cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mirai Management
ISSN : -     EISSN : 25974084     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Mirai Management adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan Program Pascasrajan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar terbit perdana sejak tahun 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,890 Documents
Pengaruh Financial Distress Dan Investment Opportunity Set (Ios) Terhadap Kualitas Laba Dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi Gea Amelia Kristianto; Muhammad Ali Ma’sum
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Distress dan Investment Opportunity Set (IOS) terhadap Kualitas Laba dengan Kepemilikan Institusional sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor industri barang konsumsi (consumer non-cyclicals) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Stata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial Distress dan Investment Opportunity Set (IOS) berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laba. Selanjutnya, Kepemilikan Institusional tidak mampu memoderasi pengaruh Financial Distress terhadap Kualitas Laba. Namun, Kepemilikan Institusional mampu memoderasi pengaruh Investment Opportunity Set (IOS) terhadap Kualitas Laba. Kata kunci: Financial Distress, Investment Opportunity Set (IOS), Kepemilikan Institusional, Kualitas Laba
Peran Job Stress dan Career Stagnation Pada Turnover Intention Karyawan Generasi Milenial di Kota Padang Alya Caesa Nabila; Mega Asri Zona
Jurnal Mirai Management Vol 12, No 1
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v12i1.12855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job stress terhadap turnover intention dengan career stagnation sebagai variabel mediasi pada karyawan generasi milenial di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 160 responden yang merupakan karyawan generasi milenial yang bekerja di perusahaan swasta di Kota Padang. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) job stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, (2) job stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap career stagnation, (3) career stagnation berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, dan (4) career stagnation mampu memediasi pengaruh job stress terhadap turnover intention. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan tekanan atau stres kerja dapat memperkuat persepsi karyawan terhadap stagnasi karier, yang selanjutnya meningkatkan keinginan karyawan untuk meninggalkan pekerjaannya. Kata Kunci: : job stress, career stagnation, turnover intention, karyawan generasi milenial
Pengaruh Pembinaan Kepribadian dan Pembinaan Kemandirian terhadap Kesiapan Reintegrasi Narapidana dengan Efikasi diri sebagai variable Mediasi Cita Rimbawati; Wiyarni Wiyarni; Bunyamin Bunyamin
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12323

Abstract

Reintegrasi sosial narapidana kerap terhambat oleh stigma, hambatan psikologis, dan ketidaksiapan vokasional, sementara program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) belum tentu efektif membentuk kesiapan tersebut karena minimnya kapabilitas internal yang memediasi hasil pembinaan menjadi perilaku adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepribadian dan kemandirian terhadap kesiapan reintegrasi narapidana, baik secara langsung maupun melalui mediasi efikasi diri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif explanatory research terhadap 165 narapidana Lapas Perempuan Kelas IIA Malang yang dipilih secara purposive sampling, dengan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian dan kemandirian berpengaruh positif signifikan terhadap efikasi diri maupun kesiapan reintegrasi, dan efikasi diri merupakan prediktor kesiapan reintegrasi terkuat dalam model (β = 0,536). Efikasi diri juga terbukti memediasi secara parsial pengaruh kepribadian dan kemandirian terhadap kesiapan reintegrasi, dengan pola berbeda: kepribadian bekerja dominan melalui jalur psikologis, sedangkan kemandirian dominan melalui jalur perilaku-vokasional langsung. Model penelitian mampu menjelaskan 74,7% variasi kesiapan reintegrasi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pembinaan kepribadian, kemandirian, dan penguatan efikasi diri sebagai strategi pengembangan SDM berbasis pemasyarakatan untuk menekan residivisme
Entitas Model Profesionalisme Guru Penggerak terhadap Kecerdasan Kultural dan Praktik Inklusif melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearif Lokal di Papua Barat Hendra Gunawan; Sujatmiko Sujatmiiko; Pulun Putra Pamungkas
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12713

