cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
AdBispreneur
ISSN : 25032700     EISSN : 25499912     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
PENGUKURAN DAMPAK INVESTASI SOSIAL PELAKSANAAN CSR MENGGUNAKAN METODE SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI) Meilanny Budiarti Santoso; Rivani .; Slamet Usman Ismanto; Idim Mumajad; Hendri Mulyono
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.539 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i2.18777

Abstract

ABSTRACTCorporate social responsibility is the company's obligation, especially in the extractive sector, which ideally is a form of corporate social investment, so that it can be measured and profitable. This article wants to uncover how companies can find out the impact of social investment, which is by using the Social Return on Investment method. Based on a study assessment the impact of social investment from the Baramulyo Posdaya Development Program, the SROI Ratio was 3.70, meaning that each investment was Rp. 1, - get an impact or benefit worth Rp. 3.70, -. The biggest benefit of Posdaya Baramulyo is on increasing access to PAUD schools, which is 66.5% of the total value of the outcome, then increasing income by 14.09% of the total value of the outcome, increasing the growth of PAUD growth by 12.66% of the total value of the outcome, and the elderly felt fitter and healthier at 5.73% of the total value of the outcome. When viewed from a socio-economic perspective, the Posdaya Baramulyo program can be said to be feasible and successful. ABSTRAKCorporate social responsibility merupakan kewajiban perusahaan khususnya bidang ekstraktif yang secara ideal adalah wujud investasi sosial perusahaan, sehingga dapat terukur dan menguntungkan. Artikel ini ingin mengungkap bagaimana perusahaan dapat mengetahui dampak investasi sosial yang dilakukannya, yaitu dengan menggunakan metode Social Return on Investment. Berdasarkan studi penilaian dampak investasi sosial dari Program Pengembangan Posdaya Baramulyo diperoleh SROI Ratio sebesar 3,70 artinya bahwa setiap investasi Rp. 1,- memperoleh dampak atau manfaat senilai Rp. 3,70,-. Manfaat terbesar dari Posdaya Baramulyo adalah pada peningkatan akses sekolah PAUD yaitu sebesar 66,5% dari total nilai outcome, kemudian peningkatan pendapatan sebesar 14,09% dari total nilai outcome, peningkatan tumbuh kembang PAUD sebesar 12,66% dari total nilai outcome, dan para lansia merasa lebih bugar dan sehat sebesar 5,73% dari total nilai outcome. Bila ditinjau dari sisi sosial ekonomi, maka program Posdaya Baramulyo dapat dikatakan layak dan berhasil.
ANALISIS KINERJA ORGANISASI BERBASIS BALANCED SCORECARD PADA PERUSAHAAN JASA TRAVEL SHUTTLE DI KOTA BANDUNG Bambang Hermanto; Rivani .
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.092 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i2.18357

Abstract

ABSTRACTThis research was conducted with a main objective to analyze the performance of Citi Trans Travel Company in Bandung by using the Balanced Scorecard concept. Balanced Scorecard-based performance appraisal is basically a performance evaluation using an integrated four main perspectives, namely financial perspective, customer perspective, internal business process perspective, and learning and growth perspectives.The research method used in this research was the case study with the type of research was descriptive analytic study. Object taken in this research was Citi Trans Travel Company in the city of Bandung. Data used both primary and secondary data. For the validity of the data, this study used triangulation techniques, both sources and data collection techniques.The conclusion of performance appraisal of Citi Trans based on Balanced Scorecard which measured by 4 dimensions was all those 4 dimensions were on “Good” categorize, with the highest total of score was Customer Dimension, and the lowest total of score was Financial Dimension. This showed us that Citi Trans had put the customer satisfaction as their company main priority. However Citi Trans needed put more attention on their level of cost efficiency without sacrificed their product or service quality.  ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kinerja Perusahaan Travel CitiTrans di Bandung dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard. Penilaian kinerja berbasis Balanced Scorecard pada dasarnya adalah evaluasi kinerja menggunakan empat perspektif utama yang terintegrasi, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan jenis penelitian deskriptif analitik. Objek yang diambil dalam penelitian ini adalah Perusahaan Perjalanan CitiTrans di kota Bandung. Data menggunakan data primer dan sekunder. Untuk validitas data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi, baik sumber dan teknik pengumpulan data.Kesimpulan penilaian kinerja Citi Trans berdasarkan Balanced Scorecard yang diukur oleh 4 dimensi adalah keempat dimensi tersebut berada pada kategori “Baik”, dengan total skor tertinggi adalah Dimensi Pelanggan, dan total skor terendah adalah Dimensi Keuangan. Ini menunjukkan kepada kami bahwa Citi Trans telah menempatkan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama perusahaan mereka. Namun, Citi Trans perlu lebih memperhatikan tingkat efisiensi biaya mereka tanpa mengorbankan kualitas produk atau layanan mereka.
ARUS KAS, CASH HOLDING, KENDALA PENDANAAN DAN INVESTASI DI INDONESIA Risal Rinofah
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.317 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i2.19003

