cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 79 (2021)" : 10 Documents clear
Analisa Pemilihan Moda Transportasi Di Tondano Aprilia, Pratiwi; Lefrandt, Lucia I. R.; Pandey, Sisca V.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan sarana yang sangat diperlukan dari waktu ke waktu dimana transportasi dapat membawa seseorang atau suatu barang menuju ke tempat yang dituju. Semakin berkembangnya zaman maka semakin banyak moda transportasi yang bermunculan, salah satu contohnya yaitu di Tondano yang merupakan Ibukota dari Kabupaten Minahasa. Pada awalnya di Tondano hanya memiliki bendi sebagai sarana transportasi untuk bepergian ke suatu tempat, tapi pada saat ini Tondano memiliki banyak jenis atau moda transportasi yang dapat digunakan seperti transportasi online, ojek konvensional,dll. Ini membuktikan bahwa pesatnya perkembangan zaman berpengaruh terhadap munculnya berbagai macam moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku perjalanan dalam memilih moda transportasi di Tondano dan menentukan faktor–faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi di Tondano. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui google form dan dibagikan secara langsung, kepada 150 responden menggunakan skala likert dan pengolahan data dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui aplikasi AMOS dan SPSS. Berdasarkan hasil kuesioner diperoleh karakteristik responden yang menunjukkan bahwa lebih banyak responden didominasi oleh perempuan, responden lebih banyak ada pada kelompok usia 18 – 35 tahun, responden lebih banyak didominasi oleh pelajar/mahasiswa/i, responden lebih banyak yang belum berpenghasilan, responden lebih banyak memiliki motor dan umumnya 65% responden sudah pernah menggunakan moda transportasi yang ada di Tondano. Berdasarkan hasil uji Structural Equation Modeling (SEM) diperoleh faktor – faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan moda transportasi yang ada di Tondano yaitu biaya perjalanan, jarak tempuh dan kemudahan mendapat moda. Dimana nilai CR biaya perjalanan terhadap kondisi kendaraan sebesar 4,654 , nilai CR jarak tempuh terhadap kemudahan mendapat moda sebesar 5,286 dan nilai CR kemudahan mendapat moda terhadap transportasi online sebesar 4,654 , ojek konvensional sebesar 4,654 , kendaraan pribadi sebesar 4,122 dan bendi sebesar 3,846.Kata kunci – Pemilihan Moda, Structural Equation Modeling (SEM), AMOS
Perancangan Instalasi Pengolahan Lindi Dengan Proses Kombinasi Kolam Anaerobik, Fakultatif, dan Maturasi di TPA Sumompo Haumahu, Syahrul Al-Qadar; Riogilang, Herawaty; Mangangka, Isri R.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air lindi merupakan cairan yang timbul melalui tumpukan sampah yang mengandung material terlarut maupun tersuspensi. Pengolahan lindi di TPA Sumompo tidak mengolah lindi yang dihasilkan secara maksimal yang disebabkan dari timbunan sampah yang telah memenuhi instalasi pengolahan lindi hingga pipa yang mengalirkan lindi telah tertimbun sampah. Dampak dari hal tersebut membuat instalasi pengolahan lindi tidak lagi berfungsi secara maksimal. Sistem TPA open dumping memerlukan unit pengolahan lindi terbaru untuk menampung dan mengolah lindi yang dihasilkan TPA Sumompo agar memiliki baku mutu dibawah standar untuk dilepas ke badan air.Debit lindi dihitung menggunakan metode neraca air Thornthwaite-Matter. Unit-unit proses yang digunakan dipilih berdasarkan kualitas lindi yang ada di Indonesia. Instalasi pengolahan yang dipilih untuk pengolahan lindi adalah kolam anaerobik, fakultatif, dan maturasi. Dasar perhitungan dimensi dan efektivitas tiap unit pengolahan lindi menggunakan nilai parameter BOD pada kolam inlet TPA Sumompo. Lokasi pengambilan sampel lindi dilakukan pada inlet dan outlet kolam IPL dengan metode grab sampling untuk diperiksa nilai parameter BOD, COD, dan pH. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 59 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Lindi Bagi Usaha dan atau Kegiatan TPA Sampah, dengan hasil pengolahan lindi dari instalasi yang dipilih adalah BOD = 65 mg/L dan COD = 143,5 mg/L berada dibawah standar baku muku untuk dilepas ke badan air, dengan perhitungan dimensi dari kolam anaerobik, fakultatif dan maturasi didapatkan 4 (empat) kolam anaerobik dengan dimensi 5 m  4 m  2 m, 2 (dua) kolam fakultatif dengan dimensi 8 m  8 m  2 m dan 2 (dua) kolam maturasi dengan dimensi 9 m  9 m  2 m. Kata kunci – TPA, Lindi, BOD, COD, Thorwaite-Matter
