cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edukasi: Jurnal Pendidikan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 18298702     EISSN : 24071803     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUKASI: Jurnal Pendidikan is a Research Scientific Journal published two times a year by LPPM IKIP PGRI Pontianak with p-ISSN 1829-8702 (print) and e-ISSN 2407-1803 (online). The article contains the results of research and other scientific literature related to education, learning, science, technology, socio-culture, and entrepreneurship, especially related to higher and basic Education in order to inspire and provide benefits for the wider community. it contains research results and basic scientific literature) according to the field of its scientific work.
Arjuna Subject : -
Articles 505 Documents
Pemanfaatan Citra Landsat 8 untuk Identifikasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu Ajun Purwanto
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat kerapatan vegetasi (NDVI) menggunakan citra Landsat-8 dan, 2) luas tingkat kerapatan vegetasi (NDVI) di daerah peneltian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kerapatan vegetasi dan luas wilayah yang disadap dari citra landsat 8 tahun 2011. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi citra Landsat 8 dengan menghitung indeks kerapatan vegetasi atau NormalizedDiffrerence VegetationIndex(NDVI) yang diperoleh dengan perhitungan near infrared dengan red yang dipantulkan oleh tumbuhan. Nilai NDVI diperoleh dengan membandingkan data near-infrared (NIR) dan Red. NDVI adalah nilai Normalized Diffrerence Vegetation Index, NIR adalah band 5 citra Landasat 8 dan Red adalah band 4 dari citra Landsat 8. Teknik analisis dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG), dengan menentukan nilai kerapatan tajuk vegetasi menggunakan hasil dari perhitungan NDVI,kemudian nilai kelas NDVI tersebut diklasifikasi ulang (reclass) menjadi tiga kelas, yaitu kerapatan jarang, sedang dan rapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat kerapatan vegetasi di daerah penelitian adalah jarang dengan nilai 0,022 - 0,188, tingkat kerapatan sedang dengan nilai 0,188 – 0,398 dan rapat dengan nilai 0,398 – 0,593, 2) tingkat kerapatan vegetasi jarang mempunyai luas 815.49 ha (1,32%), vegetasi yang mempunyai tingkat kerapatan sedang mempuyai luas 10.286.19 (16,68 %), dan untuk tingkat kerapatan rapat mempunyai luas 49.689.09 ha (80,57%), sisanya tubuh perairan dan awan mempunyai luas 881.01 ha (1,43%).
Peningkatan Pemahaman Konsep dengan Menggunakan Pendekatan Peta Konsep dalam Pembelajaran Sejarah pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Muhammad Syaifulloh
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.18

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pemahaman konsep sejarah dengan menggunakan pendekatan peta konsep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yaitu meliputi kegiatan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan tes dan observasi. Instrument menggunakan tes dan angket, Sedangkan analisa data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan pengajaran dengan menggunakan pendekatan peta konsep dapat meningkatan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah pada mata kuliah sejarah Afrika dan Historiografi. Hal ini mengindikasikan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep sejarah Afrika dan Historiografi mengalami peningkatan. Hasil belajar sesudah pembelajaran dengan pendekatan peta konsep mengalami peningkatan sebesar 16% untuk mata kuliah sejarah Afrika siklus II dan 33.8% pada siklus selanjutnya. Sedangkan untuk mata kuliah Historiografi, hasil belajar dengan pendekatan peta konsep mengalami peningkatan sebesar 15%. Mahasiswa yang merasa terbantu dengan pendekatan peta konsep untuk memahami konsep-konsep yang berlaku pada mata kuliah sejarah adalah sebesar 95%. Perhatian mahasiswa dalam pembelajaran dengan pendekatan peta konsep lebih terfokus, sehingga meningkatkan keefektifan proses belajar mengajar.
