cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
The Antioxidant Potential of Kecombrang (Etlingera elatior) Solihah, Indah; Syarif, Nirwan; Resmiyani, Ubbadah; Rasyid, Riana Sari Puspita; Suciati, Tri
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.1028

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior) is one of the native plants of Indonesia.E.elatioris used as a condiment, food, medicine, and ornament. The antioxidant properties of rhizomes, leaves, and flowers ofE.elatiorhas not been reported. This study aimed to explore the antioxidant capacity of the rhizome, leaves, and flowers ofE.elatiorin extracts and fractions. The rhizome, leaves, and flower ofE.elatiorwere macerated by ethanol 96% to generate crude extract. The crude extract was fractionated by n-hexane, ethyl acetate, and ethanol 96% to generate n-hexane, ethyl acetate, and ethanol fraction. The total phenolic compound was determined spectrophotometrically using the follin-ciocalteau color complex. The antioxidant effect of extracts and fractions ofE.elatiorwas evaluated using DPPH scavenging activity. The largest total phenolic compound ofE.elatiorwas in the ethanolic fraction of flower (298.47mgGAE/100g), and the lowest was in a crude extract of rhizome (61.80mgGAE/100g). The very strong antioxidant capacity (IC50value <50ppm) was in crude extract, n-hexane fraction of rhizome, and an ethanolic fraction of leaves. The strong antioxidant capacity (IC50value: 50-100 ppm) was crude extract and all fractions of flower; ethyl acetate and an ethanolic fraction of rhizome; crude extract, n-hexane, and ethyl acetate fraction of leaf.The conclusion of this study is that, depending on the type of solvent, the type of antioxidant compounds being extracted and antioxidant capacity also vary.
Analisis Kadar Garam, Kadar Formalin Dan Angka Lempeng Total Bakteri Pada Ikan Asin Yang Beredar Di Ciputat Tangerang Selatan Rosita, Nita
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.980

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar garam, kadar formalin dan angka lempeng total bakteri Pada ikan Asin Yang Beredar Di Ciputat Tangerang Selatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar garam, kadar formalin dan angka lempeng total bakteri pada ikan asin kemudian dibandingkan dengan standar mutu ikan asin. Teknik pengambilan sampel secara acak dan Populasi dalam penelitian ini adalah berbagai macam ikan asin yang dijual di Ciputat Tangerang Selatan. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 15 sampel. Hasil pengujian kadar garam pada ikan asin berkisar 7,35-15,05% dan masih di bawah baku mutu yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI 8273:2016) sebesar 20%. Hasil pengujian formalin menunjukkan 9 sampel (60%) mengandung formaldehida berkisar 0-2 mg/L, hal ini tidak sesuai dengan PERMENKES No. 033 Tahun 2012 tentang formalin dilarang digunakan untuk pengawet makanan. Sedangkan angka lempeng total bakteri berkisar 1×101-3,8×103 CFU/g. Hal ini menunjukkan ikan asin yang beredar masih sesuai syarat SNI yaitu 1×105CFU/g. Hasil penelitian menunjukkan ikan asin yang beredar di Ciputat untuk kadar garam dan bakteri masih di bawah mutu yang ditetapkan. Sedangkan formalin masih ditemukan pada ikan asin.
Paleosalinitas Batupasir gampingan, Batulempung, dan Ba-tupasir Formasi Lemau Dengan Metode Analisa Klaster, Daerah Muara Simpur Dan Sekitarnya, Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Bengkulu. Putricia, Innaka; Harnani, Harnani
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.982

Abstract

Foraminifera merupakan organisme yang hidup secara akuatik, uniseluler, memiliki satu atau lebih kamar-kamar yang terpisah satu sama lainnya yang dipisahkan oleh sekat-sekat (septa) yang ditembusi oleh lubang-lubang halus (foramen). Penelitian bertujuan untuk menentukan paleosalinitas berdasarkan kelimpahan foraminifera bentonik kecil pada Sampel batuan formasi Lemau di Daerah Muara Simpur dan sekitarnya, Bengkulu. Data sampel yang digunakan sebanyak 6 sampel batuan sedimen dari hasil penelitian lapangan yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kuantitatif berdasarkan dengan kumpulan kelimpahan foraminifera bentonik kecil dengan menghitung jumlah individu serta genus setiap sampel dan genus dominansi terpilih. Hasil penelitian menyatakan bahwa paleosalinitas daerah penelitian relatif berada pada kondisi salinitas air normal 32-40% namum sempat berubah dalam kondisi salinitas rendah < 32%. Perubahan paleosalinitas pada kala pengendapan Formasi  Lemau dapat diakibatkan oleh faktor perbedaan kedalaman, perubahan muka air laut, serta kondisi iklim dan kondisi tektonik Indonesia.
Analisis Efisiensi Transformator Dalam Pembangkit Listrik Di PT. PLN Indonesia Power UPDK Keramasan Mustari, Mustari; Kurniawan, Roy; Ramlan, Ramlan
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.944

