cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
WACANA DIDAKTIKA
ISSN : 23379820     EISSN : 25798464     DOI : -
WACANA DIDAKTIKA adalah jurnal pemikiran penelitian pendidikan dan sains yang secara khusus memuat artikel ilmiah seputar pendidikan dan sains, baik berupa hasil peikiran konseptual ataupun hasil penelitian. Wacana didaktika terbit setiap semester (dua kali dalam setahun) yaitu setiap bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
The Analysis of Use Register for Computer System Based on English For Specific Purpose (ESP) Theories at Vocational High School Al-Huda Sumber Nangka Pamekasan Siti Mukamilah; Ary Iswahyudi
Wacana Didaktika Vol 6 No 02 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.306 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.02.186-191

Abstract

English has a more specific coverage, it is known as "English for specific Purpose (ESP)" which the developed of scientific study is a special vocabulary used in accordance of speciefic majors such as: English for Machine, English for Religion, English for Engineering, English for Education and English for Computer. Students, teachers and lecturers can develop, apply and use English easily and can quickly understand English text more quickly by implementing ESP theories. Likewise for the English language is used in general in various educational institutions at vocational High School Al-Huda Sumber Nangka Duko Timur Pamekasan. One of material is register for computer system based become the main focusing problem that must be overcome by the teacher of improving English teachers’ profesionalism and mastered the usage of coverage ESP. This research want to analyze the use of ESP theories by using qualitative method by Miles and Huberman model analysis of data collection, data reduction, data display and verification. English for specific purpose (ESP) theories have a contibution at the practicing register for computer system for students to comprehend English material at computer specification practice. Keywords: Improvemet of ESP, Register for Computer System, English Reading Comprehension Abstrak: Bahasa Inggris memiliki cakupan yang lebih spesifik (ESP)" yang dikembangkan dari studi ilmiah adalah kosakata khusus yang digunakan sesuai jurusan seperti: Bahasa Inggris untuk Mesin, Bahasa Inggris untuk Agama, Bahasa Inggris untuk Teknik, Bahasa Inggris untuk Teknik , Bahasa Inggris untuk Pendidikan dan Bahasa Inggris untuk Komputer. Siswa, guru dan dosen dapat mengembangkan, menerapkan, dan menggunakan bahasa Inggris dengan mudah dan dapat dengan cepat memahami teks bahasa Inggris lebih cepat dengan menerapkan teori ESP. Demikian juga untuk bahasa Inggris digunakan secara umum di berbagai lembaga pendidikan di sekolah menengah kejuruan Al-Huda Sumber Nangka Duko Timur Pamekasan. Salah satu materi adalah sistem komputer berbasis menjadi masalah fokus utama yang harus diatasi oleh guru, meningkatkan profesionalisme guru bahasa Inggris dan menguasai penggunaan cakupan ESP. Penelitian ini ingin menganalisis penggunaan teori ESP dengan menggunakan metode kualitatif oleh Miles dan Huberman model analisis pengumpulan data, reduksi data, tampilan data dan verifikasi. Teori Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) memiliki kontibusi pada daftar praktik sistem komputer bagi siswa untuk memahami materi bahasa Inggris di praktik spesifikasi komputer.
Analisis Hiperbola dan Sinekdot dalam Pidato Politik Jokowi Tahun 2014 dan 2015 disiarkan langsung di Metro TV Jaftiyatur Rohaniyah; Saimatul Fadilah
Wacana Didaktika Vol 6 No 01 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.37 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.01.76-85