Pengaruh Curing Oven Terhadap Kuat Tekan Beton Menggunakan Agregat Lokal Dengan Abu Sekam Padi Sebagai Substitusi Parsial Semen Lalo, Evita A.; Pandaleke, Ronny E.; Sumajouw, Dody M. J.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan (curing) beton ialah salah satu tindakan yang dilakukan untuk mencegah agar beton segar tidak kehilangan air terlalu cepat sehingga beton tidak cepat mengalami keretakan. Salah satu cara perawatan beton yaitu dengan curing oven. Dalam penelitian ini, abu sekam padi digunakan untuk menggantikan sebagian semen pada campuran beton. Pembakaran pada sekam padi menjadi abu menghilangkan zat–zat organik yang kemudian menghasilkan sisa pembakaran yang kaya akan silika (SiO2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh perawatan beton dengan cara oven terhadap nilai kuat tekan beton dengan penambahan abu sekam padi. Pengujian kuat tekan beton dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 100 mm dan tinggi 200 mm. Pengujian dilakukan pada umur 1 hari, 7 hari dan 28 hari, dengan perawatan perendaman, perawatan suhu ruang, serta perawatan dengan suhu 40°C, 50°C, 60°C, dan 70°C. Dari hasil penelitian didapatkan nilai kuat tekan beton dengan substitusi parsial semen menggunakan abu sekam padi, pada umur 1 hari kuat tekan tertinggi berada pada perawatan oven suhu 70°C sebesar 5,12 MPa, umur 7 hari kuat tekan tertinggi berada pada perawatan  suhu ruang sebesar 10,75 MPa, sedangkan umur 28 hari kuat tekan tertinggi berada pada perawatan oven suhu 50°C sebesar 15,87 MPa. Kata kunci – abu sekam padi, curing oven, kuat tekan, perawatan.
Studi Literatur Tentang Analisis Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Soil Nailing Menggunakan Program GEO5 Barrang, Yosri Ega; Mandagi, Agnes T.; Riogilang, Hendra
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Trans Manado – Tomohon terdapat lereng yang cukup tinggi dan kemiringan curam sehingga sering terjadi longsor. Pada tanggal 16 Mei 2021 terjadi longsor di dua titik jalur utama Manado – Tomohon desa Tinoor Kota Provinsi Sulawesi Utara akibat curah hujan cukup tinggi menyebabkan jalan tertutup oleh tanah sehingga arus lalu lintas tersendat untuk beberapa saat. Hasil penelitian dengan kondisi esksisting dan percobaan Muka Air Tanah 1m, 2m, dan 3m diperoleh bahwa lereng berada dalam kondisi yang kritis akibat pengaruh muka air tanah 1m sehingga diberikan perkuatan soil nailing. Variasi nail paling efisien didapatkan pada panjang nail 25 m, jumlah nail 16 buah, diameter nail 16 mm, kemiringan nail 10°, dan jarak vertikal dan jarak horizontal 1 m. Hasil analisis stabilitas lereng setelah diberi perkuatan soil nailing dengan bantuan program GEO5 diperoleh Faktor Keamanan menggunakan Metode Bishop Simplified sebesar SF 1.310 dan Metode Fellenius sebesar SF 1.260. Angka tersebut menunjukan bahwa perkuatan soil nailing mampu menahan kelongsoran.Kata kunci - sstabilitas lereng, muka air tanah, soil nailing, GEO5
Analisis Sistem Saluran Drainase Di Kawasan Citymart Swalayan Kota Bitung Tawera, Alfanny A.; Mananoma, Tiny; Sumarauw, Jeffry S. F.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citymart Swalayan merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Bitung, tepatnya berada di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa. Pada daerah Kawasan Citymart Swalayan terdapat genangan yang terjadi ketika turun hujan, genangan yang terjadi diakibatkan oleh kondisi eksisting saluran yang dalam kondisi kurang baik, dan beberapa ruas tidak memiliki saluran. Analisis sistem saluran drainase di Kawasan Citymart Swalayan diperlukan untuk mengetahui apakah saluran eksisting mampu menampung debit air hujan. Sesuai dengan standar perencanaan drainase di Provinsi Sulawesi Utara digunakan curah hujan dengan kala ulang 10 tahun dengan menggunakan metode Log-Pearson III. Debit rencana (Qrenc) didapatkan dengan menggunakan metode rasional, kemudian untuk debit kapasitas (Qkaps) dihitung pada analisis hidraulika. Untuk mengetahui kemampuan setiap ruas saluran dan gorong-gorong debit rencana dan debit kapasitas akan dibandingkan (Qkaps > Qrenc). Berdasarkan hasil analisis terdapat 2 ruas saluran eksisting yang tidak mampu menampung debit air, maka dilakukan perbaikan dimensi saluran. Ada penambahan 7 ruas saluran baru yang akan didesain berdasarkan syarat (Qkaps > Qrenc). Kata kunci – sistem drainase, debit rencana, debit kapasitas saluran
