cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Front Cover Issue Vol. 6 No. 1 Agrikan Uma Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.6.1.i-iii

Abstract

Komposisi makanan dalam lambung teripang Anita Padang; Erika Lukman; Madehusen Sangadji
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.2.26-30

Abstract

Teripang merupakan salah satu kelas dari filum Echinodermata, dimana tubuh teripang bertekstur lunak, berdaging, berbentuk silindris memanjang seperti ketimun sehingga hewan ini sering disebut ketimun laut. Teripang merupakan organisme bentos yang cara makannya deposit feeding yaitu mengkonsumsi makanan yang tersimpan atau terdeposit dalam sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis makanan dalam lambung teripang sehingga dapat diaplikasikan dalam usaha pemeliharaan teripang. Penelitian dilakukan dengan mengkoleksi sampel teripang secara bebas pada perairan intertidal Desa Suli pada bulan Maret 2014, kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi jenis makanan dalam lambung teripang pada laboratorium biologi Universitas Darussalam Ambon pada bulan April 2014. Hasil penelitian terhadap 26 ekor teripang yang terdiri dari 6 jenis yaitu Holothuria scabra, Holothuria atra, Holothuria nobilis, Holothuria axiologa, Bohadschia marmorata dan Bohadcshia graeffei, ditemukan adanya komposisi makanan dalam lambung teripang yaitu fitoplankton dan zooplankton. Komposisi terbesar dalam lambung teripang adalah fitoplankton kelas Diatom/Baccilariophyceae sebesar 56% yang terdiri dari 23 genus.
Study of the Behavior of Fish Caught with Sero Through Echofishfinder Observation in the Waters of the Tallo River Makassar Ibnu Malkan Hasbi; Jumrawati Jumrawati; Husni Angraeni
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.464-469

Abstract

The study of fish behavior with echofishfinder observations was carried out to determine the composition of the catch, economic size of the catch and oceanographic parameters of the behavior of fish caught through echofishfiner observations in the Tallo river. This research was carried out in July-October 2020 at five fishing gear points. sero. The research method used is an experimental method which aims to investigate the possibility of a causal relationship by controlling and controlling. Data collection is obtained from the catch of sero fishing gear from fishermen then the catch is separated based on 3 types of catch, namely main, secondary and waste. Research results show that. The data analysis used in this study is the composition of the economic catch and the Tss test for oceanographic parameters. The results showed that the movement of fish was dominated by small fish groups that came schooling and alone (Solitary). The main types of catch are baronang fish (Siagnus Sp), bycatch, namely tembang fish (sardinella), and puffer fish (Diodotinidae). The measured oceanographic parameters were temperature, current velocity, and chlorophyll-a from several parameters that were closest to the total main catch, namely the chlorophyll a parameter.
Model Matematika Pertumbuhan Udang Vanami (Litopenaeus vannamei) dengan Pengaruh Pemanenan Parsial sebagai Dasar Penetapan Waktu Pemanenan Alfan, Aris; Resmi, Fitroh; Ifandi, Slamet
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.75-82

Abstract

Pemanenan parsial pada budidaya udang vaname telah banyak dipraktikkan oleh para petani. Pemanenan parsial telah terbukti secara praktis dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan dengan pemanenan tunggal. Namun untuk menentukan waktu pemanenan parsial, para petani masih menggunakan perkiraan atau kebiasaan. Melalui penelitian ini akan dibuat suatu model pertumbuhan biomassa nonlinier dari budidaya udang vanami yang selanjutnya dapat digunakan untuk memprediksi waktu pemanenan yang menghasilkan biomassa maksimal. Dalam artikel ini digunakan data sekunder yang diolah menggunakan software MAPLE. Menggunakan persamaan pertumbuhan Von Bertalanffy, penelitian ini menunjukkan bahwa pemanan parsial mampu menunjukkan hasil 78% lebih banyak dibandingkan dengan sistem pemanenan tunggal. Model pertumbuhan biomassa yang telah dikonstruksi dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu A, M, L, W_, k, t_0
Analisis kegiatan usahatani budidaya rumput laut (Eucheuma cottonii) di Kota Tual Provinsi Maluku Syahibul Kahfi Hamid; Haryati La Kamisi
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.1.37-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1). Mengetahui tingkat rata-rata pendapatan petani budidaya rumput laut (Eucheuma cottonii) di kota Tual; 2). Mengetahui tingkat efisiensi usahatani budidaya rumput laut (Euchema cottonii) di kota Tual; 3). Mengetahui titik impas (BEP) dari usahatani budidaya rumput laut (Eucheuma cottonii) di kota Tual; 4). Mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menutupi investasi yang ditanamkan pada usahatani budidaya (Eucheuma cottonii) di kota Tual. Metode analisis yang digunakan adalah; 1). Analisis Biaya, Penerimaan, dan Pendapatan Usahatani Rumput Laut; 2). Analisis Tingkat Efisiensi; 3). Nilai break event point (BEP) dan 4). Analisis Payback Period.  Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat efisiensi usaha rumput laut dalam satu musim dengan analisis R/C rasio sebesar 1,20, hal ini berarti usaha tersebut dikatakan efisien dan menguntungkan karena nilai R/C rasio lebih besar dari 1.  Analisis titik impas (BEP) usaha rumput laut dalam satu musim di dapat BEP volume produksi sebesar 644 kg, dan BEP harga produksi sebesar Rp. 5.289.  Hal ini berarti bahwa selama petani memproduksi diatas 644 kg dan menjual rumput laut dengan harga diatas Rp 5.289 tiap Kg, maka petani tersebut akan mengalami keuntungan. Hasil perhitungan payback period menunjukan bahwa waktu yang diperlukan untuk pengembalian investasi adalah selama 5 tahun, 1 bulan dan 17 hari.
The Green Campus Concept using UI GreenMetric for Sports Center Facilities of Universitas Papua Manokwari Marsudi, Marsudi; Partino, H.R.; Nugroho, Bambang; Mabui, D. S.; Bawole, Roni; Raharjo, Syafrudin; Sineri, Anton; Supriyantono, Andoyo
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.216-231

