cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
AdBispreneur
ISSN : 25032700     EISSN : 25499912     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
ANALISIS POTENSI BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN SEBAGAI SALAH SATU PAJAK DAERAH Suryanto .; Bambang Hermanto; Mas Rasmini
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.501 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19205

Abstract

 This study aims to analyze the potential of Land And Building Transfer Tax (BPHTB) revenue which is one of the local taxes in the city of Bandung. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques are carried out by observation, in-depth interviews and literature studies. The results of the study show that the realization of BPHTB revenues every year always increases. However, the increase was not optimal, because in some periods the target set was not reached. The set target is not achieved because BPHTB is included in the self assessment system, namely a tax collection system that authorizes taxpayers to determine the amount of tax payable themselves. Many taxpayers who report their transactions are not in accordance with reality, so they report obligations smaller than they should be paid. Since 2016, the Bandung City Government has set a range of land values based on land value zones issued by the National Land Agency as the basis for imposing BPHTB. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis potensi penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang merupakan salah satu pajak daerah yang ada di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi penerimaan BPHTB setiap tahunnya selalu meningkat. Namun peningkatan tersebut belum optimal, karena pada beberapa periode target yang ditetapkan tidak tercapai. Target yang ditetapkan tidak tercapai karena BPHTB termasuk ke dalam kelompok self assesment system yakni sistem pemungutan pajak yang memberi wewenang kepada wajib pajak untuk menentukan sendiri besarnya pajak terutang. Para wajib pajak banyak yang melaporkan transaksi mereka tidak sesuai realitanya, sehingga mereka melaporkan kewajiban lebih kecil dari seharusnya dibayarkan. Sejak tahun 2016, Pemerintah Kota Bandung menetapkan kisaran nilai tanah berdasarkan zona nilai tanah yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional sebagai dasar pengenaan BPHTB.
STUDI EMPIRIS TERHADAP NILAI YANG DIRASAKAN DAN KEPUASAN PELANGGAN PADA RESTORAN CEPAT SAJI Sadana Devica
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.894 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i3.19122

Abstract

 The aim of this study was to determine the effect of food quality, quality of physical environment, and service quality on customer perceived value and customer satisfaction. This research was conducted in five KFC restaurant outlets located in Surabaya. A total of 200 customers were examined, but only 165 questionnaires were processed because 35 questionnaires were identified as outliers so that they were excluded from the research data. The results of this study indicate that the food qualtiy has significantly effects on the customer perceived value, however the quality of the physical environment has no significant effect on the customer perceived value. Furthermore, service quality has significant effect on the customer perceived value and the customer perceived value has significant effect on customer satisfaction.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas makanan, kualitas lingkungan fisik, dan kualitas pelayanan terhadap nilai yang dipersepsikan pelanggan serta kepuasan pelanggan. Penelitian ini dilakukan di lima outlet restoran KFC yang berada di Surabaya. Sebanyak 200 pelanggan yang diteliti, namun hanya 165 kuesioner yang dapat diolah karena 35 kuesioner teridentifikasi sebagai outlier sehingga dikeluarkan dari data penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas makanan berpengaruh secara signifikan terhadap nilai yang dipersepsikan pelanggan. Sedangkan kualitas lingkungan fisik menunjukkan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai yang dipersepsikan pelanggan. Selanjutnya, kualitas pelayanan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap nilai yang dipersepsikan pelanggan dan yang terakhir adalah nilai yang dipersepsikan pelanggan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. 
ANALISIS STAKEHOLDER DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN PENGECUALIAN PERUSAHAAN INDUSTRI BERLOKASI DI KAWASAN INDUSTRI Winardi -
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.866 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.20736

