cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Shautut Tarbiyah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Shautut Tarbiyah adalah satu dari banyak jurnal yang ada di IAIN Kendari yang membahas Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman.
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan: Dari Dukungan Negara Hingga Sistem Dukungan Keputusan Pada Pendidikan Tinggi Syahrul Syahrul
Shautut Tarbiyah Vol 22, No 2 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.107 KB) | DOI: 10.31332/str.v22i2.497

Abstract

Utilization of information and communication technology products in the management of education has become a new trend, because it is proven to improve the effectiveness and efficiency of the management of educational institutions. One of the greatest contributions is the Management Information System of Education/EMIS), which serve to provide comprehensive information needed for decision-making in educational institutions. This awareness is not only felt by the developed countries but also developing. Nigeria became one of the developing countries who awakened to the importance of information systems in the management of education. Beberapan challenges faced are: inadequate funding, inability to integrate data and data systems, inadequate skills development in the use of data at all levels, inability to capture expenditure and cost data in EMIS, the inability to develop Record-student based EMIS. The importance of information systems unit feels more on the level of education, as support in making strategic decisions.Keywords: Education Management Information System, Decision Making
Penetapan Arah Kiblat melalui Media Online : Google Earth dan Qibla Locator Burhan Burhan
Shautut Tarbiyah Vol 18, No 2 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3006.666 KB) | DOI: 10.31332/str.v18i2.77

Abstract

Telah dilakukan selancar dalam dunia maya melalui internet dan citra satelit. Penetapan arah kiblat melalui media online dilakukan dengan mengunjungi software Google Earth dan Qibla Locator. Hasil penelusuran sangat memudahkan pengguna untuk mengetahui secara cepat dan presisi, hemat waktu, hemat biaya dan hemat energi, untuk menemukan arah kiblat suatu tempat. Arah kiblat suatu tempat melalui dua software ini dapat digunakan untuk kalibrasi arah kiblat masjid di berbagai tempat. Pengukuran lapangan diperlukan untuk melakukan pengecekan akurasi arah kiblat masjid yang sebenarnya. Qibla Locator mempunyai penyajian yang lebih praktis, karena khusus menampilkan arah kiblat, disertai parameter-parameter fisis yang diperlukan dalam penentuan arah kiblat. Parameter fisis tersebut dapat digunakan untuk koreksi perhitungan dengan menggunakan rumus matematika atau rumus segitiga bola. Pengukuran dengan menggunakan Google Earth maupun pengukuran dengan menggunakan Qibla Locator, masih harus dilakukan pengukuran lapangan terutama untuk kalibrasi arah kiblat tertentu, seperti arah kiblat masjid dan arah kiblat kuburan. Diperlukan GPS untuk mengetahui posisi suatu tempat yang ingin diketahui arah kiblatnya.Kata Kunci: arah kiblat, Google Earth, Qibla Locator, internet, citra satelit.
CRITICAL REFLECTION ON CLT APPLICATION IN INDONESIA Abdul Halim
Shautut Tarbiyah Vol 17, No 1 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1598.09 KB) | DOI: 10.31332/str.v17i1.140

Abstract

There has been a social turn in current foreign language education ingeneral and communicative language teaching (CLT) in particular. Formany people, CLT might be regarded as a way to facilitate the targetlearners to acquire and employ the target language communicatively.Despite all CLT’s favourable characteristics and the fact that itcaptures the fundamental nature of language use for communicativesituations of everyday life, its implementation in Indonesian contextshas not been without problems. This is due to the fact that many peoplein Indonesia might still have different interpretation of applying CLTin the classroom setting.Key words: reflection, communicative, language, teaching, Indonesia
Tata Kelola Perguruan Tinggi di Era ITC Abdul Kadir
Shautut Tarbiyah Vol 19, No 1 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.11 KB) | DOI: 10.31332/str.v19i1.45

