cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mirai Management
ISSN : -     EISSN : 25974084     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Mirai Management adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan Program Pascasrajan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar terbit perdana sejak tahun 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,823 Documents
Pengaruh Kualitas Layanan dan Pemasaran Relasional terhadap Loyalitas Anggota melalui Kepuasan pada Koperasi Muhammad Firman Surianto; Sumarsih Sumarsih; Badirun Basir
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.11903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan pemasaran relasional terhadap loyalitas anggota melalui kepuasan anggota pada Koperasi Merah Putih Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Penelitian dilakukan pada koperasi ritel yang baru berdiri dan menghadapi persaingan ketat dengan ritel modern serta rendahnya partisipasi belanja anggota. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada anggota koperasi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan dan pemasaran relasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota. Kepuasan anggota juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota. Selain itu, kepuasan anggota mampu memediasi pengaruh pemasaran relasional terhadap loyalitas anggota, namun tidak mampu memediasi pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas anggota secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan loyalitas pada koperasi ritel perintis tidak hanya ditentukan oleh kualitas layanan operasional, tetapi juga oleh hubungan emosional, komunikasi, dan kepercayaan yang dibangun antara pengurus dan anggota. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur pemasaran koperasi dengan menyoroti pentingnya kepuasan anggota dalam membangun loyalitas pada koperasi ritel berbasis komunitas yang sedang berkembang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola koperasi dalam meningkatkan strategi pelayanan dan pengelolaan hubungan anggota untuk mendukung keberlanjutan usaha koperasi.
Pengaruh Kualitas Produk, Kepercayaan, dan Media Sosial terhadap Loyalitas Pelanggan Journey Scarves di Kabupaten Ponorogo Estri - Mardiana; Tutik Heriana; Smita Catur Sudyantara
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12597

Abstract

Penelitian empiris ini menyelidiki kapasitas prediktif kualitas produk, kepercayaan institusional, dan keterlibatan media sosial dalam konfigurasi yang dirancang untuk memperkuat loyalitas pelanggan terhadap merek Journey Scarves di wilayah geografis Kabupaten Ponorogo. Didorong oleh meningkatnya saturasi pasar di sektor fesyen Muslim kontemporer, perusahaan domestik menghadapi keharusan untuk merancang paradigma pemasaran yang tangguh yang secara efektif memperkuat retensi konsumen. Secara metodologis, studi ini mengadopsi desain kuantitatif yang ketat dengan menggunakan instrumen survei asosiatif. Matriks data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan kepada kelompok 100 konsumen Journey Scarves yang dipilih secara sengaja. Kerangka analitis memanfaatkan regresi linier berganda untuk menguraikan dinamika diskrit (parsial) dan kolektif (simultan) yang diberikan oleh konstruk independen terhadap komitmen konsumen. Hasil ekonometrik menunjukkan bahwa kualitas produk berfungsi sebagai katalis positif yang kuat untuk loyalitas pelanggan. Bersamaan dengan itu, kepercayaan sistemik memberikan tekanan positif yang signifikan secara statistik pada loyalitas jangka panjang, yang menegaskan bahwa keandalan merek yang dirasakan beroperasi sebagai saluran utama untuk kemitraan bisnis ke konsumen yang langgeng. Lebih lanjut, ekosistem media sosial perusahaan berfungsi sebagai saluran penting untuk loyalitas pelanggan dengan mengoptimalkan komunikasi dialogis interaktif dan keselarasan merek konsumen yang mendalam. Jika dievaluasi secara kolektif, sinergi antara kualitas produk, kepercayaan, dan keterlibatan digital menunjukkan penentuan simultan yang kuat terhadap kesetiaan konsumen. Kebaruan konseptual penelitian ini terletak pada operasionalisasi terintegrasi dari ketiga faktor perilaku ini dalam ekosistem khusus perusahaan mode Muslim lokal yang berlokasi di wilayah non-metropolitan, sehingga menyediakan dasar empiris penting untuk mengkalibrasi kerangka kerja retensi strategis bagi pengusaha mode regional. Kata Kunci : Kualitas Produk; Kepercayaan; Media Sosial; Loyalitas Pelanggan; Journey Scarves
Pengaruh Kompetensi terhadap Kesiapan Kerja dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Generasi Z Kota Pekanbaru Deva Setiawan; Chichi Andriani
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kesiapan kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Fenomena meningkatnya pengangguran usia muda menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Kompetensi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap dipandang sebagai modal utama dalam meningkatkan kesiapan kerja, sedangkan motivasi kerja berperan sebagai faktor yang mendorong individu memanfaatkan kompetensinya secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah Generasi Z Kota Pekanbaru yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel kompetensi diukur melalui indikator pengetahuan, keterampilan, dan sikap, sedangkan motivasi kerja diukur melalui dorongan, tujuan, dan cita-cita. Kesiapan kerja diukur melalui pengalaman, kematangan, kondisi mental dan emosional, kecerdasan, serta upaya pengembangan diri. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan Human Capital Theory serta menjadi masukan bagi institusi pendidikan, pemerintah, dan dunia industri dalam meningkatkan kesiapan kerja Generasi Z. Kata Kunci: Kompetensi; Motivasi Kerja; Kesiapan Kerja; Generasi Z; Human Capital Theory.
Keterlibatan Fashion dan Diskon Harga dalam Pembelian Impulsif Konsumen Shopee di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Monesta Cici Ijan; Ricky Kristiawan, Indri Hastuti Listyawati, Mukti Murtini, Maria Agnes
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12610

