cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
+62511-4774405
Journal Mail Official
ecopsy@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ecopsy
ISSN : 23547197     EISSN : 23547634     DOI : https://doi.org/10.20527/ecopsy
Core Subject : Humanities, Social,
Ecopsy Journal is a scientific journal that focuses on the Science of Psychology, particularly with regard to issues of Environmental Psychology and other branches of Psychological sciences related environmental context (General Psychology, Social Psychology, Developmental Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, Psychology of Religion, Industrial & Organizational Psychology and Indigenous Psychology). Ecopsy Journal as a means of communication to disseminate the results of scientific research in the field of psychology. The journal is published by Psychology Studies Program, Faculty of Medicine, University Lambung Mangkurat (ULM) since 2013, published regularly in the print and electronic editions, Ecopsy Journal published three times a year at the month of April, August and December. From 2019 we only published two times a year at April and October.
Articles 210 Documents
Penyuluhan “kesejahteraan pribadi” dan terapi tawa untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif lansia Komunitas Prolanis Puskesmas Jagir Surabaya Rizky Amalia Jannati; Endang R. Surjaningrum
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 2 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i2.6231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penyuluhan mengenai kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa terhadap tingkat kesejahteraan subjektif lansia yang menjadi anggota Komunitas Prolanis Puskesmas Jagir Surabaya. Subjek pada penelitian ini dilakukan dengan teknik sampling jenuh, dengan jumlah 31 orang yang terdiri atas 10 orang laki-laki dan 21 orang perempuan. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan desain satu kelompok (one-group pretest-posttest design) di mana tidak ada proses kontrol di dalamnya, sehingga kegiatan pretest, perlakuan dan posttest dilakukan pada satu kelompok pengujian saja. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan penyuluhan kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa selain mampu meningkatkan tingkat pengetahuan peserta komunitas, tetapi juga berdampak pada peningkatan persepsi kepuasan hidup dan afek positif yang merupakan indikator kesejahteraan subjektif. Selain itu, pengujian effect size menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan aspek kognitif dari kesejahteraan pribadi peserta berupa persepsi kepuasan hidup dan aspek afektif berupa peningkatan afek positif.
Hubungan efikasi diri dengan kesiapan kerja pada mahasiswa yang sedang mempersiapkan skripsi Dede Yuwanto; Marina Dwi Mayangsari; Hemy Heryati Anward
Jurnal Ecopsy Vol 1, No 4 (2014): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v1i4.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kesiapan kerja pada mahasiswa yang sedang mempersiapkan skripsi di Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi yang sedang mempersiapkan skripsi berjumlah 49 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala yang terdiri dari skala efikasi diri dan skala kesiapan kerja. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang positif sebesar 35,7% antara efikasi diri dengan kesiapan kerja, sehingga semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula kesiapan kerja pada mahasiswa yang sedang mempersiapkan skripsi di Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat.Kata kunci: Efikasi Diri, Kesiapan Kerja This study aims to determine the relationship of self-efficacy with working readiness on students who are preparing a thesis in Psychology Department of Medicine Faculty, University of Lambung Mangkurat. The sample in this study are 49 students of Psychology Department who are preparing thesis taken by purposive sampling technique. The method of data collection uses a scale consisting of self-efficacy scale and working readiness scale. Analysis of the data used is using correlation analysis. Based on these results, it can be concluded that there is a positive relationship between self-efficacy with working readiness of 35,7%, so that the higher self efficacy, the higher the working readiness on students who are preparing thesis in Psychology Department of Medicine Faculty, University of Lambung Mangkurat.Keywords: Self Efficacy, Working Readiness
Hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku menyontek di SMPI Sabilal Muhtadin Banjarmasin Risa Widyastuti; Rahmi Fauzia; Rooswita Santia Dewi
Jurnal Ecopsy Vol 2, No 2 (2015): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v2i2.543

