cover
Contact Name
irfai fathurohman
Contact Email
irfai.fathurohman@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kredo@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra
ISSN : 25983202     EISSN : 2599316X     DOI : -
Jurnal ilmiah "Kredo" merupakan jurnal ilmiah bahasa dan sastra, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun, yakni pada tiap bulan Oktober dan April.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
PEMETAAN MATERI SASTRA DALAM BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Miftakhul Huda; Uswatun Khasanah; Vitria Indriyani Setyaningsih
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.5900

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan pemetaan materi sastra dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian ini kualitatif. Hal tersebut digunakan untuk memecahkan masalah yang ada berdasarkan data-data yang sudah diperoleh, dideskripsikan, dianalisis, dan disimpulkan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa materi-materi sastra yang terdapat dalam pelajaran sastra dan kesesuaian atau kompoleksitas materi-materi sastra pelajaran pada buku teks Bahasa Indonesia jenjang SMP. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku teks Bahasa Indonesia jenjang SMP diterbitkan oleh Kemendikbud edisi revisi 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Dalam Penelitian ini digunakan teknik analisis interaktif kualitatif, terdapat beberapa tahapan, yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan kesimpulan, serta verifikasi. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa materi sastra dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama kelas VII terdiri dari cerita fantasi, puisi rakyat, dan fabel. Kelas VIII terdiri dari puisi, cerita pendek, drama, dan fiksi. Kelas IX terdiri dari teks eksemplum. Materi sastra dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama berjumlah 8 dari jumlah total 26 materi. Dengan demikian, materi sastra dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia memiliki persentase sebanyak 37, 8%.
ANALISIS STRUKTUR, FUNGSI, DAN NILAI PADA FOLKLOR NAWANGSIH UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Anisatun Hidayatullah; Su’ad Su’ad; Mohammad Kanzunnudin
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i1.4845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur, fungsi, dan nilai cerita rakyat Nawangsih. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, pemotretan, pencatatan, dan transkripsi. Hasilnya menunjukkan bahwa cerita rakyat Nawangsih memiliki struktur, fungsi, dan nilai karakter. Struktur cerita rakyat Nawangsih berdasarkan teori Propp ditemukan struktur cerita yaitu satu larangan diucapkan kepada pahlawan (II), larangan dilanggar oleh pahlawan (III), penjahat melecehkan atau melukai anggota keluarga (VIII), pahlawan disuruh pergi (IX), pahlawan meninggalkan rumah (XI), pahlawan diuji (XII), pahlawan itu memiliki keajaiban (XIV), pahlawan dipandu ke tempat hukuman (XV), pahlawan dan penjahat terlibat dalam pertempuran (XVI), pahlawan pulang (XX), tugas berat dilakukan oleh pahlawan (XXV), tugas diselesaikan (XXVI), dan pahlawan yang dikenal (XXVII). Cerita rakyat Nawangsih memiliki fungsi (1) sebagai pendidikan, (2) sebagai pengesahan norma masyarakat, (3) sebagai pembentukan karakter , (4) sebagai nilai budaya masyarakat, dan (5) sebagai alat komunikasi masyarakat. Kemudian, nilai karakter yang ditemukan dalam cerita rakyat Nawangsih berupa karakter religius, karakter nasionalisme, karakter mandiri, karakter gotong royong, dan karakter integritas.
PROSES MORFOLOGIS DALAM PENAMAAN TAMAN TEMATIK DI KOTA BANDUNG Ponia Mega Septiana
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i1.3630