Abstract

Speeches became an important media for a president like Joko Widodo (Jokowi) to deliver messages, persuade people, influence audience. The speech making process involved a long discussion between Jokowi and a particular team since they should consider some language aspects such as lexical choices and sentence structure in order to achieve certain goals. With regard to this, languages in speeches became important to be analyzed. There are two objects that will be analyzed. These are: kind of hyperbole and synecdoche expression are used by Jokowi in his two political speeches and How is the utterance of hyperbole and synecdoche expression used in the two of Jokowi’s political speeches. The research data consisted of two selected speeches delivered by Jokowi in APEC CEO summit 2014 forum held in November 10, 2014 and the speech delivered in Asian-African Conference Commemoration (AACC) held from 19-21 April 2015. While the research method was a descriptive qualitative research. The data in this research were speech videos downloaded from www.youtube.com. The videos were then transcribed and analyzed. The main research instrument was the researcher himself supported by the data analysis sheet. The data analysis was performed by categorizing the data based on Figurative language categorization which hyperbole and synecdoche. The finding of this research, the resercher found 18 expression in the two of Jokowi’s speeches (APEC CEO SUMMIT 2014 and Asian-Affrican Conference Commemoration 2015). In 2014 Jokowi use 11 figurative expressions from 5 expression in hyperbole and 6 expressions in synecdoche. In 2015, jokowi less use figurative expression. The language that he used was mostly natural language. The figurative language he used in his political speech at 2015 only found 7 expressions; 3 expression of hyperbole and 4 expression of synecdoche. Keywords: Hyperbole, Synecdoche, and Political Speech Abstract: Sebuah Pidato merupakan media yang penting bagi seorang President seperti Joko Widodo dalam menyampaikan pesan, mengajak seseorang dan dapat memberi pengaruh terhadap audien. Sebuah pidato kepresidenan melewati proses yang panjang antara Jokowi dan team tertentu karena harus mempertimbangkan beberapa aspek kebahasaan seperti pemilihan kata secara leksikal dan susunan kalimat agar dapat menyampaikan beberapa tujuan. Sehingga, sehubungan dengan ini, bahasa dalam sebuah pidato menjadi penting untuk dianalisa. Ada dua focus penelitian (1) apa saja ungkapan hyperbola dan synecdoche yang disampaikan Jokowi dalam pidato politiknya? (2) apa makna sesungguhnya dari beberapa ungkapan hiperbola dan synecdoche dalam pidato politik Jokowi?. Dalam hal ini, ada dua pidato terpilih untuk dianalisa yaitu pidato yang disampaikan Jokowi di acara APEC CEO summit 2014 forum dan di Asian-African Conference Commemoration (AACC) 2015. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah bersumber dari video yang didapat dari www.youtube.com yang kemuadian di transcripkan kedalam bentuk tulisan untuk dianalisa. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri yang didukung oleh lembaran analisis. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti menemukan 18 ungkapan dalam 2 pidato Jokowi (APEC CEO SUMMIT 2014 dan Asian-Affrican Conference Commemoration 2015). Pada tahun 2014 Jokowi menggunakan 11 ungkapan figuratif yaitu ada 5 kalimat hiperbola dan 6 ungkapan sinekdos. Pada tahun 2015, Jokowi kurang menggunakan ungkapan figuratif. Bahasa yang digunakan cendrung pada bahasa natural. Di tahun tersebut, ungkapan figuratif hanya ditemukan 7 ungkapan: 3 ungkapan hiperbola dan 4 ungkapan sinecdoc.
Pengaruh Strategi Team Quiz Dalam Meningkatkan Pemahaman Teks Bahasa Inggris Pada Semester Lima Jurusan Bahasa Inggris Di STKIP PGRI Bangkalan mohammad arief wahyudi
Wacana Didaktika Vol 6 No 02 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.426 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.02.164-170