Abstract

Perilaku menyontek dikalangan pelajar bukan lagi sebuah fenomena yang mengherankan. Terdapat banyak hal yang membuat seseorang melakukan tindakan menyontek, salah satunya dikarenakan adanya pengaruh sosial dari lingkungan khususnya teman sebaya atau konformitas teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku menyontek. Populasi dari penelitian ini berjumlah 302 siswa, sementara yang menjadi sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 84 siswa. Teknik penelitian yang digunakan yaitu sampling jenuh. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan seluruh siswa kelas VII untuk dijadikan sampel dikarenakan terbatasnya jumlah siswa yang dapat dijadikan sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur yaitu kuesioner konformitas teman sebaya dan kuesioner perilaku menyontek. Analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment Karl Pearson. Sebelum dilakukan uji korelasi, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas. Uji normalitas menunjukkan bahwa data yang diperoleh berdstribusi normal dengan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 yaitu pada konformitas teman sebaya sebesar 0,200 dan nilai signifikansi perilaku menyontek sebesar 0,211. Adapun hasil analisis korelasi dengan menggunakan 84 subjek yaitu 0,579 dengan p > 0,05. Dengan demikian penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan positif yang cukup kuat antara variabel konformitas teman sebaya dengan perilaku menyontek.
Hubungan Antara Adversity Quotient Dengan Resiliensi Pada Penderita Kanker Stadium Lanjut Sukma Dewi, Eka Yulianti Septia; Mayangsari, Marina Dwi; Fauzia, Rahmi
Jurnal Ecopsy Vol 3, No 1 (2016): JURNAL ECOPSY : JURNAL ILMU PSIKOLOGI
Publisher : Psychology Study Program, Medical Faculty, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v3i1.1938

Abstract

ABSTRAKPenderita kanker stadium lanjut menghadapi kesulitan dalam melawan penyakit kronis yang dideritanya, sehingga dibutuhkan adversity quotient tipe climbers agar dapat bertahan, bangkit dan menyesuaikan diri dalam menghadapi kesulitan (resiliensi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan resiliensi pada penderita kanker stadium lanjut. Sampel penelitian ini adalah penderita kanker stadium lanjut yang melakukan kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin ruang Edelweis berjumlah 60 orang yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala adversity quotient dan skala resiliensi. Berdasarkan uji korelasi product moment Pearson diketahui bahwa semakin tinggi adversity quotient maka semakin tinggi pula resiliensinya dan sebaliknya. Sumbangan efektif adversity quotient terhadap resiliensi sebesar 95,1% sedangkan sisanya sebesar 4,9% kemungkinan dipengaruhi oleh variabel lain diluar adversity quotient seperti empati dan reaching out. Berdasarkan hasil, maka dapat disimpulkan bahwa adversity quotient dan resiliensi pada penderita kanker stadium lanjut di Ruang Edelweis berada di kategori tinggi.Kata kunci : Adversity Quotient, Resiliensi, Penderita Kanker stadium lanjut, RSUD Ulin BanjarmasinABSTRACTPatients with advanced-stage cancer face difficulties in the fight against chronic disease, so it takes adversity quotient type climber to survive, rise up and adapt (resilience). Purpose of this study was to find out correlation between adversity quotient and resilience in patients with advanced-stage cancer. Samples were 60 patients with advanced-stage cancer who underwent chemotherapy in Edelweis room, using accidental sampling technique. Data were collected using a scale of adversity quotient and a scale of resilience. Based on Pearson's product moment correlation test, it was found out that the higher adversity quotient, the higher resilience, and conversely. The effective contribution of adversity quotient to resilience was 95.1% while remaining 4.9% was likely influenced by other variables, such as empathy and reaching out. Based on the results, it can be concluded that the adversity quotient and resilience in patients with advanced-stage cancer in Edelweis Room was in the high category.Keywords: adversity quotient, resilience, patients with advanced-stage cancer, Ulin hospital Banjarmasin
Pengaruh perilaku modeling pada tayangan drama Korea terhadap citra diri remaja penggemar drama Korea Luvita Apsari; Marina Dwi Mayangsari; Neka Erlyani
Jurnal Ecopsy Vol 3, No 3 (2016): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v3i3.2662

