cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edukasi: Jurnal Pendidikan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 18298702     EISSN : 24071803     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUKASI: Jurnal Pendidikan is a Research Scientific Journal published two times a year by LPPM IKIP PGRI Pontianak with p-ISSN 1829-8702 (print) and e-ISSN 2407-1803 (online). The article contains the results of research and other scientific literature related to education, learning, science, technology, socio-culture, and entrepreneurship, especially related to higher and basic Education in order to inspire and provide benefits for the wider community. it contains research results and basic scientific literature) according to the field of its scientific work.
Arjuna Subject : -
Articles 505 Documents
KEMAMPUAN AWAL KALKULUS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Khairudin, Khairudin
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.401 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1679

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan awal Kalkulus mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bung Hatta tahun pertama. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Kalkulus Diferensial pada semester kedua. Instrumen penelitian menggunakan tes diagnostic yang dikembangkan oleh Stewart dengan materi aljabar, Geometri, Trigonometri, dan Fungsi serta wawancara terhadap peserta. Tenik analisis data menggunakan analisis dekriptif. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa kemampuan awal mahasiswa berada pada tingkat sangat rendah, yaitu 8,6%. Hasil wawancara terhadap 6 orang mahasiswa yang mempunyai kemampuan skor tinggi, sedang, dan rendah menyatakan bahwa mahasiswa memerlukan tambahan pengetahuan tentang konsep bilangan serta sifat-sifatnya, operasi aljabar, visualisasi dengan teknologi serta konsep fungsi. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan strategi pembelajaran pada mata kuliah Kalkulus yang berbasis teknologi untuk memberi pemahaman konsep Kalkulus. AbstractThe research aimed to describe the initial ability level of Mathematics Education in the first year of the Mathematics Education Faculty of Bung Hatta University. The research method used descriptive. The research subjects were students who took Differential Calculus courses in the second semester. The research instrument used diagnostic tests developed by Stewart with algebraic material, Geometry, Trigonometry, and Functions as well as interviews with participants. Data analysis techniques used descriptive analysis. Based on the results of the research, it appeared that the initial ability of students is at a very low level, which is 8.6%. The results of interviews with 6 students who have the ability to score high, medium, and low stated that students need additional knowledge about the concept of numbers and their properties, algebraic operations, visualization with technology and the concept of functions. Based on these results, a learning strategy for technology-based Calculus is needed to provide an understanding of the Calculus concept.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN PROBLEM-BASED LEARNING Suryani, Karmila; Rahmadani, Ade Fitri; Gautama, Andi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1475

Abstract

AbstrakRevolusi industri 4.0 secara tidak langsung mengharuskan kemampuan berpikir kritis tingkat tinggi. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan penerapan model Problem-Based Learning (PBL). Metode penelitain yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui 2 siklus pembelajaran. Penelitian merupakan penelitian populasi dengan jumlah 16 orang siswa Teknik Komputer dan jaringan (TKJ) SMK Muhammadiyah 1 Padang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan eknik analisis data menggunakan deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus 1 adalah kemampuan berpikir kritis peserta didik memperoleh nilai sebesar 62% pada kategori tuntas dengan nilai rata-rata yaitu 74, nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 50. Sementara pada siklus 2 terjadi peningkatan dengan ketuntasan nilainya sebesar 100%, nilai rata-rata yaitu 79, nilai tertinggi 85, dan nilai terendah 75. Berdasakan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menggunakan model PBL. AbstractThe industrial revolution 4.0 indirectly requires high-level critical thinking skills. The research aims to improve students' critical thinking skills by applying the Problem-Based Learning (PBL) model. The research method used was Classroom Action Research (CAR) through 2 learning cycles. The research is a population study with a total of 16 students of Computer and Network Engineering (TKJ) SMK Muhammadiyah 1 Padang. Data collection technique using test and data analysis technique using descriptive. The results obtained in cycle 1 are the students' critical thinking skills scored 62% in the complete category with an average value of 74, the highest value of 88 and the lowest value of 50. While in cycle 2 an increase with 100% completeness is a value, the average value is 79, the highest value is 85, and the lowest value is 75. Based on the results of the research, it can be concluded that an increase in students' critical thinking skills using the PBL model.
EVALUASI PERAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Prasetyo, Eko
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1238

