cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mirai Management
ISSN : -     EISSN : 25974084     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Mirai Management adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan Program Pascasrajan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar terbit perdana sejak tahun 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,823 Documents
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Berdasarkan Rasio Keuangan Dalam Meningkatkan Akuntabilitas Publik Abdul Aziz; Taufiq Azmi Harahap; Asen Susanto; Frans Gidion Sinuhaji, Dewi Rafiah Pakpahan
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah melalui pendekatan rasio keuangan sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas publik. Kinerja keuangan pemerintah daerah merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kemampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya secara efektif, efisien, dan transparan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data laporan keuangan pemerintah daerah yang telah diaudit. Analisis dilakukan dengan menggunakan beberapa rasio keuangan, antara lain rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan pemerintah daerah masih bervariasi, dimana terdapat daerah yang telah menunjukkan tingkat kemandirian dan efektivitas yang baik, namun masih terdapat kelemahan pada aspek efisiensi dan optimalisasi belanja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah perlu terus dilakukan untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan demikian, penggunaan rasio keuangan tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan berkelanjutan. Kata Kunci: Kinerja Keuangan Daerah, Rasio Keuangan, Akuntabilitas Publik, Kemandirian Fiskal, Efektivitas Anggaran
Pengaruh Kepercayaan, Intensitas Promosi, Kualitas Pelayanan, Dan Harga Terhadap Penggunaan Ulang Jasa Firmansyah Travel Trisula Trisula; Wahna Widhianingrum
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12608

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam industri jasa travel menuntut perusahaan untuk mempertahankan pelanggan melalui peningkatan kepercayaan, intensitas promosi, kualitas pelayanan, dan penetapan harga yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepercayaan, intensitas promosi, kualitas pelayanan, dan harga terhadap penggunaan ulang jasa Firmansyah Travel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 10 poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan ulang jasa. Kepercayaan berpengaruh signifikan dengan nilai t-statistics 2,077 (p=0,038), intensitas promosi memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai t-statistics 3,700 (p=0,000), kualitas pelayanan berpengaruh signifikan dengan nilai t-statistics 2,759 (p=0,006), sedangkan harga berpengaruh signifikan dengan nilai t-statistics 3,155 (p=0,002). Secara simultan, keempat variabel mampu menjelaskan 80,5% variasi penggunaan ulang jasa (R² = 0,805). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepercayaan, promosi, kualitas pelayanan, dan kebijakan harga yang tepat merupakan strategi penting dalam meningkatkan penggunaan ulang jasa pelanggan. Kata Kunci: Kepercayaan; Intensitas Promosi; Kualitas Pelayanan; Harga; Penggunaan Ulang Jasa.
Tinjauan Aksiologi Kebijakan Zero ODOL: Konflik Nilai Antara Keselamatan Berkendara Dan Efisiensi Ekonomi Pada Distribusi Air Minum R Budi - Setiawan; Isniar Budiarti; Siti Kurnia Rahayu; Dedi Sulistyo
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12489

Abstract

Kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (Zero ODOL) dirancang untuk memperkuat keselamatan lalu lintas, melindungi infrastruktur jalan, dan menegakkan kepatuhan muatan kendaraan. Namun, pada distribusi air minum dalam kemasan rute Bandung-Jakarta, pembatasan Jumlah Berat yang Diizinkan (JBI) menimbulkan konflik nilai karena kapasitas angkut turun sementara biaya perjalanan relatif tetap. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik aksiologis antara nilai keselamatan berkendara dan efisiensi ekonomi serta merumuskan arah kebijakan yang lebih proporsional. Penelitian menggunakan desain deskriptif-evaluatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi operasional transporter, sedangkan data sekunder berasal dari regulasi, spesifikasi kendaraan, dan literatur transportasi. Analisis dilakukan melalui perbandingan tiga skenario muatan dan matriks nilai pemangku kepentingan. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan pada JBI Jalan Kelas II menurunkan kapasitas dari 1.152 menjadi 718 galon dan meningkatkan biaya satuan sebesar 60,4%, sedangkan kepatuhan pada JBI Jalan Kelas I menurunkan kapasitas menjadi 876 galon dan meningkatkan biaya satuan sebesar 31,5%. Secara aksiologis, keselamatan merupakan nilai dasar yang tidak dapat dipertukarkan, tetapi implementasinya perlu disertai penyesuaian tarif, peningkatan kelas jalan, pengawasan berbasis risiko, dan pembagian biaya kepatuhan agar tidak memindahkan seluruh beban kepada transporter dan konsumen.
Influence of IP Collaboration and FOMO on Impulse Buying Behavior Hisbulloh Edgaritoh; Ratih Amelia; Riska Dhenabayu; Muhammad Fachmi
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12487