Abstract

Reading is an activity that carried out by students because by reading they will get information and express their main ideas when joining courses such as reading comprehension. In order to express the idea, students should understand the content of text in reading, especially in the form of English. The researcher focused on the fifth semester of the English department at STKIP PGRI Bangkalan, because they did not fully understand the contents of the text so that it had an impact on teaching and learning activities in reading comprehension courses. The solution used is the Team Quiz strategy. This strategy is cooperative learning that addresses material, gives direction, gives questions and answers. The problems arising from the strategy are: there is a significant influence on the application of the Team Quiz method in improving the understanding of student texts in reading comprehension courses. The purpose of this study was to identify the significant influence of the implementation of Team Quiz strategies in improving the understanding of texts in reading comprehension courses. The method used by the researcher is using experimental Quasy in quantitative because the students consist of 50 in two classes which will later be made into two groups in the control and experimental groups. Based on the data obtained shows that in the control group with a total of 25 students obtained a score of 843 with an average of 42.15 and an experimental group with a total of 26 students getting a score of 1395 with an average of 69.75. This means that the experimental group scores higher than the control group. Because Ttes is greater than critical value which is 8.4> 2.093 or 0.05, so the alternative hypothesis is accepted and the null hypothesis is rejected. This shows that there is a difference in understanding of the text between students taught by using the Team Quiz strategy and those that are not. Then it can be concluded that there is a significant influence on the implementation of Team Quiz's strategy in improving text comprehension in the Five Semester students of the English department at STKIP PGRI Bangkalan. Keywords: Influence, Understanding, Team Quiz. Abstrak Membaca adalah kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa karena dengan membaca mereka akan mendapatkan informasi dan dapat mengungkapkan ide pokok atau gagasan disaat mengikuti mata kuliah seperti reading comprehension. Agar mengungkapkan gagasan maka mahasiswa harus memahami isi teks bacaan khususnya teks dalam bentuk bahasa Inggris. Peneliti terfokus pada Semester Lima jurusan bahasa Inggris di STKIP PGRI Bangkalan, dikarenakan mereka belum sepenuhnya paham tentang isi teks sehingga berdampak pada aktifitas proses belajar mengajar di mata kuliah reading comprehension. Solusi yang digunakan adalah strategi Team Quiz. Strategi ini merupakan pembelajaran kooperatif yang membahas materi, memberi arahan, memberi pertanyaan dan menjawab. Permasalahan yang muncul adanya strategi yaitu: adakah pengaruh yang signifikan penerapan metode Team Quiz dalam meningkatkan pemahaman teks bahasa Inggris mahasiswa pada mata kuliah reading comprehension? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya pengaruh yang signifikan penerapan strategi Team Quiz dalam meningkatkan pemahaman teks bahasa Inggris pada mata kuliah reading comprehension. Metode yang peneliti pakai dengan menggunakan Quasy eksperimental dalam kuantitatif karena mahasiswanya terdiri 50 dalam dua kelas yang nantinya di jadikan dua kelompok dalam kontrol dan ekperimental group. Berdasarkan data yang didapat menunjukkan bahwa pada kelompok kontrol dengan jumlah 25 mahasiswa memperoleh skor 843 dengan rata-rata 42.15 dan kelompok eksperimental dengan jumlah 26 mahasiswa mendapatkan skor 1395 dengan rata-rata 69.75. Ini artinya kelompok eksperimental nilai skornya lebih tinggi dari kelompok kontrol. Karena Ttes lebih besar daripada Tkritikal value yaitu 8.4 > 2.093 atau 0.05, sehingga altenative hipotesisnya diterima dan null hipotesisnya ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pemahaman teks antara mahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan strategy Team Quiz dengan yang tidak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penerapan strategi Team Quiz dalam meningkatkan pemahaman teks pada mahasiswa Semester Lima jurusan Bahasa Inggris di STKIP PGRI Bangkalan.
Timbal Balik Koreksi Langsung Dan Tidak Langsung Dalam Mata Kuliah Percakapan Di Universitas Rini Listyowati; Ina Daril Hanna
Wacana Didaktika Vol 6 No 02 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.73 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.02.171-185