Upaya Dosen Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal dan Intrapersonal pada Proses Perkuliahan Pendidikan Geografi di IKIP PGRI Pontianak Pitalis Mawardi B; Paiman Paiman
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.19

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui upaya dosen mengembangkan kecerdasan interpersonal  dan kecerdasan intrapersonal pada proses Perkuliahan Pendidikan Geografi di IKIP PGRI Pontianak. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian ini adalah survey (Survey Studies). Subjek penelitian ini adalah Dosen dan  mahasiswa semester III program studi pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Tehnik komunikasi Lansung dan Tehnik komunikasi tidak lansung. serta teknik observasi langsung sebagai objek pendukung dalam pengumpulan data. Berdasarkan Pengujian Hipotesis Penelitian, maka dapat diartikan bahwa upaya dosen mengembangkan kecerdasan interpersonal dan intrapersonal pada proses pembelajaran Pendidikan Geografi dikategorikan baik, dengan persentase yang dicapai adalah 78,23% dan masuk dalam rentang persentase 70%-79% dengan kategori “Baik”. Adapun hasil analisis data untuk setiap upaya yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1) Upaya dosen mengembangkan kecerdasan interpersonal, dikategorikan baik dengan persentase 78,26%. 2)Upaya dosen mengembangkan kecerdasan intrapersonal, dikategorikan baik dengan persentase 78,21%.
Hubungan antara Kompetensi Profesional Guru dan Motivasi Kerja Guru dengan Prestasi Belajar Geografi Siswa SMA di Kota Yogyakarta Tahun Ajaran 2012/2013 Rika Anggela
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan kompetensi profesional dengan  prestasi belajar geografi siswa SMA Di Kota Yogyakarta; (2) hubungan motivasi kerja guru dengan  prestasi belajar  geografi  siswa SMA Di Kota Yogyakarta; (3) hubungan kompetensi profesional dan motivasi kerja guru dengan prestasi belajar  geografi  siswa SMA Di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan  pendekatan korelasional. Populasinya dalam penelitian  ini adalah seluruh Guru Sekolah SMA di Kota Yogyakarta yang berjumlah 42 guru dengan derajat signifikansi 5%, sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 Guru.  Alat pengumpulan data yang digunakan berupa Angket. Teknik analisis data dilakukan adaalah regresi linier berganda dengan  uji prasyarat analisis ada 2, yaitu uji normalitas dan  linieritas serta uji independensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)  terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Kompetensi Profesional Guru dengan Prestasi Belajar Geografi Siswa SMA di Kota Yogyakarta dengan Koefisien korelasi antara X1 dan Y sebesar  0,4832, (2)  terdapat hubungan yang positif antara Motivasi Kerja Guru dengan Prestasi Belajar Geografi Siswa SMA di Kota Yogyakarta dengan Koefisien korelasi antara X2 dan Y sebesar 0,4342,  (3) terdapat hubungan yang positif antara Kompetensi Profesional Guru, Motivasi Kerja Guru dengan Prestasi Belajar Geografi Siswa SMA di Kota Yogyakarta dengan koefisien korelasi ganda antara X1,2 dan Y sebesar 0,6338. Kata kunci: Kompetensi Profesional, Motivasi Kerja, Hasil Belajar.
Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Mahasiswa Prodi Sejarah Semester 3 IKIP PGRI Pontianak TA 2014/2015 Sahid Hidayat; Siswandi Siswandi; Saiful Bahri
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.21

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar  mahasiswa prodi sejarah semester 3 IKIP PGRI Pontianak TA 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan bentuk penelitian studi hubungan,  jenis Ex-post facto. jumlah populasi 146 orang dan sampel 40 orang mahasiswa semester 3. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik studi dokumenter. Alat penelitian yang digunakan berupa angket dan data IPK semester 2 dari mahasiswa yang diteliti. Sedangkan teknik pengolahan data dipergunakan rumus persentase, mean dan rumus r product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam perhitungan data yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan sebesar 0,865. Sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar mahasiswa prodi sejarah semester 3 IKIP PGRI Pontianak, sebesar 0,865 kategori “tinggi”.