Abstract

The rapid growth of digital technology and social media has transformed the way Millennials and Gen Z make purchasing decisions. This study examines the influence of Intellectual Property (IP) collaboration strategy and Fear of Missing Out (FOMO) on impulse buying behavior in the FamilyMart x Demon Slayer collaboration in Surabaya. Based on the Stimulus-Organism-Response (SOR) framework, brand collaboration acts as a marketing stimulus that enhances attractiveness, uniqueness, and emotional attachment, while FOMO reflects anxiety and urgency to avoid missing rewarding experiences. Impulse buying is defined as spontaneous and emotionally driven purchasing behavior. A quantitative survey method with purposive sampling of 120 respondents was used. Data were analyzed through multiple linear regression. The results show that both IP collaboration strategy and FOMO have positive and significant effects on impulse buying behavior, both partially and simultaneously. This study contributes to understanding how emotional marketing and psychological triggers drive consumer behavior in pop culture-based retail collaborations.
Pengaruh Servicescape Dan Experiential Marketing Terhadap Revisit Intention Melalui Mediasi Memorable Customer Experience Pada Generasi Z Di Mall Di Bali Made Selina Devilia Saraswati; Ni Luh Putu Indiani
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12595

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh servicescape dan experiential marketing terhadap revisit intention dengan memorable customer experience sebagai variabel mediasi pada Generasi Z pengunjung mall di Bali. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif bersifat explanatory research. Responden berjumlah 210 orang berusia 17–27 tahun yang telah mengunjungi mall di Bali minimal satu kali dalam tiga bulan terakhir dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online berskala Likert lima poin dan dianalisis dengan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan servicescape berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention (β=0,312) dan terhadap memorable customer experience (β=0,398). Experiential marketing juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention (β=0,289) dan terhadap memorable customer experience (β=0,421). Memorable customer experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention (β=0,356) serta terbukti memediasi secara parsial kedua jalur tersebut dengan nilai Variance Accounted For masing-masing 31,3% dan 34,2%. Model penelitian mampu menjelaskan 71,4% variasi revisit intention. Temuan ini menegaskan bahwa pengelola mall perlu mengintegrasikan kualitas lingkungan fisik dan program berbasis pengalaman untuk menciptakan kenangan berkesan yang mendorong kunjungan ulang Generasi Z. Kata Kunci: servicescape; experiential marketing; memorable customer experience; revisit intention; Generasi Z.
Pengaruh Protean Career Orientation Terhadap Career Adaptability Yang Di Moderasi Oleh Perceived Employability Pada Karyawan Baru Generasi Z Sektor Jasa Di Kota Padang Rexa Yara Kharisma; Mega Asri Zona
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12589

