cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
jurnaljssh@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljssh@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora)
ISSN : 25799088     EISSN : 25499505     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jssh
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) is a peer-reviewed and open access academic journal published by Scientific and Publishing Institute (Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JSSH was published twice a year in March and September, the first time published in March 2017. The aims of the journal is to provide scholarly publications for social and humanities studies, especially base on education, psychology, culture, sociological, humanities, economic research findings and critical thought.
Articles 135 Documents
Pencemaran Laut dan Kejahatan Lingkungan akibat Tumpahan Minyak: Kajian Green Criminology dan Prisma Kejahatan Fadila, Nadia Intan
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i1.20007

Abstract

Kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan menimbulkan kerusakan lingkungan dan merupakan kejahatan lingkungan. Tumpahan minyak di perairan laut terjadi karena berbagai penyebab seperti aktivitas pengeboran minyak di lepas pantai, emisi transportasi laut, dan kecelakaan kapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan cakupan analisis terhadap kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metodologi kajian literatur untuk mengumpulkan data sekunder. Berdasarkan kajian literatur, cakupan analisis kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan dapat diperluas melalui perspektif green criminology dan prisma kejahatan. Pengembangan topik tersebut bertujuan untuk memahami berbagai aspek kejahatan lingkungan (pendefinisian kejahatan, pelaku, respon sosial, dan tingkat viktimisasi). Hasil analisis menemukan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam kasus tumpahan minyak berperan terhadap terjadinya kasus dan perlu bertanggung jawab atas tindakannya. Analisis prisma kejahatan turut menjelaskan bahwa korban dan kerugian bersifat masif, menyeluruh, dan berdampak jangka panjang.
Kajian Interaksionisme Simbolik terhadap Pengakuan Non-Binery Mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam Media Sosial Twitter Rahma, Rosselina Mulya; Kurnia, Angel; Ramdhani, Annisa Noviana; Listyani, Refti Handayani
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i1.15574

Abstract

Konsep gender terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, sebagai contoh muncul berbagai identitas gender baru seperti agender, transgender, dan non-biner. Terdapat kasus terkait konsep identitas gender yang terjadi di Indonesia di mana mahasiswa Universitas Hassanudin mengaku sebagai non-binery. Mayoritas masyarakat di Indonesia menjunjung tinggi konsep biner gender (feminim dan maskulin) dan seksualitas (perempuan dan laki-laki). Maka tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis respons netizen dalam kasus pengakuan non-binery mahasiswa Universitas Hassanudin yang sempat menjadi trending topic di Twitter dengan menggunakan kajian interaksionisme simbolik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, dimana teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah terhadap buku, literatur, catatan, dan berbagai laporan yang berkaitan dengan permasalahan yang dianalisis. Jenis data yang didapatkan dalam penelitian berasal dari data sekunder, yakni media sosial Twitter. Data yang didapat dari studi kepustakaan dianalisis menggunakan metode Miles and Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pendapat pro dan kontra netizen terhadap pengakuan mahasiswa Universitas Hasanuddin sebagai non-biner.
Fenomena Self Diagnose terhadap Konten Kesehatan Mental di Media Sosial Tiktok: Analisis Wacana Multimodal terhadap Asumsi Masyarakat di Kolom Komentar Wijaya, Rivaldiansyah; Ramdan, Abdul Rosad; Asariningrum, Diva; Syantifa, Rizka A'in; Sarathan, Indra
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Article In Press: JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 2 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i2.23784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana fenomena self diagnose di media sosial TikTok serta dampak yang ditimbulkannya. Dalam studi ini, peneliti menggunakan model analisis multimodal Kress & Van Leeuwen serta dibantu dengan aplikasi linguistik digital AntConc. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif ditemukan representasi fenomena self diagnose dan pengaruhnya di media sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan secara langsung pada 7 (tujuh) konten video kampanye kesehatan mental. Selain menganalisis konten dan komentar di media sosial, kami pun  mengonfirmasi para pengguna TikTok di dua Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berbeda guna menguatkan argumen tentang dampak fenomena self diagnose. Hasil penelitian ini menunjukkan rendahnya literasi kesehatan mental pada masyarakat khususnya remaja pengguna media sosial TikTok. Dalam pengamatan kami, fenomena self diagnose juga terjadi akibat kurangnya self awareness mengenai kesehatan mental pada diri sendiri hingga rentan terjadi misdiagnosis.
Aktivitas Seksual Remaja Akhir Mahasiswa Kristen Program Studi Ilmu Komunikasi Unversitas Negeri Jakarta Salenusa, Jeremy Putra Budi; Darmawan, Nelfina; Palandi, Thomas Adrian; Safitri, Dini
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i1.13794

