cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mirai Management
ISSN : -     EISSN : 25974084     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Mirai Management adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan Program Pascasrajan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar terbit perdana sejak tahun 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,823 Documents
Palm Oil Supply Chain Performance Analysis in Muara Takung-Kamang Baru Transmigration Area Sijunjung Regency Andiny Azzahra; Veralianta Br Sebayang
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.11685

Abstract

This study aims to analyze the supply chain performance and value-added of oil palm commodities in the Muara Takung-Kamang Baru Transmigration Area, Sijunjung Regency. This research utilizes a quantitative approach with the Supply Chain Operation Reference (SCOR), Analytical Hierarchy Process (AHP), and Hayami methods. Sampling was conducted using the snowball sampling technique. The results show that the supply chain structure involves five main actors: input providers, oil palm farmers, collectors (tokei), Koperasi Unit Desa (KUD), and palm oil mills (PKS). Based on the SCOR and AHP analysis, PKS achieved maximum performance levels, while inefficiencies were found upstream, specifically in the asset management efficiency of input providers, as well as the cost and agility aspects of farmers. Most actors prioritize the reliability attribute, except for the tokei, who prioritizes responsiveness. Hayami's value-added analysis indicates that PKS generates a value-added ratio of 10.53%. Additionally, farmers obtain a higher profit margin when selling their harvest to the tokei (36.60%) compared to the KUD (34.33%). This study recommends the need for regular coordination among actors, increasing plantation productivity upstream, and optimizing yield rates downstream.
Pengaruh Komitmen Organisasi, Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya Indra Mulyana; Pahmi Pahmi; Andi Irwan; Vebby Anwar
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fluktuasi kinerja pegawai yang tercermin dari penurunan efisiensi penagihan pendapatan daerah sebesar 5% dan keterlambatan pelaporan keuangan rata-rata 10 hari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya yang berjumlah 43 orang, dan teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 4 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,981 > 0,05; (2) kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,600 > 0,05; (3) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 1,003; (4) secara simultan, komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung 11,218 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,422 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 42,2% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Disiplin kerja merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai Beta sebesar 0,839. Penelitian ini merekomendasikan penguatan disiplin kerja sebagai prioritas utama peningkatan kinerja pegawai di BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya.
Live Streaming Shopping dalam Membentuk Purchase Intention pada Konsumen E-Commerce Didi Sujadi; Abu Yazid
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.11831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Live Streaming Shopping dan Influencer Credibility terhadap Consumer Trust serta implikasinya pada Purchase Intention konsumen e-commerce. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna e-commerce di Kota Tangerang Selatan yang pernah menggunakan fitur live streaming shopping. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Influencer Credibility berpengaruh positif dan signifikan terhadap Consumer Trust dan Purchase Intention, sedangkan Live Streaming Shopping hanya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Consumer Trust. Selain itu, Consumer Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention. Pada pengujian pengaruh tidak langsung, Consumer Trust tidak mampu memediasi hubungan antara Live Streaming Shopping dan Purchase Intention, namun mampu memediasi hubungan antara Influencer Credibility dan Purchase Intention. Temuan ini menunjukkan bahwa kredibilitas influencer memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong niat pembelian pada platform e-commerce.
Pengaruh Job Crafting dan Learning Agility terhadap Employee Engagement (Studi pada Karyawan PT Nusantara Surya Sakti Mamuju) Selvi Mustafa; Suwanti Suwanti; Agus Halim
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12498