Abstract

Abstract: transformator, efisiensi transfromator;Pembangkit listrik memegang peranan penting dalam menyediakan energi listrik yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri. Salah satu komponen utama dalam sistem pembangkit listrik adalah trafo. Transformator berfungsi untuk mengubah tegangan dari pembangkit listrik menjadi tegangan yang sesuai untuk didistribusikan dan dikonsumsi. Dalam bidang industri, trafo digunakan sebagai penaik tegangan (trafo step up) dan digunakan sebagai penurun tegangan (trafo step down). Transformator ini biasanya dihubungkan dengan beban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu perhitungan untuk mencari efisiensi transformator. Hasil yang diperoleh pada perhitungan minggu ke-1 sebesar 99,81%, minggu ke-2 sebesar 100%, minggu ke-3 sebesar 99,95% dan minggu ke-4 sebesar 99,95%. Dapat disimpulkan bahwa transformator di PT PLN Indonesia Power UPDK Keramasan sangat efisien, dapat diketahui pada perhitungan yang diperoleh dan semakin besar efisiensi menunjukkan semakin banyak daya yang terjual.Keywords: transfromator; efisiensi transformator;Power plants play an important role in providing the electrical energy needed to meet the needs of society and industry. One of the main components in the power generation system is the transformer. The transformer serves to change the voltage from the power plant to a voltage suitable for distribution and consumption. In the industrial field, transformers are used as voltage boosters (step up transformers) and used as voltage reducers (step down transformers). This transformer is usually connected to the load. The method used in this research is a quantitative method, namely calculations to find transformer efficiency. The results obtained in the calculation of week 1 amounted to 99.81%, week 2 amounted to 100%, week 3 amounted to 99.95% and week 4 amounted to 99.95%. It can be concluded that the transformer at PT PLN Indonesia Power UPDK Keramasan is very efficient, it can be seen in the calculations obtained and the greater the efficiency shows the more power sold.
Pengembangan Dan Validasi Metode Untuk Analisis Senyawa Kafein Menggunakan Instrumen Gas Chromatography - Mass Spectrum, Ultra Violet Visible Dan Fourier Transform Infra Red Margareta, Mailinda Ayu Hana; Wonorahardjo, Surjani
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.1011

Abstract

Kopi merupakan hasil dari biji pohon coffea dengan kandungan berupa kafein, sitosterin, kolin, terpenoid. Kadar kafein pada kopi menjadi indeksi mutu kopi. Kafein mempunyai titik didih 178?C dan bersifat volatil sehingga senyawa ini dapat ditentukan menggunakan metode GC-MS,UV-VIS dan FT-IR. Penentuan kadar kafein dilakukan dengan membuat larutan standar baku dengan standar kafein dengan pelarut kloroform untuk pengujian menggunakan GC-MS dan FT-IR. Kemudian dibuat larutan standar baku kafein dengan pelarut aquades untuk pengujian menggunakan UV-VIS. Untuk penentuan kadar kafein dalam kopi dilakukan dengan cara ekstraksi kafein menggunakan Kloroform. Kemudian hasil ekstraksi kopi tersebut dan larutan stadar kafein yang sudah diketahui kadarnya ditentukan kadarnya menggunakan alat GC-MS dan UV-VIS. Larutan baku standar yang dibuat kemudian diuji menggunakan GC-MS dan UV-VIS dan diperoleh persamaan kurva regresi linear dan % recovery. Pada GC-MS diperoleh persamaan y = 19633,28 x + 177240,7 dan % recovery 134,0840 % dengan suhu injeksi optimum 280?. Untuk UV-VIS diperoleh persamaan y = 0,0005 + 0,0635 x dan % recovery 99,065% dengan ? maksimal 274 nm. Dari kedua data tersebut dapat disimpulkan bahwa penentuan senyawa kafein menggunakan UV-VIS memiliki hasil yang paling optimal karena % recovery mendekati nilai 100. Untuk penentuan kadar kafein pada sampel kopi kedua metode tersebut menunjukkan hasil yang hampir sama yaitu kopi robusta yang memiliki kadar kafein lebih tinggi dibandingkan kopi arabika. Penentuan gugus fungsi pada sampel kopi arabika maupun robusta menggunakan FT-IR menunjukkan spektrum yang hampir mirip dengan hasil spektrum kafein standar.
Analisis Pengaruh Struktur Berdasarkan Lineament Terhadap Zona Kerawanan Longsor Daerah Cihaur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Rizki, Kurnia Rahma; Setiawan, Budhi
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.1003

