cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Making Probiotic Drinks Based Bogor Pineapple Skin Using Lactobacillus casei with Different Fermentation Time Rahayu, Weny; Albaar, Nurjanna; Saleh, Erna Rusliana Muhamad
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.172-183

Abstract

Probiotic drink is a functional food that contains probiotic bacteria and can improve digestive health. This study aims to determine the best fermentation time to obtain pineapple skin probiotic drinks and to determine the effect of fermentation time on the chemical, microbiological and organoleptic characteristics of pineapple skin probiotic drinks. This research method used a simple one-factor Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments and 3 replications so as to obtain 15 experimental units. The treatment consisted of 5 treatments, namely the duration of fermentation 24 hours, 48 hours, 72 hours, 96 hours, 120 hours. Parameters observed include chemical and microbiological properties, namely pH, vitamin C, ash content, lactic acid, total lactic acid bacteria, while for organoleptic properties include aroma, color and taste. Making a probiotic drink based on bogor pineapple skin using lactobacillus casei with different fermentation times has a significant effect on the parameters of pH, lactic acid, total lactic acid bacteria and has a significant effect on color organoleptic parameters. While the parameters of vitamin C, ash content, aroma and taste did not have a significant effect. Making a probiotic drink based on bogor pineapple skin using lactobacillus casei with different fermentation times, the best is in the 24-hour fermentation treatment (P1).
Pengelolaan Aspek Lingkungan Sumberdya Pesisir Berbasis Sosial Ekonomi Masyarakat Drakel, Arman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.19-26

Abstract

Pengelolaan lingkungan sumberdaya pesisir yang berhubungan langsung dengan manusia atau makhluk hidup lain yang ada di wilayah pesisir. Sebab interaksi manusia atau makhluk hiduo lain ditinjau dari aspek daya guna lingkungan sumberdya pesisir dari berbagai aspek manfaatnya di peruntukan untuk kelangsungan hidup baik aspek ekologis, ekonomi dan social masyarakat yang mendiami wilayah pesisir. Karena pengelolaan sumberdaya pesisir dengan karakteristik ekologi yang memiliki keanekaragaman jenis dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan sumberdaya yang ada dan dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, akan mengurangi resiko ekologi antar kepentngan manusia pemanfaatan sumberdaya pesisir dengan karakteristik wilayah yang ada tetap berlangsung, akan menguras kenaekaragaman sumberdaya yang ada baik aspek ekologi, ekosistem dan social budaya danekonomi.
MOTIVATION TO SEA AMONG YOUTH (Case Study of Millennial Youth in the North Galesong Coastal Community, Takalar Regency) Lambe, Kristian Hoegh Pride; Radjab, Mansyur; Hasbi, Hasbi; Sabiq, Muhammad
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.365-369

Abstract

This study examines the motivation to go to sea among youth, North Galesong. The research method used is a qualitative case study type. Sources of data in this study are divided into two kinds of categories, namely primary and secondary sources. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The results showed that the motivation of youth to become fishermen comes from intrinsic motivation and extrinsic motivation. Intrinsic motivation is obtained from within the individual with conscious considerations such as an understanding of the economic potential of their area, an understanding of technology and an understanding of fishing skills. While the external motivation is obtained from outside the youth, such as the pressure to fulfill economic needs, support and even coercion from the family
Front Cover Issue Vol. 8 No. 1 Agrikan Umar Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.1.-

Abstract

Strategi pengembangan agribisnis holtikutura pada Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) Ekaria, Ekaria
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.10.2.17-21

