cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
WACANA DIDAKTIKA
ISSN : 23379820     EISSN : 25798464     DOI : -
WACANA DIDAKTIKA adalah jurnal pemikiran penelitian pendidikan dan sains yang secara khusus memuat artikel ilmiah seputar pendidikan dan sains, baik berupa hasil peikiran konseptual ataupun hasil penelitian. Wacana didaktika terbit setiap semester (dua kali dalam setahun) yaitu setiap bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Pairwork Activity Of The Development On Students’ Writing Paragraph Ability At SMA Al Amien Bugih Pamekasan Sitti Mukammilah
Wacana Didaktika Vol 5 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.571 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.5.02.109-117

Abstract

Writing is the one of the important ways to learn English language that involves students’ ideas of the written text. One of the ways to write all students’ ideas are used their ability by using pair work activity. The problem in this research is whether Is there any significant effect of using pair work activity on students’ writing paragraph at the tenth grade of SMA Al Amien Bugih Pamekasan. In this study, the population is all of the students at the tenth grade of SMA Al Amien Bugih Pamekasan. While, research instruments which are used are test, observation, and documentation. The result showed that the effect is very significant. Theoretical statement above is supported by the result of research. It prove with t-value is higher than t-table either in 5%, or 1% (5% = 2.04 < 8.01) or (1% = 2.75 < 8.01). df 40, t-value is higher than t-table either in 5% , or 1% ( 5% = 2.03 < 8.01) or ( 1% = 2.72 < 8.01).
Pengelolaan Pembelajaran Paud Siti Farida
Wacana Didaktika Vol 5 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.751 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.5.02.189-200

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan (1) perencanaan pembelajaran di TK A Nurur Ra’uf Tlagah pamekasan, (2) pelaksanaan pembelajaran, dan (3) Penilaian pembelajarannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan di TK A Nurur Ra’uf Tlagah pamekasan. Desain penelitian ini adalah etnografi . Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri atas pengelola, pendidik, dan siswa di TK A Nurur Ra’uf. Sumber data juga diperoleh dari data-data prota, promes, (RPPM) dan (RPPH) yang diperoleh dari lembaga TK ketika peneliti melakukan wawancara dan observasi di lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik validitas internal dan trianggulasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Silabus pembelajaran PAUD dituangkan dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian/pertemuan. Perencanaan itu dilakukan dengan memperhatikan tingkat perkembangan, kebutuhan, minat dan karakteristik anak didik, dan aspek-aspek perkembangan meliputi nilai-nilai agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa dan sosial-emosional. (2) P elaksanaan pembelajaran di TK A Nurur Ra’uf dimulai dengan (a) happy morning, (b) kegiatan pembiasaan, (c) transisi, (d) pijakan lingkungan, (e) pijakan sebelum main, (f) pijakan selama main, (g) pijakan setelah main, (h) pengenalan salat, dan (i) penutup. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode bermain sambil belajar melalui pembelajaran kelas sentra dengan pendekatan Beyond Center and Circle Time (BCCT), dan metode tanya jawab, cerita, bermain peran atau praktik langsung lapangan. Kegiatan dilakukan dalam suasana bermain yang nyaman, aman, bersih, dan sehat. (3) Penilaian pembelajaran di TK A Nurur Ra’uf dilakukan dengan observasi setiap saat tidak selama KBM berlangsung sampai selesai pembelajaran. melalui pengamatan, pencatatan anekdot, dan portofolio.
Peningkatan Kemampuan Problem Solving Melalui Penggunaan Metode Team Game Tournament Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Lusiana Wulansari
Wacana Didaktika Vol 5 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.043 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.5.02.151-159