Abstract

This study aims to analyze the effect of job crafting and learning agility on employee engagement among employees of PT Nusantara Surya Sakti Mamuju. This research employs a quantitative approach with an associative method. The sample consisted of 35 employees selected using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires supported by observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS, including validity tests, reliability tests, partial tests (t-test), simultaneous tests (F-test), and the coefficient of determination (R²). The results show that job crafting has a significant partial effect on employee engagement (t-value 2.499 > t-table 2.037; sig. 0.018 < 0.05). Learning agility also has a significant partial effect on employee engagement (t-value 3.255 > t-table 2.037; sig. 0.003 < 0.05). Simultaneously, job crafting and learning agility significantly affect employee engagement (F-value 9.056 > F-table 3.295; sig. 0.001 < 0.05). The coefficient of determination (R²) of 0.361 indicates that both independent variables explain 36.1% of the variance in employee engagement, while the remaining 63.9% is influenced by other variables outside the model. These findings suggest that employee engagement can be improved by strengthening employees’ job crafting and learning agility.
Pengaruh Kedisiplinan, Motivasi Kerja, dan Penghargaan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya Nurhaya Waroma; Pahmi Pahmi; Vebby Anwar; Amiruddin Amiruddin
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan, motivasi kerja, dan penghargaan terhadap kinerja pegawai pada Kantor BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pegawai BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya, dengan sampel sebanyak 61 responden yang ditentukan melalui teknik sampling yang digunakan dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,006 (0,05), dan penghargaan juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,501 (>0,05). Secara simultan, kedisiplinan, motivasi kerja, dan penghargaan mampu menjelaskan 46,9% variasi kinerja pegawai, sedangkan 53,1% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kedisiplinan merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya.
Strategi Peningkatan Kompetensi Pegawai Dalam Pemanfaatan Aplikasi SIPD RI di Provinsi Papua Barat Daya Ariani Ariani; Vebby Anwar; Pahmi Pahmi; Rosdinaman Budi
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi, kepemimpinan, dan efisiensi terhadap kompetensi pegawai dalam pemanfaatan Aplikasi SIPD RI di Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan implementasi SIPD RI sebagai provinsi baru hasil pemekaran, di mana banyak ASN belum sepenuhnya memahami fitur-fitur aplikasi, belum mengikuti pelatihan teknis, serta masih bergantung pada cara manual. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya sebanyak 100 orang yang dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-4 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,028; β=0,224); (2) Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,003; β=0,258) dengan pengaruh yang lebih besar dibandingkan sistem informasi; (3) Efisiensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,824; β=0,011); (4) Secara simultan, sistem informasi, kepemimpinan, dan efisiensi berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,000) dengan kontribusi sebesar 25,8% (R²=0,258). Kesimpulan penelitian ini adalah sistem informasi dan kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kompetensi pegawai dalam pemanfaatan SIPD RI, sementara efisiensi belum menjadi faktor determinan di Provinsi Papua Barat Daya sebagai daerah otonom baru. Saran yang diberikan antara lain peningkatan kualitas sistem informasi, penguatan kepemimpinan transformasional, serta fokus pada peningkatan kompetensi dasar sebelum mengejar target efisiensi.
Analisis Penerapan Model UTAUT Terhadap Minat Penggunaan Qris Pada Pedagang Kaki Lima di PPS, Desa Suci Aisyah Citra Nur Sakinah; Aries Kurniawan
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) terhadap minat penggunaan QRIS pada Pedagang Kaki Lima di kawasan PPS, Desa Suci. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS, dengan nilai T-Statistics lebih besar dari 1,96 dan P-Values lebih kecil dari 0,05. Performance expectancy menjadi variabel dengan kontribusi terbesar, dengan nilai effect size sebesar 0,407, yang menunjukkan bahwa manfaat penggunaan QRIS, seperti kemudahan transaksi, pengurangan kesulitan uang kembalian, ketersediaan riwayat transaksi, dan peningkatan efektivitas usaha, menjadi faktor utama yang mendorong minat pedagang. Social influence juga memberikan kontribusi sedang dengan nilai effect size sebesar 0,251, yang menunjukkan bahwa permintaan konsumen, pengaruh pedagang lain, dan perkembangan transaksi nontunai turut mendorong penggunaan QRIS. Sementara itu, facilitating conditions dan effort expectancy tetap berpengaruh positif dan signifikan, meskipun kontribusinya relatif lebih kecil. Nilai R-Square sebesar 0,826 menunjukkan bahwa keempat variabel mampu menjelaskan 82,6% variasi minat penggunaan QRIS, sedangkan nilai Q-Square sebesar 0,528 menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediksi yang baik. Dengan demikian, model UTAUT terbukti mampu menjelaskan minat penggunaan QRIS pada Pedagang Kaki Lima, terutama melalui manfaat yang dirasakan, pengaruh sosial, ketersediaan fasilitas pendukung, dan kemudahan penggunaan. Kata Kunci: QRIS; UTAUT; minat penggunaan; pembayaran digital; pedagang kaki lima.
