cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGY
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN NON FORMAL DI INDONESIA Ruhyanani, Hindama
PEDAGOGY Vol 4 No 1 (2017): JURNAL PEDAGOGY VOL.4 NO.1 JANUARI 2017
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-formal system of Islamic education in Indonesia act to support national education program. However, this education takes place outside the schooling system is established, conducted independently or an important part of broader activities, which deliberately made to serve specific learners in achieving learning goals. Non-formal education is one kind of education in Indonesia. Other types of education is formal education and informal education. Non-formal education can be held by individuals or foundations that have the ability to manage independently
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn TENTANG PENGARUH GLOBALISASI DI LINGKUNGAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS IV SDN KLASEMAN KABUPATEN PROBOLINGGO Widodo, Widodo
PEDAGOGY Vol 4 No 2 (2017): JURNAL PEDAGOGY VOL.4 NO.2 JULI 2017
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk meningkatan hasil belajar PKn tentang pengaruh globalisasi di lingkungan di kelas IV SDN KLasemanI Kecamatan Gending melalui model pembelajaran talking stick. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah PTK yang terdiri dari tiga siklus. Tiap siklus dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, tes, dan angket respon siswa.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PKn tentang pengaruh globalisasi di lingkungan melalui model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Klaseman Kecamatan Gending. Untuk itu diharapkan guru menggunakan model pembelajaran talking stick dalam pembelajaran PKn sehingga siswa lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran dan memperoleh hasil yang maksimal. 
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SD DENGAN POKOK BAHASAN ENERGI Christiani, Erfinia Deca
PEDAGOGY Vol 2 No 2 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.2 JULI 2015
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar IPA SD dengan pokok bahasan energi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan one group pretest and posttest design. Subjek penelitian pada ujicoba I adalah 10 siswa perempuan dan 6 siswa laki-laki pada siswa kelas 4 SD Mutiara Bunda 1 Sidoarjo. Data yang diperoleh melalui pengamatan menunjukkan bahwa keterlaksanaan RPP dalam ujicoba I sesuai yang direncanakan dalam RPP. Hasil belajar siswa pada uji coba I telah mencapai ketuntasan. Hasil perhitungan indeks sensitivitas menunjukkan bahwa semua butir soal sensitif terhadap pengaruh pembelajaran. Berdasarkan fakta-fakta di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing mampu untuk meningkatkan hasil belajar IPA SD pada pokok bahasan energi. 
PENGARUH KUALITAS INPUT, KOMPETENSI GURU, SARANA PRASARANA SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMAN PADA MATA PELAJARAN EKONOMI TAHUN AJARAN 2009/ 2010 DI SITUBONDO Fajariana, Dewi Endah
PEDAGOGY Vol 1 No 1 (2014): JURNAL PEDAGOGY VOL.1 NO.1 JANUARI 2014
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the effect of Input Quality, Teacher Competencies, Infrastructure Facilities for School Student Achievement in Senior High Schools in Situbondo with Learning Motivation as an intervening variable. This research was conducted in Senior High Schools in Situbondo to sample as many as 78 people. Data were collected with a questionnaire instrument and documentation. The data analysis technique used was path analysis. The results can be described briefly as follows: 1) perceived quality of inputs that significantly influence students learning achievement. 2) the competence of teachers is significant effect on student achievement. 3) school infrastructure significant effect on learning achievement. 4) motivation to study no significant effect on learning achievement. 
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI ENERGI LISTRIK DI INDONESIA MELALUI MODEL JIGSAW TIM AHLI PADA SISWA KELAS VI SDN KLASEMAN KECAMATAN GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO Purwati, Siwi
PEDAGOGY Vol 3 No 1 (2016): JURNAL PEDAGOGY VOL.3 NO.1 JANUARI 2016
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Energi Listrik di Indonesia melalui Model Jigsaw Tim Ahli pada siswa kelas VI Semester II SD Negeri Klaseman  Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI SD Negeri Klaseman Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisa didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (74,50%), siklus II (81,0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran Model Jigsaw dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar Siswa SD Negeri Klaseman Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA 
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN GURU TENTANG PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN “KURTILAS” MELALUI PENDAMPINGAN KELAS PADA GURU SASARAN DI KECAMATAN WONOMERTO Suprianto, Suprianto
Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2018): JURNAL PEDAGOGY VOL. 5 NO. 1 JANUARI 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Panca Marga Probolinggo Jalan Yos Sudarso No. 107 Pabean, Dringu- Probolinggo Email: pedagogy@upm.ac.id. Contact person : 085736671746