Abstract

The present study aims to assess the impact of the green campus score indicator on the development of sports infrastructure at Universitas Papua, Manokwari. The assessment method for implementing a green campus using UI GreenMetric as the criteria met the specified score standard. The analysis findings indicated that the implementation is adequate, following the green campus indicator analysis on the UNIPA Campus's sports center infrastructure. There are only a few indicators that need to be improved in constructing a sports center, such as managing and monitoring development implementation, the use of environmentally friendly tools, managing and monitoring the impacts caused by development activities, and the campus providing regular budgets. In addition, other indicators are thought to have been well field implemented. Based on these findings, a strategy for environmental structuring and green campus infrastructure is required for the UNIPA campus sports center infrastructure. The strategy emphasizes the importance of paying attention to potential threats that may arise as a result of construction, such as environmental damage, the emergence of new residential clusters that do not follow the UNIPA campus, and the emergence of new residential clusters that do not follow the UNIPA campus
Karakteristik habitat kepiting bakau (Scylla spp) di perairan pantai Desa Todowongi Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat Rugaya Serosero
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 4, No 1 (2011)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.4.1.69-73

Abstract

Penelitian yang dilakukan di perairan pantai Desa Todowongi ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik habitat kepiting bakau dengan menentukan tekstur substrat dan mengetahui kualitas perairan yang menjadi habitat kepiting bakau serta makanan alami khususnya makrozoobentos di daerah hutan mangrove Desa Todowongi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur substrat adalah lempung berlumpur. Parameter lingkungan seperti suhu, salinitas dan pH air berada pada kondisi yang layak bagi kehidupan kepiting bakau. Makanan alami khususnya makrozoobentos yang ditemukan terdiri atas 10 jenis dengan kepadatan tertinggi pada jenis Turricula javana dan Tereblaria palustris (2,467 ind/m2)), keanekaragamannya tergolong rendah dan tidak ada jenis yang mendominasi.
The Aplication Effect Of Liquid Fertilizer to Maja Fruit fermentation and NUPOC with Hydroponic Styrofoam Method (Floating Raft) to the Ipomoea aquatica Plant Growth Laili, Saimul
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 15, No 1 (2022): SI: The Turning Point
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.15.1.50-56

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of liquid organic fertilizer fermented by maja fruit and NUPOC on the growth of water spinach plants and to determine the effective concentration affecting the growth of water spinach plants (Ipomoea aquatica). This research was carried out by CV. Javacola which is located on Jalan Joyo Suryo Lowokwaru Malang, during October to December 2021. Using the Experimental Randomized Block Design (RAK) method. In each nutrient, there were 9 treatments and 5 replications, with treatment concentrations of 5 ml/liter, 10 ml/liter, 15 ml/liter and 20 ml/liter. Data analysis used the one-way ANOVA test and if there was a significant difference, it was continued with the 5% BNT test. The results showed that the treatment that had the highest effect on plant height, number of leaves, root length, number of roots, wet weight and dry weight was P1A4 treatment (Maja fruit fermentation 20 ml/liter), while the NUPOC treatment had a high effect on growth, namely in the P2A3 treatment (NUPOC 15ml/liter). Existing limiting factors such as temperature, humidity, light intensity and soil pH are still within the range of water spinach plant growing requirements.
Analisis kualitas air ekosistem mangrove di estuari Perancak, Bali Susiana Susiana
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.1.42-49

