cover
Contact Name
Franky R.D Rengkung
Contact Email
frankyrengkung@unsrat.ac.id
Phone
+6281311100340
Journal Mail Official
jurnalpolitico@unsrat.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Bahu Malalayang Manado Kode Pos 95115
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Politico: Jurnal Ilmu Politik
ISSN : 23025603     EISSN : 29639018     DOI : -
Core Subject : Social,
The POLITICO journal contains various articles related to developments and dynamics that occur in the world of politics. Writings or articles published in the POLITICO Journal can be the results of research or scientific opinions related to political science both in theory and practice.
Articles 511 Documents
Peranan Media Massa Dalam Meningkatkan Pengetahuan Politik Mahasiswa P, Rances; Rondonuwu, Arpi R; Sondakh, Efvendi
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i1.47143

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini akan mengkaji tentang bagaimana peranan media masa dalam meningkatkan pengetahuan politik mahasiswa. Dengan menggunakan metode kualitatif (Sugiyono, 2019) penelitian ini akan fokus untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemanfaatan informasi melalui media massa terhadap pemahaman dan pengetahuan politik mahasiswa khususnya di FMIPA, Universitas Sam Ratulangi Manado, terkait dengan pemilihan walikota dan wakil walikota Kota Manado tahun 2020. Temuan penelitian mengambarkan bahwa mahasiswa FMIPA Universitas Sam Ratulangi banyak yang menggunakan media online/internet dan TV sebagai sumber informasi terkait dengan Pilwako Kota Manado tahun 2020. Media massa surat kabar cetak dan radio kurang dimanfaatkan, disebabkan karena keberadaan surat kabar online kini telah tersedia dan lebih mudah untuk diakses. Temuan penelitian juga menggambarkan bahwa peranan media massa sangat berpengaruh terhadap tingkat pemahaman dan pengetahuan mahasiswa tentang Pemilu Walikota dan Wakil Walikota di Kota Manado Tahun 2020. Kata kunci: Media Massa; Mahasiswa; Pilwako ABSTRACTThis research will examine how the role of the mass media in increasing students' political knowledge. By using a qualitative method (Sugiyono, 2019) this research will focus on finding out how the influence of the use of information through the mass media has on students' understanding and political knowledge, especially at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sam Ratulangi University, Manado, related to the election of the mayor and deputy mayor ( Pilwako) in Manado city in 2020. Research findings illustrate that many students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Sam Ratulangi use online/internet media and TV as a source of information related to the 2020 Manado City. The mass media of print newspapers and radio are underutilized , due to the existence of online newspapers now available and easier to access. The research findings also illustrate that the role of the mass media greatly influences the level of understanding and knowledge of students about the Mayor and Deputy Mayor Elections in Manado City in 2020. Keywords: Mass Media; Student; Pilwako
Peran Media Sosial dalam Partisipasi Politik Kaum Milenial : Studi Pada Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020 di Kecamatan, Langowan Selatan livia Polandos; Burhan Niode; Johny P. Lengkong
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47191

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran media sosial dalam partisipasi politik kaum milenial di Kecamatan Langowan Selatan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (pilgub) Sulawesi Utara Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah melalui teknik wawancara dengan informan, observasi ke lokasi lapangan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa media sosial sangat berpengaruh dalam partisipasi politik kaum milenial di kecamatan Langowan Selatan Adapun peran dari media sosial adalah sebagai media kampanye atau strategi yang digunakan oleh seluruh pemangku kepentingan (calon, tim sukses, maupun penyelenggara) yang terlibat pada pilkada tahun 2020. Media sosial juga menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan atau sarana meningkatkan pemahaman tentang politik bagi kaum milenial. Selain itu media sosial khususnya facebook dapat memotivasi partisipasi politik kaum milenial pada pilkada tahun 2020 di Sulawesi Utara yang terbukti dari hasil penelitian dimana tingkat persentase partisipasi kaum milenial pada pilkada tahun 2020 di kecamatan Langowan Selatan mencapai 70% . Namun