cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGY
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA DOSEN DI UNIVERSITAS PANCA MARGA PROBOLINGGO Nuriyanti, Rofika
PEDAGOGY Vol 2 No 2 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.2 JULI 2015
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan dan motivasi tidak akan tercapai tanpa adanya komitmen yang kuat dan kinerja yang baik dari SDM yang ada di perguruan tinggi. Dalam hal ini, SDM yang paling penting adalah Dosen atau Tenaga pengajar. Dosen harus benar-benar kompeten di bidangnya dan dosen juga harus mampu mengabdi secara optimal. Kinerja dosen yang optimal dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Dua faktor internal yang diduga kuat memberikan pengaruh signifikansi terhadap kinerja dosen adalah motivasi dan gaya kepemimpinan. Faktor eksternalnya adalah lingkungan fisik, non fisik dan peran serta masyarakat.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) sejauh mana kepemimpinan berpengaruh terhadap pencapaian kinerja dosen di Universitas Panca Marga Probolinggo? 2) sejauh mana motivasi berpengaruh terhadap pencapaian kinerja dosen di Universitas Panca Marga Probolinggo? 3) apakah ada pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja dosen di Universitas Panca Marga Probolinggo?. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran empiris yang tepat dan jelas mengenai pengaruh, kepemimpinan dan motivasi terhadap pencapaian kinerja dosen di Universitas Panca Marga Probolinggo.Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat diketahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap pencapaian kinerja dosen di Universitas Panca Marga Probolinggo, sehingga hasil penelitian ini dapat mendukung temuan-temuan dari hasil penelitian sebelumnya.Hasil penelitian yaitu: 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengaruh kepemimpinan terhadap pencapaian kinerja dosen di Universitas Panca Marga Probolinggo. Pengaruh kepemimpinan terhadap pencapaian kinerja dosen berkorelasi tinggi. 2) ada pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap pencapaian kinerja dosen di Universitas Panca Marga Probolinggo. 3) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara pengaruh kepemimpinan dan pengaruh motivasi terhadap pencapaian kinerja dosen. Oleh karena itu Rektor sebagai pimpinan lembaga memberikan pengarahan kepada dosen agar dapat meningkatkan kinerja yaitu mengajar demi tercapainya tujuan pembelajaran.
PENINGKATAN NILAI UJIAN NASIONAL MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN METODE DRILL METHOD Purnomo, Edy
PEDAGOGY Vol 1 No 1 (2014): JURNAL PEDAGOGY VOL.1 NO.1 JANUARI 2014
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buat siswa yang masih belum hafal perkalian dan kurang memahami matematika, rumus-rumus dasar matematika, pastilah anak akan menemui kesulitan. Matematika merupakan mata pelajaran yang bersifat abstrak sehingga dituntut kemampuan guru untuk dapat menggunakan metode yang sesuai dengan tingkat perkembangan mental siswa. Proses pembelajaran kontekstual salah satu proses pembelajaran pilihan yang tepat bagi peneliti untuk membantu siswa dalam belajar matematika dengan harapan dapat memecahkan masalah dan menemukan teori baru terhadap kesulitan-kesulitan yang dialaminya. Drill Method dapat digunakan guru saat melatih siswa menulis, melafalkan huruf, membuat dan menggunakan peralatan, melakukan operasi hitung perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, membaca tanda-tanda/simbol.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI HARGA DIRI SECARA INDIVIDU DENGAN PEMBERIAN TUGAS (RESITASI) PADA SISWA KELAS III SD NEGERI PABEAN KECAMATAN DRINGU Heny, Ginuk Mukti
PEDAGOGY Vol 3 No 1 (2016): JURNAL PEDAGOGY VOL.3 NO.1 JANUARI 2016
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan memahami harga diri secara individu dengan pemberian tugas (resitasi) pada siswa kelas III SDN Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian tindakan Kelas atau School Action Research (SAR). Penelitian tindakan memiliki karakteristik-karakteristik yang bersifat partisipatif. Penelitian ini juga bersifat kolaboratif, artinya dilakukan bersama-sama peneliti guru pengamat mulai dari proses perencanaan tidakan observasi dan refleksi. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah Upaya Meningkatkan Kemampuan Memahami Harga Diri Secara Individu dengan Metode Pemberian Tugas (Resitasi) pada Siswa Kelas III SD Negeri Pabean ,Kecamatan Dringu. Dengan jumlah sampel dalam penelitian ini semua siswa kelas III sebanyak 22 siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus dengan menggunakan instrument kegiatan guru,instrumen kegiatan siswa, serta instrument indicator keberhasilan pencapaian kompetensi hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa,aktivitas kegiatan mengajar guru (peneliti) dan peningkatan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGENAL AKTIVITAS EKONOMI DAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM MELALUI METODE STAD PADA SISWA KELAS IV SDN GENDING II KECAMATAN GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO Djayani, Reswi