Analisis Personal Financial Management Behavior: Integrasi Financial Literacy, Financial Attitude, dan Self-Control Zulfa Zakiatul Hidayah; Erin Soleha; Rizka Estisia Pratiwi; Laras Hinda Mulia Fadjri
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy, financial attitude, dan self-control terhadap Personal Financial Management Behavior pada Generasi Z di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital di kalangan Generasi Z yang di satu sisi memberikan kemudahan dalam pengelolaan keuangan, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko perilaku konsumtif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik non-probability sampling melalui accidental sampling. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 245 responden Generasi Z di Kabupaten Bekasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Personal Financial Management Behavior dengan koefisien jalur 0,256 dan p-value 0,005. Financial attitude juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien jalur 0,807 dan p-value 0,000, serta menjadi variabel yang paling dominan. Sementara itu, self-control berpengaruh signifikan terhadap Personal Financial Management Behavior dengan p-value 0,000, namun menunjukkan arah hubungan negatif dengan koefisien jalur -0,361. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 50,2% variasi Personal Financial Management Behavior. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan, pembentukan sikap keuangan yang positif, dan pengembangan kontrol diri dalam meningkatkan perilaku pengelolaan keuangan pribadi Generasi Z.
Pengaruh Budaya Organisasi Fasilitas Terhadap Kinerja Pegawai Biro Pemerintahan Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya Isak Semuael Aronggear; Wa Ode Likewati; Pahmi Pahmi; Rosdinaman Budi
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan fasilitas terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, pada Biro Kepemerintahan Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Rakyat (Ostus dan Kesra) Provinsi Papua Barat Daya. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 64,2 (di bawah rata-rata nasional 73,4) serta fluktuasi penyerapan dana Otsus antara 79%-85% yang mencerminkan lemahnya kapasitas birokrasi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh pegawai PNS di lingkungan Biro Ostus dan Kesra yang berjumlah 36 orang (sampling jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 4 poin. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien regresi 0,412, signifikansi 0,006 (p
Peran Digitalisasi dalam Meningkatkan Kinerja dan Keberlanjutan UMKM di Kabupaten Takalar Asim Asim; Syamsuddin Syamsuddin; Ikramullah Ikramullah; Agus Agus; Nurwahyuni Nurwahyuni; Nurfaika Sari Nurfaika Sari; Nur Indah Ramadhani Nur Indah Ramadhani
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12221

Abstract

Digitalisasi menjadi salah satu strategi penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen, persaingan pasar, dan perkembangan ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan UMKM di Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan sebanyak tiga pelaku UMKM yang bergerak pada sektor kuliner dan ritel barang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara tatap muka, observasi, dan dokumentasi pada periode April–Mei 2026. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM di Kabupaten Takalar diwujudkan melalui penggunaan media sosial, marketplace, sistem pembayaran digital, dan komunikasi digital. Digitalisasi berperan dalam meningkatkan kinerja UMKM melalui peningkatan penjualan, efisiensi operasional, perluasan pasar, dan kemudahan interaksi dengan pelanggan. Selain itu, digitalisasi juga mendukung keberlanjutan usaha melalui kemampuan mempertahankan pelanggan, menyesuaikan strategi pemasaran dengan perubahan pasar, dan meningkatkan daya saing usaha. Namun, pemanfaatan digitalisasi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan literasi digital, kesulitan membuat konten promosi, perubahan fitur aplikasi, dan kualitas jaringan internet yang belum stabil. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan digitalisasi UMKM perlu didukung oleh pelatihan praktis, pendampingan berkelanjutan, optimalisasi marketplace, pemanfaatan pembayaran digital, dan peningkatan infrastruktur internet.