Abstract

In recent years, corrective feedback has important role in Second language classroom. It becomes a good way to improve the students’errors both structural and spoken. Corrective feedback has been discussed mainly in writing class but less in speaking class. This objective of the research is describing the impact of verbal and non verbal corrective feedback that used in conversation courses. This study is descriptive qualitative research because the purpose is to gain information about phenomena that exist in this research. This study focused on conversation courses dealing with structural errors and spoken errors. The result explained that in conversation courses, the teacher used the various kinds of verbal-non verbal corrective feedback and verbal corrective feedback became more dominant and be efficient to correct students’ structural errors and spoken errors. The subject of the research is first semester and third semester of English Education Department students at Islamic Madura University-Pamekasan, east Java. The research conducted in four classes, two classes are first semester and two classes are third semester students. The four classes are joined then divided into two classes which each class consists of first and third semester students. Both classes is treated by verbal-non verbal for 5 weeks. The data were discussed qualitatively. The study found a significant effect for verbal Feedback that used to improve structural error in the use of tenses but no overall effect on accuracy improvement of Pronunciation. Students still have errors in pronouncing some words. It is hard to correct because it is influenced by Madurasse dialect. Keywords : Verbal-non verbal, Corrective Feedback, Pronunciation, Grammatical Error. Abstrak: Dalam beberapa tahun terakhir, koreksi timbal balik mempunyai peranan penting dalam kelas bahasa kedua. Ini menjadi cara yang baik untuk memperbaiki kesalahan siswa baik secara structural maupun lisan. Koreksi umpan balik telah dibahas terutama dalam kelas writing tapi kurang dalam kelas speaking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dampak umpan balik korektif langsung dan tidak langsung yang digunakan dalam kelas speaking. Penelitian ini menggunakan design descriptive qualitative research karena bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang fenomena yang ada dalam penelitian ini. Penelitian ini focus pada kelas speaking yang berhubungan dengan kesalahan structural dan kesalahan pengucapan. Hasilnya menjelaskan bahwa dalam kelas speaking dosen menggunakan beberapa jenis verbal-nonverbal corrective feedback dan umpan balik korektif verbal menjadi lebih dominan dan efisien untuk memperbaiki kesalahan structural dan kesalahan pengucapan. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan bahasa Inggris semester pertama dan ketiga di Universitas Islam Madura –pamekasan, Jawa timur. Penelitian ini dilakukan dalam empat kelas , dua kelas adalah semester pertama dan dua kelas semester ketiga. Keempat kelas tersebut digabungkan menjadi dua kelas yang masing-masing terdiri dari mahasiswa semester pertama dan ketiga. Kedua kelas tersebut diperlakukan dengan CF verbal-non verbal for 5 weeks. Data yang diperoleh di bahasa secara kualitative. Penelitian ini menemukan efek yang signifikan bahwa umpan balik verbal lebih sering digunakan untuk memperbaiki kesalahan structural dalam penggunaan tenses tetapi tidak ada efek keseluruhan pada peningkatan akurasi pengucapan . Siswa masih memiliki kesalahan dalam mengucapkan beberapa kata dan sulit untuk diperbaiki karena dipengaruhi logat bahasa Madura.
Penerapan Metode SQ3R Untuk meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif Siswa kelas IX MTs Nahdliyatul Islamiyah Blumbungan Pamekasan Rahmawati Ardila; Linta Wafdan Hidayah
Wacana Didaktika Vol 6 No 02 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.462 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.6.02.192-206

Abstract

The ability of intensive reading class IX students at MTs Islamiyah Nahdliyatul Blumbungan is still relatively low due to the use of conventional methods when teaching and learning process of reading and lack of student interest in reading. To solve this problem , it requires methods that can improve the ability of students in the learning process. One of them is SQ3R method that can be used to determine how to learn a research, critical thinking, creative and how to motivate and review what has been learned. The purpose of this study was to improve the intensive reading skills of class IX MTs Nahdliyatul Islamiyah Blumbungan, Pamekasan after using the SQ3R method. The method used is classroom action research (PTK), which consists of 4 stage, namely planning, action, observation, and reflection. The instruments used were student response questionnaires, teacher and student activity observation sheets, and intensive reading ability test questions. The results of this study can be concluded that 27 students who achieve the creteria mininum, while students who do not achieve the creteria were 3 students. The percentage of achievement in classical is 90% ≥ 60% while for the increase in the ability of intensive reading students from cycle I to cycle II amount to 0.41 which is classified as moderate. Based on these results it can be concluded that the implementation of SQ3R method can improve the ability of intensive reading class IX students at MTs Islamiyah Nahdliyatul Blumbungan. Keywords: SQ3R Method, Intensive Reading Ability, Learning Activity Abstrak: Kemampuan membaca intensif siswa kelas IX di MTs Nahdliyatul Islamiyah Blumbungan, Pamekasan yang masih tergolong rendah yang disebabkan oleh penggunaan metode konvensional pada saat pembelajaran membaca serta kurangnya minat siswa dalam membaca. Untuk menghadapi kendala tersebut diperlukan metode yang bisa mengadaptasi kemampuan siswa dalam proses pembelajarannya. Salah satunya adalah metode SQ3R yang dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana belajar meneliti, berfikir kritis, kreatif dan bagaimana memotivasi diri sendiri dan meninjau kembali apa yang telah dipelajari. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa kelas IX MTs Nahdliyatul Islamiyah Blumbungan, Pamekasan setelah menggunakan metode SQ3R. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK)yang terdiri dari 4 Tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah angket respon siswa, lembar observasi kegiatan guru dan siswa, serta soal tes kemampuan membaca intensif. Hasil dari penelitian ini dapat dipaparkan bahwa siswa yang tuntas belajar secara individu sebanyak 27 orang, sedangkan siswa yang tidak tuntas belajar secara individu sebanyak 3 orang. Prosentase ketercapaian secara klasikal sebesar 90% ≥ 60% sedangkan untuk peningkatan kemampuan membaca intensif siswa dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 0.41 yang tergolong sedang. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode SQ3R dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa kelas IX MTs Nahdliyatul Islamiyah Blumbungan.
Front Matter (cover, Editor Boards dan daftar Isi) Suprianto Suprianto
Wacana Didaktika Vol 6 No 01 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.1 KB)