Abstract

Perguruan Tinggi perlu menyelaraskan diri dengan gerak roda pembangunan, kebutuhan dan tantangan dunia kerja di era transparansi terkini yang semakin kompleks. Penyusunan Sistem Tata Kelola dalam organisasi Perguruan Tinggi tidak akan berhasil, apabila tidak didahului dengan penetapan visi, misi, dan rencana strategis. Memiliki sistem tata kelola yang baik, sangat penting untuk pencapaian tujuan Perguruan Tinggi. Namun, terdapat satu faktor yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan Perguruan Tinggi, yaitu prakondisi atau penyiapan suasana kerja yang kondusif serta aplikasi teknologi. Perwujudan tata kelola yang diharapkan harus dilakukan secara bertahap, namun terencana dengan kerangka waktu yang jelas. Upaya peningkatan kinerja Perguruan Tinggi secara terus menerus, maka sistem tata kelola dapat diwujudkan secara bertahap namun terprogram. Belajar dari berbagai Perguruan Tinggi lain yang telah sukses, dapat dilakukan karena dapat diperoleh kiat sukses, sehingga tidak harus melakukan kesalahan yang sama.Kata Kunci : Tata Kelola PT, ITC
Manajemen Konflik : Solusi Alternatif Jabal Nur
Shautut Tarbiyah Vol 15, No 2 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4461.221 KB) | DOI: 10.31332/str.v15i2.108

Abstract

Konflik merupakan bagian alamiah dari proses-proses sosial dan terjadi pada setiap organisasi, Konflik selalu muncul ketika ada benturan kepentingan. Ada beberapa teori yang berbicara tentng konflik. Pertama, pandangan tradisional menganggap bahwa konflik merupakan suatu hal yang buruk, disamakan dengan kekerasan dan melakukan kerusakan. kedua, pandangan hubungan masyarakat mengatakan bahwa konflik merupakan suatu hal alamiah, pasti terjadi dalam setiap kelompok karena memiliki manfaat. Ketiga, pandangan penengah menyatakan bahwa konflik dapat memberikan banyak manfaat kepada sebuah kelompok supaya dapat bekerja dengan efektif dan memang keniscayaan. Dengan demikian, manajemen konflik dapat berhasil jika seseorang mampu mengembangkan dan mengimplementasikan strategi konflik dengan hati hati.Kata Kunci : Kepemimpinan, konflik, organisasi, manajemen konflik
Menggali Nilai Pendidikan dalam Nyanyian Puntasua Tingkat I-III pada Masyarakat Kaongkeongkea Kabupaten Buton Indra Putra Pahlewi
Shautut Tarbiyah Vol 21, No 1 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.523 KB) | DOI: 10.31332/str.v21i1.13

Abstract

Nyanyian rakyat puntasua pada masyarakat Desa Kaongkeongkea kini mulai jarang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Nyanyian ini diujung bayang-bayang kepunahan, tidak ada dokumentasi tertulis yang dapat dijumpai apalagi lagi, jika hendak menelusurinya dalam bentuk artikel yang telah terpublikasi. Nyanyian ini di masa lampau hampir dapat disuarakan oleh seluruh masyarakat, diwariskan secara turun temurun melalui nyanyian secara lisan saat musim menanam padi ladang tiba. Tokoh masyarakat yang masih dapat membawakan nyanyian puntasua kini sudah semakin terbatas. Artikel ini disusun untuk memperoleh pesan atau nilai moral pada nyanyian rakyat puntasua pada masyarakat Desa Kaongkeongkea Kabupaten Buton yang hendak diwariskan secara turun temurun. Penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh nilai-nilai pendidikan moral yang terkandung didalamnya dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Pencatatan lapangan dan teknik perekaman dengan menggunakan perekam (HP yang ada rekamannya), selanjutnya dipindahkan ke dalam naskah lepas tertulis lalu di analisis. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyanyian puntasua pada masyarakat Desa Kaongkeongkea merupakan jenis puisi lama yang terikat syarat jumlah baris dalam tiap bait, jumlah suku kata dalam tiap-tiap baris, sajak, serta irama. Nyanyian puntasua yang hidup dan masih dijumpai hingga sekarang ada 19 tingkatan atau 19 bab, yang setiap tingkatan mempunyai topik tersendiri. Pesan pendidikan moral dalam kehidupan bermasyarakat dapat dijumpai juga dalam tingkatan pertama hingga tingkatan ketiga. Makna yang terkandung di dalamnya berupa nasihat, larangan, himbauan dan ajakan kepada manusia dalam kaitannya dengan kehidupan, baik kehidupan beragama maupun sosial.Kata Kunci : nilai, pendidikan, moral, nyanyian rakyat, puntasua.
Keterampilan Analisis Data Statistika Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Kendari Burhan Burhan
Shautut Tarbiyah Vol 21, No 2 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.944 KB) | DOI: 10.31332/str.v21i2.369