Peningkatan Aktifitas Belajar pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran melalui Metode Inquiry Suherdiyanto Suherdiyanto
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.22

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peningkatan Aktifitas Belajar pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran  Melalui Metode Inquiry”.Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat dan mendapatkan informasi secara jelas, objektif, sistematis menganalisis Peningkatan Aktifitas Belajar pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran  Melalui Metode Inquiry pada Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Geografi Tahun Akademik 2014/2015.  Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan (Action research) dengan bentuk penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian Mahasiswa semester III Program studi pendidikan geografi  tahun Akademik 2014/2015.  Berdasarkan Analisis data  dapat disimpulkan secara umum bahwa  Melalui  Penerapan Metode Inquiry dapat meningkatkan Aktifitas Belajar pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran Geografi pada Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Geografi Tahun Akademik 2014. Secara khusus dapat disimpulkan sebagai berikut: 1). Penerapan menggunakan model inquiri materi merancang dan mengaplikasikan perencanaan pembelajaran dalam proses pembelajaran. Selama pengamatan, semua kegiatan dirancang telah dilaksanakan dengan baik. 2). Terdapat Peningkatan Aktifitas belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran Geografi. Dalam penelitian dari siklus I sampai siklus II didapat hasil sebagai berikut : aktivitas belajar mahasiswa pada siklus I aktivitas fisik 44,85%, mental 42,3%, emosional 119,5% pada siklus II sebesar aktivitas fisik 72,42%, mental 86,83%, emosional 68,41%,. Rata-rata ketuntasan hasil belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 62,5% siklus II sebesar 89,47%.
Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah IKIP PGRI Pontianak Susi Susanti; Yulita Dewi Purmintasari; Suwarni Suwarni
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.23

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah pengaruh penerapan metode pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite and Review) terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak”, dengan sub-sub masalah penelitian yakni (1) Bagaimanakah rata-rata hasil belajar mahasiswa sebelum diterapkan metode pembelajaran SQ3R pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak?, (2) Bagaimanakah rata-rata hasil belajar mahasiswa setelah diterapkan metode pembelajaran SQ3R pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak? ,(3) Apakah terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak?. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat , variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran SQ3R dan variabel terikat adalah hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen, dengan bentuk penelitian Pre-Eksperimental Design dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design . Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan mahasiswa semester 3 pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak terdiri dari 4 kelas, sedangkan sampel yang terpilih adalah mahasiswa kelas A Sore sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 38 orang yang dipilih secara acak dengan teknik cluster sampling yang telah diuji homogenitas data pada keseluruhan populasi penelitian dengan menggunakan uji Bartlett. Alat pengumpul data berupa soal tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal pre-test dan post-test serta 20 butir pernyataan angket mahasiswa, SAP dan kisi-kisi soal yang keseluruhannya telah divalidasi oleh tiga orang validator. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak. Sedangkan secara khusus dapat disimpulkan bahwa: (1) Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata hasil belajar pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak sebelum diterapkan metode pembelajaran SQ3R tergolong kurang dengan rata-rata nilai sebesar 58, 61 dengan standar deviasi 10, 87. (2) Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata hasil belajar pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak setelah diterapkan metode pembelajaran SQ3R  tergolong baik dengan rata-rata nilai 79,61 dengan standar deviasi 9,85. (3) Berdasarkan  hasil perhitungan mengunakan analisis regresi diperoleh persamaan garis regresi = ɑ + b X  = 30.34 + 0.78 X selanjutnya menghitung signifikansi dengan hasil Fhitung =9.20 dan Ftabel = 4.17 maka H0 ditolak pada taraf signifikansi 5%, artinya Ha diterima, yaitu terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak.