Abstract

The method of teaching using classroom teachers is still using lecture method, so students get bored quickly. One of the methods that can be used is the TGT method. Methods This study used an experimental design conducted on one group only without the comparison group (The One Group Pratest Posttest). Research subjects of elementary students, with a sample of 24 students. The data were processed with SPSS 22. The results showed that, Normality Test, Homogeneity and T of Paired Samples with significant level α = 5%, the result of normality test obtained Kolmogorof-Smirnov i Sig.0.200, and Shapiro-Wilk 0.104 so that at α = 5 % = 0.05 <Sig. = 0.200, the sample data comes from the normal distribution. On Homogeneity Test of Levene Variance Sig Value. 0.064, at the significance level α = 5% = 0.05 <Sig.0.064 so that it can be said that the sample data comes from Homogeneous variance, can be concluded at 95% confidence level, average vocabulary ability after treatment by using TGT method (mean equal to 61.000) than before using medium (mean equal to 36.4583), up by 24.54.
Menggali Pemahaman Awal Mahasiswa Tingkat I Pada Materi Laju Reaksi Menggunakan Instrumen Two Tier Andri Wahyu Wijayadi
Wacana Didaktika Vol 5 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.055 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.5.02.172-180

Abstract

Analisis pemahaman awal mahasiswa sebelum mengajarkan konsep kimia sangat penting untuk menentukan stategi yang tepat dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman awal dan kesalahan konsep mahasiswa tingkat I pada materi laju reaksi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif yang melibatkan satu kelompok subjek. Instrumen penelitian berupa tes diagnostik two tier yang terdiri dari 25 item soal. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan cara mentabulasikan jawaban subjek penelitian pada masing-masing item soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa tingkat I pada materi laju reaksi tergolong pada kategori sedang dan kesalahan konsep yang ditemukan yaitu katalis meningkatkan energi aktivasi sehingga meningkatkan laju reaksi, orde reaksi reaktan ditentukan dari koefisien reaktan pada kondisi persamaan reaksi telah setara, persamaan laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi reaktan dipangkatkan koefisien masing-masing, dan satuan tetapan laju reaksi adalah M/detik karena menyatakan perubahan konsentrasi tiap satuan waktu.
The Development Of E-Tefl (Eepis Test Of English As A Foreign Language) With Web And Android-Based Simulation At Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Irwan Sumarsono; Eny Kusumawati; Radina Anggun Nurisma
Wacana Didaktika Vol 6 No 01 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.136 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.01.7-14

Abstract

English is one of the essential factors to gain access to global information and knowledge of science and technology. The rapid expansion of technological education and knowledge in developing countries, such as Indonesia, calls for the need into foreign language proficiency, especially English to meet the demand of global market. Seeing the current challenges of global competition, many higher education institutions set the graduation requirements by assigning the students to follow TOEFL (Test of English as a Foreign Language) in order to measure and determine the capability or proficiency in English-speaking graduates. Considering TOEFL as one of the most ideal test in assessing English skill, this study aims to generate product in the form of E-TEFL (EEPIS Test of English as a Foreign Language) which is established as an evaluation tool to meet the academic needs in Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya (PENS). Research and development (R&D) is a method used in this study. The study was conducted through several stages namely (1) need analysis, (2) System design, (3) E-TEFLdevelopment, (4) expert validation (lecturers) and first revision, (5) try-out, (6) final revision. The use of technology in developing E-TEFL application is expected to give another alternative in learning TOEFL and E-TEFL can be used as an ideal assessment tool for proving students’ language proficiency as graduation requirement. Abstrak Bahasa Ingris adalah salah satu faktor penting dalam meraih informasi, pengetahuan an teknologi. perkembangan yrknolgi pendidikan dan ilmu pengetahuan yang cepat di negara berkembang seperti Indonesia, kemampuan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris sangat dibutuhkan untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar global. Melihat tantangan ini, banyak lembaga pendidikan tinggi menerapkan TOEFL sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswanya. Mengingat TOEFL merupakan salah satu tes yang paling ideal dalam mengukur kemampuan bahasa Inggris, studi ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk yang berbentuk E-TEFL (EEPIS Test of English as a Foreign Language) yang digunakan sebagai alat evaluasi untuk memenuhi tuntutan akademik. Studi ini menggunakan metode Research and Development melalui beberapa tahapan yaitu, analisa, desain, pengembangan, validasi, revisi, uji coba, dan revisi akhir. Penggunaan teknologi dalam pengembangan apilkasi E-TEFL ini diharapkan bisa digunakan sebagai alat pengukuran kemampuan bahasa Inggris mahasiswa yang ideal
Gaya Kepemimpinan Dalam Novel Sang Guru Karya Kahlil Gibran Rahmawati Ardila
Wacana Didaktika Vol 6 No 01 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.532 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.01.41-50