Abstract

Artikel ini berjudul “Proses Morfologis Pada Penamaan Tanaman Tematik di Kota Bandung”. Fokus utama dalam penelitian ini adalah menganalisis proses morfologi dalam penamaan taman tematik menggunakan teori dari O’Grady (2016) dan Lieber. R (2009). Hasil dari penelitian ini, beberapa data menggunakan proses morfologi yaitu blending yang dimana kombinasi dari dua kata atau lebih menjadi satu, borrowing adalah penggunaan kata dari bahasa lain tanpa merubah arti ataupun penulisan, coined yaitu terbentuknya kata berdasarkan latarbelakang sebuah kata, serta compounding dimana terjadinya penggabungan dua kata atau lebih.  Sementara itu, proses Borrowing menjadi proses yang dominan digunakan dalam penamaan taman tematik di Kota Bandung.Kata Kunci: proses morfologis, word formation, taman tematik bandung. 
Nilai-Nilai Budaya Jawa Dalam Ungkapan Jawa yang Berlatar Rumah Tangga Pada Novel Canting Karya Fissilmi Hamida Sri Suharti
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.6036

Abstract

Abstract A harmonious household is the dream for every people. A lot of efforts can be done to build a harmonious household. One of the way for building the harmonious household, is by setting a certain value system as the basis of a household. That value system could be sourced from legal, religion, social, and culture. There is no doubt that Javanese culture is the source of the values basis for a household. These values could be expressed by an oral tradition form called Javanese expressions. Javanese expressions are a expression form of Javanese ideas through the beautiful and high valuable words which containing the moral values. That value could be as a life guidance for peoples and community in various purposes, including in household life as a life after married. This study reveals Javanese cultural values in Javanese expressions within a household life background in the novel entitled Canting by Fissilmi Hamida. This study conducted by a sociology of literature approach with descriptive analysis method. The results of this study found that there are five Javanese cultural values contained in Javanese expressions within a household background in the novel entitled Canting by Fissilmi Hamida, namely belief value (firmness), patience value, achievement value (hopes and goals), and harmony value. Abstrak Rumah tangga harmonis adalah dambaan setiap orang. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk menciptakan rumah tangga harmonis. Salah satunya dengan menjadikan sistem nilai tertentu sebagai landasan berumah tangga. Sistem nilai tersebut bisa bersumber dari hukum, agama, sosial, maupun budaya. Budaya Jawa sebagai sumber tata nilai  sebagai landasan berumah tangga tidak diragukan lagi keberadaannya.  Tata nillai tersebut dituangkan dalam bentuk tradisi lisan yang disebut dengan ungkapan Jawa. Ungkapan Jawa merupakan bentuk ekspresi ide gagasan Jawa melalui kata-kata yang bernilai indah dan tinggi  dan mengandung nilai-nilai moral yang dapat dijadikan sebagai pedoman hidup bagi masyarakat dalam beraneka tujuan, termasuk dalam menjalani  berumah tangga.  Penelitian ini mengungkap nilai-nilai budaya Jawa dalam ungkapan-ungkapan Jawa berlatar rumah tangga dalam novel Canting karya Fissilmi Hamida. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan metode analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan ada lima nilai budaya Jawa yang terdapat dalam ungkapan-ungkapan Jawa berlatar rumah tangga dalam novel karya Fissilmi Hamida yaitu nilai keyakinan (keteguhan), nilai kesabaran, nilai pencapaian (harapan dan cita-cita), nilai keselarasan.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA Siti Suwadah Rimang; Syafruddin Syafruddin; Sitti Aida Azis; Rosmini Madeamin
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.5820

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran berbasis proyek terhadap peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Muhammadiyah 3 Makassar tahun ajaran 2018/2019. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIKPW SMK Muhammadiyah 3 Makassar yang terdiri dari  14  siswa dengan 14 siswa perempuan  dan 0 siswa laki-laki. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua instrumen, yaitu angket kompetensi afektif dan tes hasil belajar (kognitif) bahasa Indonesia. Hasil analisis statistika menunjukkan bahwa hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas XIKPW SMK Muhammadiyah 3 Makassar dikategorikan sedang dengan skor rata-rata 81 dengan standar deviasi 2,68 dari skor ideal 100. Dari hasil analisis di atas maka dapat disimpulkan terdapat keefektifan antara pembelajaran berbasis proyek dalam menulis teks eksposisi siswa terhadap hasil belajar bahasa Indonesia kelas XI KPW SMK Muhammadiyah 3 Makassar.
PENGARUH METODE COPY THE MASTER TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERBENTUKAN WAG PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 KOTA SUKABUMI Neng Madu Ila Septeria; Deden Ahmad Supendi; David Setiadi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i1.5074

