cover
Contact Name
irfai fathurohman
Contact Email
irfai.fathurohman@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kredo@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra
ISSN : 25983202     EISSN : 2599316X     DOI : -
Jurnal ilmiah "Kredo" merupakan jurnal ilmiah bahasa dan sastra, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun, yakni pada tiap bulan Oktober dan April.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Eksperimentasi Model Pembelajaran JUCAMA Ditinjau Dari Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Berbicara di Prodi PBSI IKIP PGRI Bojonegoro Agus Darmuki; Ahmad Hariyadi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.713 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i1.4021

Abstract

Fokus penelitian ini untuk mengetahui manakah yang menghasilkan prestasi belajar berbicara lebih baik: (1) model pembelajaran JUCAMA atau Konvensional, (2) visual, auditorial, atau kinestetik, (3) Pada model pembelajaran JUCAMA, mana yang lebih baik visual, auditorial, atau kinestetik. Jenis penelitian ini yaitu eksperimental semu dengan desain faktorial 2×3. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi PBSI IKIP PGRI Bojonegoro, yang terdiri dari sembilan kelas dengan jumlah 288 mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling, terpilih tiga kelas yaitu tingkat I-A, IB, dan IC. Sampel berjumlah 93 mahasiswa, dengan rincian 31 mahasiswa IA sebagai eksperimen, 31 mahasiswa tingkat IB sebagai kontrol, dan 31 mahasiswa tingkat IC sebagai ujicoba. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket gaya belajar, dan tes prestasi belajar yang telah divalidasi para validator. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Mahasiswa dengan pembelajaran JUCAMA mempunyai prestasi belajar berbicara yang lebih baik dari pada mahasiswa dengan pembelajaran konvensional, (2) Prestasi belajar berbicara mahasiswa yang mempunyai gaya belajar visual lebih baik dari pada prestasi belajar berbicara mahasiswa yang mempunyai gaya belajar auditorial dan kinestetik. Sedangkan prestasi belajar berbicara mahasiswa yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baiknya dengan mahasiswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik, (3) Pada pembelajaran JUCAMA, tidak ada perbedaan antara prestasi belajar berbicara pada masing-masing gaya belajar. Kata kunci: berbicara, gaya belajar, jucama, prestasi belajar.
STRATEGI BERPIKIR INTEGRATIF DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA LINTAS KURIKULUM DI SEKOLAH DASAR Miftakhul Huda
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.101 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i2.1995

Abstract

Pengetahuan dan bahasa memiliki relevansi yang sangat kuat. Bahasa merupakan pintu masuk pengetahuan. Dengan demikian, penguasaan kompetensi berbahasa menjadi mutlak diperlukan dalam pengembangan pengetahuan. Bahasa juga merupakan cerminan pola pikir seseorang. Kemampuan berpikir kritis anak akan terlihat dari penggunaan bahasa. Penggunaan bahasa juga mencerminkan kekayaan skemata seseorang, semakin jaringan skemata seseorang kompleks, semakin baik penggunaan bahasa dalam menjelaskan suatu permasalahan. Strategi berpikir integratif adalah strategi yang mengkondisikan siswa pada suatu keadaan yang memungkinkan untuk mengembangkan konstruksi pengetahuan secara sistematis, sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, dalam strategi berpikir integratif menawarkan pengembangan penalaran siswa. Strategi berpikir integratif sangat relevan digunakan dalam pembelajaran lintas kurikulum karena strategi ini mengeksplore dan mengintegrasikan pengetahuan.
COHESION IN ANNE HATHAWAY’S SPEECH TEXT ON “PAID PARENTAL LEAVE IS ABOUT CREATING FREEDOM TO DEFINE ROLES” Slamet Utomo; Dita Indah Sekti
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.48 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i2.3344

Abstract

This research aims to identify the grammatical and lexical cohesion used in Anne Hathaway’s speech text on “Paid Parental Leave is about Creating Freedom to Define Roles”, and interpret how grammatical and lexical cohesion are used in Anne Hathaway’s speech text on “Paid Parental Leave is about Creating Freedom to Define Roles”.The type of this research is descriptive qualitative research. The result of this research shows that all types of grammatical and lexical cohesion are used in the speech text. For the grammatical cohesions are: reference (personal, demonstrative and comparative reference), substitution (nominal substitution), ellipsis (verbal and clausal ellipsis) and conjunction (additive, adversative, causal and temporal conjunction). Meanwhile, the lexical cohesions are: reiteration (repetition, synonym, superordinate and general word) and collocation. The most dominant of cohesive devices used in the speech text is reference especially for personal reference. All those cohesive devices are used clearly, it means that the speech text of Anne Hathaway entitled “Paid Parental Leave is about Creating Freedom to Define Roles” used grammatical and lexical cohesion well. Finally, the writer suggests that cohesion is important to be studied in language learning because cohesion can be used as a strategy to construct and comprehend any text especially for speech.
MEMBERDAYAKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK UNTUK BUDAYA LITERASI BAHASA Imam Suhaimi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.919 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1754