Abstract

ABSTRACTThis study aims to detect Cash Flow, Cash Holding and Financial Constraints effect on investment decisions of companies in Indonesia. Some of the previous studies outside Indonesia show evidence of the impact of cash flows and financial constraints on it’s investment level.Using Multiple Regression and Logistic Regression model, on five years data observation shows that cash flow and cash holding have a positive effect on investment level. Interaction test shows the effect of cash flow on investment in financially constrained different from financially unconstrained companies. In other words, the average rate of investment changes caused by the level of cash flow is the same for both companies. While the effect of cash holding on investment, no different in the company that financially constraint and financially unconstraint company.The contribution of this research is to provide insight to the parties related to the importance of cash flow and cash holding to the investment of a company. Based on the results it can be concluded that companies that have cash flow and high cash holding have greater investment opportunities, especially in companies that have problems in finding sources of funding.   ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeteksi pengaruh Arus Kas, Cash Holding dan Kendala Finansial terhadap keputusan investasi perusahaan di Indonesia. Beberapa penelitian sebelumnya di luar Indonesia menunjukkan bukti ada pengaruh Arus Kas dan Kendala Keuangan pada tingkat investasi.Dengan menggunakan model Regresi Berganda dan Regresi Logistik, pada pengamatan data selama lima tahun menunjukkan bahwa Arus Kas dan Cash Holding berpengaruh positif terhadap tingkat investasi. Uji interaksi menunjukkan pengaruh Arus Kas terhadap investasi pada perusahaan yang mengalami kendala pendanaan berbeda dengan perusahaan yang tidak mengalami kendala pendanaan. Dengan kata lain, tingkat rata-rata perubahan investasi yang disebabkan oleh tingkat arus kas adalah sama untuk kedua perusahaan. Sedangkan pengaruh Cash Holding terhadap investasi, tidak berbeda pada perusahaan yang mengalami kendala pendanaan maupun tidak.Kontribusi dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan kepada pihak-pihak yang terkait dengan pentingnya arus kas dan Cash Holding untuk investasi perusahaan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perusahaan yang memiliki Arus Kas dan Cash Holding yang tinggi memiliki peluang investasi yang lebih besar, terutama pada perusahaan yang memiliki masalah dalam mencari sumber pendanaan. 
PENGGUNAAN DESIGN THINKING PADA PERUSAHAAN KONSULTAN INDIE LABTEK BANDUNG Ahmad Zaki; Iwan Sukoco
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.015 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i2.18469

Abstract

ABSTRACTThe complexity of business problems requires solution solving problems and is able to be well implemented in overcoming the obstacles and challenges faced. One method that can be used is the design thinking method carried out by consulting companies in dealing with the problems of their clients. Design thinking is applied to meet client needs for solutions to problems related to their business and technology. The purpose of this study is to describe the use of design thinking in consulting companies with descriptive study methods using literature studies to retrieve data. The results obtained are the use of design thinking to be the main method in Labtek Indie for their business activities. As far as observation, design thinking is effective in solving client problems. ABSTRAKKompleksitas permasalahan bisnis menuntut pemecahan masalah yang solutif dan mampu terterapkan dengan baik dalam mengatasi kendala dan tantangan yang dihadapi. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah metode design thinking yang dilakukan oleh perusahaan konsultan dalam menghadapi problematika klien mereka. Design thinking diterapkan untuk memenuhi kebutuhan klien akan solusi permasalahan yang berkaitan dengan bisnis dan teknologi mereka. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan penggunaan design thinking dalam perusahaan konsultan dengan metode studi deskriptif menggunakan studi literatur untuk mengambil data. Hasil yang didapatkan adalah penggunaan design thinking menjadi metode utama di Labtek Indie untuk aktivitas bisnis mereka. Sejauh pengamatan, design thinking efektif dalam pemecahan permasalahan klien.
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAMIK DENGAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS : STUDI PADA SENTRA INDUSTRI KERAMIK DI PURWAKARTA, INDONESIA Sam 'un Jaja Raharja; Rivani .; Ria Arifianti
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.52 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19318