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Upaya Meningkatkan Pemahaman Guru tentang Penyusunan Perangkat Pembelajaran “Kurtilas” , Melalui Pendampingan  Kelas Pada Guru Sasaran di Kecamatan Wonomerto. Sampel yang dijadikan subyek penelitian adalah guru-guru sasaran “kurtilas” sebanyak 20 guru yang terbagi kelas 1 sebanyak 10 guru, dan kelas 4 sejumlah 10  guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research). Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrmen penyusunan perangkat pembelajaran RPP, ,instrumen pemahaman guru terhadap pembelajaran dan penilaian, serta instrumen pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan APKG. Hasil analisis data penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan penyusunan perangkat pembelajaran secara baik.
SUPERVISI KLINIS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU Sanjaya, Joko Rokhani
Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2018): JURNAL PEDAGOGY VOL. 5 NO. 1 JANUARI 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Panca Marga Probolinggo Jalan Yos Sudarso No. 107 Pabean, Dringu- Probolinggo Email: pedagogy@upm.ac.id. Contact person : 085736671746

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan tuntutan kurikulum, maka guru seyogyanya melaksanakan pembelajaran tematik terpadu, pendekatan saintifik, dan pendekatan ilmiah lainnya. Penerapan pendekatan pembelajaran tersebut membawa implikasi/ perubahan terhadap mindset guru, proses pembelajaran, buku guru, buku siswa, sistem penilaian, program remedial, pengayaan, serta orang tua dan pemangku kepentingan. Kenyataan di lapangan, guru masih banyak menghadapi kesulitan dan ketidakjelasan dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan model pembelajaran Tematik Terpadu. Mereka memerlukan panduan, bimbingan teknis, dan supervise akademik dan supervise klinis yang dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk mengembangan pembelajaran yang kreatif dan inovatif.Sedangkan metode peletitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah atau School Action Research (SAR. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan  Model Supervisi Klinis  dengan  memperhatikan langkah-langkah pembelajaran dengan benar serta dilengkapi dengan lembar kerja dan instrument yang diperlukan  ternyata dapat  meningkatkan aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran  tematik terpadu  pada  siswa kelas I di SDN Banjarsari II  Kecamatan Sumberasih Probolinggo Tahun Pelajaran 2017-2018. (2) Terdapat peningkatan yang cukup signifikan antara pelaksanaan supervisi klinis terhadap kompetensi guru dalam pembelajaran Tematik Terpadu pada  siswa kelas I di SDN Banjarsari II  Kecamatan Sumberasih Probolinggo Tahun Pelajaran 2017-2018. yang ditandai dengan peningkatan capaian  dalam setiap siklus, yaitu siklus I (63,89%) dan siklus II (83,33%).
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMPULKAN ISI TEKS CERITA ANAK DENGAN METODE COOPERATIF TERPADU (CIRC) Hariyani, Mutmainah
Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2018): JURNAL PEDAGOGY VOL. 5 NO. 1 JANUARI 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Panca Marga Probolinggo Jalan Yos Sudarso No. 107 Pabean, Dringu- Probolinggo Email: pedagogy@upm.ac.id. Contact person : 085736671746