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kecerdasan kultural dan praktik inklusif terhadap kinerja profesionalisme Guru Penggerak melalui pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal di Papua Barat. Kajian ini relevan dengan kondisi kelembagaan Balai Guru Penggerak Papua Barat yang melayani wilayah luas, beragam secara sosial-budaya, dan menghadapi kebutuhan peningkatan kompetensi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares terhadap tabulasi 115 Guru Penggerak. Empat konstruk reflektif digunakan, yaitu kecerdasan kultural, praktik inklusif, pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal, dan kinerja profesionalisme Guru Penggerak, masing-masing diukur dengan empat indikator. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan seluruh indikator valid dan reliabel dengan outer loading 0,909-0,951, Cronbach’s Alpha 0,949-0,957, Composite Reliability 0,963-0,968, dan AVE 0,867-0,885. Model struktural menunjukkan seluruh pengaruh langsung dan mediasi positif serta signifikan. R² pembelajaran kontekstual sebesar 0,531 dan R² kinerja profesionalisme sebesar 0,639. Nilai SRMR 0,042 dan NFI 0,919 mendukung kecocokan model. Temuan menegaskan bahwa profesionalisme Guru Penggerak perlu diperkuat melalui kemampuan lintas budaya, praktik inklusif, dan pembelajaran yang berakar pada kearifan lokal.
Peran Adaptasi Karir Dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMKN 1 Cibinong di Era Society 5.0 Bella Pratiwi; Mohammad Abdul Mukhyi; Budi Sulistyo
Jurnal Mirai Management Vol 12, No 1
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Literasi Digital 5.0, grit, soft skill, dan hard skill terhadap Kesiapan Kerja siswa SMKN 1 Cibinong serta menguji peran Adaptabilitas Karier sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 162 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 7 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grit, soft skill, hard skill, dan Adaptabilitas Karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja, sedangkan Literasi Digital 5.0 tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Kesiapan Kerja. Selanjutnya, Literasi Digital 5.0, grit, soft skill, dan hard skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap Adaptabilitas Karier. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Adaptabilitas Karier memediasi secara penuh hubungan Literasi Digital 5.0 terhadap Kesiapan Kerja dan memediasi secara parsial hubungan soft skill terhadap Kesiapan Kerja. Sebaliknya, Adaptabilitas Karier tidak memediasi hubungan grit dan hard skill terhadap Kesiapan Kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan kerja siswa tidak hanya ditentukan oleh penguasaan keterampilan dan karakteristik personal, tetapi juga oleh kemampuan siswa dalam beradaptasi terhadap tuntutan dan perubahan karier. Penelitian ini memberikan implikasi bagi sekolah kejuruan untuk memperkuat pengembangan soft skill, kompetensi teknis, grit, literasi digital, dan kemampuan adaptasi karier secara terintegrasi dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja.
Pengaruh Struktur Modal, Pertumbuhan Penjualan Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Subsektor Food & Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Grapika zhuxena Peres; Maran Maran
Jurnal Mirai Management Vol 12, No 1
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v12i1.12866

Abstract

Riset ini berfungsi mengevaluasi pengaruh tingkat profitabilitas, struktur modal, serta laju pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan pada sektor barang konsumen primer, khususnya industri food and beverage yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu 2018–2024. Melalui metode kuantitatif dengan desain asosiatif, studi ini mengandalkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diambil melalui situs resmi BEI www.idx.co.id maupun laman web tiap emiten. Ruang lingkup populasi mencakup seluruh perusahaan F&B yang terdaftar di BEI pada periode pengamatan. Berdasarkan populasi tersebut, penarikan sampel menerapkan teknik purposive sampling menghasilkan 37 perusahaan yang memenuhi kriteria. Estimasi model regresi dikerjakan lewat pendekatan data panel dibantu perangkat lunak EViews 13. Hasil pengujian menyatakan bahwa profitabilitas dan struktur modal secara parsial memberikan dampak positif pada nilai perusahaan. Sebaliknya, kinerja pertumbuhan penjualan terkonfirmasi tidak mempunyai kontribusi yang signifikan dalam menentukan nilai perusahaan. Kata kunci: Struktur Modal, Pertumbuhan Penjualan, Profitabilitas, Nilai Perusahaan
Pengaruh Sales Growth Dan Liquidity Terhadap Struktur Modal Dengan Business Risk Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia Martius Deni; Rumintar J.H. Marpaung
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12851

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sales growth dan liquidity terhadap struktur modal dengan business risk sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh 76 perusahaan dengan 358 observasi selama periode 2021–2025. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi data panel, uji asumsi klasik, uji Lagrange Multiplier, uji Chow, uji Hausman, robust standard error, Moderated Regression Analysis (MRA), koefisien determinasi (R²), uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sales growth berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan liquidity berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, business risk tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dan tidak memoderasi hubungan antara sales growth maupun liquidity dengan struktur modal. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur modal pada perusahaan manufaktur lebih berkaitan dengan pertumbuhan penjualan dan kondisi liquidity dibandingkan dengan business risk. Kata Kunci: Sales Growth; Liqudity; Struktur Modal; dan Struktur Modal.
Pengaruh Penggunaan Digital Payment (QRIS) dan Financial Literacy terhadap Impulsive Buying dengan Mediasi Self-control Pada Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Aliya Wahidatul Janah; Sudarno Sudarno
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12802