terdapat beberapa dampak buruk dari peran media yaitu informasi yang di dapatkan terkadang kurang relevan dan tidak dapat dipastikan kebenarannya. Kata Kunci: Peran; Media Sosial; Kaum Milenial; Partisipasi Politik ABSTRACTThis study aims to find out the role of social media in the political participation of millennials in Langowan Selatan District in the 2020 North Sulawesi Governor and Deputy Governor (pilgub) election. This research uses a qualitative method with a descriptive qualitative approach. The data collection technique used in this study was through interviews with informants, field observations and documentation. Based on the results of the research, it shows that social media is very influential in the political participation of millennials in the Langowan Selatan sub-district. 2020. Social media is also a means of learning and development or a means of increasing understanding of politics for millennials. In addition, social media, especially Facebook, can motivate millennial political participation in the 2020 local elections in North Sulawesi, which is evident from the results of research where the participation rate of millennials in the 2020 regional elections in Langowan Selatan district reached 70%. However, there are some negative impacts from the role of the media, namely the information obtained is sometimes less relevant and the truth cannot be ascertained. Keywords: Role; Social media; Millennials; Political Participation
Upaya Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Program Desa Wisata: (Studi Di Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara) Patrick Joyhard Sigarlaki; Agustinus B. Pati; Johny P. Lengkong
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara dalam mendukung program pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pariswisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor:KM/107/KD.03/2021, tentang panduan pengembangan Desa Kreatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Pendekatan kualitatif deskriptif, yang akan fokus mengidentifikasi berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah Desa Tumaluntung dalam pengembangan Desa Wisata. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Desa Tumaluntung, yang salah satunya adalah dengan melakukan penyusunan peraturan desa (Perdes) tentang desa wisata. Rencana penyusunan perdes telah masuk dalam agenda yang akan dibahas di musyawarah desa di tahun 2023. Penyusunan perdes dilakukan dengan melibatkan semua pihak yang terkait seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Masyarakat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta Lembaga Adat. Selain itu pemerintah Desa Tumaluntung juga secara masif terus mensosialisasikan program Desa Wisata kepada masyarakat. Kata Kunci: Upaya; Desa Wisata; Pemerintah Desa; Peraturan Desa ABSTRACT This study aims to find out how the efforts made by the village government of Tumaluntung, Kauditan District, North Minahasa Regency in supporting government programs contained in the Decree of the Minister of Tourism and Creative Economy of the Republic of Indonesia Number: KM/107/KD.03/2021, concerning guidelines for the development of Creative Villages . This study uses a qualitative method with a descriptive qualitative approach, which will focus on identifying the various efforts made by the Tumaluntung Village government in developing a Tourism Village. Based on the results of the study it was found that various efforts had been made by the Tumaluntung Village government, one of which was to draft village regulations (Perdes) regarding tourism villages. Plans for drafting village regulations have been included on the agenda to be discussed at village meetings in 2023. The preparation of village regulations is carried out by involving all relevant parties such as the Village Consultative Body (BPD), the Community, Tourism Awareness Groups (Pokdarwis), and Customary Institutions. In addition, the Tumaluntung Village government also continues to socialize the Tourism Village program massively to the community. Keywords: Effort; Tourism Village; Village government; Village Regulations
Peran Diplomasi Anime Dalam Menyebarkan Budaya Jepang Di Indonesia Apriliany P. Patioran; Burhan Niode; Franky R. D. Rengkung
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47664

Abstract