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh metode pembelajaran copy the master terhadap kemampuan peserta didik di sekolah SMA N 3 Kota Sukabumi, dalam menulis cerita pendek. Adapun aspek-aspek yang dinilai dari tulisan para peserta didik meliputi unsur pembangun cerita pendek. Subjek yang diambil dalam penelitian ini hanya terdiri satu kelas saja yaitu kelas XI MIPA 1. Instrument yang digunakan dalam penelitian terdiri dari tes, dokumentasi, dan juga lembar observasi. Berdasarkan pada hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa, kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas XI MIPA 1 di sekolah SMA Negeri 3 Kota Sukabumi tidaklah terlalu bagus, jika melihat kepada hasil pretest mereka yaitu 64,21. Setelah itu diberikan treatment berupa metode pembelajaran copy the master, dan kemudian kemampuan menulis mereka diuji kembali. Dapat terlihat adanya peningkatan nilai pada hasil posttest mereka menjadi 82,17 Namun meskipun mengalami peningkatan, nilai yang didapatkan masih belum memuaskan, selain itu setelah diuji signifikansinya. Peningkatan tersebut tidaklah signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengaruh dari metode pembelajaran itu ada namun, tidaklah terlalu banyak. Peningkatan yang paling banyak terjadi yaitu terletak pada unsur pembangun cerita pendek yakni tema, latar, dan tokoh
ESKALASI BUDAYA MENULIS FIKSI PADA ANAK USIA 7-11 TAHUN Chris Setiawan Adi Putra; Aninditya Sri Nugraheni
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i1.4872

Abstract

 Tujuan penelitian ini untuk menggalakkan budaya menulis seseorang sejak berada di sekolah dasar usia 7-11 tahun, sehingga ketika  seseorang itu menempuh dunia pendidikan di Perguruan Tinggi ia telah memiliki keterampilan dalam hal tulis-menulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif deskriptif yang disusun dengan sebuah narasi berdasarkan data-data yang telah diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan. Selain itu, observasi juga menjadi sebuah metode penelitian dalam mengamati perilaku mahasiswa dalam mengungkapkan gagasan melalui tulisan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan kemampuan berbicaranya. Data-data dalam penelitian ini diperoleh dengan memanfaatkan kuisioner yang telah diisi oleh mahasiswa tentang pentingnya budaya menulis fiksi sejak berada dalam sekolah dasar. Hasil penelitian berupa argumen mahasiswa tentang pentingnya pengenalan budaya menulis sejak sekolah dasar yang telah dikenalkan karangan pengalaman pribadi bertajuk fiksi. Penelitian ini mengungkap bahwa kesulitan-kesulitan yang dialami oleh mahasiswa dalam menulis masih banyak ditemukan, hal itu terjadi karena minimnya frekuensi membaca dan anggapan bahwa menulis itu sulit diterapkan sehingga mereka banyak yang memilih berbicara langsung dari pada menulis. Kata kunci: Eskalasi, menulis, fiksi, sekolah dasar.
KISAH PENAMAAN TEMPAT WISATA DI BANTEN SEBAGAI BAHAN PROMOSI WISATA DIGITAL DAN BAHAN AJAR BIPA (BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING) DI ERA PANDEMI COVID-19 Ade Husnul Mawadah; Ilmi Solihat
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 5 NO 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v5i1.6537