Abstract

 This study aims to identify and analyze the business development strategy of the ceramics industry in the Purwakarta ceramic industry center. Research uses qualitative research methods. The primary data collection technique is done through observation, interviews and questionnaires. Secondary data collection techniques are carried out through documentation studies. The data collected was then analyzed using the Analytic Hierarchy Process (AHP) technique. The results of the study show the alternative strategies the development of the ceramic industry in the order of priority as follows: the formation of forums, improvement of production and design techniques, improvement of marketing strategies and increased access to business capital credit. The results of the study recommend the implementation of a series of priority strategies in developing the ceramics industry business in the center of the ceramic industry in Purwakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengembangan bisnis industri keramik di sentra industri keramik Purwakarta. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif.  Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner. Teknik pengumpulan data sekunder dilakukan melalui studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan alternatif strategi dengan urutan prioritas sebagai berikut: pengembangan industri keramik tersebut adalah pembentukan forum, peningkatan teknik produksi dan desain, peningkatan strategi pemasaran dan peningkatan akses kredit modal usaha. Hasil penelitian  merekomendasikan implementasi rangkaian prioritas strategi tersebut dalam pengembangan bisnis industri keramik di sentra industri keramik Purwakarta. 
CO-BRANDING ONLINE FOOD DELIVERY: PERUBAHAN MODEL BISNIS WISATA KULINER LOKAL KHAS YOGYAKARTA Eska Nia Sarinastiti; Nabilla Kusuma Vardhani
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.713 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19157

Abstract

 The aim of this research is examining the implementation of co-branding by the food delivery service and its influence on the local culinary tourism business model of Yogyakarta. This research uses qualitative research with an exploratory study. Data collection was conducted through semi-structured interviews with 13 owners of Yogyakarta’s local culinary. The results showed that co-branding was carried out jointly with GoFoodPartner, but if it was not incorporated into GoFoodPartner co-branding was carried out directly between GoFood and the culinary business management. As for GrabFood, co-branding is done partially to businesses that are not part of their official cooperation partners. The culinary tourism business model has been changing by online food delivery service providers. The change is they have not only done business to consumer (B2C) but then also develop its business model into Business to Business (B2B) and Business to Business to Consumer (B2B2C). It changes the business model of culinary tourism developed into a food tourism business model.   Penelitian ini mengkaji tentang implementasi co-branding oleh layanan food delivery tersebut dan pengaruhnya pada model bisnis wisata kuliner lokal khas Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode eksploratory. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 13 pelaku usaha wisata kuliner lokal khas Yogyakarta didukung observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa co-branding dilakukan secara bersama-sama antara GoFood dan pelaku usaha wisata kuliner yang tergabung dalam GoFoodPartner, akan tetapi jika tidak tergabung dengan GoFoodPartner co-branding dilakukan secara terpisah antara GoFood dan pelaku usaha wisata kuliner. Sementara untuk GrabFood juga demikian, co-branding dilakukan secara partial untuk pelaku usaha wisata yang bukan masuk dalam mitra kerjasamanya. Model bisnis wisata kuliner yang dilakukan terdapat perubahan dengan adanya layanan online food delivery. Perubahan tersebut terdapat pada tidak hanya business to consumer (B2C), akan tetapi model bisnisnya berkembang juga menjadi Business to Business (B2B) dan Business to Business to Consumer (B2B2C). Perubahan model bisnis tersebut mendorong perkembangan model bisnis culinary tourism menjadi model bisnis food tourism.
MODEL MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI PADA PROGRAM STUDI DI LUAR KAWASAN UTAMA (PSDKU) DAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA. (Studi Kasus di PSDKU Unpad Pangandaran Jawa Barat) Iwan Sukoco; Dian Fordian; Rusdin .
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.572 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19577