Abstract

This study aims to formulate a stakeholder management strategy that has a major influence in decision making on the determination of exclusion policies for industrial companies located within industrial estates. The stakeholder analysis method used is MACTOR (Matrix of Alliances and Conflicts: Tactics, Objectives and Recommendations). The results of the analysis show that coordination and synergy between stakeholders have not been effectively implemented due to the pattern of convergence and divergence among stakeholders which tends to be divided into 2 (two) groups. To reduce divergence between stakeholders, the role of key legislators needs to be improved so that the regulation can be issued soon.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perumusuan strategi pengelolaan stakeholder yang mempunyai pengaruh besar dalam pengambilan keputusan pada penetapan kebijakan pengecualian perusahaan industri berlokasi di dalam kawasan industri. Metode analisis stakeholder yang digunakan adalah MACTOR (Matrix of Alliances and Conflicts: Tactics, Objectives and Recommendations). Hasil analisis menunjukkan bahwa koordinasi dan sinergi antar stakeholder belum terlaksana dengan efektif yang disebabkan oleh adanya pola konvergensi dan divergensi antar stakeholder yang cenderung terbagi menjadi 2 (dua) kelompok. Untuk mengurangi divergensi antar stakeholder maka peran stakeholder kunci perlu lebih ditingkatkan sehingga regulasi tersebut dapat segera diterbitkan.
CITY BRANDING KABUPATEN PANGANDARAN SEBAGAI KOTA WISATA Pratami Wulan Tresna; Arianis Chan; Tetty Herawaty
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.878 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.19813

Abstract

Pangandaran is one of the regions in Indonesia known as the City of Tourism because it has high natural and tourist potential. This potential is the basic material for a region in carrying out city branding so that it can achieve its brand equity The purpose of this study is to analyze how Pangandaran's city branding is viewed from a tourist perspective. In this study the method used is quantitative research. The sample in this study was 293 people obtained using accidental sampling withdrawal techniques. The data analysis technique used is the SEM method with the PLS approach. Research shows that Attitude has a direct and significant influence on Brand Preference. Brand Equity has a direct and significant influence on Brand Preference. Brand Image does not have a direct significant influence on Brand preference. Pangandaran merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang dikenal sebagai Kota Wisata karena memiliki potensi alam dan wisata yang tinggi. Potensi ini menjadi bahan dasar bagi suatu wilayah dalam melakukan city branding sehingga dapat mencapai ekuitas mereknya Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana city branding Pangandaran ditinjau dari perspektif wisatawan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 293 orang yang didapatkan dengan menggunakan teknik penarikan sampling aksidental. Teknik analisa data yang digunakan adalah metode SEM dengan pendekatan PLS. Penelitian memperlihatkan hasil bahwa Attitude memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap Brand Preference. Brand Equity memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap Brand Preference. Brand Image tidak memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap Brand preference.
STRATEGI AGILITAS BISNIS PEER-TO-PEER LENDING STARTUP FINTECH DI ERA KEUANGAN DIGITAL DI INDONESIA Chandra Hendriyani; Sam un Jaja Raharja
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.423 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.20595

Abstract

Technological developments have encouraged financial technology literacy where Fintech startups came into the world of peer to peer lending to bridge the gap between conventional banking and those who cannot get capital from banks. The technology allows the process of financial facilitation to become more convenient, faster, and more cost-efficient. Fintech has a big opportunity in Indonesia and the government has protected customers by the regulation of Authority of Financial Services Number 77/POJK.01/2016 Indonesian Fintech about money lending services based on information technology. This study is intended to illustrate a strategy business agility in financial technology companies that perform peer-to-peer lending. The method used in this study was qualitative research with descriptive approach. The data collection technique applied is literature study. The results show that P2P lending companies have already performed a strategy business agility to grab customers in the era of digital financial in Indonesia by using platform technology that they have made which is a simple application for gaining competitive advantages.Perkembangan teknologi telah mendorong percepatan  teknologi keuangan di mana startup Fintech peer to peer lending  muncul untuk mengambil peluang pasar konsumen yang tidak bisa mendapatkan modal dari bank konvensional.  Teknologi yang diterapkan membuat fasilitas keuangan menjadi lebih nyaman, cepat dan lebih hemat biaya. Fintech memiliki peluang besar di Indonesia dan pemerintah telah melindungi pelanggan dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77 / POJK.01 / 2016 Fintech Indonesia tentang layanan peminjaman uang berbasis teknologi informasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan strategi agilitas bisnis di perusahaan teknologi keuangan yang melakukan peer to peer lending. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan peer to peer lending telah melakukan strategi agilitas bisnis untuk meraih pelanggan di era keuangan digital di Indonesia dengan menggunakan platform teknologi dan membuat aplikasi sederhana untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. 
ANALISIS DAN DETERMINAN EFISIENSI SEKTOR KONSTRUKSI DI INDONESIA Anang Muftiadi; Rivani .; Dian Fordian
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.334 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.21030