Abstract

Di zaman globalisasi sekarang ini semakin banyak teknologi yang berkembang untuk mendapatkan informasi-informasi dengan cara beragam, mulai dari informasi audio atau visual. Informasi dapat disampaikan melalui berbagai macam bentuk media, salah satunya adalah tayangan drama sebagai media bagi masyarakat untuk mengetahui informasi yang sedang trend pada zamannya. Salah satu jenis tayangan drama adalah tayangan drama korea, yang mana pemain hingga fashionnya banyak disukai oleh masyarakat. Kebutuhan untuk memenuhi citra dirinya akan membuat seorang individu melakukan berbagai cara termasuk dengan berperilaku meniru (imitasi) terhadap tayangan drama korea yang mereka gemari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perilaku Modeling Pada Tayangan Drama Korea Terhadap Citra Diri Remaja Penggemar Drama Korea. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu Ada Pengaruh Perilaku Modeling Pada Tayangan Drama Korea Terhadap Citra Diri Remaja Penggemar Drama Korea. Subjek dalam penelitian ini adalah 70 orang anggota komunitas Enex Entertainment. Pemilihan subjek yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan, skala citra diri dan skala perilaku modeling. Metode analisis data yang digunakan yaitu regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil diperoleh nilai -t hitung < -t tabel (-14,677 < 1,667), dengan nilai t sebesar-14,677, artinya terdapat hubungan negatif antara perilaku modeling dengan citra diri, semakin tinggi perilaku modeling maka semakin rendah citra diri, dan sebaliknya. Jika perilaku modeling mengalami kenaikan 1 poinmaka variabel citra diri akan mengalami penurunan sebesar 1,282 poin. Pengaruh perilaku modeling pada tayangan drama korea terhadap citra diri adalah sebesar76% sedangkan 24% lainnya merupakan faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Kata Kunci: Citra Diri, Perilaku ModelingIn the era of globalization, the technology for obtaining information, either audio or visual information, has increasingly developed in many ways. Information can be delivered through various means of media, one of which is the show of drama as a medium for people to find out the current trending information. One type of dramas is Korean drama, whose players and fashions are much favored by public. The need to meet the image will make an individual perform a variety of ways like imitating the shows of Korean dramas that he/she enjoys watching. The objective of this study was to find out the effect of modeling behavior for Korean drama shows on self-image of Korean drama teenage fans. The hypothesis of this study was that there was effect of modeling behavior for Korean drama shows on self-image of Korean drama teenage fans. Subjects in this study were 70 community members of Enex Entertainment. The subjects were selected using purposive sampling technique. Data were collected using the scales of self-image and modeling behavior. The data were then analyzed using a simple linear regression. The results showed that the value of t count < t table (-14.677 < 1.667), with t value of -14.677, indicating that there was a negative relationship between modeling behavior and self-image; the higher the modeling behavior, the lower the self-image, and vice versa. When the variable of modeling behavior increased by 1 point, the variable of self-image decreased by 1.282 points. The effect of modeling behavior for Korean drama shows on self-image was 76% while 24% was from other factors not examined in this study.Keywords: self image, modeling behavior
Pengaruh dukungan sosial dan kepribadian ekstraversi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Sriana Septiawati
Jurnal Ecopsy Vol 4, No 2 (2017): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v4i2.3848