Abstract

Lineament memiliki beragam implikasi dan aplikasi dalam geologi, hidrogeologi, dan geomorfologi. Fokus dari studi ini adalah pada lineament geologis dan implikasi strukturalnya. Daerah penelitian secara geografis terletak di Desa Cihaur, Provinsi Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ni untuk menganalisis kelurusan yang terbentuk kemudian disebandingkan dengan hasil analisis data struktur di lapangan pada daerah Cihaur dan Sekitarnya. Pengolahan analisis didukung oleh DEMNAS dan kemudian diproses menggunakan aplikasi seperti ArcGIS, MapSource, dan PCI Geomatica. Metode penelitian yang digunakan dalam menganalisis lineament digunakan data berupa data lapangan dan data spasal. Dari analisis lineament dengan mengaitkan data struktur geologi, teramat bahwa wilayah studi menunjukan variasi densitas dari rendah hingga tinggi, serta membentuk pola strktur lipatan antiklin Rajamandala menunjukkan arah dominan Timurlaut-Baratdaya, sementara sesar Sukamanah cenderung ke arah Barat-Timur. Hasil analisis lineament dari daerah penelitian menunjukkan adanya pola umum struktur yang berorientasi Barat-Timur, Baratlaut-Tenggara, Utara-Selatan, dan Baratdaya-Timurlaut. Interpretasi ini didasarkan pada citra Digital Elevation Model (DEM). Korelasi antara data analisis lineament dan observasi lapangan menunjukkan adanya hubungan yang erat diantara keduanya.
Simulasi Pembangkit Listrik Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC) untuk Kebutuhan Daya Rumah 1000 Watt Jefri, Jefri; Rohendi, Dedi; Barlin, Barlin; Assaidah, Assaidah
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.986

Abstract

Penelitian ini menyajikan simulasi pembangkit listrik Proton Exchange Membrane Fuel Cell(PEMFC) untuk perumahan, mempertimbangkan 100 rumah masing-masing membutuhkan 1000 watt pada tegangan 220 V. Simulasi menunjukkan bahwa untuk mencapai kapasitas daya ini, diperlukan pasokan gas hidrogen sebesar 1609,29, 1514,76, dan 1484,94 gram per jam pada tekanan 1, 2, dan 3 atm. Kondisi optimal terjadi pada suhu 333K (60C) dan tekanan 3 atm dengan efisiensi 30,72%. Tegangan keluaran optimal adalah 0,56 V menggunakan 393 sel, mendekati 220 V yang ditargetkan. Hasil sampingan berupa air dan panas masing-masing rata-rata 359,62 watt dan 0,0020 mL/jam. Asumsi pengeluaran bulanan mencapai Rp. 17.237.929, sehingga dibutuhkan konsep yang lebih efisien untuk hasil yang lebih ekonomis. Penelitian ini memberikan wawasan tentang kelayakan dan optimasi pembangkit listrik berbasis PEMFC untuk aplikasi perumahan.
Validasi Metode Pengujian Logam Fe dalam Air dengan Teknik Pre-Konsentrasi Menggunakan Resin Dowex 50wx2-200 secara SSA-Nyala Yuniar, Yuniar; Nuraini, Siti; Yanti, Hanida
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.968