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas   atau School Action Research (SAR). Penelitian tindakan memiliki karakteristik-karakteristik yang bersifat partisipatif. Penelitian ini juga bersifat kolaboratif, artinya dilakukan  bersama-sama antara peneliti dan guru mulai dari  proses perencanaan tidakan observasi dan refleksi. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah Meningkatkan Keterampilan Menyimpulkan Isi Teks Cerita Anak dengan Metode Cooperatif  Terpadu (CIRC)  pada Siswa Kelas V SDN Pesisir II ,Kecamatan Sumberasih  Dengan jumlah sampel semua siswa kelas V SDN Pesisir II   sebanyak 28  siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus dengan menggunakan instrument penelitian aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran dan juga instrument hasil pembelajaran yang berupa test kemudian dianalisis sesuai dengan indicator. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan baik aktivitas guru maupun hasil belajar,  tentang Meningkatkan Keterampilan Menyimpulkan Isi Teks Cerita Anak dengan Metode Cooperatif  Terpadu (CIRC)  pada Siswa Kelas V SDN Pesisir II ,Kecamatan Sumberasih
MEMBANGUN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MERESPON ISU-ISU KEWARGANEGARAAN DI ERA INFORMASI MELALUI PEMBELAJARAN CONTROVERSIAL ISSUES Yunita, Sri
Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2018): JURNAL PEDAGOGY VOL. 5 NO. 1 JANUARI 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Panca Marga Probolinggo Jalan Yos Sudarso No. 107 Pabean, Dringu- Probolinggo Email: pedagogy@upm.ac.id. Contact person : 085736671746

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi membawa perubahan dalam segala bidang kehidupan. Kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi di era ini telah mampu mempengaruhi pemikiran dan perilaku masyarakat yang terkadang tidak sejalan dengan nilai-nilai bangsa Indonesia. Tidak adanya batasan masyarakat dalam berkespresi khsususnya di media sosial, membuat siapa saja dengan mudahnya membagi berbagai pemberitaan palsu (hoax) yang tujuan utamanya adalah melakukan ujaran kebencian bahkan memprovokasi kehidupan bangsa Indonesia. Untuk itu dibutuhkan kemampuan untuk menganalisis secara kritis berbagai isu-isu kewarganegaraan sehingga dapat memperkuat kompetensi kewarganegaraan (sikap, pengetahuan dan keterampilan) melalui model pembelajaran controversial issues. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran controversial issues dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam merespon isu-isu kewarganegaraan pada mata kuliah Ilmu Kewarganegaraan pada mahasiswa di Jurusan PPKn Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain factorial 2x2. Adapun instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi serta wawancara. Teknik analisa yang digunakan adalah uji-t dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran controversial issues memiliki kemampuan berpikir kritis lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata kemampuan berpikir kritis, dimana mahasiswa yang belajar dengan menggunakan model CI memiliki nilai 84,67 dan mahasiswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional memiliki rata-rata kemampuan berpikir kritis yakni 80,44.
MEMAHAMI KARAKTER ANAK MENGANTAR SUKSES BELAJAR Astiningsih, Emi
Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2018): JURNAL PEDAGOGY VOL. 5 NO. 1 JANUARI 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Panca Marga Probolinggo Jalan Yos Sudarso No. 107 Pabean, Dringu- Probolinggo Email: pedagogy@upm.ac.id. Contact person : 085736671746

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di antara harta terindah dan tidak ternilai harganya adalah anak. Persepsi tentang anak  masih kelabu dan abu-abu. Sejatinya bila kita mau menata kehidupan yang gemilang maka pilihannya mendidik anak sesuai fitrahnya. Secara fitrah juga setiap orangtua memiliki potensi dasar dalam melindungi untuk tumbuh kembang dengan baik. Hanya saja potensi itu di dapat dari pengalaman yang dialami tanpa adanya kajian refleksi secara ilmiah. Hal ini diperparah tidak adanya universitas jurusan orangtua seperti profesi lain di dunia ini. Lengkaplah penderitaan generasi yang dididik dengan lingkungan yang tidak didasari keilmuan. Padahal Rasul menegaskan, “Man aroda dunya faalai biilmi. Realitas inilah yang memandang penting Parenting. Maknanya dari kata parent artinya orangtua. Maka dari silaturahmi apapun bila kelompok orangtua share bersama tentang permasalahan anak dengan segala dinamikanya. Oleh karena itu sungguh tepat pilihan sekolah yang mendirikan Rumah Parenting di setiap lembaga. Semoga kehadiran Rumah Parenting menjadi pusat informasi tentang permasalahan terkait anak. Bila hal itu terwujud kita termasuk kelompok muttaqin. Kita orang baik berperilku ramah kepada anak. Hakekatnya kita menolong Tuhan, itulah cirri orang muttaqin.