Abstract

ABSTRAK Kewirausahaan penting untuk ditingkatkan karena Indonesia berada di peringkat 103 dari 132 Negara berdasarkan data Global Enterpreuneur Indeks (GEI) tahun 2016. Kewirausahaan merupakan faktor utama dalam mendongkrak perekonomian nasional, sehingga penting untuk memahami karakteristik yang memacu seseorang menjadi wirausaha. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan kepribadian ekstraversi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Desain penelitian Explanatory Survei, subjek penelitian 140 responden dari total 223 mahasiswa Agribisnis. Sistematis penelitian menggunakan kuisioner dari skala Likert. Teknik analisis data adalah regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang  dukungan sosial dan kepribadian ekstraversi secara bersama-sama mempengaruhi minat berwirausaha dengan kontribusi sebesar 0,302 atau 30,2%. Dukungan sosial terhadap minat berwirausaha mempengaruhi minat berwirausaha dengan R Square menunjukkan besarnya kontribusi sebesar 0,279 atau 27,9%. Kepribadian ekstraversi terhadap minat berwirausaha mempengaruhi minat berwirausaha dengan R Square menunjukkan besarnya kontribusi sebesar 0,083 atau 8,3%. Kata Kunci : Dukungan sosial, kepribadian ekstraversi, minat berwirausaha ABSTRACT Entrepreneurship is important to improve as Indonesia is ranked 103 out of 132 Countries based on Global Enterpreuneur Index (GEI) data in 2016. Entrepreneurship is a major factor in boosting the national economy, so it is important to understand the characteristics that invite a person into entrepreneurship. The aim of this research is to know the influence of social support and extraversion personality to entrepreneurship interest in the student of Agribusiness University of Muhammadiyah Malang (UMM). Research design use Explanatory Survey, the subject of research 140 respondents from a total of 223 students Agribusiness. Systematic research using questionnaires from Likert scale. The technique of data analysis is multiple linear regression. The results showed that the influence of social support and extraversion personality together with entrepreneurship interest with R Square shows the contribution amount of 0.302 or 30.2%. Social support for entrepreneurship interests affecting entrepreneurship interests with R Square shows the contribution amount of 0.279 or 27.9%. Extraversion personality towards entrepreneurship interest influence entrepreneurship interest with R Square shows contribution amount of 0,083 or 8,3%. Keywords: Social Support, Extraversion Personality, Entrepreneurship Interest
Faktor caring profesional perawat dalam memberikan pelayanan kepada klien di puskesmas Ermina Istiqomah; Dwi Nur Rachmah; Sudjatmiko Setyobudihono
Jurnal Ecopsy Vol 4, No 3 (2017): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v4i3.4299

Abstract

ABSTRAKPuskesmas sebagai penyedia layanan kesehatan dasar dituntut untuk selalu meningkatkan mutu pelayannya. Perawat sebagai  SDM kesehatan dituntut untuk selalu memberikan pelayanan yang profesional kepada klien. Perawat memiliki tugas utama memberikan care. Perawat yang merawat klien berarti caring pada klien. Caring adalah adalah perilaku peduli sebagai wujud kinerja profesional perawat dalam memberikan pelayanan kepada klien. Oleh karena itu perlu ditemukan dan dikaji lebih lanjut bagaimana faktor caring yang dimiliki perawat profesional di Puskesmas. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor perilaku caring professional perawat dalam memberikan pelayanan kepada klien. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner caring kepada 99 orang perawat Puskesmas sebagai responden penelitian. Teknik analisis faktorial dengan AMOS dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor pembentuk perilaku caring perawat. Hasil menunjukkan faktor caring perawat Puskesmas adalah humanistik altruistik, keyakinan dan pengharapan, sensitivitas, saling percaya, ekspresi perasaan positif negatif, pemecahan masalah kreatif, belajar mengajar interpersonal, menciptakan lingkungan suportif, protektif, korektif, membantu kebutuhan dasar manusia, mengakui fenomena spritual dengan loading factor di atas 0,03. Implikasi penelitian ini adalah terbentuknya instrumen caring  yang memuat faktor-faktor perilaku caring profesional perawat dalam memberikan pelayanan kepada klien. Instrumen caring dapat digunakan untuk mengukur perilaku caring perawat dan sebagai instrumen untuk pengembangan penelitian selanjutnya.Kata kunci: Faktor Caring, Kinerja Profesional, Perawat PuskesmasABSTRACTPuskesmas as the provider of basic health services are required to always improve the quality of servants. Caring behavior as a form of professional performance of nurses in providing services to clients,therefore need to be found and studied further how caring factor owned by professional nurse. The purpose of this study to knows the factors of carings behavior of professional of nurses in providing services to clients. This research was conducted by distributing caring questionnaires to 99 nurses of Puskesmas as research respondents. Factorial analysis technique with AMOS was done to find out the factors forming caring behavior of nurse. The results showed were altruistic humanistic, confidence and expectation, sensitivity, mutual trust, positive-negative feelings, creative problem solving, interpersonal teaching learning, creating a supportive, protective, corrective environment, helping basic human needs, recognizing spiritual phenomena with loading factor above 0.03. The implication of this research is the formation of caring instrument that contains caring factors of professional caring nurses in providing services to clients. Caring instruments can be used to measure caring behavior of nurses and as instruments for further research development.Keywords: Caring Factor, Professional Performance, Nurse at Puskesmas
KEKUATAN KARAKTER NARAPIDANA DI LAPAS KLAS IIA MUARO PADANG Dwi Puspasari; Fitria Rahmi
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 2 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i2.5182