Abstract

 This study aims to create a management model of higher education Study Programs outside the University Area (PSDKU) Unpad Pangandaran. The method used is a qualitative method, with the type of descriptive research, data is collected by documentation studies, in-depth interviews, participant observation and surveys. The main informants in this study were managers, lecturers, and students. The survey was conducted on 35 students accidentally to determine the level of student satisfaction. The results indicate that the management unit acts as a support team that facilitates the needs and interests of stakeholders for the smoothness and success of Unpad PSDKU in Pangandaran. satisfied category. Recommendations given that Unpad Pangandaran PSDKU should be managed with a special university management, namely by providing management autonomy in the financial field. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model manajemen perguruan tinggi Program Studi di luar Kawasan Utama (PSDKU)  Unpad Pangandaran. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif, Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam, observasi partisifan dan survey. Informan utama dalam penelitian ini adalah  pengelola, dosen, dan mahasiswa. Survey dilakukan kepada 35 orang mahasiswa secara aksidental untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa unit pengelola bertindak sebagai tim pedukung yang memfasilitasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder, ada dinamika yang terus berproses dan berkembang dalam penyelenggaraan PSDKU Unpad di Pangandaran, dan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap PSDKU Unpad di Pangandaran berada dalam kategori puas. Rekomendasi yang diberikan bahwa PSDKU Unpad Pangandaran seharusnya dikelola dengan manajemen perguruan tinggi yang khusus, yaitu dengan memberikan otonomi pengelolaan dalam bidang keuangan.
RESOURCE BASED VIEW DALAM KERANGKA MODEL STRATEGIC MANAGEMENT Arif Sugiono
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.849 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19226

Abstract

 This research aims to break down the scientific roots of the resource based view within the framework of the strategic management model, which is at the first element in the strategic management model, namely environmental scanning. To answer these objectives, a literature review method is used. The results of the study show that the strategic management model was born from a modern approach in the evolution of the development of organizational theory. As a consequence, the strategic management model must place a balance between internal strength / resource based view and the external environment / market based view in designing the strategy. While the resource based view, was born from several basic concepts developed from classical economists. Further theoretical and empirical studies of the critical review of the strategic management model are needed in the midst of increasingly disruptive environmental dynamics.Studi ini bertujuan ingin mengurai akar keilmuan dari resource based view dalam kerangka model strategic management, yang berada pada elemen pertama dalam model strategic management, yakni environmental scanning. Untuk menjawab tujuan tersebut, digunakan metode kajian pustaka. Hasil kajian menunjukkan, model strategic management lahir dari pendekatan modern dalam evolusi perkembangan teori organisasi. Sebagai konsekwensinya,  model strategic management harus menempatkan keseimbangan antara kekuatan internal/resource based view dan eksternal/ market based view dari organisasi dalam mendesain strategi. Sedangkan resource based view, lahir dari beberapa konsep dasar yang dikembangkan dari para pemikir ekonom klasik.  Diperlukan kajian lanjutan yang bersifat teoritis dan empiris tentang tinjauan kritis model strategic management ditengah dinamika lingkungan yang semakin disruptif.
7Ss McKinsey MODEL UNTUK MERESPONS PERILAKU PEMBELIAN PELANGGAN MILLENIAL PADA PT RABBANI HYPNO FASHION Erna Maulina; Chandra Hendriyani
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.022 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19288