Abstract

Masa remaja juga merupakan masa yang kritis, di mana mereka berada dalam kondisi psikologis yang tidak stabil. Salah satu masalah yang muncul ke permukaan di kalangan remaja adalah aktivitas seksual yang menyimpang. Berdasarkan beberapa penelitian, banyak remaja yang melakukan hubungan seks sebelum menikah, padahal hal tersebut dilarang oleh agama. Hal ini menjadi hal yang penting untuk diteliti agar kita dapat memahami lebih jauh bagaimana hal tersebut dapat terjadi dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi yang termasuk dalam penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa remaja Kristen masih melakukan aktivitas seksual yang menyimpang meskipun dilarang oleh agama dengan alibi gaya pergaulan dan 'boleh dilakukan asal tidak melewati batas'. Dapat disimpulkan bahwa agama tidak menjadi batasan bagi seseorang untuk melakukan aktivitas seksual, meskipun rasa bersalah akan menghantui mereka setelahnya. 
Degenerasi Petani Adanya Game Axie Infinity di Desa Sidomulyo Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan Nandiatama, Rio Aditya; Nyoman, I; Nanda, Nanda
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i1.16984

Abstract

Degenerasi petani merupakan fenomena yang terjadi di kalangan pemuda sekarang. Pemuda-pemuda memiliki pandangan sendiri terkait pekerjaan di era modern. Pekerjaan modern tersebut contohnya perkembangan pasar digital. Perkembangan tersebut membuat pekerjaan sektor pertanian semakin menurun. Perkembangan pasar digital (termasuk NFT) menjadi pilihan baru bagi pemuda di Desa Sidomulyo. Salah satu game yang berkembang di desa tersebut adalah game Axie Infinity. Game tersebut membuat pemuda cenderung bekerja di sektor digital dibandingkan sektor pertanian. Adanya fenomena tersebut membuat degenerasi petani terjadi. Metode pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penemuan menunjukkan bahwa fenomena pemuda cenderung memilih untuk bekerja melalui game Axie Infinity dibandingkan dengan pertanian. Hal tersebut disebabkan adanya iklan antar individu. Iklan tersebut mampu memengaruhi pemuda satu sama lain agar bermain game tersebut. Sisi positif dari game tersebut dapat memberikan sumber pendapatan baru, waktu pengerjaan singkat, dan pemuda belajar tentang pasar digital. Sisi negatif dari game tersebut antara lain meningkatnya konsumerisme, kesenjangan sosial, dan penentu status sosial.
Konstruksi Ketahanan Budaya Generasi Centennial melalui Eksplorasi Nilai Filosofis Gandrung Banyuwangi Maharani, Salsabila Mercy; Widyana, Luthfia Hayu; Chusnunisa', Lailatul; Sari, Della Triya junita; Ifadah, Ana Nur; Firnanda, Rafi Akbar; Imron, Ali
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Article In Press: JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 2 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i2.24026

Abstract

Banyuwangi menjadi kabupaten terbesar di Jawa Timur yang mayoritas penduduknya bersuku Osing. Multikulturalisme di Banyuwangi melahirkan berbagai ekspresi budaya unik, termasuk tari Gandrung, seni pertunjukan yang menjadi maskot pariwisata sejak sebelum tahun 2003. Tari Gandrung awalnya dibawakan oleh laki-laki sebagai bentuk spionase dan penyampaian pesan perjuangan, tetapi sekarang digantikan menjadi penari perempuan dan menjadi pelopor lahirnya berbagai jenis tarian. Di era globalisasi, perkembangan teknologi dan informasi menjadi tantangan baru bagi ketahanan budaya tari Gandrung, terutama di kalangan generasi centennial yang aktif di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai filosofis tari Gandrung dan strategi mempertahankan tari Gandrung sebagai warisan budaya bagi generasi centennial di Desa Kemiren melalui metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan narasumber, termasuk penari generasi muda, maestro tari Gandrung, dan pemerintah daerah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi, yang melibatkan pemeriksaan informasi dari berbagai sumber dan metode pengumpulan data yang berbeda untuk memastikan validitas data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna filosofis tari Gandrung mencakup sejarah sakral dan mistik, simbolik gerakan yang mengandung pesan sosial budaya, serta properti tari yang memiliki makna estetika dan kultural. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, upaya pemerintah daerah dan melestarikan peran generasi centennial dalam tari Gandrung melalui pendidikan dan apresiasi budaya telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesenian ini.
Genderless Fashion pada Instagram @amingisback dan @mithathevirgin Khuzaimah, Khuzaimah; Fatimah, Nurma Sri Mudhiana; Ramadhani, Nur Shabrina Atsarina; Listyani, Refti Handini
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i1.15709

Abstract

Fenomena fashion saat ini tidak lagi memandang gender dalam penggunaannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh aming dan juga mitha the virgin pada akun instagramnya. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana makna yang ingin ditunjukkan oleh mereka dalam penggunaan fashionnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna denotatf, makna konotatif, serta mitos yang ada pada gambar fshion yang ada pada Instagram @amingisback dan @mithathevirgin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode semiotika dari Roland Barthes. Data dihasilkan dari hasil analisis media dan juga studi literatur melalui buku, artikel jurnal, webstie, dan lain sbeagainya. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna konotatif dan denotatif serta mitos yang ditampilkan dimana fashion tidak lagi ditampilkan dengan memandang gender yang ada. Foto yang ditampilkan dalam kedua akun intagram tersebut terdapat unsur gendereless fashion dimana mereka mengesampingkan identitas gender dalam fashion seperti maskulin dan feminim dalam fashion.
Pola Komunikasi Kelompok Eks ODGJ dalam Panti Rehabilitasi Sosial Riadi, Selamat; Anwar, Anwar; Supriyanto, Dedi; Pratama, Nugra Agung; Novianti, Wiwik
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Article In Press: JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 2 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i2.21885