Abstract

Selama menjalani masa hukuman, narapidana akan dihadapkan pada berbagai permasalahan baik dari dalam ataupun luar dirinya. Salah satu hal yang dapat  beperan mendorong narapidana untuk dapat menjalani masa hukuman dengan lebih baik adalah adanya kekuatan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kekuatan karakter narapidana di Lapas Klas IIA Muaro Padang. Kekuatan karakter merupakan sifat-sifat positif yang ada pada individu yang direfleksikan dalam pikiran, perasaan, dan perilaku yang dapat diarahkan untuk dapat mencapai kehidupan yang lebih positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 156 narapidana yang ada di Lapas Klas IIA Muaro Padang. Alat pengumpul data yang digunakan berupa kuesioner kekuatan karakter yang diadaptasi dari alat ukur The Values in Action Inventory of Strengths (VIA-IS) yang terdiri dari 24 karakter dan berjumlah 240 soal pernyataan. Reliabilitas uji terpakai alat ukur kekuatan karakter ini sebesar 0.933. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum narapidana di Lapas Klas IIA Muaro Padang memiliki penghargaan yang tinggi terhadap dimensi kekuatan karakter. Karakter yang dominan adalah equity, kindness, forgiveness, spirituality dan industry. Hal yang perlu mendapatkan perhatian adalah karakter humor dan belajar yang masih rendah dibandingkan dengan karakter yang lain. 
Hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada perawat Sukma Noor Akbar
Jurnal Ecopsy Vol 1, No 1 (2013): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v1i1.485

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kecerdasan emosi perawat di RSUD Banjarbaru, (2) stres kerja perawat di RSUD Banjarbaru, dan (3) hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja perawat di RSUD Banjarbaru. Desain yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional dengan menggunakan teknik korelasi Pearson. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan diperoleh korelasi antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada perawat di RSUD Banjarbaru. Ini menunjukkan adanya hubungan negatif di antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kecerdasan emosi perawat di RSUD Banjarbaru berada pada tingkat sedang, (2) stres kerja perawat di RSUD Banjarbaru berada pada tingkat sedang, dan (3) terdapat korelasi negatif antara kecerdasan emosi dengan stres kerja perawat di RSUD Banjarbaru. The main objective of this study was to determine : (1) emotional intelligence nurses in Banjarbaru hospital , ( ) work stress nurses in Banjarbaru hospital , and (3) correlation between emotional intelligence and work stress nurses in Banjarbaru hospital. Design used was descriptive and correlational using Pearson correlation techniques . Based on the calculation obtained correlation between emotional intelligence and work stress in nurses in Banjarbaru hospital. This suggests a negative relationship between the two. The results showed that : (1) emotional intelligence nurses in Banjarbaru hospitals are at a medium level, (2) work stress nurses in Banjabaru hospitals are at a moderate level, and (3) there is a negative correlation between emotional intelligence and work stress nurses in Banjarbaru Hospital. 
Pengaruh rasa syukur dan memaafkan terhadap kesejahteraan psikologis pada remaja Ida Ike Rahayu; Farida Agus Setiawati
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 1 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i1.5700

Abstract

Kesejahteraan Psikologis merupakan suatu kondisi seseorang yang bukan hanya terbebas dari tekanan, tetapi kondisi yang dianggap sehat dan berfungsi secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana rasa syukur, dan memaafkan dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis yang ada pada remaja. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Populasi dari penelitian ini adalah 2.537 remaja, siswa SMA se Kecamatan Bantul, DI Yogyakarta. Sampel yang diambil berdasarkan populasi tersebut adalah 331 remaja, teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan memaafkan terhadap kesejahteraan psikologis dengan p=0,000, p<0,05 yaitu memaafkan dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis remaja.