Abstract

Prinsip dasar anak yaitu bermain, aktifitas yang muncul yang sering dijumpai adalah gerakan yang aktif dan atraktif. Inilah sebuah kecerdasan kinestetik anak yang seharusnya mampu kita manfaatkan sebagai orang dewasa yang ada di sekitar mereka, kecerdasan kinestetik ini apabila dikombinasikan dengan kecerdasan pemerolehan bahasa maka akan tercipta sebuah pembiasaan literasi anak semenjak dini. Bahasa yang merupakan identitas sebagai manusia itu sendiri menuntut kita untuk terus mengembangkan ilmu bahasa, maka dari itu tulisan ini mencoba mengakomodir keinginan tersebut melalui pembahasan keterpaduan kecerdasan kinestetik dan budaya literasi bahasa. Budaya literasi diharapkan tumbuh semenjak dini atas prakarsa anak itu sendiri tanpa ada tekanan dari guru, orang tua, atau orang sekitarnya yang lain, baik dalam pemerolehan bahasa Indonesia, atau Bahasa asing.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAPAN MEMORI TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI PEMBACAAN CERPEN PADA SISWA KELAS XI MA NEGERI BANTARKALONG TASIKMALAYA Ai Siti Nurjamilah
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.499 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i2.3342

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh model pembelajaran Papan Memori dalam pembelajaran menyimak pembacaan cerita pendek pada siswa kelas X1 IPS 1 MAN Bantarkalong Tasikmalaya. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen dengan rancangan kelompok prates dan pascates. Populasinya, semua peserta didik kelas XI MA Negeri 1 Bantarkalong Tasikmalaya jurusan IPA dan IPS. Sampel diambil secara diundi dan terpilih satu jurusan, yakni jurusan IPS; karena jurusan IPS terdapat dua kelas, IPS 1 dan IPS 2, sehingga harus melakukan pengundian dalam menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil pengundian, terpilih kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen yang pada pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Papan Memori dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru setempat. Instrumen yang digunakan adalah prates dan pascates kemampuan analisis cerpen. Penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa model pembelajaran Papan Memori mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami cerita pendek. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya perbandingan nilai yang didapatkan oleh peserta didik pada kelas eksperimen lebih bagus daripada yang diperoleh siswa kelas kontrol dalam kemampuan mengapresiasi cerita pendek. Artinya model pembelajaran Papan Memori merupakan model yang cocok untuk diterapkan atau diaplikasikan dalam pembelajaran kemampuan memahami cerita pendek.
Ungkapan Kearifan Kultural tentang Aturan Adat Bujang Gadis dan Kawin dalam Undang-Undang Simbur Cahaya Kesultanan Palembang 1824 Satria Wijaya; Sahid Teguh Widodo; Slamet Subiyantoro
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.88 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i1.2553

Abstract

Kajian Semiotika Teks Undang-Undang SImbur Cahaya Hukum Adat Kesultanan Palembang
Makna Sosial Meme #SaveTiangListrik: Analisis Semiotik Sela Wildaan Aulia; Nurhayati Nurhayati
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.985 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i1.3603

Abstract

Media sosial berkembang untuk memudahkan penggunanya melakukan komunikasi tanpa batas ruang dan waktu. Fenomena yang muncul di media sosial salah satunya adalah meme. Meme merupakan alah satu medium komunikasi yang digunakan oleh sebagian masyarakat penggunanya untuk mengungkapkan berbagai pesan yang ditujukan untuk seseorang ataupun sebagai ungkapan ekspresi diri dari fenomena yang berkembang. Isi pesan yang terkandung dalam meme dapat berupa humor, kritikan, sindiran, dan sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui unsur-unsur semiotik meme #SaveTiangListrik , (2) untuk mengetahui makna sosial yang terdapat pada meme #SaveTiangListrik. Metode penelitian ini menggunakan analsiis semiotik dengan pendekatan segitiga makna dari Charles Perice yaitu tanda (sign), obyek (obyek), dan penafsiran (interpretad). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara tanda, objek, dan penafsiran. Tanda atau gamabar meme #SaveTiangListrik tanggapan warganet dan kreator meme tentang kasus kecelakan Setyo Novanto yang menabrak tiang listrik. Objek atau makna yang terdapat pada meme #SaveTiangListrik umumnya berisi sindiran, ketidaksukaan warganet terhadap Setyo Novanto, serta bentuk simpati warganet dengan tiang listrik. Selanjutnya, penafsiran atau sikap kreator meme #SaveTiangListrik dan warganet cenderung sama, di mana banyak warganet yang menyukai gambar tersebut dan menuliskan beberapa dukungan kepada meme #SaveTiangListrik. Kata kunci: media sosial, meme, semiotik.
PENGARUH BAHAN AJAR BERBASIS KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA 1 JEKULO KUDUS bambang winanto raharjo; ENNY DWI LESTARININGSIH
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.657 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i2.1949