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengukur pengaruh entrepreneurial self-efficacy (ESE), entrepreneurial attitude (EA), dan entrepreneurial intention (EI) terhadap pendidikan kewirausahaan. Subjek penelitian yaitu seluruh siswa SMK Negeri Tempursari. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian populasi dengan jumlah 187 siswa. Instumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian yaitu: (1) Nilai rata-rata (mean) ESE, EA, dan EI siswa yang telah mendapatkan pendidikan kewirausahaan lebih tinggi apabila dibandingkan dengan nilai rata-rata siswa yang belum mendapatkan pendidikan kewirausahaan; dan (2) EA dan EI tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara siswa yang telah mendapatkan pendidikan kewirausahaan dan siswa belum mendapatkan pendidikan kewirausahaan. Sedangkan pada aspek ESE terdapat pengaruh yang signifikan antara siswa yang telah mendapatkan pendidikan kewirausahaan dan siswa yang belum mendapatkan pendidikan kewirausahaan.AbstractThe research aims to measure the effect of entrepreneurial self-efficacy (ESE), entrepreneurial attitude (EA), and entrepreneurial intention (EI) towards entrepreneurship education. The research subjects were all students of SMK Negeri Tempursari. Research conducted is a population study with a total of 187 students. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the MANOVA technique. The results of the study were: (1) The mean value of the ESE, EA, and EI of students who have received entrepreneurship education is higher when compared to the average value of students who have not received entrepreneurship education; and (2) EA and EI have no significant effect between students who have received entrepreneurship education and students who have not received entrepreneurship education. While in the ESE aspect there is a significant influence between students who have received entrepreneurship education and students who have not received entrepreneurship education.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA SEMESTER 5 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI Endah Evy Nurekawati, Eviliyanto,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i2.355

Abstract

Tujuan penelitian mencakup tiga hal yaitu mengetahui: 1) Hasil belajar mahasiswa sebelum penerapan model pembelajaran PBL mahasiswa semester 5 program studi pendidikan geografi, 2) Hasil belajar mahasiswa setelah menggunakan model pembelajaran PBL mahasiswa semester 5 program studi pendidikan geografi, 3) Pengaruh penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar mahasiswa semester 5 program studi pendidikan geografi. Metode dalam kajian penelitian adalah eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian hasil proses pengujian adalah kelas B. Pagi Prodi Pendidikan Geografi semester 5. Teknik pengumpulan data dengan cara pengukuran dan dokumentasi melalui tes dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya: 1) Hasil belajar (pretest) mahasiswa sebelum diterapkan model pembelajaran PBL hanya mencapai nilai 55,17 termasuk kriteria kurang, 2) Hasil belajar (posttest) mahasiswa setelah diterapkan model pembelajaran PBL mencapai 60,86 termasuk kriteria cukup, 3) Tidak terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar mahasiswa semester 5 Prodi Pendidikan Geografi. Kata Kunci: model problem based learning, hasil belajar.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MADRASAH TSANAWIYAH Sukmawati, Ema; Rustam, Rustam
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i1.1075