Abstract

Leadership style in the novel of Sang Guru by Kahlil Gibran as understanding about the character and development of the community or of the literary works of the critics and historians especially reveals about the author who is influenced by the status of society where it originated, and social, political ideology, economic conditions as well as its target audience. With sociology of literature, the researcher wants to see the extent to which the literary work has a style of leadership. Here some leadership style found (1) Supportive Leadership, for example: the behavior of the teacher figure who always motivate the student, being friendly to the student, being good example, making himself as role model. (2) Participate Leadership, the involvement of the teacher in pursuing the success of the student, solving problems faced by the pupil, not apathy in dealing with the student. Abstrak Gaya Kepemimpinan dalam Novel Sang Guru Karya Kahlil Gibran merupakan pengetahuan tentang sifat dan perkembangan masyarakat dari mengenai karya sastra para kritikus dan sejarawan yang terutama mengungkapkan pengarang yang dipengaruhi oleh status lapisan masyarakat tempat ia berasal, ideologi politik dan sosialnya, kondisi ekonimi serta khalayak yang ditujunya. Dengan pendekatan sosiologi sastra, peneliti hendak melihat sejauh mana karya sastra itu memiliki Gaya kepemimpinan. Adapun kategori gaya kepemimpinan (1) Supportive Leadership, misalnya: perilaku tokoh sang guru yang selalu memberi motivasi kepada sang murid, bersikap ramah terhadap sang murid, memberi contoh yang baik, menjadikan dirinya sebagai teladan. (2)Participate Leadership.adanya keterlibatan sang guru secara aktif dalam mengupayakan kesuksesan sang murid, ikut memecahkan masalah yang dihadapi sang murid, tidak apatis dalam menyikapi respon balik sang murid.
Desain Materi Ajar Bahasa Inggris Untuk Promosi Pariwisata Madura Siti Maria Ulfa; Arfiyan Ridwan
Wacana Didaktika Vol 6 No 01 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.789 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.01.51-62

Abstract

English for Specific Purposes (ESP) is an English language learning that incorporates elements of learner specific needs and the context of the work environment. ESP for Madura Tourism Promotion has not been developed concretely for Tourism course in English Education Department STKIP PGRI Bangkalan. Madura's growing tourism potential and attracting many domestic and foreign tourists need to be addressed carefully in the preparation of indigenous human resources in its management. This study aims to develop teaching materials specifically to prepare students of the English Education Department STKIP Bangkalan PGRI to be able to equip themselves in communication and tourism management competencies with the language of instruction in English. Teaching materials produced through the needs assessment process involving many parties. In data collection related to communication competencies such as what is needed in the management and promotion of Madura's tourism. The R & D model used is systems approach model with ten sequences of stages available. In the material development stage, researchers also implemented expert validation by involving two expert lecturers in the related fields, namely curriculum and instructional materials development and tourism management. To obtain empirical validation, researchers conducted trials in the class so that learning design revisions were obtained if there were perceived less precise. The teaching materials will become appropriate and professional teaching materials and can be produced to improve the quality of human recource in the tourism sector. Abstrak English for Specific Purposes (ESP) merupakan pembelajaran bahasa Inggris yang memasukkan unsur kebutuhan khusus pembelajar dan konteks lingkungan kerja. ESP untuk Promosi Pariwisata Madura belum dikembangkan secara konkret dalam mata kuliah English for Tourism di program studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Bangkalan. Potensi pariwisata Madura yang kian berkembang dan banyak menarik wisatawan domestik dan mancanegara perlu disikapi dengan cermat dalam persiapan SDM penduduk pribumi dalam pengelolaannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar yang khusus untuk mempersiapkan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Bangkalan untuk mampu membekali diri dalam kompetensi komunikasi dan manajemen pariwisata dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.Materi ajar yang dihasilkan melalui proses needs assessment yang melibatkan banyak pihak dalam pengambilan data terkait dengan kompetensi komunikasi seperti apa yang diperlukan dalam pengelolaan dan promosi pariwisat Madura. Model R&D yang digunakan adalah systems approach model dengan sepuluh runtutan tahapan yang ada. Dalam tahapan pengembangan materi, peneliti juga memberlakukan expert validation dengan melibatkan dua dosen ahli dalam bidang yang terkait, yaitu curriculum and instructional materials development dan tourism management.Untuk mendapatkan empirical validation, peneliti melakukan uji coba di kelas sehingga diperoleh revisi desain pembelajaran apabila dirasa ada yang kurang tepat. Materi ajar yang dihasilkan nantinya akan menjadi bahan ajar yang tepat dan profesional dan bisa diproduksi secara massal untuk membantu meningkatkan kualitas SDM Madura dalam bidang pariwisata.
The Effect Of Using Physical Line-Up Game On Students’ Grammar Achievement At The Eleventh Grade Of SMAN 3 Pamekasan Nita Lia Rosidi; Sumihatul UMMAH
Wacana Didaktika Vol 6 No 01 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.48 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.01.15-26