Abstract

The construction sector business, as the backbone of infrastructure development is tend to be in-efficient and burdensome on national infrastructure costs. This study aims to explore the in-efficiency level and its determinants of Construction Sector businesses. Efficiency level is measured by input coefficients of Input-Output Table and use secondary data from Central Statistics Agency in 1995, 1998, 2000, 2003, 2005, 2008,and 2010.The results show, there is in-efficiency in Construction Sector at 2010 and is likely to continue to following years. The dominant source of the in-efficiency is Industrial Sector of Metal Products which provides steel and other metals as main materials in the Construction Sector. The petroleum refining industry that produces fuel accelerates the increase construction costs. The single national price policy of fuel is a instant step to reduce the negative impact of in-efficiency in Construction Sector. Sektor bisnis konstruksi yang menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur menunjukkan gejala in-efisiensi dan membebani biaya infrastruktur nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan tingkat in-efisiensi tersebut dan menggali determinan in-efisiensi yang dihadapi oleh bisnis pada sektor konstruksi. Tingkat efisiensi diukur dengan Koefisiensi Input pada Tabel Input-Output dan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik tahun 1995,1998,2000,2003,2005,2008, dan 2010.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sektor Konstruksi mengalami in-efisiensi pada akhir tahun 2010 dan cenderung akan terus mengalami in-efisiensi pada tahun berikutnya. Sumber in-efisiensi terbesar berasal Sektor Industri Barang dari Logam yang menyediakan kebutuhan baja dan logam lainnya yang digunakan sebagai material penting Sektor Konstruksi. Industri pengilangan minyak bumi yang menghasilkan BBM turut mempercepat kenaikan biaya konstruksi. Kebijakan satu harga nasional menjadi langkah cepat untuk mengurangi dampak negatif in-efisiensi pada Sektor Konstruksi.
PENGARUH PEMAGANGAN DAN PELATIHAN KECAKAPAN HIDUP TERHADAP PENUMBUHAN WIRAUSAHA BARU Deni Faisal Mirza; Khomeiny Yunior; Herlina Novita
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.568 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.19292

Abstract

This study aims to find out how the influence of apprenticeship programs and life skills training partially or simultaneously influences the growth of new entrepreneurs. This research was carried out in the city of Medan with a total sample of 100 community members who had been nurtured through apprenticeship programs and life skills training organized by the North Sumatra UMKM Center. This research is a quantitative descriptive study with MPDEL multiple linear regression analysis. The data used in this study are primary data obtained through questionnaires. The results show that all indicators of apprenticeship program variables, life skills training, and new entrepreneurial growth are valid and reliable so that they are worthy of being used for sample testing. The results of the sample test show that partially apprenticeship and Life Skills Training influence the growth of new entrepreneurs. Simultaneously there is the influence of apprenticeship and life skills training on the growth of new entrepreneurs.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakan pengaruh program pemagangan dan pelatihan kecakapan hidup secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap penumbuhan wirausaha baru. Penelitian ini laksanakan di kota Medan dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang warga masyarakat yang telah dibina melalui program pemagangan dan pelatihan kecakapan hidup yang diselenggarakan oleh UMKM Center Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer. Teknik pengumpulan data penelitian adalah teknik angket dan wawancara. Kuesioner yang dikembangkan terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian disebar kepada sampel. Model analisis data penelitian adalah model regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa semua indicator ukur variabel program pemagangan, pelatihan kecakapan hidup, dan penumbuhan wirausaha baru valid dan reliable sehingga layak digunakan untuk uji sampel. Hasil uji sampel menunjukkan bahwa secara parsial pemagangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penumbuhan wirausaha baru, dan Pelatihan kecakapan hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap penumbuhan wirausaha baru. Secara simultan pemagangan dan pelatihan kecakapan hidup memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penumbuhan wirausaha baru.
PERILAKU MENCARI PEMBIAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH: SEBUAH ANALISIS ISI TERHADAP ARTIKEL XIANG & WORTHINGTON (2015) DAN SAEED & SAMEER (2015) Alexander Joseph Ibnu Wibowo
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.827 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.18659