PEDAGOGY Vol 3 No 2 (2016): JURNAL PEDAGOGY VOL.3 NO.2 JULI 2016
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian tindakan Kelas  atau School Action Research (SAR). Penelitian tindakan memiliki karakteristik-karakteristik yang bersifat partisipatif. Penelitian ini juga bersifat kolaboratif, artinya dilakukan  bersama-sama peneliti guru pengamat mulai dari  proses perencanaan tidakan observasi dan refleksi. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat  dengan Metode Demonstrasi dan Media Mistar Bilangan pada Siswa Kelas IV SDN Gending II, Probolinggo. Dengan jumlah sampel dalam penelitian ini semua siswa kelas IV sebanyak 27  siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus dengan menggunakan instrument kegiatan guru,instrumen kegiatan siswa, serta instrument indikator keberhasilan pencapaian kompetensi hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa,aktivitas kegiatan mengajar guru (peneliti) dan peningkatan hasil belajar siswa
PERAN KEDISIPLINAN GURU TERHADAP KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK DI SMP TAMAN DEWASA KOTA PROBOLINGGO Sriwijayanti, Ribut Prastiwi
PEDAGOGY Vol 1 No 2 (2014): JURNAL PEDAGOGY VOL.1 NO.2 JULI 2014
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut : (1) Untuk mengetahui kedisiplinan guru dalam peranan kedisiplinan guru terhadap karakteristik peserta didik di SMP Taman Dewasa Kota Probolinggo. (2) Untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam pengembangan peranan kedisiplinan guru terhadap karakteristik peserta didik di SMP Taman Dewasa Kota Probolinggo (3) Untuk mengetahui cara mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam peranan kedisiplinan guru terhadap karakteristik peserta didik di Taman Dewasa Kota Probolinggo. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Dari hasil penelitian yang dihasilkan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1) Guru kurang berkomitmen terhadap tugas yang diterimanya, (2) Kurangnya kesadaran seorang guru dalam bertingkah laku di lingkungan sekolah, (3) Ada beberapa guru yang masih belum memahami kewajiban sebagai guru, (4) Ada sebagian guru pada jam pelajaran dimulai main hp di kelas (5) Kurang menghargai waktu, misalnya datang ke sekolah setelah bel tanda masuk berbunyi. Sehubungan dengan hal tersebut, maka untuk menumbuhkan sikap kedisiplinan pada diri sendiri, dapat dilakukan melalui evaluasi diri (sel evaluation) dalam berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan hasil temuan di atas dapat peneliti sarankan kepada lembaga terkait supaya melaksanakan monitoring dan supervisi tentang peranan kedisiplinan guru sebagai pendidik dalam pembentukan karakteristik peserta didik agar menjadi manusia yang lebih baik
PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI KELAS II SEKOLAH DASAR Christiani, Erfinia Deca
PEDAGOGY Vol 2 No 1 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.1 JANUARI 2015
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil observasi penelitian di kelas II SDN Margorejo 4/406 Surabaya, ditemukan permasalahan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam penulisan ejaan dan kurang terampil dalam menuliskan ide dan gagasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran menulis deskripsi melalui penggunaan media puzzle, mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis deskripsi melalui penggunaan media puzzle, dan mendeskripsikan kendala-kendala dalam pelaksanaan pembelajaran  menulis deskripsi melalui penggunaan media puzzle serta cara mengatasinya. Penelitian ini dirancang dengan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa, catatan lapangan dan lembar tes hasil belajar siswa. Hasil observasi aktivitas guru siklus I diperoleh nilai 69,97 sedangkan pada siklus II sebesar 93,3. Selain itu aktivitas siswa, pada siklus I diperoleh nilai 72,54 sedangkan pada siklus II sebesar 94,19. Adapun ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 65% sedangkan pada siklus II mencapai 95%. Kendala-kendala yang dihadapi pada pengelolaan kelas dan hal tersebut dapat diatasi dengan baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media puzzle dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi kelas II SDN Margorejo 4/406 Surabaya. 