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan digital payment (QRIS), financial literacy, self-control, dan impulsive buying pada mahasiswa. Kemudahan penggunaan digital payment serta kondisi financial literacy mahasiswa menjadi hal yang perlu dikaji dalam kaitannya dengan perilaku impulsive buying, terutama dengan mempertimbangkan peran self-control. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan digital payment (QRIS) dan financial literacy terhadap impulsive buying dengan self-control sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan digital payment (QRIS) dan financial literacy berpengaruh signifikan terhadap self-control dan impulsive buying. Selanjutnya, self-control berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa self-control memediasi hubungan penggunaan digital payment (QRIS) dan financial literacy terhadap impulsive buying. Temuan tersebut menunjukkan bahwa self-control berperan dalam hubungan antara penggunaan digital payment (QRIS) dan financial literacy dengan impulsive buying pada mahasiswa. Kata Kunci: digital payment; financial literacy; impulsive buying; self-control
Identifikasi Anomali Traffic Data Jaringan Wi-Fi Menggunakan Metode Isolation Forest dan One-Class SVM Muhamad Andy; Anjik Sukmaaji
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12695

Abstract

Peningkatan penggunaan jaringan Wi-Fi menyebabkan kepadatan traffic data semakin tinggi sehingga diperlukan proses pemantauan untuk mendeteksi aktivitas yang menyimpang dari pola normal jaringan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi anomali pada data traffic Wi-Fi hasil tangkapan Wireshark tanpa bergantung pada ketersediaan label serangan yang lengkap. Data paket jaringan dikumpulkan menggunakan Wireshark, kemudian diekspor ke dalam format CSV untuk dilakukan preprocessing. Selanjutnya, dibentuk fitur RequestCount sebagai representasi aktivitas permintaan jaringan. Proses deteksi anomali dilakukan menggunakan dua metode unsupervised learning, yaitu Isolation Forest dan One-Class SVM. Isolation Forest bekerja dengan mengisolasi observasi yang memiliki karakteristik berbeda dari mayoritas data, sedangkan One-Class SVM membentuk batas terhadap pola data normal dan mengidentifikasi observasi yang berada di luar batas tersebut sebagai kandidat anomali. Hasil pengolahan berupa data traffic yang telah dibersihkan, nilai RequestCount, anomaly score, serta klasifikasi Normal atau Anomali. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menelusuri pola traffic dan alamat IP yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, jumlah data, jumlah anomali, dan metrik evaluasi belum dapat ditentukan karena file CSV dan hasil eksekusi model belum tersedia. Hasil penelitian selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar pengembangan sistem pemantauan keamanan jaringan berbasis deteksi anomali. Kata Kunci: Traffic Jaringan, Deteksi Anomali, Wireshark, Isolation Forest, One-Class SVM, Machine Learning.
Logistic Regression Model for Predicting Buy Now Pay Later Default Risk Among Generation Z Users Niel Ananto; Cherry Efraim Lumingkewas
Jurnal Mirai Management Vol 12, No 1
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v12i1.12779

Abstract

consumption patterns among Generation Z, a demographic characterized by high digital adoption but comparatively limited financial experience. This study develops a binary logistic regression model to predict BNPL default risk among Generation Z users, incorporating financial literacy, financial self-control, impulsive buying tendency, income level, digital transaction frequency, and peer influence as predictors. Using an illustrative dataset structured to mirror a survey of 300 Generation Z BNPL users (aged 17–27). The model was evaluated using odds ratios, the Hosmer Lemeshow goodness-of-fit test, Nagelkerke R², classification accuracy, and the ROC AUC. In the illustrative run, financial literacy and financial self-control were associated with lower odds of default, while impulsive buying tendency, transaction frequency, and peer influence were associated with higher odds of default, consistent with the hypothesized directions; income level was not statistically significant. The model demonstrated adequate discriminative ability (illustrative AUC = 0.72) and good calibration (Hosmer-Lemeshow p > 0.05). These findings, once confirmed with primary survey data, are expected to offer practical implications for credit risk management, responsible lending policy, and product design in fintech lending platforms. Keywords: buy now pay later; logistic regression; default risk; generation Z; fintech; credit risk management; machine learning.