Abstract

 The rapid development of technology has changed customer behavior to become more mobile and switch to digital transactions. Changes in customer behavior prompted PT Rabbani Hypnofashion to change the company's platform to digital marketing by using many models to win the market, especially millennial customers, is the 7Ss McKinsey Model. The purpose of this study is to analyze the application of the McKinsey 7Ss model in response to the buying behavior of millennial customers in the Muslim fashion industry. The method used in this study is qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques used are literature studies. The results show that PT Rabbani Hypnofashion has implemented the McKinsey 7Ss Model. This model is integrated all of which support each other to achieve the vision of PT Rabbani Hypnofashion to be the World's Best and Biggest Veil Company in 2020. The results of the study show that the McKinsey 7Ss (Strategy, Structure, System, Staff, Style, Skill, and Superordinate Goals) model can be used by entrepreneurs to develop business and dominate the market, especially for the millennial segment. Furthermore, we propose company should enggament millennial customer with optimalisize database and communication using electronic customer relationship management(e-crm). Pesatnya perkembangan teknologi telah merubah perilaku pelanggan menjadi lebih mobile dan beralih ke transaksi digital. Perubahan perilaku pelanggan mendorong PT Rabbani Hypnofashion untuk  merubah platform perusahaan ke pemasaran  dengan menggunakan banyak model untuk memenangkan pasar dan salah satu model yang dapat digunakan untuk mengendalikan segmen pasar terutama pelanggan millennial adalah 7Ss Model McKinsey. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan model 7Ss McKinsey dalam merespon perilaku pembelian pelanggan millennial pada industri busana muslim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Hasilnya menunjukkan bahwa PT Rabbani Hypnofashion telah menerapkan 7Ss Model McKinsey. Model ini terintegrasi yang semuanya saling mendukung untuk mencapai visi PT Rabbani Hypnofashion menjadi Perusahaan Kerudung Terbaik dan Terbesar Dunia pada tahun 2020.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7Ss McKinsey (Strategy, Structure, System, Staff, Style,  Skill,  dan Superordinate Goals) Model dapat digunakan oleh pengusaha untuk  mengembangkan bisnis dan menguasai pasar khususnya untuk segment millennial. Kami menyarankan untuk kelangsungan bisnis  PT Rabbani Hypnofashion harus  terus meningkatkan kedekatan dengan pelanggan  millennial melalui optimalisasi database pelanggan dan intensitas komunikasi dengan menggunakan electronic customer relationship management. 
UNIVERSITAS PADJADJARAN DALAM PERSPEKTIF CORPORATE BRAND DALAM RANGKA MENCAPAI VISI TAHUN 2026 Tetty Herawati; Arianis Chan; Herwan A Muhyi
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.921 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19792

Abstract

 Since the last 5 (five) years, Padjadjaran University has become the most popular university in Indonesia. This is one indication that shows Universitas Padjadjaran as the most favorite university in Indonesia. The success of course canot be achieved in a short time, many things have been done by Unpad to become a college that has a good reputation. The consequence that must be faced is that Unpad must continue to maintain it’s achievement and continue to gain new achievement in the future.The research method used in this research is qualitative research. The informants in this study are university leaders who understand the vision and mission of the university and corporate brand strategy, students as consumers and society consisting of parents, senior students of high school. To ensure the validity of data , researchers used triangulation technique.The results showed that the elements of corporate brand and positive responses and behavior of the community towards the University of Padjadjaran showed a corporate brand that is able to support this university towards the achievement of the vision and mission of the university in 2026. This began to be demonstrated by the achievement of various academic and non academic achievements which was obtained by Universitas Padjadjaran.  Sejak 5 (lima) tahun terakhir, Universitas Padjadjaran menjadi perguruan tinggi dengan peminat terbanyak di Indonesia. Hal ini merupakan salah satu indikasi yang menunjukkan Universitas Padjadjaran sebagai perguruan tinggi terfavorit di Indonesia. Keberhasilan tersebut tentunya dapat diraih bukan dalam waktu singkat, banyak hal yang telah dilakukan oleh Unpad untuk menjadi perguruan tinggi yang memiliki reputasi yang baik. Konsekuensi yang harus dihadapi adalah bahwa unpad harus terus mempertahankan capaian tersebut diiringi dengan target target yang ingin dicapai di masa depan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun informan pada penelitian ini adalah pimpinan universitas yang memahami visi dan misi universitas dan strategi corporate brand, mahasiswa sebagai konsumen dan masyarakat yang terdiri dari orang tua, siswa-siswi SMU kelas XII. Untuk menjamin keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen corporate brand dan tanggapan serta perilaku positif dari masyarakat terhadap Universitas Padjadjaran menunjukkan corporate brand yang mampu mendukung langkah universitas ini menuju pencapaian visi dan misi universitas di tahun 2026. Hal ini mulai ditunjukkan dengan pencapaian berbagai prestasi akademik dan non akademik yang diperoleh Universitas Padjadjaran. 

Page 7 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 3 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 2 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 1 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 3 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa More Issue