cover
Contact Name
Ahmad Madkur
Contact Email
madzkurahmad@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
elementaryjournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : 24771384     EISSN : 25799282     DOI : -
Core Subject : Education,
ournal published by the department of Madrasah Ibtidaiyah (Elementary School) Teacher Education, Faculty of Tarbiya and Teachers Training, State Islamic Institute Metro, Lampung. This is a biannually published journal. It is dedicated for experts, lecturers, teachers, practitioners and researchers to publish their academic works related to elementary education.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
Potensi dan Tantangan Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Era Revolusi Industri 4.0: Tinjauan Literatur Syafaren, Alaniyah; Na’imah; Shaleh; Prasetyo, Sigit
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jx3fmb22

Abstract

Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya pada peran dan kompetensi guru sekolah dasar. Guru sekolah dasar dituntut untuk melakukan inovasi pembelajaran menggunakan teknologi sehingga terdapat potensi sekaligus tantangan dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan tantangan guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sekolah Dasar dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran di era Revolusi Industri 4.0. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 dan dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi utama pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran IPA meliputi penguatan kolaborasi profesional berbasis platform daring, pembelajaran berbasis proyek dan data, serta integrasi pedagogi science, technology, engginering, arts and mathematic dan computational thinking. Namun, guru masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan kompetensi digital dan pedagogis, keterbatasan infrastruktur teknologi, tingginya beban kerja, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta kurikulum dan kebijakan yang belum sepenuhnya mendukung integrasi teknologi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA memerlukan dukungan sistemik melalui penguatan infrastruktur, pengembangan profesional guru berkelanjutan, dan kebijakan kurikulum yang selaras.
Peran Guru dalam Mengembangkan Higher Order Thingking Skills Siswa Sekolah Dasar: Pendekatan Epistemologi Fauziah, Nanda Nissa; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi; Anggraini, Ade Eka; Rufiana, Intan Sari; Mardhatillah; Mashfufah, Aynin; Arifin, Slamet; Suyitno, Imam; Kusumaningrum, Shirly Rizki
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/49fx4r78

Abstract

Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada siswa sekolah dasar menjadi kompetensi krusial pada lingkup pendidikan. Hal ini dikarenakan sejumlah kegiatan pembelajaran pada tingkat sekolah dasar belum menyediakan wadah untuk siswa berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa. Kondisi tersebut membuktikan bahwa perkembangan HOTS tidak sebatas dipengaruhi oleh materi dan metode pembelajaran, namun turut didorong oleh kompetensi guru dalam memahami wawasan yang akan diajarkannya pada siswa di kelas. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji peran guru dalam membangun HOTS siswa sekolah dasar, implementasi pendekatan epistemologi dalam pendidikan dasar, dan integrasi epistemologi dalam pengembangan HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang merujuk pada kerangka Preferred Reporting Items for Systematic Reviewers and Meta Analyses (PRISMA). Terpilih sebanyak 8 artikel yang revelan dengan topik peran guru, epistemologi pembelajaran, dan HOTS. Kedelapan artikel tersebut dianalisis dengan mengidentifikasi tema berdasarkan pada indikator posisi siswa dalam proses belajar, orientasi guru terhadap sifat pengetahuan, serta bentuk interaksi pembelajaran yang menekankan dialog, refleksi, dan penalaran kritis.  Hasilnya, menunjukkan tiga tema utama yaitu: (1) guru berperan dalam membangun HOTS melalui strategi pembelajaran yang menekankan proses berpikir siswa; (2) implementasi pendekatan epistemologi sebagai dasar pengembangan HOTS di sekolah dasar melalui interpretasi  guru dalam memberikan pandangan terhadap pengetahuan sebagai sesuatu yang berhasil dibentuk dengan akal budi dan pengalaman belajar siswa; dan (3) integrasi epistemologi dalam variasi pendekatan pembelajaran melalui penerapan model inkuiri, diskusi pembelajaran yang dibantu oleh teknologi, serta interaksi belajar yang mendukung siswa untuk mempertanyakan, menilai, dan membentuk pengetahuan secara giat.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament terhadap Kemampuan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Nafisa, Aliya; Wibowo, Sigit; Rinjani, Arum Dewi; Arum Limpad Pangesti
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/bbqtsw41

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menempatkan keterampilan kolaborasi sebagai kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar, sejalan dengan tuntutan global dan nasional dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun, pembelajaran di kelas masih didominasi oleh guru sehingga interaksi antarsiswa dan kemampuan kolaborasi belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament terhadap kemampuan kolaborasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Matching Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas 6 SDIT Al-Hikmah  Bence Blitar yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis menggunakan  Uji Wilcoxon Signed Rank dan Mann–Whitney U. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan perubahan pada kelas eksperimen, terjadi peningkatan kemampuan kolaborasi pada kelas eksperimen (Z= 3,595; p < 0,05), sementara kelas kontrol tidak menunjukkan perubahan yang berarti (Z= –0,57; p > 0,05). Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, terdapat perbedaan skor posttest yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (U = 108,000; Z = –2,504; p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model Teams Games Tournament memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan kolaborasi siswa, khususnya pada indikator partisipasi, keterampilan sosial, pengelolaan tim, dan akuntabilitas. Kemampuan tersebut tercermin dalam salah satu dimensi Profil Pelajar Pancasila yaitu gotong royong. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa model Teams Games Tournament efektif untuk mengembangkan keterampilan kolaborasi siswa sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar Berbasis Canva Interaktif Terintegrasi Nilai Religius Mudzakir, Khairul; Saariah
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/7snqf605

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebaiknya bukan hanya menekankan aspek kognitif saja, tetapi juga harus menyentuh nilai religius. Media pembelajaran berbasis teknologi Canva interaktif diperlukan untuk menjembatani penyampaian materi IPA sekaligus menumbuhkan nilai religius siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran IPA sekolah dasar berbasis Canva interaktif terintegrasi nilai religius. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa kelas II sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan pada hasil angket untuk menghitung skor penilaian Skala Likert dan mengubahnya menjadi persentase kelayakan media. Sementara analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menelaah hasil observasi, hasil penilaian angket komentar dari ahli media, ahli materi dan respon siswa. Penggunaan kedua teknik ini bertujuan memberikan penilaian yang lebih menyeluruh terhadap kualitas media Canva interaktif yang dikembangkan. Hasil angket ahli media menunjukkan persentase sebesar 85%, ahli materi sebesar 90%, dan respon siswa sebesar 95%. Hal tersebut menunjukan media Canva interaktif memperoleh kategori sangat layak digunakan sebagai pendukung pembelajaran IPA pada materi cuaca yang terintegrasi dengan nilai religius. Media ini dinilai memiliki tampilan visual yang menarik, interaktif, serta penyajian materi yang sesuai dengan kurikulum dan karakteristik siswa. Integrasi kisah Nabi Nuh a.s pada materi cuaca mampu memperkuat nilai religius dan memberikan pengalaman belajar bermakna. Oleh karena itu, media canva interaktif layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA yang mendukung pengembangan karakter religius siswa.