Abstract

Umumnya masyarakat masih memiliki penilaian negatif kepada eks ODGJ. Stigma ini justru memperburuk mental eks ODGJ. Penelitian ini bertujuan mensosialisasikan pola komunikasi yang sesuai untuk eks ODGJ dalam panti rehabilitasi sosial. Pengamatan terhadap eks ODGJ diakukan di Rumah Pelayanan Sosial PMKS “Pamardi Raharjo” Kabupaten Banjarnegara. Pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu dengan teknik pengumpulan data dan kajian pustaka juga dilakukan dalam penelitian, guna menentukan jenis pola komunikasi yang terbentuk di Panti tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi verbal yang efektif adalah dengan melibatkan penggunaan bahasa yang sederhana dan jelas, serta penggunaan nada suara yang tenang dan penuh pengertian. Penampilan fisik (ekspresi wajah, kontak mata, dan rambut) dan gerakan tubuh dapat membantu eks ODGJ lebih memahami konteks pembicaraan. Bahkan, di Panti rehabilitasi eks ODGJ diberdayakan dengan membuat karya berupa keset rumah tangga yang hasilnya sudah dapat dipasarkan di lingkungan sekitar. Dengan penelitian ini diharapkan kita dapat memahami secara lebih baik pola komunikasi yang terjadi di dalam kelompok eks ODGJ selama proses rehabilitasi dipanti, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi interaksi komunikatif, serta mengevaluasi efektivitas berbagai strategi komunikasi yang digunakan. Hal ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi rehabilitasi mental dan professional kesehatan lainnya, sehingga kualitas layanan yang mereka berikan kepada kelompok eks ODGJ lebih meningkat.  Masyarakat umum pun memahami cara yeng tepat berkomunikasi dengan eks ODGJ, sehingga kualitas interaksi sosial antaranggota kelompok menjadi lebih baik dan dapat membantu pemulihan mental eks ODGJ.
Pemenuhan Keberfungsian Sosial Pada Perempuan Generasi Sandwich Salsabila, Pramitha; Annisah, Annisah
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 7 No. 2 September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v7i2.15137

Abstract

Perempuan generasi sandwich merupakan orang dewasa paruh baya yang dinilai mempunyai potensi optimal dalam memenuhi kebutuhan dan mencapai kondisi kesejahteraan sosial. Namun, banyak tuntutan yang dimiliki perempuan generasi sandwich di ketiga generasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang keberfungsian sosial perempuan generasi sandwich berdasarkan peran-peran yang dimilikinya. Pengumpulan data dilakukan pada Maret-Juli 2022, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh berdasarkan wawancara dan observasi terhadap tiga orang wanita generasi sandwich, dua orang rekan kerja, dan tiga orang perwakilan keluarga dari wanita generasi sandwich. Penelitian ini menemukan bahwa perempuan generasi sandwich dihadapkan pada konflik peran ganda berupa konflik berbasis waktu. Strategi yang dilakukan yaitu problem-focused coping, dengan mencari informasi mengenai suatu permasalahan dan mengumpulkan solusi untuk dipertimbangkan dan dipilih. Peran perempuan dalam generasi sandwich sudah berjalan optimal, seluruh aspek dan domain fungsi sosial terpenuhi. Kesimpulan bahwa kondisi kesejahteraan sosial dapat dicapai berdasarkan terpenuhinya fungsi sosial pada perempuan generasi sandwich.
Kekerasan Saat Ospek Tahun 2000-2022 dalam Portal Berita Online Putri, Amanda Nurmala; Safitri, Annisa Aulia; Febryanti, Mirna; Salma, Nisrina Dheya; Umami, Zahratul; Wardhana, Ivan Satria; Indratno, Geisella Purnamaputri; Martono, Nanang
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i1.16756

Abstract

Penelitian ini menggambarkan kasus kekerasan yang terjadi pada saat Ospek. Variabel yang dianalisis adalah faktor mahasiswa melakukan kekerasan, jenis kelamin pelaku dan korban kekerasan, serta jenis kekerasan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan objek penelitian berita kekerasan saat Ospek dalam portal berita online Detik.com, Kompas.com, Liputan6.com, dan Tribunnews selama tahun 2000-2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kekerasan yang terjadi adalah kekerasan nonverbal. Faktor yang melatarbelakangi mahasiswa melakukan kekerasan adalah penyalahgunaan rangkaian acara, balas dendam atas perlakuan panitia Ospek sebelumnya, kesalahpahaman panitia atas perilaku mahasiswa baru, kejailan panitia, dan kelalaian peserta Ospek. Sebagian besar pelaku dan korban kekerasan adalah laki-laki.