Penyebaran budaya Jepang di Indonesia yang kian hari makin meluas merupakan salah satu dampak dari anime Jepang yang masuk ke Indonesia membawa nilai-nilai budaya yang dianut Jepang. Penyebaran budaya Jepang tersebut dapat dilihat dari maraknya event, festival maupun komunitas-komunitas Jejepangan di Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari peran pemerintah Jepang sendiri yang sangat mendukung produksi dan peningkatan anime. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari diplomasi yang dijalankan pemerintah dalam menyebarkan budaya Jepang melalui anime khususnya di Indonesia. Penelitian ini menggukanan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan menggunakan data pustaka berbasis dokumen dan internet yang kemudian ditelaah dan ditarik kesimpulan. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa anime menjadi salah satu soft power Jepang yang disalurkan melalui diplomasi kebudayaan yang dilakukan di Indonesia, anime yang diproduksi tidak hanya diperuntukkan kepada kalangan anak-anak tetapi juga dikalangan orang dewasa, pemerintah Jepang menggunakan anime sebagai alat untuk melakukan diplomasi dengan memanfaatkan kepopuleran anime menjadi duta pariwisata. Kata Kunci: Anime; Diplomasi; Budaya; Jepang; Indonesia. ABSTRACT The spread of Japanese culture in Indonesia, which is increasingly widespread, is one of the impacts of Japanese anime entering Indonesia bringing the cultural values adopted by Japan. The spread of Japanese culture can be seen from the rampant events, festivals and the Japan communities in Indonesia. This is inseparable from the role of the Japanese government itself which strongly supports the production and improvement of anime. Based on this, this study aims to determine the role of government-run diplomacy in spreading Japanese culture through anime, especially in Indonesia. This research uses a descriptive type of research. The data used uses document-based and internet-based library data which is then reviewed and conclusions drawn. Data analysis uses qualitative data analysis techniques. The results of the study show that anime is one of Japan's soft powers channeled through cultural diplomacy carried out in Indonesia, anime produced are not only intended for children but also among adults, the Japanese government uses anime as a tool to conduct diplomacy by utilizing the popularity of anime to become tourism ambassadors. Keywords: Anime; Culture; Diplomacy; Indonesian; Japanese
Pendidikan Politik Generasi Milenial Melalui Organisasi Sayap Partai: Studi Kasus Liga Mahasiswa Nasdem Sulut Ering, Jandry Yosua Jouke; Pati, Agustinus B.; Rengkung, Franky
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi pendidikan politik yang dilakukan oleh Liga Mahasiswa Nasdem Sulawesi Utara dalam upaya meningkatkan pemahaman politik generasi milenial di Sulawesi Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, obersvasi, wawancara kepada informan dan melakukan focus group discussion. Penelitian ini menunjukan bahwa dalam melaksanakan konsep pendidikan politik yang ada, Liga Mahasiswa Nasdem Sulut melakukan beberapa strategi antara lain; penguatan peran tokoh politik, penguatan kelembahaan melalui pengembangan SDM, efesiensi ruang penidikan politik dan optimalisasi peran mahasiswa sebagai kaum intelektual. Pada penerapan strategi-strategi tersebut ditemui kendala antara lain kondisi geografis yang kurang memungkinkan untuk mengumpulkan seluruh anggota dalam satu kegiatan. Kemudian kurangnya penjabatan kegiatan di tingkat kabupaten/kota menyebabkan target penerapan konsep pendidikan politik yang ada kurang optimal. Kata kunci: Pendidikan Politik; Milenial; Organisasi Sayap Partai ABSRTACT This study aims to determine the implementation strategy of political education carried out by the Liga Mahasiswa Nasdem Sulut in an effort to increase political understanding of the millennial generation in North Sulawesi. This research was conducted using qualitative methods with a descriptive approach. Data collection is carried out through documentation studies, observations, interviews with informants and conducting focus group discussions. This research shows that in implementing the existing political education concept, the Liga Mahasiswa Nasdem Sulut carried out several strategies, including; strengthening the role of political figures, strengthening valleys through human resource development, efficiency of political education space and optimizing the role of students as intellectuals. In the implementation of these strategies, obstacles were encountered, including geographical conditions that were less likely to gather all members in one activity. Then the lack of activity positioning at the district / city level causes the target of implementing the existing political education concept to be less than optimal. Key words: Political Education; Milennial; Wings Party Organization