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air mangrove alami dan rehabilitasi, meliputi DO, salinitas, suhu, pH, nitrat, dan ammonia serta fraksi sedimen. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Maret 2011 bertempat di estuari Perancak, Bali. Data dianalisis di Balai Riset Observasi Kelautan (BROK) Jembrana, Bali. Pengukuran kualitas air dan fraksi sedimen dibagi kedalam 4 (empat) sub-lokasi pada masing-masing lokasi. Masing-masing sub-lokasi mewakili kondisi dan karakter lingkunga, yakni dekat muara, pertengahan dan jauh dari muara. Pengukuran dilakukan insitu dan laboratorium. Kualitas air dan fraksi sedimen masing-masing zona di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas perairan pada daerah mangrove alami memiliki kisaran yang luas (DO antara 1,75-3,54 mg/l, suhu antara 29,08-30,50oC, salinitas antara 20,16-38,27‰, pH antara 7,99-8,13, NO3 antara 0,1391-0,4037 mg/l serta NH4 antara 0,0539-0,1423 mg/l) dibanding pada daerah mangrove rehabilitasi dengan kisaran kualitas air sempit (DO antara 1,85-2,20 mg/l, suhu antara 29,01-29,41oC, salinitas antara 17,41-22,87 ‰, pH antara 7,86-7,97, NO3 antara 0,1590-0,2693 mg/l dan NH4 antara 0,0857-0,0947 mg/l). Fraksi sedimen pada daerah mangrove rehabilitasi komponen pasir dan liat dalam porsi yang relatif kecil dibanding dengan daerah mangrove alami. Selain itu, komposisi fraksi sedimen pada mangrove alami cenderung lebih stabil dibanding mangrove rehabilitasi cenderung fluktuatif. Perbedaan kualitas air dan fraksi sedimen diduga kuat memperngaruhi struktur dan komposisi mangrove, gastropoda dan bivalvia yang ada di lokasi tersebut. Selain itu, perbedaan tersebut terkait erat dengan kestabilan ekosistem dan keberadaan muara sungai yang diduga turut berpengaruh terhadap kondisi tersebut.
Analisis Kesediaan Membayar (WTP) Program Pengelolaan Sampah Dan Pelestarian Waduk Cirata – Jawa Barat Widiastuti, Maria Maghdalena Diana
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6 (2013): Edisi Khusus Akhir Tahun 2013
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.6.0.73-81

Abstract

Sebagai sumber daya buatan, waduk termasuk dalam Common Pool Resources dimana ciri-ciri seperti multistakeholder, open access, kurangnya pengaturan kelembagaan dan free rider banyak ditemui di waduk Cirata. Hal ini mengakibatkan pemakaian berlebihan yang akhirnya menimbulkan eskternalitas. Eksternalitas waduk ditandai dengan kualitas air yang semakin memburuk, tingkat sedimentasi yang tinggi, dan terjadinya konflik kepentingan antar multistakeholder. Akibat eksternalitas antara lain kematian ikan secara massal di sejumlah usaha budidaya keramba jarring apung, korosivitas alat pembangkit, kerugian PLTA karena berkurangnya umur layan waduk, biaya operasional yang tinggi, dan berkurangnya keuntungan di bidang perikanan maupun produksi listrik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesediaan membayar masyarakat di sekitar waduk untuk turut berkontribusi dalam program penanggulangan sampah dan pelestarian waduk. Metode yang digunakan adalah Contingent Valution Method dengan menggunakan alat analisis Willingness to Pay (WTP). Mean WTP untuk  rumah tangga perikanan sebesar 25000 rupiah/bulan dan rumah tangga masyarakat yang tinggal di sekitar waduk sebesar 6000 rupiah/bulan. Variabel yang berpengaruh nyata terhadap nilai WTP rumah tangga perikanan yaitu umur dan tanggapan kualitas lingkungan, sedangkan untuk rumah tangga non perikanan yaitu sex, jumlah anggota rumah tangga, umur, pendidikan, pekerjaan, jarak rumah dan tagngapan terhadap kualitas lingkungan. Biaya investasi lingkungan yang diperoleh per-tahun sebesar 195 juta rupiah yang merupakan kesanggupan masyarakat di sekitar waduk untuk berkontribusi dalam program pelestarian waduk.