Abstract

Currently, there are relatively few studies that have examined the comparison between the finance-seeking behavior for small and medium-sized enterprises in developed and developing countries. In general, this study aims to analyze differences in finance-seeking behavior between enterprises from Australia and Pakistan, including identifying various antecedents of finance-seeking behavior by enterprises in both countries. For this reason, we conducted an exploratory study through a content analysis of two scientific journal articles. Specifically, we systematically examine two scientific journal articles that discuss access to finance by small and medium-sized enterprises, both in terms of substance and methods. The first article was written by Xiang and Worthington and the second article was written by Saeed and Sameer. We found that the study of Xiang and Worthington succeeded in identifying various antecedents of finance-seeking behavior at the micro (internal) level, such as business objectives, profitability, growth, product and service quality, business ownership, business size, business life, and government assistance. On the other hand, the study of Saeed and Sameer revealed that there were other antecedents at the meso level (external or industrial) that could influence the search for enterprise financing, namely the concentration of the banking industry. In conclusion, the study of Saeed and Sameer further complements the study of Xiang and Worthington in identifying various antecedents of finance-seeking behavior. Saat ini ada beberapa studi yang meneliti perbandingan antara perilaku pencarian keuangan untuk usaha kecil dan menengah di negara maju dan berkembang. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perilaku pencarian keuangan antara perusahaan dari Australia dan Pakistan, termasuk mengidentifikasi berbagai anteseden perilaku pencarian keuangan oleh perusahaan di kedua negara. Untuk alasan ini, kami melakukan studi eksplorasi melalui analisis konten dari dua artikel jurnal ilmiah. Secara khusus, kami secara sistematis memeriksa dua artikel jurnal ilmiah yang membahas akses ke keuangan oleh perusahaan kecil dan menengah, baik dari aspek substansi maupun metode. Artikel pertama ditulis oleh Xiang dan Worthington (2015) dan artikel kedua ditulis oleh Saeed dan Sameer (2015). Kami menemukan bahwa penelitian Xiang dan Worthington  berhasil mengidentifikasi berbagai anteseden perilaku pencarian keuangan di tingkat mikro (internal), seperti tujuan bisnis, profitabilitas, pertumbuhan, kualitas produk dan layanan, kepemilikan bisnis, ukuran bisnis, kehidupan bisnis, dan bantuan pemerintah. Di sisi lain, studi Saeed dan Sameer mengungkapkan bahwa ada anteseden (penentu)  lain di tingkat meso (eksternal atau industri) yang dapat mempengaruhi pencarian pembiayaan perusahaan, yaitu konsentrasi industri perbankan. Sebagai kesimpulan, studi Saeed dan Sameer lebih lanjut melengkapi studi tentang Xiang dan Worthington dalam mengidentifikasi berbagai anteseden perilaku pencarian keuangan.
ANALISIS KARAKTERISTIK PEMBIAYAAN UNTUK INDUSTRI KREATIF DI KOTA BANDUNG Rivani -; Muhamad Rizal; Rudi Saprudin Darwis
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.701 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.19797