Abstract

Front Matter (cover, Editor Boards dan daftar Isi)
Front Matter (cover, Editor Boards dan daftar Isi) Suprianto Suprianto
Wacana Didaktika Vol 6 No 02 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.22 KB)

Abstract

The Effect Of Using Pairwork Activity To Improve Student’s Ability In Writing Paragraph. (Case Study of Students’ Writing Development at MA Miftahul Qulub Polagan Galis Pamekasan) Ina Daril Hanna, Sitti Mukamilah Dynamic Level Adjustment For Descriptive Writing With Web Simulation in EFL Teaching Irwan Sumarsono, Radina Anggun Nurisma, Akbar Widyoseno Hubungan Motivasi Belajar IPA, Pengetahuan Awal IPA, Dan Hasil Belajar IPA, Serta Identifikasi Perbedaan Hubungan Berdasar Perspektif Pesisir (Studi Kasus di SMPN 2 Saronggi) Siti Aisiyah, Anik Anekawati, Nisfil Maghfiroh Meita Pengembangan Modul Genetika Berbasis Praktikum Proyek Memanfaatkan Drosophila melanogaster Pada Topik Regulasi Ekspresi Gen Eukariot Shefa Dwijayanti Ramadani Pengembangan Modul Praktikum Fisika Untuk Teknik Mesin Haris Mahmudi, Ah. Sulhan Fauzi Pengaruh Strategi Team Quiz Dalam Meningkatkan Pemahaman Teks Bahasa Inggris Pada Semester Lima Jurusan Bahasa Inggris di STKIP PGRI Bangkalan Mohammad Arief Wahyudi The Impact of Verbal and non verbal Corrective Feedback in Conversation Courses of university Rini Listyowati, Ina Daril Hanna The Analysis of Use Register for Computer System Based on English For Specific Purpose (ESP) Theories at Vocational High School Al-Huda Sumber Nangka Pamekasan Siti Mukamilah, Ary Iswahyudi Penerapan Metode SQ3R Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif Siswa Kelas IX MTs Nahdliyatul Islamiyah Blumbungan Pamekasan Rahmawati Ardila, Linta Wafdan Hidayah Penerapan Media Card Dance Dalam Pembelajaran Seni Tari Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang Ratih Asmarani, Emy Yunita Rahma Pratiwi
Identifikasi Makrofauna Tanah pada Beberapa Jenis Vegetasi Penutup (Ground Cover) di Area Hutan Pinus dan Kebun Jeruk, Wana Wisata Alam Bedengan, Kecamatan Dau-Malang MOHAMMAD HEFNI; Akhmad Fathir; Apriyono Rahadiantoro
Wacana Didaktika Vol 7 No 01 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.7.01.1-15