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keterlibatan fashion dan diskon harga terhadap pembelian impulsif konsumen Shopee di kalangan mahasiswa perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan kausal. Sampel berjumlah 60 mahasiswa yang pernah membeli produk fashion melalui Shopee minimal satu kali dalam empat bulan terakhir dan ditentukan dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskon harga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pembelian impulsif, sedangkan keterlibatan fashion berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif. Temuan ini menegaskan bahwa pembelian impulsif produk fashion di Shopee lebih kuat dijelaskan oleh relevansi fashion dengan identitas, gaya hidup, dan ketertarikan konsumen daripada oleh potongan harga semata.
Analisis Komparatif Environmental Cost dan Sustainability Disclosure Pada Perusahaan Pertambangan Nikel di Indonesia Jusnia Jusnia; Siti Diva Syarifah Lukman; A. Indah Anggerwati
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12598

Abstract

Peningkatan aktivitas pertambangan nikel di Indonesia memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga menimbulkan dampak lingkungan sehingga perusahaan dituntut menerapkan pengelolaan biaya lingkungan dan pengungkapan keberlanjuyan secara transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan implementasi environmental cost dan sustainability disclosure pada PT Vale Indonesia Tbk dan PT Merdeka Battery Materials Tbk selama periode 2023-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Annual Report, Sustainability Report, Laporan Keuangan, dan dokumen pendukung lainnya yang diperoleh dari situs resmi perusahaan. Environmental Cost diukur menggunakan Environmental Cost Ratio (ECR), sedangkan Sustainability Disclosure diukur menggunakan Sustainability Disclosure Index (SDI) berdasarkan standar GRI 14: Mining Sector 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan implementasi antara environmental cost dan sustainability disclosure antara PT Vale Indonesia Tbk dan PT Merdeka Battery Materials Tbk selama periode 2023-2025. PT Vale Indonesia Tbk secara konsisten memperoleh nilai ECR dan SDI yang lebih tinggi dibandingkan PT Merdeka Battery Materials Tbk. Meskipun demikian, peningkatan nilai ECR tidak selalu menunjukkan kenaikan biaya lingkungan secara riil karena juga dipengaruhi oleh perubahan laba bersih. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang mengalokasikan proporsi biaya lingkungan lebih besar cenderung memiliki tingkat pengungkapan keberlanjutan yang baik.
Optimizing Social Media Engagement To Enhance Purchase Decisions: Evidence From Tiktok Consumers Of Monggoo Mebel Amar Mustofa; Ali Ali, M. Rifqy Roosdhani
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12569

Abstract

This study examines the effects of influencer attractiveness, limited offer, and perceived enjoyment on purchase decisions, with social media engagement as a mediating variable, among TikTok consumers of Monggoo Mebel, an Indonesian furniture brand. The research integrates the Stimulus – Organism - Response framework, Social Media Engagement Theory, and the Theory of Planned Behavior, and adopts an explanatory quantitative design. Data were collected in 2026 through a 1–10 Likert-scale questionnaire from 264 respondents selected by purposive sampling, and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The measurement model showed strong validity and reliability, and all ten hypothesized relationships were supported. Limited offer was the strongest driver of purchase decision, followed by social media engagement and perceived enjoyment, and engagement significantly mediated the effects of all three stimuli. Influencer attractiveness raised purchase decision directly yet reduced engagement, forming a competitive indirect path. The model explained 77.7% of the variance in purchase decision. These findings extend engagement-mediation logic to high-involvement durable goods and help furniture SMEs prioritize their TikTok content strategies. Keywords: influencer attractiveness; limited offer; perceived enjoyment; social media engagement; purchase decision.
Pengaruh Aspek Usability dan User Experience Terhadap Kepuasan Penggunaa Aplikasi Mobile Payment OVO Madinah Mahupe; Rosyid Nurrohman
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12653