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, wisata Banten mengalami penurunan drastis. Diperlukan upaya untuk mempromosikan potensi wisata Banten agar kembali menarik perhatian banyak orang. Promosi wisata secara digital menjadi pilihan yang paling tepat di zaman ini. Banten memiliki tempat wisata dengan berbagai nama menarik, tetapi masih banyak wisatawan yang tidak mengetahui tentang latar belakang nama tempat wisata tersebut, mulai dari asal usul hingga makna setiap namanya. Hal ini disebabkan minimnya dokumentasi cerita sejarah dari setiap nama tempat wisata di Banten. Jika dikaji lebih dalam, kisah sejarah penamaan (naming) tempat wisata tersebut dapat menjadi daya pikat bagi wisatawan, termasuk mahasiswa asing yang sedang belajar bahasa Indonesia di Banten. Penelitian ini bermaksud menemukan dan mengidentifikasi asal mula penamaan tempat wisata di Banten. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penamaan menurut Abdul Chaer yang mengungkapkan sembilan jenis penamaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif bersifat deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi dan wawancara. Setelah data dianalisis, hasilnya diolah dan  disajikan dalam bentuk video digital yang disebarluaskan melalui kanal YouTube. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan promosi wisata Banten dan bahan ajar daring dalam pembelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing).
TEKNIK WARMING UP FOR READING: STRATEGI BELAJAR UNTUK MELEJITKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK Rukayah Rukayah; Abdul Hafid; Aziz Thaba
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.5938

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang  bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman melalui teknik Warming Up for Reading pada siswa kelas VII.B SMP Muhammadiyah 5 Makassar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Muhammadiyah 5 Makassar tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 34 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan termasuk pada setiap akhir siklus. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan tes akhir belajar pada setiap akhir siklus, observasi yang dilakukan pada saat proses pembelajaran berlangsung dan melalui data angket respons siswa yang diberikan pada setiap akhir siklus. Data yang terkumpul terdiri atas data kuantitatif dan kualitatif yang dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I yang tuntas secara individual dari 34 siswa hanya 13 orang atau 38.23%. Sedangkan 21 siswa yang belum tuntas atau 61, 76%, Secara klasikal belum terpenuhi karena nilai rata-rata kelas diperoleh sebesar 66,87%. Pada siklus II, dari 34 siswa terdapat 26 siswa atau 76,47% yang tuntas dan 8 siswa yang belum mencapi ketuntasan atau 23,52% secara klasikal sudah terpenuhi yaitu nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 80,88% atau berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII B SMP Muhammadiyah 5 Makassar melalui Teknik Warming Up for Reading mengalami peningkatan
BENTUK KESANTUNAN TUTURAN PENDIDIK DENGAN PESERTA DIDIK DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN Muzayyanatun Nisa'; Mila Roysa; Mohammad Kanzunnudin
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.5850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan tuturan pendidik dalam pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas pada TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal XIV Pasuruhan Lor Kudus. Kesantunan berbahasa masih minim diperhatikan.  Hal ini menjadikan peran pendidik sangat penting dalam meningkatkan  kesantunan berbahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan dalam interaksi pembelajaran antara pendidik dengan peserta didik. Subjek penelitian ini yakni seorang pendidik. Selanjutnya, objek penelitian ini yakni semua dialog yang berupa kata, frasa, dan atau kalimat yang dituturkan oleh pendidik pada saat pembelajaran baik itu pelanggaran atau pematuhan maksim-maksim kesantunan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis  dan disimpulkan. Pemeriksaan/pengecekan keabsahan data menggunakan validitas pragmatis. Validitas pragmatis bertujuan untuk mengukur seberapa baik metode yang digunakan dalam berbagai keadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kesantunan berbahasa pendidik terhadap peserta didik menggunakan kosakata yang sederhana, mudah dipahami serta tidak bernada tinggi. Pengaplikasian kesantunan berbahasa menjadikan peserta didik lebih sopan dan menghargai orang lain. Oleh karena itu kesantunan tuturan pendidik dalam pembelajaran anak usia dini perlu mendapatkan perhatian secara optimal.

Filter by Year

2017 2025