Abstract

Banyak mahasiswa yang belum terbiasa menggunakan data statistikadan statistik pendidikan dalam belajar dan mengambil keputusan.Kurikulum IAIN Kendari belum memperkenalkan mata kuliahberbasis kuantitatif pada awal perkuliahan. Mata kuliah berbasiskuantitatif akan diperkenalkan saat mahasiswa memasuki jenjangsemester IV, V dan VI. Mahasiswa masih sulit memahami danmengenal istilah-istilah yang digunakan dalam statistika dan statistikpendidikan. Penjaringan dengan kuantitatif deskriptif denganmenggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa dalammelakukan analisis data statistika dan statistik pendidikan yang masukdalam kategori sangat terampil (mahasiswa program studi PBA IV Ayaitu mencapai 62.5 %); yang masuk dalam kategori terampil(mahasiswa program studi KI VI A sebesar 65 %); yang masukkategori cukup terampil (mahasiswa program studi KI VI A mencapai30 %), yang masuk kategori kurang terampil (mahasiswa programstudi PBA IV A yaitu mencapai 12.5 %) dan mahasiswa yang masukdalam kategori tidak terampil (mahasiswa program studi PAI semesterIV rombel A, yaitu sebanyak 4.17 %).Kata kunci : Kreativitas, keterampilan, Latihan Terbimbing
PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK PRIBADI SEHAT Faizah Binti Awad
Shautut Tarbiyah Vol 18, No 1 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.786 KB) | DOI: 10.31332/str.v18i1.61

Abstract

Pendidikan Islam merupakan wadah yang bertujuan untuk mencetak individumenjadi manusia yang paripurna, sehat jasmani dan paling utama adalahrohani agar tercapai kesejahteraan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat.Pelaksanaan pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan yangdisebabkan oleh pengaruh globalisasi. Tantangan tersebut berasal dari aspekinternal dan eksternal. Pada aspek pertama meliputi sumber daya manusiaatau tenaga pendidiknya, kurikulum, sarana dan prasarana. Pada aspekeksternal adalah pengaruh globalisasi itu sendiri, yakni system pendidikanyang tampak bersifat hedonisme, kapitalisme, pragmatism dan lain-lain. Halini tidak berdiri sendiri tetapi juga terkait dengan dampak dari pengaruhpengaruh kehancuran dalam bidang hukum, politik, sosial, dan agama yangjuga berdampak terhadap pendidikan Islam. Solusi yang mutlak di`tempuhtidak lain adalah re- edukasi terhadap alQuran dan sunanh Rasul dalamrangka membentuk pribadi sehat.Kata Kunci : Pendidikan Islam, pribadi sehat
KEPEMIMPINAN ULUL ALBAB Abdul Kadir
Shautut Tarbiyah Vol 16, No 2 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.964 KB) | DOI: 10.31332/str.v16i2.124