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas IXA di MTs Sirajul Ulum Pontianak. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan siklus I dan II, diperoleh kesimpulan bahwa melalui pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Dalam penerapan layanan bimbingan kelompok  sudah dilaksanakan dengan maksimal, meskipun pada awal pertemuan terdapat kendala, yaitu hampir semua anggota kelompok masih malu dalam berbicara dan menyampaikan pendapatnya terkait dengan topik yang dibahas, masih kurang aktif dalam memainkan perannya serta belum maksimalnya kemampuan pemimpin kelompok dalam memimpin jalannya kegiatan. Kecerdasan emosional mengharuskan seseorang belajar mengakui dan menghargai perasaan pada dirinya dan orang lain untuk menanggapi dengan tepat, menerapkan dengan efektif  informasi, dan emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari - hari. Dengan kata lain seorang individu yang memiliki kecerdasan emosional yang baik adalah individu yang mampu mengenali emosi diri, mampu mengelola emosi, mampu memotivasi diri, mampu mengenali emosi orang lain, serta mampu membina hubungan baik dengan orang lain. Berdasarkan hasil angket pada pertemuan terakhir terdapat peningkatan persentase kecerdasan emosional siswa yang sebelumnya termasuk dalam kategori “cukup” menjadi kategori “baik” setelah dilakukan layanan bimbingan kelompok. 
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ ENGLISH VOCABULARY MASTERY AND TRANSLATION ABILITY IN SENIOR HIGH SCHOOL Hariyanto, Hariyanto; Wulandari, Fariska
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1239

Abstract

Abstract Learning language especially English as the foreign language is crucial. People who want to learn English have to at least possess English vocabulary mastery and translation ability. The purposes of this research are to find out students capability in English vocabulary mastery and translation ability andto find out the problems that students face in learning English. The research was conducted on XI grade students. In this research, the writer used interview, observation, vocabulary mastery test, translation ability test and literature study to obtain the data. Based on the findings of this research, it can be concluded that the average score of students’ vocabulary mastery test is 65.15 and the average score of students’ translation ability is 63.93. Both indicate that students capability in English language especially in vocabulary mastery and translation ability is low. Students also faced difficulties in answering questions containing low frequency vocabularies because they rarely see or read the words. AbstrakBelajar bahasa Inggris merupakan hal yang sangat penting.  Orang yang ingin belajar bahasa paling tidak harus memiliki kemampuan kosakata dan menerjemah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan kosakata dan menerjemah siswa dan mengetahui masalah yang dihadapi oleh para siswa dalam belajar bahasa Inggris. Penelitian dilaksanakan di kelas XI MIPA SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Penulis menggunakan wawancara, observasi, tes kemampuan kosakata, tes kemampuan menerjemah dan studi literatur untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata tes kemampuan kosakata siswa adalah 65,15 dan nilai rata-rata kemampuan menerjemah siswa adalah 63,93. Keduanya mengindikasikan bahwa kemampuan kosakata dan menerjemah siswa berada pada kategori rendah. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa para siswa kesulitan dalam menjawab pertanyaan yang berisikan kosakata dengan frekuensi rendah karena jarang melihat atau membaca kosakata tersebut.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN SISTEM OPERASI BERBASIS ANDROID Budiman, Ridho Dedy Arief; Nurbani, Nurbani
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1305

Abstract

AbstrakTujuan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Android dengan tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian yaitu mahasiswa semester IV Pendidikan TIK IKIP PGRI Pontianak. Metode penelitian menggunakan research and development dengan pendekatan ADDIE. Instumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu: (1) Media pembelajaran yang dikembangkan dapat diterapkan berdasarkan hasil pada tahapan analysis; (2) Media pembelajaran berhasil dirancang pada tahapan design; (3) Media pembelajaran yang telah divalidasi dilakukan perbaikan sesuai saran dari validator pada tahapan development; (4) Media pembelajaran berhasil diterapkan ke subjek penelitian pada tahapan implementation; dan (5) Subjek penelitian menyatakan “Setuju”  dan “Lebih Efektif” penggunaan media pembelajaran yang dikembangkan dalam proses pembelajaran.   AbstractThe research objective was to develop an Android-based learning media with stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the research were the fourth-semester students of ICT Education at IKIP PGRI Pontianak. The research method used research and development with the ADDIE approach. The research instrument used a questionnaire. Data analysis techniques using descriptive-quantitative. The results of the research: (1) The developed learning media can be applied based on the results at the analysis stage; (2) Learning media successfully designed at the design stage; (3) The validated learning media is improved according to the suggestions from the validators at the development stage; (4) Learning media successfully applied to respondents at the implementation stage; and (5) Respondents stated "Agree" and "More Effective" in the use of instructional media developed in the learning process. 
FRONT MATTER (Editorial Board, Pengantar, Daftar Isi, Pedoman) Matter, Front
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i1.1189

