cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 27, No 3 (2025)" : 20 Documents clear
Aplikasi ultrasonik dalam adsorpsi rhodamin oleh karbon aktif tempurung buah karet-Zn(OH)2 Yuliasari, Nova; Nuraini, Suci
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1225

Abstract

Pengolahan zat warna rhodamin perlu diupayakan karena sering merupakan polutan yang bersumber dari limbah industri tertentu. Tempurung buah karet yang dikarbonisasi 500oC selama 1 jam, diaktifkan dengan H3PO4 dan dimodifikasi secara kopresipitasi dengan Zn(OH)2 digunakan sebagai adsorben rhodamin. Keberhasilan preparasi ditunjukkan oleh hasil karakterisasi XRD. Material modifikasi menyerap zat warna rhodamin lebih baik dibanding tanpa modifikasi. Adsorpsi secara ultrasonik menyebabkan peningkatan ke-mampuan adsorpsi. pH pzc karbon aktif adalah 7,6 sehingga proses adsorpsi dilakukan pada pH 9. Berat optimum karbon aktif adalah 0,075 g, waktu kontak optimum 10 menit dan konsentrasi optimum rhodamin 50 mg/L. Orde kinetika adalah orde dua semu dan isoterm cenderung mengikuti model Langmuir yang keduanya mengindikasikan jenis interaksi kemisorpsi. Kapasitas adsorpsi karbon aktif tempurung buah karet-Zn(OH)2 terhadap rhodamin sebesar 20,45 mg/g.
Studi Pemanfaatan Char Batubara Kualitas Rendah Sebagai Material Pembuatan Baterai Sel Kering dengan Variasi Aktivator dan Elektrolit Dinda, Syahranie Kurnia; Sabila, Sabila; Putri, Amalia; Syarif, Aida; Effendy, Sahrul; Manggala, Agus; Septiana, Iriani Reka
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1247

Abstract

Indonesia menjadi negara dengan cadangan batubara terbesar di kawasan Asia-Pasifik. Namun, 68% batubara memiliki nilai keekonomian yang rendah sejalan dengan kuali-tasnya. Untuk peningkatan mutu dan nilai keekonomiannya terciptalah program hilirisasi batubara guna menganalisis potensi dan menciptakan diversifikasi batubara sebagai energi alternatif. Baterai menjadi salah satu pilihan alternatif penyimpanan energi yang aman dan mudah. Pada penelitian ini, digunakan batubara lignit sebagai bahan baku pasta baterai dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari aktivator dan larutan el-ektrolit terhadap daya baterai yang dihasilkan. Sebelum menjadi bahan baku baterai sel kering, batubara lignit akan melalui proses pirolisis guna mengurangi kadar air (moisture) dan kadar zat terbang (volatile matter). Char batubara hasil pirolisis diaktivasi menggunakan larutan KOH 10%, 11% dan 12%. Char pirolisis yang tidak diaktivasi mempunyai bilangan iodine sebesar 735,19 dan bilangan iodine tertinggi terdapat pada char pirolisis yang teraktivasi KOH 12% yaitu sebesar 2.085,29. Masing-masing char ba-tubara teraktivasi divariasikan dengan larutan elektrolit berupa NaOH 0,1 M, 0,5 M dan 1 M. serta H2SO4 0,1 M, 0,5 M dan 1 M. Angka tertinggi diperoleh dari baterai dengan char ter-aktivasi KOH 12% dan elektrolit NaOH 1,5 M, yaitu tegangan 1,372 V dan arus 7,91 mA. Sedangkan angka terendah diperoleh dari char yang tidak teraktivasi dengan elektrolit H2SO4 0,5 M, yaitu tegangan 0,447 V dan arus 0,19 mA.
Fabrikasi Elektroda berbasis SPCE Termodifikasi Nanokomposit ZnO/CuO dan Potensi Aplikasinya sebagai Sensor Glukosa Non Enzimatik Nikmah, Ainun; Kurniawan, Robi; Taufiq, Ahmad
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1267