Peran Elit Lokal Dalam Pemenangan Pemilihan Kepala Desa: Studi Kasus: Pemilihan Kepala Desa Eris Tahun 2022 Mongie, Semuel Junior; Niode, Burhan; Rengkung, Franky
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47666

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran dari elit lokal dalam pemenangan salah satu calon Hukum Tua di Desa Eris Kecamatan Tondano kabupaten Minahasa pada pemilihan Hukum Tua tahun 2022. Elit lokal yang dimaksud adalah governing elite yaitu elit yang memiliki kekuasaan politik yang berpengaruh dan mampu mempengaruhi pilihan masyarakat sebagai pemilih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dari hasil penelitian tergambar bahwa peran dari elit lokal tersebut dalam mempengaruhi pemilih memang sangat kuat. Elit lokal tersebut bertindak sebagai pelaku pengarah opini, dan memiliki peran untuk mengendalikan dan mempengaruhi masyarakat. Elit lokal menggunakan modal sosial dan kekuasaan yang dimilikinya untuk mendukung dan memenangkan salah satu calon. Kepemilikan modal social ternyata dapat membangun kepercayaan dari masyarakat sehingga setiap tindakan yang dia ambil menjadi panutan bagi masyarakat. Selanjutnya elit lokal memanfaatkan jabatan dan kedudukannya di dalam pemerintahan, sehingga dengan kapasitas kekuasaan yang besar tersebut dia dapat mengendalikan masyarakat tertentu. Dalam halnya pada Pilkades Desa Eris terbukti bahwa dia mampu mempengaruhi dan mengendalikan masyarakat tertentu dalam menentukan pilihan pada Pilkades. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa elit lokal berperan penting dalam Pilkades di Desa Eris tahun 2022. Kata Kunci: Elit Lokal, Hukum Tua, Pilkades ABSTRACT This research examines the role of the local elite in winning one of the Old Law candidates in Eris Village, Tondano District, Minahasa Regency in the 2022 Old Law election. The local elite in question is the governing elite, namely elites who have influential political power and are able to influence people's choices as voters. . This study uses a qualitative method. From the research results it is illustrated that the role of the local elite in influencing voters is indeed very strong. These local elites act as opinion actors, and have a role to control and influence the community. Local elites use their social capital and power to support and win over one of the candidates. Ownership of social capital turns out to be able to build trust from the community so that every action he takes becomes a role model for the community. Furthermore, local elites take advantage of their positions and positions in government, so that with this large capacity of power they can control certain communities. In the case of the Pilkades in Eris Village, it was proven that he was able to influence and control certain people in making choices in the Pilkades. With this, it can be concluded that local elites play an important role in the Pilkades in Eris Village in 2022. Keywords: Local Elite, Old Law, Pilkades
Strategi Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah : (Analisis Strategi Pemenangan Pasangan Frans Manery Dan Muchlis Tapi-Tapi Pada Pilkada Tahun 2020 Di Kabupaten Halmahera Utara) Andries , Jeivelien Edenia; Lapian, Marlien T.; Sondakh, Efvendi R.
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47669

Abstract

Artikel ini mengkaji strategi pemenangan yang dilakukan oleh pasangan Frans Manery dan Muchlis Tapi-Tapi (Fm-Mantap) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Halmahera Utara pada tahun 2020. Dengan menggunakan metode kualitatif penelitian ini fokus mengkaji bagaimana strategi dari pasangan Frans Manery dan Muchlis Tapi-Tapi untuk memenangkan pilkada tahun 2020 di kabupaten Halmahera Utara pada era pandemi covid-19. Temuan penelitian menggambrakan bahwa strategi keberhasilan atau pencapaian dari Tim sukses Frans Maneri dan Muchlis Tapi-Tapi bukan hanya tentang penyusunan strategi kampanye kepada masyarakat tetapi lebih karena kedua orang tersebut adalah bupati d an wakil bupati petahana yang menjabat pada periode sebelumnya. sehingga sudah membangun personal branding terlebih dahulu lewat hasil kinerja periode sebelumnya. Selain itu juga kepemilikan tuim sukses yang kuat juga menjadi faktor penentu kemenangan bagi pasangan ini, disamping metode kampanye yang dilakukan. Faktor lain adalah keadaan pandemi yang terjadi pada saat pilkada 2020 