Abstract

Manusia merupakan makhluk hidup yang paling sempurna, dibandingkan dengan mahkluk hidup yang lain. Manusia mengalami perubahan baik berupa psikologis maupun fisiologis. Semakin banyak adaptasi dan interaksi, semakin bertambahlah pengalaman yang didapat. Pengalaman tersebut akan dijadikan standarisasi dalam mengelolah kehidupan yang lebih baik. Konsep kepemimpinan ulul albab memuat ide-ide humanis dalam berbangsa dan bernegara yang mempunyai relevansi dengan perkembangan dan keinginan masyarakat dunia, bahkan kini telah menjadi pandangan hidup modern. Konsep ini memuat asas dan prinsip antara lain: kearifan, persaudaraan, persamaaan, toleransi, musyawarah, tolong menolong, dan keadilan. Kajian ini mendekatkan pendekatan konsep islami untuk mengatasi permasalahan fenomena kepemimpinan sosial. Kepemimpinan ulul albab menekankan pada konsep pendekatan kasih sayang, pendekatan keteladanan, pendekatan apresiasi, dan pendekatan persaudaraan. Kepemimpinan ulul albab membutuhkan peran dari manajemen, agar bisa mengatur semua bawahannya. Tidak semua orang yang menduduki jabatan pemimpin memiliki kemampuan untuk memimpin dengan baik, sebaliknya banyak orang yang memiliki bakat kepemimpinan tetapi ht dak pernah mendapat esempatan untuk menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya. Oleh itu, partisipasi seseorang dalam sebuah organisasi sebenarnya banyak memberi manfaat kepada dirinya sendiri juga kepada orang lain. Selain bisa melatih diri untuk menjadi seorang pemimpin, kita juga bisa mulai bersosialisasi dengan masyarakat sekeliling yang dekat dengan kita. Penting bagi kita untuk memupuk semangat keorganisasian dalam diri sendiri untuk menumbuhkan jiwa kepimpinan dan kewibawaan. Kata Kunci : Ulul albab, model kepemimpinan alternatif,
Analisis Wacana dalam Bahasa Indonesia Stiti Fauziah Muis
Shautut Tarbiyah Vol 20, No 2 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.861 KB) | DOI: 10.31332/str.v20i2.29

Abstract

Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi tinggi yang berkesinambungan yang mempunyai awal dan akhir yang nyata disampaikan secara lisan atau tertulis. Analisis wacana adalah telaah mengenai aneka fungsi (pragmatik) bahasa. Kita menggunakan bahasa dalam kesinambungan atau untaian wacana. Tanpa konteks, tanpa hubungan wacana yang bersifat antarkalimat dan suprakalimat maka kita sulit berkomunikasi dengan tepat satu sama lain. Wacana mencakup keempat tujuan penggunaan bahasa, yaitu: Ekspresi diri, Eksposisi, Sastra, Persuasi. Setiap bahasa pun mempunyai beberapa tipe wacana yang berbeda, antara lain: narasi; konversasi; komposisi; deklamasi; puisi. Adapun unsur-unsur penting dalam wacana adalah satuan bahasa, terlengkap dan terbesar/tertinggi, di atas kalimat/klausa, teratur/rapi/rasa koherensi, berkesinambungan/kontinuitas, rasa kohesi/rasa kepaduan, lisan dan tulisan, serta awal dan akhir yang nyata.Kata Kunci:  Wacana, bahasa, dan kalimat

Page 5 of 31 | Total Record : 308


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 31 No. 2, November (2025): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pend Vol. 31 No. 1, Mei (2025): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekata Vol 30, No 2 (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol. 30 No. 2, November (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pend Vol. 30 No. 1, Mei (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekata Vol 29, No 2 (2023): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 29, No 1 (2023): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 28, No 2 (2022): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 28, No 1 (2022): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 27, No 2 (2021): Pendekatan Transdisipliner dalam Pendidikan Islam di Era 4.0 Vol 27, No 1 (2021): Pendidikan Islam di Era 4.0 Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies Vol 26, No 1 (2020): Education in Islamic Societies Vol 25, No 2 (2019): Kependidikan Vol 25, No 1 (2019): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 39, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 38, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 2 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 2 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 1 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 23, No 2 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 23, No 1 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 22, No 2 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 22, No 1 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 21, No 2 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 21, No 1 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 20, No 2 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 20, No 1 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 19, No 2 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 19, No 1 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 18, No 2 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 18, No 1 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 17, No 2 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 17, No 1 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 16, No 2 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 16, No 1 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 15, No 2 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 15, No 1 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan More Issue