Abstract

This study aims to find the main problems, especially in the field of financing for the creative industry sector, to find alternative of financing models, and finally to try to analyze the characteristics of financing for the creative industry sector. The research method used is quantitative with explorative studies and uses simple linear regression analysis. Based on the results of the calculations of the two variables, it can be concluded that indeed the characteristics of the creative industry have no significant effect on the characteristics of banking business loans in general. Thus, it can be concluded that indeed the characteristics of the creative industry require alternative financing models that are different from the general financing pattern of banking, which is more in line with the characteristic needs of the creative industry itself which among them generally do not have large assets for financing guarantees, more involving creativity, and have a high level of business competition.  Penelitian ini bertujuan untuk mencari permasalahan utama khususnya bidang pembiayaan untuk sektor industri kreatif, lalu mencari alternatif model pembiayaannya, dan terakhir untuk mencoba menganalisis karakteristik pembiayaan untuk sektor industri kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan studi eksploratif serta menggunakan analisis statistik regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil kalkulasi, dapat disimpulkan bahwa memang karakteristik industri kreatif tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik kredit usaha perbankan secara umum. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik industri kreatif ini memerlukan alternatif model pembiayaan yang berbeda dengan pola pembiayaan dari perbankan secara umum. Karakteristik industri kreatif  itu sendiri diantaranya adalah umumnya tidak punya aset besar untuk jaminan pembiayaan, lebih banyak melibatkan unsur kreativitas, serta tingkat persaingan usaha yang tinggi.  
PENGARUH BEHAVIORAL FINANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PELAKU USAHA KECIL MENENGAH UNGGULAN DI KOTA CIMAHI Ratna Meisa Dai; Nenden Kostini; Pratami Wulan Tresna
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.464 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i1.19801

Abstract

This study aims to determine the effect of Behavioral finance on the financial performance of leading Small and Medium Enterprises in Cimahi City. Behavioral finance is actual human behavior in determining finances. Behavioral finance can connect between psychological, social and financial sciences. In this study Behavioral finance can be known through habit, capital, and Changes. Habit shows experience, history and life events. Capital shows that economy and Cultural Social. Changes shows changes made by someone to achieve a goal. Cimahi City is a city that is growing and developing, and is in a very strategic position, Cimahi is known as an industrial city with a trade and service sector as the main activity in its economy. In other words, the economy of Cimahi City relies on these three sectors, namely: the industrial sector, the trade sector and the service sector. This study has a population that is all Small and Medium Enterprises in Cimahi City which consists of 4 sectors. The sample in this study is as many as 55 Featured Small and Medium Enterprises in Cimahi City. The research method used is quantitative with regression analysis. The results of this study indicate that there are known Behavioral finance influences from Habit, capital and change on the performance of Leading Small and Medium Enterprises in Cimahi City Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pengaruh Behavioral finance terhadap  kinerja keuangan pelaku Usaha Kecil Menengah unggulan di Kota Cimahi. Behavioral finance  merupakan Perilaku manusia secara aktual  dalam penentuan keuangan. Behavioral finance dapat menghubungkan antara  ilmu psikologi, sosial dan keuangan. Dalam penelitian ini  Behavioral finance dapat diketahui  melalui habit, capital, and Changes. Habit menunjukkan pengalaman, history dan kejadian hidup, Capital menunjukkan bahwa ekonomi dan Cultural Sosial. Changes menunjukkan perubahan yang dilakukan oleh seseorang untuk mencapai suatu tujuan.  Kota Cimahi merupakan Sebagai sebuah kota yang sedang tumbuh dan berkembang, serta berada pada posisi yang sangat strategis, Kota Cimahi dikenal sebagai kota industri dengan sektor perdagangan dan jasa sebagai pokok kegiatan dalam perekonomiannya. Dengan kata lain, perekonomian Kota Cimahi bertumpu pada ketiga sektor tersebut, yaitu: sektor industri, sektor perdagangan dan sektor jasa.  Penelitian ini  memiliki populasi yaitu  seluruh Usaha Kecil Menengah di Kota Cimahi yang terdiri dari 4 sektor. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 55 Usaha Kecil Menengah Unggulan di Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan yakni  kuantitatif dengan analisis regresi . Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa  adanya pengaruh  Behavioral finance  yang diketahui dari  Habit, capital and change terhadap kinerja Usaha kecil Menengah  Unggulan di Kota Cimahi 

Page 8 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 3 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 2 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 1 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 3 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa More Issue