Abstract

Validasi metode pengujian logam Fe dengan teknik  ekstraksi fase padat menggunakan resin DOWEX 50WX2-200 secara kolom telah dilakukan. Prinsip teknik ini dengan mengabsorbsikan logam pada resin pada volume sampel tertentu, kemudian logam yang terserap dilepaskan kembali menggunakan larutan asam nitrat dalam volume lebih kecil sehingga terjadi peningkatan konsentrasi logam pada saat diukur menggunakan SSA-nyala.Hasil penelitian yang menggunakan larutan model Fe 0,1 mg/L sebanyak 50 ml menunjukkan kondisi optimum proses absorbs 2 sampai 3, laju alir 2 ml/menit, dan berat resin 0,5 g. Pelepasan kembali logam Fe menggunakan asam nitrat 1 N 10 ml (faktor pengayaan 5 kali).Pengujian akurasi metode menggunakan Certified Reference Material, CRM(PotableWatR cat.697, ERA a Waters Company) dengan nilai rekoveri 83% dan presisi dengan nilai RSD 0,18%. Secara umum nilai akurasi masih berada dalam batas keberterimaan antara 70-125% dengan presisi metode memuaskan (%RSD <7.4).Kata Kunci: besi, Dowex 50WX2-200 resin, SSA-Nyala
Pengujian Aktivitas Antioksidan Vitamin C menggunakan Metode Titrasi Iodometri dan Spectroscopy UVVIS DPPH pada Sampel Minuman Kemasan Mengandung gula (with sugar) dan Tanpa gula ( less sugar ) Sahdiah, Halimahtus; Wonorahardjo, Surjani
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.1015

Abstract

Vitamin C atau asam askorbat (C6H8O6) adalah salah satu senyawa yang bersifat antioksidan yaitu senyawa yang dapat menghambat oksidasi dari efek berbahaya radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit penyakit degeneratif. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat mengonsumsi vitamin C menyebabkan munculnya banyak produk minuman kemasan mengandung vitamin C dari yang kadar rendah hingga kadar tinggi. Jenis varian minuman kemasan vitamin C kadar tinggi pun semakin beragam salah satunya varian mengandung gula (with sugar) dan varian tanpa gula ( less sugar ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji aktifitas antioksidan vitamin C pada minuman kemasan varian mengandung gula (with sugar) dan varian tanpa gula ( less sugar ). Kadar Vitamin C minuman kemasan varian mengandung gula (with sugar) menggunakan metode titrasi iodmetri adalah sebesar 987,36 mg mendekati kadar pada etiket kemasan yaitu 1000 mg sementara varian tanpa gula ( less sugar ) sebesar 609,84 mg yaitu mengalami penurunan 40% dari kadar pada etiket kemasan. Dan hasil pengujian aktifitas antioksidan menggunakan metode spectroscopy UVVIS DPPH menunjukkan hasil IC 50 varian mengandung gula (with sugar) sebesar 7 ppm dan varian tanpa gula ( less sugar ) sebesar 21 ppm. Sehingga dapat disimpulkan keberadaan gula pada minuman kemasan memiliki potensi mencegah vitamin C teroksidasi sehingga dapat mempertahankan kadar dan sifat antioksidannya.Katakunci: antioksidan, DPPH , vitamin c, Iodomtetri, minuman kemasan, gula
Penerapan Model Based-Clustering Kriteria Integrated Completed Likelihood (ICL) untuk Mengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi Berdasarkan Indikator Pendidikan Khairani, Mawaddah; Cahyawati, Dian; Dwipurwani, Oki; Hanum, Herlina
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.1025

Abstract

Kondisi tujuan mutu pendidikan di Provinsi Jambi masih memiliki banyak kelemahan yang harus diperbaiki dan memiliki tingkat partisipasi pendidikan yang berbeda-beda pada setiap wilayah. Tujuan penelitian ini adalah mengelompokkan wilayah di Provinsi Jambi untuk mendapatkan kesamaan karakteristik antar kelompok berdasarkan indikator pendidikan pada setiap jenjang pendidikan yaitu tingkat pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Metode pengelompokan yang diterapkan adalah metode Based-Clustering dengan kriteria multivariat Integrated Completed Likelihood (ICL). Data indikator pendidikan dari 11 wilayah di Provinsi Jambi yang dianalisis adalah Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Murni (APM), Angka Melek Huruf (AMH), dan Rata-rata Lama Belajar (RLB). Data diperoleh dari halaman publikasi resmi BPS Provinsi Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan 11 wilayah untuk tingkat pendidikan dasar hanya ditujukan menjadi satu kelompok. Setiap wilayah di Provinsi Jambi memiliki kualitas pendidikan yang tidak jauh berbeda. Pengelompokan wilayah untuk tingkat pendidikan menengah dan pendidikan tinggi menghasilkan dua kelompok. Kedua kelompok yang dihasilkan memiliki kualitas pendidikan yang berbeda. Kedua kelompok tersebut memberikan perbedaan yang signifikan berdasarkan hasil uji perbedaan rata-rata dengan Manova. Kelompok wilayah yang memiliki nilai rata-rata dari indikator pendidikan lebih tinggi memiliki kualitas pendidikan yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok wilayah yang memiliki nilai rata-rata dari indikator pendidikan yang lebih rendah.