62 sampai 4,34 Hz yang menunjukkan bahwa jembatan sudah tidak layak digunakan sebagai sarana transportasi.  Analisa particle motion secara kuantitatif menunjukkan arah pergerakan gelombang ke segala arah baik secara vertikal ataupun secara NS-EWThis study aims to determine natural frequency value of wave and its direction of movement of the bridge Soekarno Hatta town of Malang. Research data using a seismograph recording portable type TDL 303 S (3 components) with an eight-point measurement along the side of the bridge. Its results were processed using the software Geopsy.  Analysis of the data used is the HVSR analysis and analysis of Particle motion.  HVSR analysis showes values ​​dominant frequency and wave amplification. Analysis of particle motion generates the plot direction of wave propagation. Based on the data analysis it can be concluded that the dominant frequency value/natural frequency (f0) of the bridge is ranged from 0,62 to 4,34 Hz which indicates that the bridge is not feasible to use as a means of transportation.  Analysis of particle motion quantitatively indicate direction movement of the waves in all directions either vertically or NS-EW.
Pengaruh Suplementasi Ion Logam Besi Terhadap Kinerja Fermentasi dan Toleransi Sel Ragi Saccharomyces cerevisae terhadap Cekaman Lingkungan Rachman, Saadah D.; Putri, Tysza Ainnunnisa Maulidya; Safari, Agus; Anggraeni, Nenden I.; Fadhlillah, Muhammad; Ishmayana, Safri
Jurnal MIPA Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.9.2.2020.28565

Abstract

Selama proses fermentasi bioetanol, ragi Saccharomyces cerevisiae terpapar berbagai cekaman lingkungan. Ion logam yang berpotensi untuk meningkatkan kinerja fermentasi dan toleransi sel terhadap cekaman ialah ion logam besi II (Fe2+) yang berperan sebagai kofaktor dalam berbagai proses metabolisme. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh suplementasi ion Fe2+ dalam media fermentasi terhadap kinerja fermentasi, serta toleransi sel ragi terhadap cekaman etanol, oksidatif, asam lemah dan tekanan osmotik. Penelitian diawali dengan melakukan fermentasi glukosa menggunakan S. cerevisiae A12 selama 120 jam dengan pengambilan sampel dengan interval waktu 6 jam untuk 24 jam pertama serta 12 jam untuk sisanya. Masing-masing sampel ditentukan nilai OD600nm, persentase sel hidup, jumlah sel hidup, kadar glukosa, kadar etanol. Pada jam ke 24, sel diuji daya tahannya terhadap cekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi ion logam Fe2+ hanya mampu meningkatkan laju produksi etanol, tetapi tidak mempengaruhi parameter lain.During bioethanol fermentation process, Saccharomyces cerevisiae yeast cells are exposed to various environmental stress factors. One of metal ions that have potency for improving fermentation performance and yeast stress tolerance is ferrous ion (Fe2+) that acts as cofactors in various metabolism process. The present study was directed to investigate the effect of ferrous ion supplementation to the fermentation media on fermentation performance, improving yeast stress tolerance against ethanol, oxidative, weak acid and hyperosmotic stresses. The fermentation was conducted by fermenting glucose using S. cerevisiae strain A12 for 120 hours. The sampling was performed every 6 hours during the first 24 hours and 12 hours for the rest of fermentation. The sample was examined for their OD600nm, total cell number, viable cell number, glucose content and ethanol content. At 24 hours the cell was examined for their stress tolerance. The result of the present study indicates that supplementation using ferrous ion improve the rate of ethanol production, but not other parameters.