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh protean career orientation terhadap career adaptability serta peran perceived employability sebagai variabel moderasi pada karyawan baru Generasi Z sektor jasa di Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui kuesioner dari 120 responden dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protean career orientation berpengaruh positif dan signifikan terhadap career adaptability. Artinya, semakin tinggi orientasi karier yang mandiri dan berbasis nilai pribadi, semakin baik kemampuan individu dalam menghadapi perubahan dan tuntutan karier. Perceived employability juga terbukti memoderasi hubungan tersebut secara signifikan, tetapi dengan arah negatif sehingga memperlemah pengaruh protean career orientation terhadap career adaptability. Dengan demikian, hipotesis pertama diterima, sedangkan hipotesis kedua tidak didukung karena arah moderasi berbeda dari dugaan awal. Temuan ini memperluas Career Construction Theory dengan menunjukkan bahwa perceived employability dapat berfungsi sebagai sumber daya substitutif dalam proses adaptasi karier individu. Kata Kunci: career adaptability, Generasi Z, perceived employability, protean career orientation, sektor jasa
Eksplorasi Fear of Missing Out (FOMO) Sebagai Moderasi Dalam Menakar Minat Berkunjung Melalui Experiential Marketing dan Instagrammability pada Desa Kitsune Ni Komang Tri Anggita Gincani; Anak Agung Istri Agung Maheswari
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Experiential Marketing dan Instagramability terhadap minat berkunjung pada Desa Kitsune Bali serta menguji peran Fear of Missing Out (FOMO) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan destinasi wisata yang menuntut pengelola untuk menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan daya tarik visual yang mampu meningkatkan minat berkunjung wisatawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 200 responden yang mengetahui atau memiliki ketertarikan terhadap Desa Kitsune Bali. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Experiential Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung, demikian pula Instagramability yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung. Namun, Fear of Missing Out (FOMO) tidak mampu memoderasi pengaruh Experiential Marketing maupun Instagramability terhadap minat berkunjung. Nilai R-Square sebesar 0,437 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 43,7% variasi minat berkunjung, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Pengaruh Desain Pekerjaan, Pemanfaatan Artificial Intelligence (Ai), Dan Pengelolaan Keuangan Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie Jaya Irza Amelia; Boihaki Boihaki; Desi Rahma Yanti
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain pekerjaan, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), dan pengelolaan keuangan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 64 pegawai dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan desain pekerjaan, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), dan pengelolaan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai dengan nilai Fhitung = 64,013 dan signifikansi 0,000. Secara parsial, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan pengelolaan keuangan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai, sedangkan desain pekerjaan berpengaruh positif terhadap efektivitas kerja pegawai. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,762 menunjukkan bahwa 76,2% variasi efektivitas kerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian.
Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Peningkatan Employee Engagement, Human Resource Information System,Dan Training Pada Ud Sari Laut Reval Andra Mudzika; Kukuh Mulyanto
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12360

Abstract

Kondisi awal yang menjadi dasar kajian adalah terjadinya penurunan capaian target produksi hingga 18 persen di UD Sari Laut; hal ini diduga berkaitan erat dengan cara pengelolaan sumber daya manusia yang diterapkan. Kajian ini berfokus pada mengkaji posisi keterkaitan keterlibatan karyawan, sistem informasi manajemen sumber daya manusia, serta program pelatihan terhadap kinerja tenaga kerja di lingkungan usaha tersebut. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif dengan sifat deskriptif dan berorientasi pada hubungan sebab-akibat. Keseluruhan tenaga kerja yang berjumlah 57 orang menjadi lingkup populasi, dengan pemilihan sampel dilakukan secara sengaja sesuai kriteria yang ditetapkan. Data dikumpulkan lewat penyebaran daftar pertanyaan dengan skala penilaian 1 sampai 10, kemudian diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Tahapan analisis meliputi pengecekan kelayakan alat ukur, pengujian syarat asumsi dasar, penerapan persamaan regresi berganda, serta verifikasi hipotesis yang diajukan. Dalam konfigurasi hubungan antarvariabel, keterlibatan karyawan memberikan arah pengaruh yang menguatkan dan memiliki tingkat kepercayaan statistik sebesar 0,010. Sistem informasi manajemen sumber daya manusia juga menunjukkan pola yang sama dengan tingkat signifikansi 0,000. Sebaliknya, unsur pelatihan berperan menurunkan kinerja secara terukur dengan nilai probabilitas 0,007. Ketiga unsur tersebut secara bersama-sama membentuk hubungan yang bermakna secara statistik, terlihat dari nilai statistik F sebesar 22,016 dan kontribusi pengaruh gabungan yang menjelaskan 55,5 persen dari perubahan yang terjadi pada kinerja karyawan.
Analisis Kualitas Pelayanan Menggunakan Metode Servqual Pada Pengurusan Izin Angkutan Sungai, Danau Dan Penyeberangan Di Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara Rozi Dwi Fitra; Reza Arga
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dalam pengurusan izin Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengukur kualitas pelayanan berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Responden penelitian berjumlah 80 orang yang terdiri atas pengguna jasa pelabuhan atau pemilik kapal yang mengurus perizinan ASDP. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan Statistical Program for Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi uji reliabilitas dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,642 pada variabel harapan pelanggan dan 0,630 pada variabel kepuasan pelanggan, sehingga dinyatakan reliabel karena melebihi batas minimum 0,60. Selain itu, hasil analisis menunjukkan tingkat kesesuaian antara harapan pengguna jasa dan kinerja pelayanan sebesar 101%, yang mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan telah memenuhi bahkan melampaui harapan pengguna jasa. Dimensi assurance dan responsiveness memperoleh penilaian tertinggi, sedangkan dimensi tangible dan reliability masih memerlukan peningkatan. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan ASDP secara efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.