Abstract

This research applied experimental design with a quantitative approach. It was quasi-experimental research type. The instrument research used test (pre-test and post-test) and documentation. The population of this research was the whole class XI students of SMAN 3 Pamekasan and the sample of this research was XI-MIPA3 as control group and XI-MIPA4 as experimental group. The control group was 30 students and either the experimental group. So, the sample of this research was 60 students. the The data collected were analyzed by using t-test formula to find whether any effect of using physical line-up game on students’ grammar achievement at the eleventh grade of SMAN 3 Pamekasan. The result of this study showed that t-value ( ) is higher than t-table ( ) either 5% or 1% where (5% = 1,67 < 3,33) or (1% = 2,39 < 3,33). But in this case, the researcher used significant on 5% (5% = 1,67 < 3,33). Thus, it can be concluded that Ha (Alternative Hypothesis) was accepted and the Ho (Null Hypothesis) was rejected. So, the effect was far in achieving the student’s ability of grammar comprehension by using physical line-up game. Abstrak: Penelitian ini menerapkan desain eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian kuasi-eksperimental. Instrumen penelitian menggunakan tes (pre-test dan post-test) dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 3 Pamekasan dan sampel penelitian ini adalah XI-MIPA3 sebagai kelompok kontrol dan XI-MIPA4 sebagai kelompok. Jumlah siswa pada Kelompok kontrol dan kelompok eksperimen adalah 33 siswa. Jadi, sampel penelitian ini adalah 66 siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan rumus t-test untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan physical line-up game terhadap prestasi grammar siswa pada kelas XI SMAN 3 Pamekasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa t-nilai (t0) lebih tinggi dari t-tabel (tt) baik 5% atau 1% di mana (5% = 1,67 <3,33) atau (1 % = 2,39 <3,33). Tetapi dalam hal ini, peneliti menggunakan signifikan pada 5% (5% = 1,67 <3,33). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ha (Hipotesis Alternatif) diterima dan Ho (Null Hypothesis) ditolak. Jadi, efeknya jauh dalam mencapai kemampuan pemahaman gramatika siswa dengan menggunakan physical line-up game.
Front Matter (cover, Editor Boards dan daftar Isi) Suprianto Suprianto
Wacana Didaktika Vol 5 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.24 KB)

Abstract

Front Matter terdiri dari cover, Editor Boards dan daftar Isi
BACK MATTER (Author Guidelines, Acknowledgment) Suprianto Suprianto
Wacana Didaktika Vol 5 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.059 KB)

Abstract

BACK MATTER (Author Guidelines, Acknowledgment)

Page 10 of 15 | Total Record : 142