Abstract

Analisis Tingkat Kecukupan Sekolah Dasar di Kecamatan Pontianak Utara Tahun 2012 Agus Suwarno
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Mengetahui persebaran murid dan fasilitas Sekolah Dasar di Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak Tahun 2012, (2) mengetahui layanan fasilitas gedung Sekolah Dasar di Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak Tahun 2012, (3) mengetahui cara optimalisasi layanan pendidikan dasar Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak Tahun 2012. Untuk mencapai tujuan penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Variabel penelitian ini adalah persebaran penduduk usia sekolah di Kecamatan Pontianak Utara Tahun 2012. Layanan fasilitas Sekolah Dasar di Kecamatan Pontianak Utara Tahun 2012. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan aplikasi GIS (Geography Information System) berupa analisis buffer dan analisis tetangga terdekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2012 jumlah penduduk Kecamatan Pontianak Utara Sebanyak 112.487 jiwa dengan jumlah murid Sekolah Dasar sebanyak 15.014 jiwa dan jumlah fasilitas Sekolah Dasar yang tersedia sebanyak 36 unit yang semuanya tersebar di 4 kelurahan yang ada Kecamatan Pontianak Utara. Layanan pendidikan (a) Sebaran Sekolah Dasar di Kecamatan Pontianak Utara secara umum tersebar tidak merata, hal ini ditunjukan dengan nilai analisis tetangga terdekat T (1,4). (b) Analisis buffer pada radius pencapaian 500 meter menunjukkan Sekolah Dasar yang saling overlap dan pada radius pelayanan 1000 meter dijumpai sekolah dasar yang tidak saling overlap sehingga memungkinkan untuk menambah fasilitas Sekolah Dasar baru. (c) berdasarkan variabel Pelayanan hampir semua kelurahan memerlukan penambahan fasilitas Sekolah Dasar (d) Pemerataan pendidikan di Kecamatan Kecamatan Pontianak Utara secara umum  hampir merata, hal ini ditunjukkan dengan rata-rata rasio jumlah sekolah/jumlah sekolah minimal sebesar 0,92. (e) optimalisasi layanan pendidikan dasar di Kecamatan Pontianak Utara Tahun 2012 dapat dilakukan dengan jalan penggabungan (merger) atau penambahan rombel.
Upaya Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran PKn Melalui Metode Diskusi (Penelitian Tindakan Kelas di SMPN 1 Sungai Kunyit Pontianak) Ahmad Jamalong; Indajati Indajati
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas  hasil belajar siswa dengan penggunaan sebuah metode diskusi kelompok. Penelitian ini dilakukan pada kelas VII di SMPN 1 Sungai Kunyit Kabupaten Pontianak tahun pembelajaran 2013/2014 dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian sebanyak 31 siswa kelas VII yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan dengan tes, kemudian dilakukan tindakan menggunakan penelitian tindakan kelas. Tindakan penelitian dilakukan sebanyak 3 siklus dengan materi sejarah perkembangan proklamasi kemerdekaan . Setiap siklus terdiri dari 4 (empat) tahap yaitu: perencanaan,  tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan tidak ada satu siswa yang mencapai tingkat ketuntasan. Setelah dilaksnakan tindakan pada siklus 1, terjadi peningkatan hasil belajar setelah diterapkan pembelajaran menggunakan metode diskusi kelompok sebesar 58,5, pada pelaksanaan siklus 2, adanya peningkatan sebesar 67,09 dan hasil pelaksanaan siklus 3 terjadi peningkatan yang sangat signifikan yakni sebesar 76,93 dan melampaui Kriteria Ketuntasan Minumum (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah atau mata pelajaran PKn yakni 7.00. Kesimpulan penelitian ini bahwa diterapkannya metode diskusi kelompok dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SMPN 1 Sungai Kunyit Pontianak dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21 No 2 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 1 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 2 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 1 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2010): Edukasi: Jurnal Pendidikan More Issue