Analisis Kapasitas Penampang Terhadap Debit Sungai Tondano di Daerah Kampung Tubir Kelurahan Paal 2 Lalamentik, Tesalonika Catharina; Sumarauw, Jeffry S. F.; Hendratta, Liany A.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Tondano merupakan salah satu sungai terbesar yang ada di Kota Manado serta memiliki banyak anak sungai yang bertujuan sebagai penyumbang debit. Salah satu Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dilewati dari Sungai Tondano, yaitu Kampung Tubir, Kelurahan Paal 2. Sungai Tondano yang ada di Kampung Tubir, Kelurahan Paal 2 pernah meluap dan menyebabkan kerugian bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai serta mengganggu lalu lintas kendaraan. Oleh karena itu, dibutuhkan perhitungan debit banjir dan elevasi tinggi muka air dari Sungai Tondano yang ada di Kampung Tubir, Kelurahan Paal 2. Analisis debit banjir dan elevasi tinggi muka air dilakukan dengan mencari debit banjir rencana melalui analisis frekuensi menggunakan metode Log Pearson III. Data debit berasal dari pos debit, yaitu pos debit Kairagi. Data debit ini adalah data debit maksimum sesaat selama 12 tahun, yaitu dari tahun 2008 s/d 2019. Data debit yang digunakan ini sudah melalui perhitugan perbandingan luas DAS antara data debit terukur dan data debit sungai pada lokasi penelitian. Debit puncak setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada semua penampang Sungai Tondano yang ada di Kampung Tubir, Kelurahan Paal 2 yang ditinjau tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Kata kunci – sungai Tondano, debit banjir rencana, elevasi tinggi muka air, HEC-RAS
Studi Eksperimental Pengaruh Sampah Plastik Terhadap Kuat Geser Tanah Lempung Lumi, Angeli F.; Mandagi, Agnes T.; Sumampouw, Joseph E. R.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung ekspansif merupakan tanah yang memiliki ciri ciri kembang susut yang sangat besar dimana kadar air tanah sangat mempengaruhi kondisi tanah tersebut. Tanah lempung ekspansif merupakan tanah yang banyak menimbulkan masalah dalam konstruksi sipil, karena memiliki daya dukung rendah, plastisitas tinggi, dan kembang susut yang tinggi pada saat tanah tersebut mengandung air. Cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan menstabilkan tanah agar meningkatnya daya digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan sampah plastik dengan jenis polyethylene terephthalate. Oleh karena itu penelitian kali ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh campuran bahan pada tanah lempung ekspansif menggunakan sampah plastic jenis polyethylene terephthalate dengan unkuran 0.5 cm x 1 cm dan terdapat tiga rasio campuran dengan persentase 0,5% , 1%, dan 2%. pada penelitian ini di ambil sampel di daerah kairagi jl. Ring Road. Hasil Penelitian menunjukan bahwa tanah tersebut memenuhi syarat tanah lempung ekspansif dilihat dari IP = 31,30%. Untuk tanah itu sendiri berdasarkan klasifikasi tanah ASTM 2487 versi USCS, sampel termasuk jenis CH (Clay-High Plasticity) lempung anorganik dengan plastisitas tinggi. Pada pengujian kuat tekan bebas, nilai qu tanah asli yaitu 18 kg/cm2. Nilai qu terbesar didapat pada tanah campuran variasi 0.5 % yaitu 18.66 kg/cm2. Untuk tanah asli didapatkan nilai kohesi undrained (Cu) sebesar 9 kg/cm2. Nilai kohesi undrained (Cu) terbaik pada penelitian ini didapat pada tanah campuran 0.5% yaitu 9.33 kg/cm2. Sedangkan hasil pengujian pemadatan didapatkan hasil grafik berat isi kering yang meningkat hanya pada variasi 0.5% seiring bertambanya variasi berat isi kering semakin menurun dan kadar air yang semakin naik seiring bertambanya variasi. Kata kunci – stabilisasi tanah, sampah plastik, lempung ekspansif, kuat geser tanah
Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Antara Metode SNI Dengan Metode AHSP Pada Proyek Gedung Pendidikan Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Sam Ratulangi Ratag, Kezia Aprilia; Malingkas, Grace Y.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sebuah konstruksi membutuhkan analisa biaya untuk memperkirakan kebutuhan pengeluaran dan mendapatkan biaya yang paling efisien untuk sebuah konstruksi.Perkiraan biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan sebuah proyek konstruksi, kontraktor harus mempunyai pedoman yang ekonomis dan berlaku di Indonesia. Analisis biaya Sebagai dasar perhitungan yang digunakan dalam perencanaan anggaran biaya proyek. Di Indonesia terdapat beberapa metode untuk merencanakan harga satuan biaya anggaran proyek yaitu SNI dan AHSP. Kontraktor umumnya membuat harga penawaran berdasarkan analisa yang tidak seluruhnya berpedoman pada analisa AHSP maupun analisa SNI. Para kontraktor lebih cenderung menghitung harga satuan pekerjaan berdasarkan dengan analisa mereka sendiri yang didasarkan atas pengalaman terdahulu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan konstruksi. Dalam pelaksanaan pekerjaan, kontraktor akan membuat rencana anggaran biaya sebagai dasar memasukkan penawaran terhadap suatu pekerjaan. Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) memerlukan koefisien atau angka indeks untuk mendapatkan analisis harga satuan untuk pekerjaan tersebut, angka indeks atau koefisien dapat diperoleh melalui Analisis Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode apa yang paling ekonomis dan untuk menjadi acuan para kontraktor merencanakan biaya konstruksi dengan metode yang berlaku di Indonesia tidak dengan metode yang di analisa sendiri. Dalam perhitungan rencana anggaran biaya pembangunan Gedung Fakultas Teknik dengan menggunakan 2 metode maka diperoleh metode AHSP 2016 merupakan yang paling ekonomis yaitu sebesar Rp. 15.529.658.000 dan metode SNI 2020 sebesar Rp. 15.971.297.000. Kata kunci – RAB, SNI 2020, AHSP 2016
Perencanaan Dan Analisis Biaya Pelaksanaan Proyek Gedung IAIN Ternate Syahrul, Muhammad; Mangare, Jantje B.; Pratasis, Pingkan A. K.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan suatu bangunan harus memenuhi persyaratan teknis sesuai peraturan dan dapat bermanfaat dalam penggunaannya, serta sesuai dengan rencana awal baik segi biaya, mutu dan waktu. Rencana Anggaran Biaya (RAB) ialah perkiraan biaya yang diperlukan untuk setiap pekerjaan dalam suatu proyek konstruksi sehingga akan diperoleh biaya total yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek. Langkah yang dilakukan untuk menghitung rencana anggaran biaya bangunan adalah mengidentifikasi setiap item pekerjaan yang ada dalam proyek yang sedang dihitung. Penelitian ini mengenai perhitungan kembali Rencana Anggaran Biaya gedung perkuliahan mahasiswa IAIN Ternate dengan mengacu pada harga upah dan bahan tahun 2021 kota Ternate dengan menggunakan AHSP SNI 2016. Pembangunan ini diperuntukan untuk gedung perkuliahan mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa biaya pelaksanaan yang dibutuhkan sebesar Rp 12.154.997.000,00,- Kata kunci – perencanaan, analisis biaya pelaksanaan, gedung IAIN Ternate
Peran Konsultan Manajemen Konstruksi Dalam Proyek Pembangunan Gedung (Studi Kasus: Gedung Serbaguna Universitas Tadulako, Palu – Sulawesi Tengah) Sukarta, Kristin G. N; Tjakra, Jermias; Pratasis, Pingkan A. K.
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu pelaksanaan pembangunan proyek, konsultan manajemen berperan penting mulai dari tahap perencanaan sampai tahap sesudah pelaksanaan. Konsultan manajemen merupakan satu tim kerja yang bertugas untuk mengawasi, mengontrol, membantu serta ikut terlibat dalam proses pembangunan proyek. Pada penelitian ini dilakukan pembagian  kuesioner terhadap responden sebanyak 20 orang sebagai Konsultan Manajemen Konstruksi yaitu TMC CERC PT. Yodya Karya, dan penelitian ini dilakukan pada proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Universitas  Tadulako. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data peran konsultan manajemen konstruksi dalam proyek pembangunan gedung serbaguna Universitas Tadulako pada variabel tingkat keterlibatan, semua peran dilaksanakan dengan cukup baik yaitu : dalam memimpin rapat koordinasi lapangan dengan persentase sebesar 87%, dalam mengawasi pengadaan dan kualitas tenaga kerja material dan peralatan dari para kontraktor dengan persentase sebesar 87%, dalam mengawasi pengadaan dan kualitas tenaga kerja material dan peralatan dari para kontraktor dengan persentase sebesar 87%, dalam memproses pembayaran para kontraktor dengan persentase 87%, dalam mengendalikan jadwal berdasarkan jadwal induk dengan persentase sebesar 86%. Sedangkan nilai persentase terendah yang didapatkan sebesar 77% yaitu dalam memberi rekomendasi untuk menunjuk kontraktor dan sub-kontraktor.  Kata kunci – komsultan manajemen, konstruksi, peran

Page 1 of 1 | Total Record : 10