Abstract

Pada studi ini, nanokomposit ZnO/CuO telah berhasil disintesis dan dimodifikasi pada permukaan elektroda SPCE (Screen-Printed Carbon Electrode). Hasil karakterisasi menggunakan XRD, FTIR, dan SEM-EDX mengonfirmasi keberhasilan sintesis dengan struktur kristal CuO dan ZnO yang terdefinisi dengan baik tanpa adanya pengotor. Uji el-ektrokimia dengan teknik voltametri siklik (CV) menunjukkan bahwa SPCE termodifikasi ZnO/CuO memiliki arus oksidasi glukosa yang jauh lebih tinggi dibandingkan bare SPCE, dengan puncak oksidasi teramati pada +0,50 dan +0,63 V vs. Ag/AgCl. Peningkatan ini dikaitkan dengan sinergi CuO yang aktif secara katalitik dan ZnO yang berperan dalam meningkatkan konduktivitas serta stabilitas elektroda. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa elektroda SPCE termodifikasi ZnO/CuO berpotensi dikembangkan sebagai sensor glukosa non-enzimatik yang sensitive dan selektif
Studi Optimasi Kinerja Sistem Pengeringan Berbasis Panel Surya Ditinjau dari Laju Pengeringan dan Efisiensi Termal Wijaya, Agung; Prasetyatama, Bintang Tegar; Anugrah, Muhammad Rizki; Saputra, Diego; Daniar, Rima; Kholidah, Nurul; Effendy, Sahrul; Febriana, Ida; Manggala, Agus
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1249

Abstract

Energi surya merupakan sumber daya terbarukan yang memiliki banyak potensi untuk digunakan. Dalam pemanfaatannya, energi surya dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui panel surya. Salah satu distribusi energi listrik dari panel surya adalah penggunaan oven tenaga surya. Oven tenaga surya adalah alternatif yang efisien karena dapat mengatur stabilisasi suhu pengeringan, mengurangi resiko kontaminasi dari lingkungan dan ramah lingkungan karena mengurangi konsumsi energi dari sumber konvensional. Peralatan utama yang digunakan terdiri dari serangkaian alat pembangkit listrik tenaga surya dengan panel Monocrytaline dan Polycrytaline. Penelitian dimulai dengan mempersiapkan panel listrik dengan dijemur dibawah terik matahari untuk pengisian energi pada aki panel. Aki panel yang telah terisi penuh digunakan penyimpan energi selama proses pengeringan. Bahan akan dikeringkan pada variasi suhu 40oC, 50oC dan 60oC. Pada suhu 40°C, efisiensi termal tercatat sebesar 65,94%, dan meningkat menjadi 68,10% pada suhu 50°C, lalu mencapai 68,84% pada suhu 60°C.
Studi Pengaruh Komposisi Perekat Tepung Ketan dan Maizena Terhadap Karakteristik Biobriket Limbah Baglog Jamur Tiram Putri, Aisyah; Trisnaliani, Lety; Erlinawati, Erlinawati
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1246

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi dan terbatasnya sumber energi fosil mendorong pencarian bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi komposisi perekat tepung ketan dan maizena terhadap karakteristik bio-briket berbahan dasar limbah baglog jamur tiram. Proses pembuatan biobriket diawali dengan karbonisasi limbah baglog, dilanjutkan dengan pencampuran perekat pada tiga variasi komposisi 20%, 25%, dan 30%, kemudian dicetak menggunakan alat briket metode compacting. Pengujian karakteristik biobriket dilakukan berdasarkan parameter analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, dan karbon terikat), dan nilai kalor. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan komposisi perekat cenderung meningkatkan kadar air, kadar abu, dan zat terbang, namun menurunkan nilai kalor dan karbon terikat. Biobriket dengan perekat maizena 20% menunjukkan hasil terbaik dengan kadar air 3,83%, karbon terikat 78,21%, dan nilai kalor 6044,0181 kal/gr. Semua sampel memenuhi standar SNI 01-6235-2000, kecuali nilai kalor pada perekat tepung ketan dengan komposisi 25% dan 30%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan maizena dengan komposisi 20% merupakan kondisi optimum untuk menghasilkan biobriket dengan kualitas pembakaran terbaik.
Analisis Efisiensi Thermal Coke Oven Battery Pada Salah Satu Departemen Kawasan Industri Morowali Sahrini, Sahrini; Malik, Yulianti
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1209

Abstract

Coke oven battery merupakan alat utama dalam proses pembuatan kokas untuk menghasilkan kokas yang memenuhi standar yang dapat digunakan dalam industri logam. Proses pembuatan kokas membutuhkan bahan dan peralatan produksi seperti baterai oven kokas yang harus bekerja secara optimal. Kinerja baterai oven kokas yang optimal atau bekerja secara efisien akan menunjang industri pembuatan kokas baik dari segi waktu, biaya, maupun proses yang dihasilkan, karena mampu meminimalisir penggunaan energi dalam proses produksi. Kinerja alat yang baik salah satunya ditunjukkan dengan efisiensi termal mesin yang baik. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang perhitungan efisiensi termal baterai oven kokas di salah satu Departemen Kawasan Industri Morowali yang diharapkan dapat membantu industri untuk memonitor penggunaan energi dalam proses produksi sehingga lebih efisien dan dapat membantu menekan biaya produksi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan selama 3 periode didapatkan efisiensi termal sebesar 97,97 – 97,98% dengan efisiensi terendah terjadi pada periode kedua sebesar (97,974%) dan heat loss sebesar 2,0260%.
Analisis Produksi Biogas dari Limbah POME dan Kotoran Sapi dengan EM-4 pada Digester terhadap Nilai Kalor Monica, Levia; Wiranata, Muhammad Adithia; Prakoso, Dibyo; Bow, Yohandri; Septiana, Iriani Reka; Manggala, Agus; Daniar, Rima
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1241

Abstract

Keterbatasan sumber energi konvensional mendorong eksplorasi terhadap alternatif energi terbarukan. Biogas adalah salah satu energi alternatif yang ramah lingkungan, dengan memanfaatkan limbah organik melalui proses anaerobik hingga menghasilkan gas metana. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis produksi biogas dengan fokus pada pengaruh waktu retensi terhadap volume biogas, karakteristik komposisi biogas serta nilai kalor biogas yang dihasilkan. Penelitian dilakukan menggunakan digester berkapasitas 250 L dengan bahan baku berupa campuran limbah POME dan kotoran sapi dengan rasio [1:1]. Proses fermentasi dilakukan selama 25 hari dengan variasi waktu retensi 5, 10, 15, 20, dan 25 hari. Volume biogas, komposisi gas (CH₄, CO₂, O₂, dan H₂S), temperatur (digester dan lingkungan), pH slurry, serta tekanan gas menggunakan manometer U diamati secara berkala setiap 5 hari sesuai waktu retensi. Nilai kalor biogas kemudian dihitung berdasarkan persentase kandungan metana yang diperoleh. Hasil penelitian menujukkan bahwa produksi biogas meningkat seiring waktu retensi, dengan puncak produksi terjadi pada hari ke-25. Kandungan metana (CH4) maksimum mencapai 58 %Vol dan nilai kalor tertinggi diperoleh sebesar 20,76 MJ/m3 pada komposisi CH4 maksimum. Penelitian ini membuktikan bahwa kapasitas digester, volume bahan baku, serta parameter operasional seperti pH, temperatur, tekanan, dan waktu retensi memiliki pengaruh signif-ikan terhadap kualitas dan kuantitas biogas yang dihasilkan.
Pengaruh Variasi Temperatur Karbonisasi Terhadap Karakteristik Biobriket Limbah Baglog Jamur Tiram Sebagai Sumber Energi Alternatif Islamia, Aulia; Erlinawati, Erlinawati; Yuniar, Yuniar
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1257

Abstract

Krisis energi dan tingginya ketergantungan terhadap bahan bakar fosil mendorong pencarian sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Salah satu alternatifnya adalah pemanfaatan limbah biomassa, seperti baglog jamur tiram (Pleurotus ostreatus), sebagai bahan baku biobriket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur karbonisasi pengarangan (300°C, 350°C, 400°C, 450°C, dan 500°C) terhadap karakteristik biobriket yang meliputi kadar air, abu, zat terbang, karbon terikat, dan nilai kalor. Proses pembuatan biobriket diawali dengan karbonisasi limbah baglog menggunakan furnace, dilanjutkan dengan pencampuran perekat tepung tapioka kemudian dicetak menggunakan alat briket metode compacting. Pengujian karakteristik biobriket dilakukan berdasarkan parameter analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, dan karbon terikat), dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur karbonisasi, maka kadar air dan zat terbang cenderung menurun, sedangkan karbon terikat dan nilai kalor meningkat. Temperatur terbaik dalam penelitian ini berada pada 500°C dengan kadar air sebesar 3,26%, kadar abu 4,61%, nilai karbon terikat 81,54% dan nilai kalor sebesar 5.817,39 kal/gram. Limbah baglog jamur tiram terbukti memiliki potensi sebagai bahan baku energi alternatif yang layak dikembangkan.
Efek Fermentasi Limbah Industri Tapioka Oleh Aspergillus Niger Terhadap Performa Produksi Maggot Bsf Hermetia Illucens L. (Diptera: Stratiomyidae) Lamin, Syafrina; Zaky, Adrian; Huda, Mohammad Komarul
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1287

Abstract

Dalam kegiatan industri tepung tapioka, bahan baku digunakan sebanyak 1 ton akan menghasilkan sekitar 10% hasil buangan berupa hasil samping yaitu onggok. Permasalahan onggok tersebut dapat diatasi dengan proses biokonversi dengan menggunakan maggot black soldier fly (BSF). Penelitian ini berupa eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing pengulangan sebanyak 6 kali. Adapun variabel pengamatan berupa pengukuran kualitas fisik media, indeks reduksi, efisien konversi pakan tercerna, frass (g), dan tingkat kesintasan hidup. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada parameter indeks reduksi, efisien konversi pakan tercerna, frass (g), dan tingkat kesintasan hidup dianalisis menggunakan ANOVA, setelah di analisis menunjukkan perbedaan nyata terhadap P0, P1, P2 dan P3 dengan setiap perlakuan (α ≤ 0,05) sehingga dilakukan uji lanjut Duncan. Nilai WRI yang diperoleh berkisar 1,51% –5,55%, nilai ECD yang diperoleh berkisar 4,35 % - 7,93 %, frass yang diperoleh  berkisar 170,00 g – 333,33 g, dan nilai SR yang diperoleh berkisar 64,13% - 97,47% dan pada rasio C/N yang didapatkan pada penelitian ini berkisar antara 27:1-39:1.
Analisis Geomorfologi Desa Pusar dan Sekitarnya, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan Yunika, Winni; Idarwati, Idarwati
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1222

Abstract

Pengamatan dilakukan pada Desa Pusar dan sekitarnya, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menganalisa proses geomorfologi secara mendalam di daerah Pusar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode observasi langsung dan analisis geomorfologi, dimana berfokus pada berbagai fenomena geologi yang diidentifikasi, dideskripsikan, serta diukur guna analisis geomorfologi. Satuan geomorfik didapatkan berdasarkan hasil dari identifikasi beberapa aspek yang meliputi satuan morfologi (morfografi dan morfometri), geomorfik atau morfodinamik. Didapatkan 4 klasifikasi bentukan lahan pada daerah penelitian berdasarkan aspek geomorfologi yang mencakup morfologi, morfometri dan morfogenesa diantaranya yaitu Perbukitan Rendah Denudasional (PRD), Dataran Rendah Denudasional (DRD), Channel Irregular Meander (CIM) dan Bentuk Lahan Antropogenik. Pola Pengaliran daerah penelitian merupakan tipe pola aliran dendritik. Proses denudasional yang terjadi pada daerah penelitian menghasilkan longsoran pada daerah penelitian. Adapun jenis longsoran yang ditemukan pada daerah penelitian termasuk ke dalam longsoran jenis slide rotational.

Page 1 of 2 | Total Record : 20