Abstract

Industri pembayaran di Indonesia berkembang cepat di sektor Fintech, dengan pembayaran lewat ponsel dan metode non-tunai yang banyak digunakan dalam e-commerce. Dengan tujuan agar aplikasi OVO Mobile Payment bisa mencapai kepuasan pengguna yang tinggi dan meningkatkan pengalaman pengguna, perlu menganalisis aspek kegunaan dan tingkat pengalaman pengguna untuk mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki dan bisa memberikan dampak terbesar jika ditingkatkan. Data penelitian numerik yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis secara statistik sebagai bagian dari teknik kuantitatif. Data primer dikumpulkan dari responden yang mengisi kuesioner tentang pembayaran mobile OVO menggunakan metodologi USE Questionnaire dan User Experience Questionnaire. Data sekunder dalam studi ini berasal dari tinjauan literatur, yang mencakup e-book, artikel ilmiah, dan studi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub-variabel kegunaan, kemudahan penggunaan, dan kemudahan belajar dari variabel Usability memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan pengguna pada aplikasi pembayaran mobile OVO. Sementara itu, karakteristik daya tarik, kewaspadaan, efisiensi, keandalan, stimulasi, dan kebaruan dari variabel User Experience juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna pada aplikasi pembayaran mobile OVO. Kata Kunci: Usability, User Experience, OVO, Kepuasan Pengguna
Peran Customer Experience Digital dalam Memediasi Pengaruh Digital Marketing Strategy terhadap Purchase Intention Pengguna TikTok Shop di Jawa Tengah Shofif Sobaruddin Akbar; Ratih Hesty Utami Puspitasari; Ika Menarianti, I’tishom Al Khoiry
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12596

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Marketing Strategy terhadap Purchase Intention melalui Customer Experience Digital pada pengguna TikTok Shop di Jawa Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner online. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Marketing Strategy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Experience Digital dan Purchase Intention. Customer Experience Digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention serta mampu memediasi hubungan antara Digital Marketing Strategy dan Purchase Intention. Kata Kunci: Digital Marketing Strategy, Customer Experience Digital, Purchase Intention, TikTok Shop.
Pengaruh E-Service Quality dan Perceived Security pada Aplikasi PLN Mobile Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus PT PLN Persero ULP Singaparna) Rara Mutiara Sopari; Mukaram Mukaram Mukaram; Hidya Indira Lastari
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana kualitas layanan elektronik (e-service quality) dan keamanan yang dirasakan (perceived security) memberikan dampak terhadap tingkat kepuasan pengguna aplikasi PLN Mobile, khususnya di kalangan pelanggan PT PLN (Persero) ULP Singaparna. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei eksplanatori dengan penyebaran kuesioner kepada 214 responden yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Data penelitian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS. Berdasarkan hasil analisis, e-service quality terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien sebesar 0,282 dan tingkat signifikansi 0,000. Selain itu, perceived security juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien 0,366 serta signifikansi sebesar 0,000. Variabel tersebut juga diketahui sebagai faktor yang memberikan pengaruh paling besar terhadap kepuasan pelanggan. Secara bersama-sama, e-service quality dan perceived security memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F sebesar 32,888 serta tingkat signifikansi 0,000. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,235 mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 23,5% variasi kepuasan pelanggan, sedangkan sebesar 76,5% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan digital (e-service quality) dan keamanan (perceived security) aplikasi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada aplikasi PLN Mobile
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Niat Pembelian Ulang di Lokapasar: Studi Kasus Keterlibatan Konsumen Sebagai Mediasi pada Mahasiswa Manajemen Universitas Ahmad Dahlan Ivan Nurrasyid Shidiq; Aftoni Sutanto; Adelia Dwi Nurisaputri
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12558

Abstract

Dengan didasarkan pada kerangka kerja Stimulus-Organism-Response (S-O-R), penelitian ini mengkaji perilaku belanja mahasiswa melalui bagaimana informativitas konten, kualitas layanan, daya tarik dalam aplikasi, dan promosi dari mulut ke mulut bertindak sebagai stimulus eksternal yang memengaruhi keterlibatan pelanggan (organism) dan kemauan untuk berbelanja kembali (response). Dengan menggunakan pendekatan cross-sectional convenience sampling, data empiris dikumpulkan dari 277 mahasiswa melalui kuesioner yang disebarkan di kelas dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang berpusat pada aplikasi (informativitas konten, kualitas layanan, dan daya tarik dalam aplikasi) tidak menstimulasi keterlibatan pelanggan secara signifikan pada demografi ini. Sementara itu, promosi dari mulut ke mulut yang utamanya didorong oleh teman sebaya memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap keterlibatan pelanggan, yang kemudian memediasi dalam mendorong kemauan untuk berbelanja kembali. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembang lokapasar yang menargetkan segmen konsumen ini harus mempertimbangkan untuk mengalihkan fokusnya dari tampilan dan informasi ke alat komunikasi yang berpusat pada komunitas dan interaksi antar pengguna. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi untuk memperkaya literatur mengenai perilaku konsumen yang sudah ada melalui temuan tentang batasan antara mekanisme keterlibatan pelanggan yang didorong oleh teknologi dengan yang didorong oleh faktor sosial.