Abstract

The research problem is how the significance level of the influence of computer-based teaching materials on students’learning outcomes in Indonesian subjects in SMA 1 Jekulo. This study used an experimental research with two variables, namely independent variables (computer-based teaching materials) and dependent variable (student learning outcomes). The research design used Control Group Pre-Test-Post-Test. To know the level of significance of the influence of computer-based teaching materials on the students’ learning achievement used t-Test: Paired Two Sample for Means. The result of pretest hypothesis test on homogeneity test obtained Fhitung = 1.10 and Ftable = 1.72 so Fcount less than Ftable. This means that the initial value is homogeneously distributed. Thus, based on the initial scores of students' abilities the experimental and control groups are almost equal. In the pretest significance shown that the experimental group and the control group was not significant with tcount = 1.839 and ttable = 2.028 so that tcal less than or equal 0.01. This means thitung was a = 0.05, and ttable = 2.39 for a ttabel.After held post-test as the end of activity obtained the correlation number was 0.618. If consulted with the table, then the number showed a high relationship. The result of t test was calculated = 12.652, whereas ttable = 2.028 for more than or equal 0.01. Thus, it can be concluded that the use of computer-based teaching materials has a significant effect on students’ learning outcomes.a = 0,05 or a ttabel either real level.
The Causes And Effects Of Women's Superiority Towards Men As Seen In Aristhophanes’ Lysistrata Riri Narasati Narasati
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.915 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i1.3290

Abstract

The differences between man and women as superior and inferior appears in every aspect of life, this differences appears in literary works too. One of the literary works uses superior and inferior themes is Lysistrata that descibes Greece society. The purpose of the research shows women can be a superior in Lysistrata. The reseach uses descriptive qualitative method for processing data from Lysistrata. The research uses Feminism theory focus on marriage contract and women superiority. The result of this reseach shows women can be superior than men by special treatment and women sacrifice. Keywords: feminism, women, women’s superiority.
TEACHER’S PERCEPTION ON FOLKLORES IN ENGLISH TEXTBOOK IN SMA 1 BAE KUDUS Riyan Dwi Cahyaningsih
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.336 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1756

Abstract

Pemilihan bahan ajar merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh guru. Melalui proses pemilihan bahan ajar yang tepat, proses belajar menjadi sukses. Pentingnya mengetahui persepsi guru dalam penggunaan bahan ajar sangat penting diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru tentang teks cerita rakyat dalam buku teks bahasa Inggris di kelas X SMA 1 Bae Kudus. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Daftar pernyataan dan pertanyaan yang diberikan kepada guru kelas X SMA 1 Bae Kudus untuk mengetahui persepsi guru terhadap teks cerita rakyat bahan ajar kelas X.Hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa persepsi guru berbeda bila menanggapi teks cerita rakyat yang digunakan untuk materi pembelajaran. Kelas X guru bahasa Inggris ada yang menjawab "Ya" ada juga yang menjawab "Tidak" baik dalam pernyataan atau pertanyaan yang diberikan oleh peneliti. Jawabannya berbeda karena persepsi guru terhadap masalah yang timbul dalam belajar keterampilan membaca, ketepatan dalam memanfaatkan kearifan lokal dan makna dalam cerita rakyat. Peneliti menyarankan agar teks cerita rakyat yang digunakan dalam mengajar siswa kelas X adalah teks cerita rakyat yang mengelilingi lingkungan siswa yang memiliki nilai dan pesan yang penting untuk diketahui siswa dan dapat dipertahankan terus menerus. Pentingnya pemilihan bahan ajar yang tepat dibuat sesuai dengan konteks lingkungan belajar sehingga siswa akan tepat sasaran dengan target agar siswa dapat melindungi dan melestarikan cerita rakyat.Kata kunci: Persepsi guru, Cerita Rakyat, Buku Teks.

Page 9 of 33 | Total Record : 327


Filter by Year

2017 2025