Abstract

Lembaga mandiri yang mengakar di masyarakat (LM3) adalah lembaga yang tumbuh di tengah masyarakat dan telah berperan dalam pembinaan dan pengembangan sosial ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi LM3 dan merumuskan strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan oleh LM3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, sedangkan analisis yang digunakan dalam menentukan strategi adalah dengan analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh: 1) faktor-faktor eksternal yang merupakan peluang adalah tersedianya sarana transportasi untuk pemasaran, informasi pasar, tersediannya dana pengembangan LM3 dari Kementrian Pertanian RI, adanya kemitraan dengan instansi, sedankan ancaman yaitu banyannya produk holtikultura yang didatngkan dari luar daerah merupakan ancaman bagi LM3 dan adanya persaingan harga. 2) Faktor-faktor internal yang merupakan kekuatan adalah LM3 memiliki modal yang cukup, ketersedian lahan pertanian, tenaga kerja yang trampil, produk/panen yang stabil, sedangkan kelamahan yaitu penguasaan teknologi di LM3 masih rendah merupakan kelamahan LM3, sulitnya pengadaan bibit yang besertifikat/berkualitas, dan kurangnya ketersediaan pupuk. 3) Perencanaan strategis yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan produktivitas panen, melakukan penjadwalan sistem tanam dan bekerjasama dengan Dinas Pertanian dalam melakukan kegiatan pengembangan dan pelatihan sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.
Pengaruh trust in a brand terhadap brand loyalty pada konsumen air minum Aqua di Kota Ambon Hamka Hamka
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.3.2.39-46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari secara empirik pengaruh dari variabel trust in a brand yang meliputi brand characteristic, company characteristic, dan consumer - brand characteristic terhadap brand loyalty. Merek yang diteliti adalah merek air minum Aqua, yang respondennya diambil dari para pengguna air minum Aqua yang ada di Kota Ambon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama dan parsial variabel trust in a brand berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty. Pengaruh variabel trust in a brand terhadap brand loyalty adalah sebesar 0,971 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Sebaliknya, secara parsial pengaruh variabel trust in a brand adalah sebagai berikut. Pertama brand characteristic berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty dengan koefisien beta sebesar 0,668 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000, di mana brand characteristic berpengaruh dominan terhadap brand loyalty. Company characteristic mempunyai pengaruh signifikan terhadap brand loyalty dengan koefisien beta sebesar 0,224 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Consumer - brand characteristic juga berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty dengan koefisien beta sebesar 0,165 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Dalam upaya meningkatkan loyalitas merek, pihak perusahaan harus senantiasa meningkatkan dan mempertahankan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Brand characteristik sebagai salah satu variabel yang berpengaruh dominan harus tetap dapat dikendalikan secara langsung oleh perusahaan.
Keterkaitan parameter fisik-kimia perairan dengan kelimpahan jenis ikan demersal di Sungai Maro pada fase bulan berbeda musim peralihan I Maturbongs, Modesta Ranny; Elviana, Sisca; Rani, Chair; Burhanuddin, Andi Iqbal
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.1.162-172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kelimpahan ikan demersal yang tertangkap di perairan Sungai Maro serta mengetahui keragaman dan keseragaman ikan  pada fasa bulan yang berbeda (new moon dan full moon) pada musim peralihan I. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2019 di Sungai Maro. Sebanyak 98 ekor yang tertangkap yang terbagi pada fase bulan gelap sebanyak 45 ekor dan 53 ekor diperoleh pada fase bulan terang dengan menggunakan jaring insang percobaan dari berbagai ukuran mata jaring. Dari hasil tangkapan diperoleh 14 spesies ikan dari 14 genus terkoleksi. Keanekaragaman jenis ikan demersal pada fase bulan gelap dan terang termasuk dalam kategori rendah. Tingkat keseragaman jenis pada fase bulan gelap termasuk dalam kategori tidak merata, pada fase bulan terang termasuk kategori kurang seragam. Hasil CCA menunjukkan parameter fisik-kimia perairan  berpengaruh terhadap sebaran ikan demersal pada stasiun dan fase bulan yang berbeda.
Analisis potensi perikanan pelagis kecil di Kota Ternate Aisyah Bafagih
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.1.87-94