juga dapat secara maksimal dimanfaatkan oleh pasangan ini dalam melakukan kampanye. Kata Kunci: Strategi Pemenangan; Pemilihan Kepala Daerah ABSTRACT This article examines the winning strategy carried out by the Frans Manery and Muchlis Tapi-Tapi (Fm-Mantap) pair in the Regional Head Elections (Pilkada) in North Halmahera Regency in 2020. Using a qualitative method this research focuses on examining how the strategy of the Frans Manery couple and Muchlis Tapi-Tapi for winning the 2020 local elections in North Halmahera district during the Covid-19 pandemic era. The research findings illustrate that the success or achievement strategy of the Frans Maneri and Muchlis Tapi-Tapi Success Team was not only about preparing a campaign strategy for the community but more because the two people were the incumbent regent and deputy regent who served in the previous period. so that you have built personal branding first through the results of the previous period's performance. In addition, the ownership of a strong successful team is also a determining factor for this pair's victory, in addition to the campaign methods carried out. Another factor is that the pandemic situation that occurred during the 2020 local elections can also be optimally utilized by this pair in carrying out the campaign. Keywords: Winning Strategy; Regional Head Election
Peran Indonesia Dalam Menangani Konflik Etnis Rohingya Di Myanmar Dengah, Keisya Nikita; Pati, Agustinus B.; Rengkung, Franky R. D
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47670

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang bagaimana peran Indonesia dalam menangani konflik etnis yang terjadi di Myanmar. Dengan menggunakan metode kualitatif penelitian ini akan melihat apa saja yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam upaya membantu penyelesaian konflik yang terjadi di Myanmar antara etnis Rohingya yang adalah etnis minoritas yang ada di Mayanmar dengan etnis Rakhine yang adalah etnis mayoritas. Dari hasil penelitian tergambar bahwa pemerintah Indonesia telah berupaya melakukan banyak hal dalam membantu penyelesaian konflik yang terjadi di Myanmar khususnya terkait dengan kasus yang di alami oleh Etnis Rohingya. Adapun cara yang dilakukan diantaranya adalah dengan cara musyawarah atau memanfaatkan jalur hubungan diplomatik dengan pemerintah Myanmar, untuk meminta kepada pemerintah Myanmar agar permasalahan ini segera dihentikan. Selain itu, dalam membantu para pengungsi yang berada di Indonesia, Pemerintah Indonesia telah menampung dan memenuhi kebutuhan dasar pengungsi dengan cukup baik walaupun pemerintah Indonesia tidak dapat memberikan status pengungsian karena Indonesia bukan negara yang meratifikasi Konvensi 1951. Memang upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia belum sepenuhnya dapat memenuhi hak-hak dari para pengungsi etnis Rohingya, dan menyelesaikan konflik yang terjadi di Myanmar secara komprehensif. Kata Kunci: Peran; Indonesia; Etnis Rohingya ABSTRACT This article examines the role of Indonesia in dealing with ethnic conflicts that occurred in Myanmar. By using a qualitative research method, this research will look at what the Indonesian government is doing in an effort to help resolve the conflict that occurred in Myanmar between the Rohingya ethnicity who is an ethnic minority in Mayanmar and the ethnic Rakhine who is the majority ethnicity. From the results of the research, it is illustrated that the Indonesian government has tried to do many things to help resolve the conflicts that occurred in Myanmar, especially in relation to the cases experienced by the Rohingya ethnic group. The methods used include deliberations or utilizing diplomatic relations with the Myanmar government, to ask the Myanmar government to stop this problem immediately. In addition, in helping refugees who are in Indonesia, the Government of Indonesia has accommodated and fulfilled the basic needs of refugees quite well even though the Indonesian government cannot grant refugee status because Indonesia is not a country that ratified the 1951 Convention. Indeed, the efforts made by the Indonesian government have not been fully can fulfill the rights of Rohingya ethnic refugees, and comprehensively resolve the conflict that occurred in Myanmar. Keywords: Role; Indonesia; Rohingya ethnicity
Strategi Pemerintah Indonesia Terhadap Perlindungan Masyarakat Keturunan Indonesia Di Mindanao Filipina Selatan Tairas, Joshua Alexander Nelson; Hadiwijoyo, R. M. Suryo Sakti; de Fretes, Christian H.J.