REVITALISASI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOGRAFI Pratama, Hendra
PEDAGOGY Vol 4 No 1 (2017): JURNAL PEDAGOGY VOL.4 NO.1 JANUARI 2017
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan bahan ajar merupakan bagian integral dari pengembangan kurikulum dan pengembangan sistem pembelajaran. Pengembangan bahan ajar merupakan pendekatan sistematik dalam merancang, mengevaluasi, memanfaatkan keterhubungan fakta, konsep, prinsip, atau teori yang terkandung dalam mata pada pokok bahasan dengan mengacu pada tujuan. Melalui bahan ajar, pengajar dengan sendirinya akan mempelajari pengajaranya secara mendalam. Pengajar dapat menjadikan bahan ajar sebagai sarana untuk menyatakan harapan- harapanya di dalam pengajaran. Peserta didik juga lebih tertarik untuk mempelajari bahan pembelajaran karena bahan ajarnya telah disusun dengan teratur. Tersedianya bahan ajar memungkinkan peserta didik mengurangi aktivitas mencatat sehingga ia dapat lebih banyak waktu untuk memahami suatu pembelajaran. Bahan ajar juga memungkinkan peserta didik untuk mendiskusikan lebih lanjut materi pengajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENJAWAB DAN MENGAJUKAN PERTANYAAN TENTANG ISI TEKS AGAK PANJANG MELALUI MODEL COOPERATIVE TERPADU MEMBACA DAN MENULIS DI KELAS III SDN BANJARSARI I SUMBERASIH Wahyuningsih, Wahyuningsih
PEDAGOGY Vol 4 No 2 (2017): JURNAL PEDAGOGY VOL.4 NO.2 JULI 2017
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian tindakan  Kelas  atau School Action Research (SAR).Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menjawab dan mengajukan pertanyaan tentang isi teks agak panjang dengan model cooperatif terpadu membaca dan menulis (CIRC) di Kelas III SDN Banjarsari I ,Kecamatan Sumberasih ,dengan jumlah sampel semua siswa kelas III sebanyak 19  siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus dengan menggunakan instrument kegiatan guru,instrumen kegiatan siswa, serta instrument indicator keberhasilan pencapaian kompetensi hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa,aktivitas kegiatan mengajar guru (peneliti) dan peningkatan hasil belajar siswa 
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES IPA SISWA KELAS V SDN MALASAN WETAN 1 KABUPATEN PROBOLINGGO Kasdriyanto, Didit Yulian
PEDAGOGY Vol 2 No 2 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.2 JULI 2015
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh PBM terhadap Keterampilan Proses IPA siswa Kelas V SDN Malasan Wetan 1 Probolinggo. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan kelas perlakuan PBM sebagai kelas eksperimen dan kelas konvensional sebagai kelas kontrol. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data melalui lembar Observasi dan tes soal uraian untuk keterampilan proses IPA. Analisis penelitian menggunakan uji Anakova (Analisis Kovarian) yaitu pre tes sebagai kovariat. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut: (1) Ada pengaruh PBM terhadap keterampilan proses IPA antara kelas yang menggunakan PBM dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas V SDN Malasan Wetan 1 Probolinggo, terlihat dari nilai rata-rata kelas PBM dari 58 menjadi 76 atau meningkat sebesar 18, sedangkan pada kelas konvensional perbedaan tidak terlalu signifikan yaitu dari nilai rata-rata 55 menjadi 66 atau meningkat sebesar 11
A CONTRASTIVE ANALYSIS BETWEEN ENGLISH AND INDONESIAN PREPOSITIONS Yatiningrum, Agung
PEDAGOGY Vol 1 No 1 (2014): JURNAL PEDAGOGY VOL.1 NO.1 JANUARI 2014
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research studies about English and Indonesian prepositions. The aims of the research are to find the similarities and differences between English and Indonesian prepositions. The data are analyzed using contrastive analysis. In analyzing the data contrastive analysis is employed to find the similarities between English and Indonesian prepositions and to find the differences between English and Indonesian prepositions. The result of the study shows that there are four similarities between English and Indonesian prepositions: (1) Based on the meaning, to indicate the name of city, country, province and place the English prepositional meaning place on, in, and at are similar with Indonesian prepositional meaning place di. (2) Based on the meaning, the English prepositional meaning place above and over are similar with Indonesian prepositional meaning place di atas to indicate the place that higher than a point. (3) Based on The Meaning, the English prepositional meaning place under, underneath, beneath and below are similar with Indonesian prepositional meaning place di bawah to indicate the place that lower than a point. (4) Based on the meaning, the English prepositional meaning place between and among are similar with Indonesian prepositional meaning place di antara to indicate the place on side of a person or thing that has two sides. There are four differences between English and Indonesian prepositional meaning place. (1) Based on the meaning, to indicate the place, Indonesian prepositional meaning place use di while English prepositional meaning place use in, on, and at. (2) Based on the meaning, the use of English prepositional meaning place above and over are different from Indonesian prepositional meaning place di atas to indicate the place that higher than a point. (3) Based on the meaning, the use of English prepositional meaning place under,underneath, beneath and below are different from the Indonesian prepositional meaning place di bawah to indicate the place that lower than a point. (4) Based on the meaning, the use of English prepositional meaning place between and among are different from Indonesian prepositional meaning place di antara to indicate the place on side of a person or thing that has two sides.