Abstract

Pinus was known to produce allelopathic substances that could inhibit the growth of other plants. However, some types of plants classified on the ground cover have been the ability to survive in that condition. The ground cover has an important role because it can improve soil quality. The aims of this study are to determine the structure of plant composition, soil macrofauna, and the relationship of soil macrofauna with soil organic content. The research was implemented in Wana Nature Bedengan, district Dau-Malang and Ecology Laboratory of Brawijaya University-Malang. The research was performed on four areas of ground cover each on area ​​pinus-ayapana, pinus-semanggi gunung, pinus-rumput gajah, and orange garden. The data was collected by direct observation and sampling. The Data was analyzed by using the Importance Value Index (INP) and diversity index (HI). The results of the composition of plant structure on some types in the ground cover pinus forest area and orange garden including; a). Pinus-Ayapana area was dominated by Ayapana triplinervis, Oxalis triangularis, and Mimosaceae, b). Pinus-Semanggi Gunung was dominated by Oxalis triangularis, Mimosa pudica, and Poaceae, c). Pinus-Rumput gajah area was dominated by Pennisetum purpureum, Cyperus rotundus and Artimesia sp, d). The orange garden area was dominated by Asteraceae, Comelinna defuses, dan Kylinga monocephala. The composition of soil macrofauna structure on some types in the ground cover pinus forest area and orange garden including; a). Pinus-Ayapana area was dominated by Collembola, Formicidae, Gastropoda dan Araneidae, b). Pinus-Semanggi Gunung was dominated by Oligochaeta, Chilopoda, dan Formicidae, c). Pinus-Rumput Gajah area was dominated by Oligochaeta and Formicidae, d). Orange garden area was dominated by Formicidae, Gastrophoda, and Oligochaeta. The high diversity of soil makrofauna positively correlated with soil organic content. Keyword : Macrofauna, Ground cover, Pinus forest area, Orange garden Abstrak: Pohon pinus diketahui menghasilkan zat allelopati yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman lain. Namun beberapa jenis tanaman yang tergolong vegetasi penutup memiliki kemampuan bertahan kondisi tersebut. Vegetasi penutup memiliki peran penting karena dapat meningkatkan kualitas tanah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur komposisi tumbuhan, makrofauna tanah dan hubungan makrofauna tanah dan kandungan organik tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Wana Wisata Alam Bedengan, Kec. Dau-Malang dan di Laboratorium Ekologi Universitas Brawijaya Malang. Penelitian ini dilakukan pada empat area vegetasi penutup yang meliputi area pinus-ayapana, pinus-semanggi gunung, pinus-rumput gajah dan kebun jeruk. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengamatan dan pengambilan sampel secara langsung. Analisis data menggunakan indeks nilai penting (INP) dan indek diversitas (HI). Hasil komposisi struktur tumbuhan pada beberapa jenis vegetasi penutup di area hutan pinus dan kebun jeruk meliputi; a). Area Pinus-ayapana didominasi oleh tanaman Ayapana triplinervis, Oxalis triangularis, dan Mimosaceae, b). Area Pinus-semanggi gunung didominasi oleh Oxalis triangularis, Mimosa pudica, dan Poaceae, c). Area Pinus-Rumput Gajah didominasi oleh Pennisetum purpureum, Cyperus rotundus dan Artimesia sp, dan d). Area Kebun jeruk didominasi Asteraceae, Comelinna difusa, dan Kylinga monocephala. Komposisi struktur makrofauna tanah pada beberapa jenis vegetasi penutup di area hutan pinus dan kebun jeruk meliputi; a). Area Pinus-Ayapana didominasi oleh Collembola, Formicidae, Gastropoda dan Araneidae, b). Area Pinus-Semanggi Gunung didominasi oleh Oligochaeta, Chilopoda, dan Formicidae, c). Area Pinus-Rumput Gajah didominasi oleh Oligochaeta, dan Formicidae, d). Area Kebun jeruk didominasi Formicidae, Gastropoda dan Oligochaeta. Tingginya diversitas makrofauna tanah berkorelasi positif dengan kandungan organik tanah.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Teks pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nala Rahmawati; Haris Supratno; Ratih Asmarani
Wacana Didaktika Vol 7 No 01 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.7.01.16-30