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47672

Abstract

Problematika perbatasan Indonesia - Filipina, yang mengacu pada aktivitas lintas batas, menciptakan permasalahan status kewarganegaraan. Terkhusus kepada Warga Keturunan Indonesia di Mindanao, Filipina Selatan yang berjumlah 8.745 orang (warga Sangihe - Talaud). Bagaimana kemudian strategi pemerintah Indonesia dalam menangani permasalahan perlindungan terhadap Warga Keturunan Indonesia di Mindanao?. Penelitian ini menggunakan welfare state theory sebagai acuan analisis sikap pemerintah Indonesia untuk pengambilan langkah terhadap perlindungan Warga Keturunan Indonesia di Mindanao, penelitian ini juga menggunakan konsep kewarganegaraan dari hukum atau konstitusi negara Indonesia maupun Filipina untuk memudahkan alur pikir dalam melihat permasalahan status kewarganegaraan Warga Keturunan Indonesia di Mindanao. Penelitian ini menjelaskan bagaimana hubungan historiografis antara warga Sangihe - Talaud, dengan warga Mindanao, sebagai dasar pemahaman sumber permasalahan lintas batas dan status kewarganegaraan. Selain itu menjelaskan Joint Commision for Bilateral Cooperation Indonesia-Filipina 2014 yang menjadi momen terciptanya Mandatory Consular Notification dan program Pendaftaran dan Konfirmasi WNI, yang mana kedua instrumen tersebut adalah jalur pemerintah Indonesia untuk menciptakan perlindungan yang sustainable dan masif terhadap Warga Keturunan Indonesia di Filipina. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa, pemerintah Indonesia dengan segala kompetensinya, menciptakan akses terhadap perlindungan Warga Keturunan Indonesia di Mindanao, melalui hasil JCBC Indonesia - Filipina 2014, dan untuk memaksimalkan tugas perlindungan pemerintah Indonesia, maka Warga Keturunan Indonesia perlu mendapatkan status WNI sehingga dapat terhubung dengan segala akses jaminan kesejahteraan sebagai perlindungan. Kata Kunci : Strategi; Perlindungan; Warga Keturunan Indonesia; Perbatasan Indonesia-Filipina ABSTRACT The Indonesia - Philippines border problem, which refers to cross-border activities, creates problems of citizenship status. Especially for Persons of Indonesian Descent in Mindanao, Southern Philippines, included 8,745 people (Sangihe - Talaud). What is the Indonesian government's strategy in dealing with the problem of protecting Persons of Indonesian Descent in Mindanao?. This study uses welfare state theory as a reference for analyzing the strategy of the Indonesian government to take steps towards the protection of Indonesian Descent in Mindanao, this research also uses the citizenship concept, taken from Indonesian and Philippines constitutions, to facilitate understanding in looking at issues of citizenship status of PIDs. This study then explains the historiographical relationship between the Sangihe - Talaud residents, and the Mindanao people, as basis to understanding the sources of cross-border problems and citizenship status. This research also explains the 2014 Joint Commission for Bilateral Cooperation between Indonesia and the Philippines, which became the moment for the creation of the Mandatory Consular Notification and the Pendaftaran dan Konfirmasi WNI Program, both agreement are the Indonesian government's path to create sustainable and massive protection for PID in Philippines. Results of this study reveal that, the Indonesian government with all its power, creates access to the protection of PIDs in Mindanao, through JCBC Indonesia - Philippines 2014, and for maximum protection duties, Indonesian Citizens need to obtain citizenship status as WNI, so they can connected with all access to welfare insurance as protection. Keywords : Strategy; Protection; Citizens of Indonesian Descent; Indonesia-Philippines Border
Partisipasi Politik Pemilih Pemula Dalam Pemilihan Bupati di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2018 Laluraga, Vanda Veronika; Rondonuwu, Arpi Revie; Wilar, Wiesje Fenny; Rengkung, Franky
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk partisipasi politik pemilih pemula dalam pemilihan bupati Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2018, dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula khususnya di Kecamatan Beo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk partisipasi yang dilakukan oleh para pemilih pemula di Kecamatan Beo ialah ikut dalam pemungutan suara (votting), dan kampanye. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa faktor yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula adalah adanya keterbukaan informasi adanya perangsang politik, serta karakteristik calon. Adapun faktor yang menjadi penghambat bagi pemilih pemula dalam berpartisipasi adalah kurangnya pendidikan politik yang mereka dapatkan.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): Januari 2026 Vol. 13 No. 1 (2024): Januari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Januari 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): Oktober 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): April 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Januari 2022 Vol 10, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 10, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 10, No 2 (2021): April 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10, No 4 (2021): Repository Vol 10, No 2 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 2 (2020): April 2020 Vol 9, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 3 (2019): November 2019 Vol 8, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 2 (2019): April 2019 Vol 8, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 3 (2018): November 2018 Vol 7, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 2 (2018): April 2018 Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 5, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 2 (2014): April 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue