cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Analisis Proksimat Terhadap Kualitas Batubara di Pit dan Stockpile Blok X PT. Batualam Selaras, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan Azzahra, Mifta Rizki; Dyah Hastuti, Endang Wiwik
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.914

Abstract

PT. Batualam Selaras merupakan Perusahaan pertambangan batubara yang berlokasi di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Pada industri pertambangan kualitas batubara merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan dan dijaga agar tetap sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan oleh konsumen kepada perusahaan. Menurunnya kualitas batubara dapat terjadi karena adanya kontaminasi batuan lain yang ikut terbawa pada saat pengangkutan batubara, serta genangan air pada pit dan stockpile yang kurang kurang optimal penanganannya. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung nilai kualitas batubara di pit dan stockpile mennggunakan metode analisis proksimat. Dari pengamatan dan pengolahan data yang telah dilakukan, maka didapatkan hasil rata-rata di pit yaitu nilai kandungan air sebesar 33,39%, kandungan zat terbang sebesar 40,92%, kandungan karbon tetap sebesar 37,43%, kandungan kadar abu sebesar 6,41% dengan rata-rata nilai kalori sebesar 5413 Kcal/kg. sedangkan hasil rata-rata di stockpile yaitu nilai kandungan air sebesar 34,98%, kandungan zat terbang sebesar 39,80%, kandungan karbon tetap sebesar 35,14%, kandungan kadar abu sebesar 9,37% dengan rata-rata nilai kalori sebesar 5193 Kcal/kg. Pengaruh kandungan air dan kadar abu yang meningkat akan mengakibatkan menurunnya nilai kalori pada batubara. Pengaruh zat terbang dan karbon tetap yang menurun akan mengakibatkan menurunnya nilai kalori pada batubara.
Penentuan Lingkungan Pengendapan berdasarkan Karakteristik Mikrofosil dan Makrofosil Formasi Tuban Anggota Ngrayong Daerah Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Rahmadani, Gea Fanny; Idarwati, Idarwati
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.908

Abstract

Penelitian berlokasi di Daerah Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur pada Formasi Tuban Anggota Ngrayong. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lingkungan pengendapan dari daerah telitian berdasarkan karakteristik mikrofosil dan makrofosil yang ditemukan. Hal tersebut menarik untuk diteliti karena daerah penelitian terdiri atas litologi batugamping kalkarenit karbonatan kuat dengan kandungan fosil foraminifera benthonik yang berlimpah dan makrofosil yang cukup beragam. Metode penelitian berupa analisa laboratorium paleontologi dan petrografi. Analisa paleontologi dilakukan preparasi batuan, penentuan lingkungan pengendapan fosil foraminifera benthonik serta analisa makrofosil. Analisa petrografi berupa pengklasifikasian sayatan tipis batuan yang mengandung foraminifera benthonik besar. Fosil foraminifera benthonik yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu fosil dominan berupa Streblus beccari, Streblus gaimardii dan Cibicides praecinctus. Fosil dengan kelimpahan menengah  yaitu Tubinella funalis dan Pyrgo aepressa. Articulina facifica, Quinqueloculina lamarckiana, Lagena favoso punctata, Bucella frigida, Alveolinella quoyi, Amphistegina lessonil dan Nonion depressulum adalah fosil dengan kelimpahan yang paling sedikit. Spesies makrofosil berfilum Brachiopoda dan Coelenterata yang ditemukan yaitu Peregrinella garganica, Stephanophyllia suecica dan Atrypina disparilis. Sayatan tipis batuan ditemukan kenampakan fosil foraminifera benthonik besar berupa Miogypsina. Lingkungan pengendapan pada lokasi penelitian berdasarkan fosil yang ditemukan adalah lingkungan pengendapan laut Transisi-Neritik Tepi.
Karakteristik Batuan Granit Pada Formasi Granit Garba Daerah Pancur Pungah dan Sekitarnya, Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Saputra, Pirdaus; Idarwati, Idarwati; Dyah Hastuti, Endang Wiwik
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.981

Abstract

Letak administrasi daerah penelitian berada pada Daerah Pancur Pungah, Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Sebaran batuan granit formasi Granit Garba cukup luas dan memiliki karakteristik yang menarik untuk dibahas baik secara megaskopis maupun mikroskopis berdasarkan analisa petrografi. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan secara langsung dan analisis petrografi menggunakan sampel pemerconto yang telah di sampling. Berdasarkan observasi lapangan terdapat 36 lokasi penelitian singkapan batuan granit pada formasi Granit Garba (KGr). Kandungan mineral penyusun utama berupa golongan mineral-mineral silika (SiO2) yaitu kuarsa, plagioklas dan alkali feldspar ditemukan dalam batuan Syenogranit dan Monzogranit. Terdapat juga mineral tambahan yaitu biotit, piroksen dan fluorit serta mineral ubahan yaitu serisit dan klorit. Rata-rata sampel penelitian ini secara umum memiliki terkstur perthite berupa intergrowth antara mineral ortoklas dan plagioklas yang mengidentifikasi bahwa kedua mineral tersebut tumbuh secara bersamaan.Kata Kunci: Karakteristik; Petrografi; Granit Garba; Pancur Pungah; Muara Dua
Analisis Stabilitas Lereng Terhadap Kerentanan Longsor Di Daerah Kisau Dan Sekitarnya, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan Prihandayani, Anggun; Harnani, Harnani
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.918

Abstract

Daerah penelitian terletak di Desa Kisau dan sekitarnya, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Daerah penelitian memiliki topografi yang curam, intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan pelapukan yang tinggi dan penggunaan lahan yang tidak tepat menjadi pemicu terjadinya longsor. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kestabilan lereng terhadap kerentanan longsor agar dapat mengurangi risiko bencana longsor. Selain itu, analisis ini juga menggunakan parameter dari morfologi elevasi dan kemiringan lereng daerah penelitian, dan juga menggunakan metode Unconfined Compressive Strength. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mendapatkan nilai keruntuhan dan hubungan terhadap konsistensi tanah, serta untuk mengetahui tegangan dan regangan dari analisis yang dilakukan.
Estimasi Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Poligon dan Metode Circular USGS pada daerah Pit 3 Timur, Banko Tengah, PT. Bukit Asam Tbk. Syaharani, Puan Rahima; Idarwati, Idarwati
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.928

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tonase batubara dalam tiga kategori, yaitu sumberdaya terukur, tertunjuk dan tereka menggunakan Metode Poligon dan Metode Circular USGS. Data yang dihimpun untuk penelitian ini merupakan data 3 titik bor, data geologi lokal daerah penelitian dan data core. Data bor yang diperoleh kemudian diolah sehingga diperoleh data ketebalan lapisan batubara, perhitungan volume batubara dan tonase batubara. Estimasi sumberdaya batubara berguna dalam tahapan awal eksplorasi untuk mengetahui berapa banyak sumberdaya yang dapat di tambang oleh suatu perusahaan. Metode yang digunakan perlu disesuaikan dengan karakteristik geologi pada daerah penelitian agar diperoleh hasil dengan akurasi yang tinggi. Hasil dari estimasi sumberdaya terukur pada seam A1 sebesar 4.566.987 ton, seam A2  4.355.608 ton, seam B1 3.812.039 ton, seam B2 1.412.791 ton dan seam C 3.688.855 ton. Sumberdaya tertunjuk pada seam A1 sebesar 8.098.830 ton, seam A2 11.499.733 ton, seam B1 5.429.465 ton, seam B2 1.619.183 ton dan seam C 10.037.948 ton. Sumberdaya tereka pada seam A1 sebesar  12.129.051 ton, seam A2 13.194.157 ton, seam B1 9.504.217 ton, seam B2 3.042.677 ton dan seam C 11.087.336 ton.
Pengaruh energi gelombang laut terhadap perubahan estuari Sungai Air Pino Bengkulu Selatan pada musim timur Permatasari, Deah; Berliani, Riska; Siregar, Anjeli Agustina; Supiyati, Supiyati
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.911

Abstract

Estuari merupakan daerah bagian hilir dari sungai yang berhubungan dengan laut. Estuari Sungai Air Pino mengalami perubahan bentuk akibat terjadinya pendangkalan di mulut estuari yang dipengaruhi gelombang laut Pantai Mengkudum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh energi gelombang laut terhadap perubahan Estuari Muara Air Pino. Metode riset ini adalah pengukuran langsung di lapangan pada 3 titik pengukuran dengan menggunakan Tide Gauge dengan parameter yang ditinjau tinggi dan periode gelombang. Berdasarkan riset yang telah dilakukan diperoleh tinggi gelombang berkisar 0,02 m – 1,07 m dengan nilai gelombang signifikan 0,52 m dan tinggi gelombang signifikan peramalan 0,38 m, periode gelombang berkisar 3,01 s - 10,73 s dengan periode gelombang signifikan 6,9 s dan periode gelombang signifikan peramalan 2,40 s. Energi gelombang berkisar 0,501 J – 1573 J. Pendangkalan Estuari Sungai Air Pino diakibatkan karena energi gelombang yang mengaduk partikel sedimen secara beragsung angsur dalam waktu yang lama dan kemudian partikel sedimen tersebut akan terbawa arus dan mengendap ketika kecepatan arus semakin melemah, endapan sedimen tersebut kemudian membentuk daratan baru yang berdampak pada perubahan Estuari Sungai Air Pino. 
Adherence and clinical outcomes of hypertensive patients in rural areas after receiving home pharmacy care interventions Rikmasari, Yopi; Munarsih, Ensiwi; Alfionita, Hafiza
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.947

Abstract

Adherence is still a significant problem in the treatment of hypertension, so appropriate interventions are needed to overcome this condition. This study aims to determine the effect of home pharmacy care on medication adherence and clinical outcomes. This research is a pilot study using a quasi-experimental pre- and post-design with control in primary health care facilities in rural areas involving 40 hypertensive patients divided into two each 20 patients in the control and treatment groups. The MGLS questionnaire measured treatment adherence and clinical outcome by assessing blood pressure. Data were analyzed using descriptive statistics, bivariate tests using chi-square, Mann Whitney, paired t-test, and Wilcoxon signed ranks-test. At the beginning and end of the study there was no difference in the level of treatment adherence in the control group (p=0.701) while in the intervention group there was a significant difference (p=0.009). Systolic blood pressure in the control group (p=0.000) and the intervention group (p=0.004) showed a difference, while there was no difference in diastolic blood pressure in the two groups. In addition, there was no difference in achieving blood pressure targets between groups (p=0.522). The findings in this study are that home pharmacy services have the potential to increase medication adherence in rural areas but have not had an impact on reducing pressure and achieving targets.
Perbandingan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etil asetat dan Metanol Daun Tumbuhan Matoa (Pometia pinnata) Situmeang, Boima; Musa, Weny JA; Mulyadi, Agus; Ibrahim, Agus Malik; Widiyanto, Holisha; Bialangi, Nurhayati
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.919

Abstract

Matoa (Pometia pinnata) is a plant from the Sapindaceae family that is widely distributed throughout the Asia-Pacific region, including Indonesia, Malaysia, Thailand, and Sri Lanka. In Indonesia, the Matoa plant is commonly found in Java, Sumatra, and Papua. Empirically, the leaves of the Matoa plant have been utilized by the community as a traditional remedy for treating hypertension, fever, and diarrhea. The aim of this study was to test the antioxidant activity of ethyl acetate extract and methanol extract of Matoa leaves. Extraction was performed using the maceration method. The antioxidant activity was evaluated using UV-Visible spectroscopy. The free radical used was DPPH at a concentration of 50 ppm. The absorbance was measured at a wavelength of 517 nm. The antioxidant activity of the ethyl acetate extract of Matoa leaves was 38.87 ppm and 37.73 ppm. The antioxidant activity of the methanol extract of Matoa leaves was 27.99 ppm and 33.25 ppm. Based on the antioxidant activity values, both the ethyl acetate and methanol extracts of Matoa leaves have the potential as a source of natural antioxidants. 
Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Klasifikasi Massa Batuan dengan Metode Rock Mass Rating (RMR) di PT. Bukit Asam, Tbk. Sumatera Selatan. Aulia, Zhahra; Harnani, Harnani; Utamaputra, Radian Gatra
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.966

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan penambangan tambang terbuka ini menuntut kestabilan lereng pada bukaan tambangnya. Lereng-lereng tersebut perlu dianalisis kestabilannya, baik pada tahapan perancangan, tahapan penambangan, maupun tahap pasca tambang untuk mencegah bahaya longsor di waktu-waktu yang akan datang karena menyangkut keselamatan kerja, keamanan peralatan serta keberlangsungan produksi. Secara administratif, lokasi penelitian terletak PIT ZA, Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Kondisi lereng tambang akan mengalami banyak perubahan pada tambang batubara yang sudah beroperasi cukup lama seperti kondisi fisik, kimia, maupun mekanik batuan yang berimbas pada kestabilan lerengnya. Kualitas massa batuan menjadi salah satu parameter dalam stabilitas lerengyang bertujuan untuk mengidentifikasi parameter-parameter penting yang mempengaruhi perilaku massa batuan. Metode penelitian menjadi dua yaitu pengumpulan data primer menghasilkan rock quality designation, kondisi diskontinuitas, kondisi air tanah dan data sekunder menghasilkan nilai kuat tekan batuan utuh. Dalam menentukan Rock Mass Rating (RMR) dipengaruhi oleh kuat tekan batuan utuh, rock quality designation, kondisi diskontinuitas, dan kondisi air tanah. Pengelompokan dan pembagian kualitas massa batuan pada daerah penelitian mengacu pada klasifikasi Bieneawski (1989). Pembagian kualitas massa batuan pada daerah penelitian terbagi menjadi 2 kelas yaitu Kelas III termasuk kedalam klasifikasi massa batuan Fair Rock yaitu dimana frekuensi kekar tergolong cukup besar pada pembentukan kualitas massa batuan pada lokasi tersebut dan kelas IV termasuk kedalam kualitas massa batuan Good Rock yaitu dimana frekuensi kekar tergolong cukup kecil pada pembentukan kualitas massa batuan pada lokasi tersebut. Diskontinuitas merupakan salah satu faktor kestabilan lereng, oleh karena itu harus melakukan tindakan seperti menghilangkan pembebanan oleh alat berat pada titik diskontinuitas dan merubah geometri lerengnya.
Optimasi Esktraksi Polimer IIPs Bercetakan Ion Fe3+ terhadap Kapasitas Adsorpsi Menggunakan Metode Desain Faktorial Hijrah, Muhammad; Arsyad, Fitri Suryani; Satya, Octavianus Cakra; Jorena, Jorena; Virgo, Frinsyah; Royani, Idha
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i1.912

Abstract

Adsorpsi merupakan salah satu metode yang banyak digunakan untuk mendegradasi logam berat dari lingkungan. Berbagai adsorben telah banyak digunakan dan sampai saat ini penelitian telah berhasil mengembangkan polimer bercetakan sebagai adsorben logam berat. Optimasi ekstraksi polimer  dalam menghasilkan IIPs bercetakan Ion Fe3+ dengan menggunakan desain faktorial diharapkan mampu menghasilkan polimer IIPs dengan waktu sintesis yang relatif singkat. Polimer Fe (III) yang telah disintesis dengan metode cooling-heating diekstraksi dengan larutan HCL. Proses ekstraksi dilakukan berdasarkan rancang eksperimen yang telah dilakukan dengan mengkombinasikan faktor dan level faktor ekstraksi. Selanjutnya hasil eskperimen dilakukan karakterisasi XRD, FTIR dan AAS untuk mengevaluasi hasil ekstraksi polimer Fe (III) dan sebagai data respon yang akan dianalisis pada software DX. Hasil optimum terjadi pada eksperimen dengan larutan ekstraksi 6 M dan waktu ekstraksi selama 8 Jam. Model matematika yang dihasilkan pada kapasitas adsorpsi yaitu, Y= 1,65112 + 0,165875A dan pada ukuran kristal yaitu, Y= 1,62998-0,392975A. Penelitian ini mendapatkan korelasi bahwasannya semakin besar nilai konsentrasi pelarut pada proses ekstrasi mempengaruhi peningkatan kapasitas adsorpsi dan penurunan  ukuran kristal material IIPs-Fe3+.