Kepuasan Dosen dan Pegawai STKIP PGRI Pontianak Yudi Darma; Syarifah Fadillah
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan terhadap persepsi dosen dan pegawai STKIP-PGRI Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode ecaluation research. Populasi penelitian adalah seluruh dosen dan pegawai aktif STKIP-PGRI Pontianak tahun 2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 204 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa secara umum tingkat kepuasan kerja dosen    dan pegawai STKIP PGRI tergolong cukup baik. Secara khusus menunjukkan: (1) kepuasan dosen yang tergolong sangat baik yaitu kesempatan melanjutkan studi S2 dan S3, (2) kepuasan dosen dan pegawai yang tergolong baik yaitu: keteladanan dan kebijakan pimpinan, kekonsistenan dalam penegakan aturan, jaminan kesehatan dan jaminan sosial lainnya, suasana kerja dalam unit kerja, keterbukaan dan kemudahan komunikasi, dan kesempatan mengikuti seminar, kursus, atau pelatihan, dan (3) kepuasan dosen dan pegawai yang tergolong cukup baik yaitu: kesempatan dipromosikan dalam jabatan struktural, kesuaian beban kerja dan penghasilan dengan tupoksi, penghargaan atas prestasi, pemberian sangsi atas pelanggaran aturan, serta keselamatan dan keamanan kerja.
Pemanfaatan Saluran Thermal Infrared Sensor (TIRS) Landsat 8 untuk Estimasi Temperatur Permukaan Lahan Ajun Purwanto, Agus Sudiro
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i2.110

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Silat Hilir dan sekitarnya, bertujuan untuk mengetahui temperatur permukaan lahan dengan memanfaatkan saluran thermal citra Landsat 8. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: data indeks kerapatan vegetasi atau Normalized Diffrerence VegetationIndex (NDVI) yang diperoleh dengan perhitungan near infrared dengan red yang dipantulkan oleh tumbuhan. NDVI adalah nilai Normalized Diffrerence Vegetation Index, Near Infrared (NIR) dari band 5 dan Red dari band 4 citra Landsat 8, sedangkan untuk mendapatkan temperatur menggunakan saluran termal, yaitu saluran 10 dan 11. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra Landsat 8 dan Arcgis 10.2.2. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografi. Hasil analisis citra Landsat menggunakan Arcgis 10.2.2 pada saluran termal diketahui bahwa temperatur permukaan lahan berdasarkan hasil klasifikasi berkisar dari 21 -35 oC.
Efektivitas Metode Jigsaw dan Make A Match Meningkatkan Kualitas Belajar Arsitektur dan Organisasi Komputer Danar Santoso
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan metode Jigsaw dan metode Make a Match ditinjau dari kualitas proses dan hasil belajar. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian quasi experiment dengan  pretest-posttest control group design dengan kelompok non ekuivalen. Penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Institut Keguruan Ilmu Pendidikan PGRI Pontianak tahun akademik 2012/2013 Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer yang terdiri atas 6 kelas dengan total mahasiswa sebanyak 204 dan diacak menggunakan tekinik simple random Sampling sehingga diperoleh 3 kelas sebagai sampel penelitian. Kelas eksperimen A (A Sore), kelas kontrol B (B Pagi), dan kelas eksperimen C (C Sore). Data penelitian ini dianalisis dengan uji One Way Anova untuk melihat metode mana yang lebih efektif dan uji Paired Sample t-test untuk menguji rata-rata antar kelompok pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kualitas proses pembelajaran yang dilakukan oleh dosen kelas eksperimen baik metode Jigsaw maupun metode Make a Match lebih efektif dibandingkan dengan kelas kontrol baik itu pertemuan pertama dan pertemuan kedua; (2) kualitas proses pembelajaran dilihat dari interaksi mahasiswa pertemuan pertama lebih efektif dibandingkan dengan interaksi mahasiswa pertemuan kedua; (3) metode Jigsaw dan  Make a Match lebih efektif dibandingkan menggunakan metode konvensional; dan (4) terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest baik itu yang menggunakan metode eksperimen maupun yang menggunakan metode konvensional.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21 No 2 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 1 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 2 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 1 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2010): Edukasi: Jurnal Pendidikan More Issue