Abstract

Potensi sumberdaya perikanan tangkap di kota ternate merupakan komoditi unggulan bagi masyarakat nelayan, karena komoditi ini memiliki mekanisme pemasaran langsung, efekif dan efisien ke wilayah sekitarnya, yang tentunya memberikan keuntungan yang cukup besar. Hal ini akan memberikan manfaat sosial dan ekonomi kepada masyarakat secara keseluruhan, dan yang lebih penting untuk masyarakat nelayan sehingga tercapainya keadilan (equity), pertumbuhan (growth) dan keberlanjutan (sustainability.)Tujuan penelitian untuk mengkaji tingkat potensi sumberdaya perikanan tangkap, khususnya ikan pelagis kecil di kota Ternate yang dihubungkan dengan faktor-faktor teknis untuk mengetahui potensi lestari. Alat tangkap yang digunakan mempunyai pengaruh terhadap dampak dari potensi yang dimiliki dan faktor pendukung terhadap hasil produksi yang dicapai. Nilai MSY yang diperoleh dari analisis dengan model Schaefer terhadap upaya tangkap (effort) dan hasil tangkapan (catch) menunjukan penagngkapan lestari sebesar 10.999.564 ton/tahun dengan upaya penangkapan sebesar 11.150,173 unit alat tangkap. Faktor teknis produksi dari perhitungan regresi untuk alat tangkap Pole and Line (huhate) dan Purse Seine (pajeko) menunjukan hasil tangkapan sangat berpengaruh terhadap jumlah tenaga kerja, hari operasi penangkapan, jumlah bahan bakar serta kapasitas ukuran kapal.
Management of Fisheries and Marine Resources in Improving the Welfare and Empowerment of Coastal Communities (A Case Study at Desa Seri Kec. Nusaniwe Ambon City) Soselisa, Hobarth Williams
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.108-115

Abstract

The author argues yhat management of fisheries and marine resources to day is more on ecological and economic goals than indirect use value, while direct use value is often used regardless of is sustainability. So far, direct benefits for improving the welfare of coastal communitiies have only been limited to a local scale with limited equipment. This condition is the responsibility of all parties, including policy makers, in increasing the economic value of fisheries and marine resources. This type of research is descriptive qualitative. Obervation data collection methods, indepth interviews, FGD and documentation studies. Data were collected from informants, government (Camat, Raja Nusaniwe), people who carry aut activities to maintain and preserve coastal and marine ecosystems that are in critical condition such as coral reefs,  seagrass beds, estuaries and mangrove forests. The economic value of fisheries and marine resources can be increased by managing them sustainably.  To increase the useful value of these resources, various efforts are made with the right methods, so that the management of fisheries and marine resources can be optimized for the welfare of coastal communities.The result of this study indicate that the result of fisheries and marine resourece management efforts are still felt by people who are far from coastal areas. Meaning that entrepreneurs and middlemen who have tasted the results of fishery and marine resources have been strived for by coastal communities. That efforts to improve the welfare of the peisir people also depend on the management of fisheries and marine resources, which means that if fisheries and marine resources are not conserved, there will be massive exploitation by foreign ships and fish companies that are only looking for profit.
Length-weight relationship of Threadfin Bream (Nemipterus sp.) in Village Malang Rapat Waters, Bintan Regency, Riau Island Rapita, Rapita; Susiana, Susiana; Rochmady, Rochmady
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.449-453

Abstract

Village Malang Rapat waters are have the potential and habitat of kurisi fish resources (Nemipterus sp.). The research was to determine the length-weight relationship of kurisi fish (Nemipterus sp.) in Village Malang Rapat. Sampling of kurisi fish (Nemipterus sp.) in two months (October-November 2020) is taken once a week based on fishing grounds and habitat. Length-weight relationship of female and male kurisi fish (Nemipterus sp.) were y = 1,1568x2,0659 and y = 1,2123x1,8971 respectively, based on this value show that female and male kurisi fish (Nemipterus sp.) in Village Malang Rapat waters have negative allometric growth patterns (b < 3).