Abstract

The purpose of this research is to describe the learning process, teacher activities, student activities, and student learning outcomes before and after text based learning. This research is using applied type research methods with qualitative and quantitative approaches. This research uses data analysis techniques from the results of observations, interviews with a teachers and 2 students in fifth grade, and student learning outcomes. The results of study from application of text-based learning at fourth meeting showed that the learning process was effective. In the learning process, learning component used is the scientific approach, methods vary, media that focuses on the blackboard, and the learning environment is carried out in class V. The teacher's activities in learning is to guide students from the beginning to the end of the implementation of the learning process, starting from explaining the reading text, asking students to ask qeustions, giving assignments to students both individually and in groups, and giving a question to students. Thus student activities are carrying out learning activities in accordance with the intructions of the teacher, starting from reading the text by randomly appointed by the teacher, paying attention to the teacher’s explanation, asking questions, doing assignments, and answering questions from the teacher. Stuudent learning outcomes in before learning show the average value of students is 61,62 and after the text-based learning process shows that at first meeting the average value of students is 78,10, the average value of the second meeting is 80, the average value the third meeting is 80,40, and the average value of student learning outcomes at the fourth meeting is 86,08. Keywords: Learning, Text Based, Curriculum 2013. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran, aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah pembelajaran berbasis teks. Penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian jenis terapan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dari hasil observasi, wawancara pada guru dan dua siswa kelas V, serta hasil belajar siswa. Hasil penelitian dari penerapan pembelajaran berbasis teks pada empat pertemuan menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran berjalan dengan efektif. Pada proses pembelajaran, komponen pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan saintifik, metode bervariasi, media yang berfokus pada papan tulis, dan lingkungan belajar dilaksanakan diruang kelas V. Aktivitas guru dalam pembelajaran adalah membimbing siswa dari awal hingga akhir pelaksanaan proses pembelajaran, mulai dari menjelaskan teks bacaan, meminta siswa untuk bertanya, memberikan tugas pada siswa baik secara individu maupun kelompok, dan memberikan sebuah pertanyaan pada siswa. Demikian aktivitas siswa adalah melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan instruksi dari guru, mulai dari membaca teks dengan cara ditunjuk guru secara acak, memperhatikan penjelasan guru, bertanya, mengerjakan tugas, dan menjawab pertanyaan dari guru. Hasil belajar siswa pada sebelum pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata siswa adalah 61,62 dan sesudah proses pembelajaran berbasis teks menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama nilai rata-rata siswa adalah 78,10, nilai rata-rata pertemuan kedua adalah 80, nilai rata-rata pertemuan ketiga adalah 80,40, dan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pertemuan keempat adalah 86,08.
Penerapan Metode Mind Mapping Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS Tema Indahnya Keragaman di Negeriku Kelas IV Sekolah Dasar Rizki Yuliarti; Bambang Yulianto; Ratih Asmarani
Wacana Didaktika Vol 7 No 01 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.7.01.72-85

Abstract

Research in the background with the use of innovative methods that are still lacking by the teacher, especially social studies learning the theme of the Beautiful Diversity in My Country grade IV. Therefore, this study applies a mind mapping method based on local wisdom that has the objective to find out the student learning outcomes in class IV. This type of classroom action research (CAR) is used in research for 2 cycles. The study was conducted at Jombatan IV SDN Jombang with 35 research subjects in class IV Year 2018/2019. Data collection was carried out with a short fill test technique and a description that included aspects of knowledge, attitudes, and skills, which were then analyzed using quantitative descriptive. The results of the study note that there is an increase in the learning outcomes of fourth-grade students, the first cycle was 42.85% which was in incomplete criteria while the second cycle was 85.71% in the completion criteria because it had exceeded the classical completeness value of ≥ 80%. Based on the results of the study concluded that the application of mind mapping methods based on local wisdom can improve the quality of social studies learning the theme of Beautiful Diversity in the State of Grade IV SDN Jombatan IV Jombang. Keywords: Local Wisdom, Quality of Social Studies Learning, Mind Mapping Method. Abstrak: Penelitian di latar belakangi dengan penggunaan metode inovatif yang masih kurang oleh guru terutama pembelajaran IPS tema Indahnya Keragaman di Negeriku kelas IV. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan metode mind mapping berbasis kearifan lokal yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV. Jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang digunakan dalam penelitian selama 2 siklus. Penelitian dilaksanakan di SDN Jombatan IV Jombang dengan subjek penelitian berjumlah 35 siswa kelas IV Tahun 2018/2019. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes isian singkat dan uraian yang mencakup aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan, yang selanjutnya di analisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa ada peningkatan hasil pembelajaran IPS siswa kelas IV, siklus I yaitu 42,85% berada di kriteria tidak tuntas sedangkan siklus II yaitu 85,71% berada di kriteria tuntas karena sudah melebihi nilai ketuntasan klasikal yakni ≥ 80%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS tema Indahnya Keragaman di Negeriku kelas IV SDN Jombatan IV Jombang.